Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
529


__ADS_3

Dirumah Romi suasana sedikit ramai,kedatangan Sindi membuat Yuni sangat bahagia,ia tak menyangka bisa bertemu lagi dengan sahabatnya yang sudah lama tak berjumpa.


" Ini cucu kamu ?" tanya Yuni melihat Nur.


" Iya Yun,baru satu ini " Jawab Sindi malu.


" Aduhh cantik banget,mirip Winda " Kata Yuni takjub.


" Hehe iya,cucu kamu mana kok gak keliatan ?" tanya Sindi celingak celinguk.


" Serkan udah pindah kerumahnya,Salsa sama Suci lagi keluar ketemu Bryan " jawab Yuni tersenyum.


" Cowo ?" tanya Sindi kaget.


" iya,temen kuliahnya dulu,Alexi dah tau kok tadi marah juga sih,tapi menciut sama Suci yang garangnya minta ampun hehe " Jawab Yuni terkekeh geli.


" Haha masa Alexi takut sama anaknya ?" Tanya Sindi terkekeh.


" Iya kalo Suci udah judes biasanya Alexi milih kabur " Jawab Yuni.


" Hm kayaknya Suci nurun kamu deh " Kata Sindi menebak.


" Kok mirip aku ?" tanya Yuni mengernyit.


" Ya mirip siapa lagi,kan kamu sekarang bukan kayak Yuni jaman dulu " Jawab Sindi.


Yuni terdiam jika dilihat sekilas,Suci memang mirip dengannya bahkan cara ngoceh pun sama.


" Kayaknya iya deh " Kata Yuni terkekeh.


" Terus anaknya Serkan gimana ?" Tanya Sindi.


" Heh kalo itu mirip Histi banget,somplaknya Sutar itu gak ada lawan,kadang Serkan juga nyerah sama anaknya sendiri " kata Yuni semangat.


" Masa sih,dia masih kecil kan ?" tanya Sindi.


" Iya seumuran sama Suci juga,tapi mulutnya luar biasa banget " jawab Yuni.


" Dia mungkin nurun dari keluarga Kakeknya " Balas Sindi tenang.


" Iya,kayaknya sih gitu soalnya Mas Romi bilang Keluarga Salders pada kocak2 " Kata Yuni tersenyum.


Kedua perempuan itu terus bercerita mengenai keluarga mereka dan kebiasaan.


Nur diam seraya memakan snack yang Yuni sediakan dan tak lupa mainan berbi dan masak2an milik Suci.


Beda dirumah beda juga ditempat kerja,2 orang pria terlihat banting tulang mengerjakan semua pekerjaaan yang bertimbun seperti gunung.


" Lex yang ini biar Ayah yang kerjain,kamu bantuin yang Serkan ini " Kata Romi sambil mengetik.


" Kok punya Kak Serkan Yah ?" tanya Alexi mengernyit.


" Iya soalnya dia nanti dipindahin ke kantor pusat,kamu yang nempetin posisinya sekarang " Jawab Romi.


" Apa ?" Pekik Alexi terbelalak.


" Kamu gak mau ?" tanya Romi tajam.


" Hah em ma mau sih Yah,tapi kan itu udah tinggi banget " jawab Alexi gugup.


" Makanya kamu harus banyak belajar,Pak Reno udah mentitahkan seperti itu jadi harus terima,dan sebenarnya ini peluang besar untuk kamu " Balas Romi.

__ADS_1


" Iya aku tau Yah,aku kaget aja gitu dengan kabar mengejutkan ini " Kata Alexi malu.


" Berapa bulan lagi Ayah udah pensiun,Pak Reno minta keturunan Ayah juga terjun ke usaha dia biar bisa bantu ngurus " Balas Romi menghela nafas.


" Pak Reno juga pensiun ?" tanya Alexi penasaran.


" Iya,dia juga pensiun,yang lanjutin ini nanti Aktam sama Bara,Serkan masih dibawah mereka " Jawab Romi.


Alexi mangut2 mengerti,lelaki itu cukup takjub dengan Ayahnya yang berhasil mengambil hati Reno sampai ke anak cucu.


Suatu kebanggaan bagi Alexi punya bapak yang begitu bertanggung jawab.


" Lex,kamu ngerti kan ?" tanya Romi melihat putranya.


" Iya Yah,aku ngerti " Jawab Alexi mengangguk.


" Terus tunggu apalagi ?" tanya Romi bersedekap dada.


" Hmm Yah nanti kan gaji aku pasti naik nih,boleh gak aku ambil rumah ? atau apartemen gitu ?" tanya Alexi hati2.


" Gak boleh !" jawab Romi cepat.


" Yahhhhhh pleaseeee " Pinta Alexi memelas.


" Kamu mau Ayah mati kesepian ?" tanya Romi geram.


" apa sih Yah,cuma pindah rumah loh bukan pindah jiwa " kata Alexi malas.


" Gak mau,kalian gak boleh keluar dari rumah sampe Byanca nikah " Jawab Romi tegas.


" Apa ! astaga Yahh Byan aja masih Smp,gimana mau nikah " kata Alexi tak habis pikir.


" Ya udah tunggu sampe dia ketemu jodoh " Balas Romi santai.


" Sekarang aja baru seumur jagung,belum dia lulus Smp,Sma,kuliah,kerja,iya kalo jodohnya udah lahir,kalo belum gimana ?" Gumam Alexi berpikir panjang.


Romi diam saja melihat putranya mulai menerawang masa depan Byanca.


" Apa aku akan hidup selama itu ? " Gumam Romi khawatir.


Pria itu begitu berharap punya umur panjang agar bisa melihat putrinya tumbuh dewasa.


Disebuah sekolahan seorang gadis duduk diam menunggu jam pulang.


Suasana sedikit ramai dari biasanya,tapi gadis itu merasa sepi.


" Byannn " Panggil seseorang dari belakang.


Byanca menoleh dan mendapati seorang gadis berlari kearahnya.


" Kamu belum pulang ?" tanya gadis itu duduk bersama.


" Belum nih,bel lama banget bunyinya aku dah ngantuk " Jawab Byanca.


" Iya,eh kamu udah tau belum kalo nanti sekolahan kita bakal tanding bola " Ucap gadis bernama Sandra itu heboh.


" Masa sih,tanding dimana ?" tanya Byanca kepo.


" Dilapangan sekolah kita Byan,keren gak tuh " Jawab Sandra.


" Beneran ?" tanya Byanca kaget.

__ADS_1


" iya,beruntung banget kan bisa sekolah dsini,walaupun Spp nya mahal " Jawab Sandra lesu.


" Iya sih " Jawab Byanca menggaruk kepala.


Gadis itu memang Romi sekolahkan disekolahan terkenal dikota bahkan bisa terbilang sekolah hits jaman Now.


" Tuh lihat bisnya udah sampe " Pekik Sandra heboh.


Byanca melihat kedepan dan benar saja 2 buah bis besar masuk pekarangan sekolahnya.


" Ayo kita lihat " Ajak Sandra semangat.


" Gak ah aku malu " Kata Byanca menolak.


" Malu kenapa ? kita harus sambut mereka " Kata Sandra heran.


" Perhatian perhatian,kepada seluruh siswa diharapkan segera berkumpul dilapangan bola " Suara mic terdengar nyaring seplosok2 ruangan.


" Tuh kan apa aku bilang " kata Sandra berdiri.


" huh aku males banget tau " kata Byanca ngeluh.


" cepetan ih nanti dimarahin " kata Sandra menarik tangan Byanca.


Mau tak mau Byanca pun berdiri dan berjalan kearah lapangan.


Setibanya disana suansana sudah sangat ramai,para guru dan tim tari sudah siap menyambut para pemain sepak bola terkenal tersebut.


Satu persatu keluar dari bis dengan baju kebanggaan mereka.


" Waw mereka pemain bola apa basket ?" Tanya Sandra takjub.


" Iya ganteng2 juga " Kata Byanca menatap satu persatu.


" Aaaaaaaaaaa " pekik gadis2 saat melihat pemain yang terakhir keluar.


" Ada apa ada apa ?" tanya Sandra kaget.


" Lihat tuh yang terakhir,astgaaaa ganteng banget "


" Mana ?" Tanya Byanca melihat kiri kanan.


" ituuu Byannn yg pake jaket item " Jawab Sandra menunjuk.


Manik Byanca melihat telunjuk kawannya dan mengernyit melihat lelaki tersebut.


" Byannn " Tegur Sandra menggoyankan lengan Byanca.


" Eh iya " Jawab Byanca tersentak.


" Kenapa melamun ?" tanya Sandra bingung.


" Kayaknya aku kenal deh sama cowok itu " jawab Byanca mengingat.


" Hah masa sih ?" Tanya Sandra syok.


Byanca melihat lelaki yang sedang tersenyum itu dengan wajah menyelisik.


" Aku pernah lihat dia dimana ya ?" Batin Byanca yakin.


❤❤❤❤

__ADS_1


Hay guys jangan lupa Vote,Like,coment ya.


__ADS_2