Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
151


__ADS_3

Disebuah mobil seorang pria berkendara dengan santai menikmati lagu.


Pria itu terlihat bersemangat setelah pulang bekerja karna akan melihat adiknya pentas sore ini.


Serkan terlihat tak sabaran lagi untuk segera sampai ditempat acara,lelaki itu sudah membeli boneka besar untuk sang adik sebagai hadiah.


Serkan sangat bangga kepada Byanca yang kecil2 sudah mengharumkan nama orang tuanya.


Tak lama,Serkan pun sampai terlihat adik lelakinya juga baru sampai sedang memarkirkan motor trail di parkiran.


" Abang " Gumam Salsa melihat Serkan berjalan kearah mereka.


Alexi menaruh helm dan melihat wanita itu.


" Kenapa ?" Tanya Alexi heran.


" Ada abang " Jawab Salsa menunjuk Serkan.


Alexi melihat dan tersenyum.


" Baru sampai ?" Tanya Serkan hangat menerima salam dari adik iparnya.


" Iya Bang "


" Iya Kak "


Jawab pasangan itu bersamaan.


" Ciee dah kompak nih " kata Serkan menggoda.


Alexi dan Salsa saling melihat dan terdiam.


" Ayo masuk,Ayah dan Ibu sudah didalam " ajak Serkan merangkul bahu adiknya.


" Ayo " Kata Alexi semangat.


Ketiganya pun masuk kedalam gedung mencari orang tuanya.


Terlihat seorang pria menunggu dideretan para penonton,Serkan yang mengenali pria itu langsung menyeret tangan adiknya kesana.


" Eh udah sampai ?" Tanya Romi kaget mendapat tepukan dipundak.


" Iya Yah,Ibu mana ?" Tanya Serkan.


" Di back stage sama Byanca " Jawab Romi.


Serkan mengangguk paham dan duduk disamping pria itu.


Salsa dan Alexi ikut duduk bersama.


" Kamu sudah makan ?" Tanya Romi kepada menantunya.


" Udah Yah " jawab Salsa sopan.


" Bagus lah,soalnya nasi sama lauk ada dimobil " Ucap Romi.


Salsa tersenyum mengangguk.


Tak lama acara pun dimulai,para penonton langsung heboh saat Mc sudah berada ditengah2 lapangan.


Acara menari khusus anak kecil itu akan segera dimulai.


Dentuman musik mulai memekakkan telinga.


" Bentar lagi Byanca keluar " kata Yuni heboh mendekati keluarga kecilnya.

__ADS_1


Wanita itu duduk bersama sang suami.


Serkan mengeluarkan kamera mahal yang memang ia beli untuk mengabadikan moment sang adik,begitu pun Romi yang tak mau ketinggalan.


Alexi dan Salsa hanya bermodalkan hape canggih mereka saja.


" Itu itu Bynca " Teriak Yuni heboh.


Seorang gadis berjalan ketengah2 para penonton,karna Byanca menjadi leader bocah itu harus tampil duluan diikuti para temannya nanti.


Musik bermain,Byanca mulai menggoyangkan tubuhnya dengan seirama,pekikan mulai terdengar.


" Ayo Dek semangat " Pekik Alexi mengibarkan bendera memberi semangat.


Gadis dengan pakain tuan putri itu tersenyum melambaikan tangan membuat Alexi makin heboh.


Salsa diam2 memvidio suami nya yang terlihat sangat bahagia,hati Salsa menghangat dengan sikap Alexi terlihat sekali pria itu begitu menyayangi adiknya.


Byanca terus menari dengan indah,tak sia2 perjuangan gadis itu selama ini,Yuni sampai tak bisa membendung air matanya,wanita itu merasa haru dengan pencampaian Byanca diusia muda,bahkan byanca belum genap 5 tahun.


Tak lama teman2 Byanca pun menyambut tarian gadis mungil itu,kehebohan pun kembali terjadi lagi para suporter memberi dukungan kepada setiap anak yang tampil.


Didepan gedung,seorang gadis turun dari ojek dengan tergesa gesa karna merasa nyawanya terancam.


" Duh gawat bisa metong aku kalo gini carany " Gumam gadis itu ketakutan.


" Neng ongkosnya mana ?" tanya Tukang ojek menarik tas bahu gadis itu.


" belum ada ya Pak ?" tanya si gadis panik.


" Belum " jawab si Bapak gemas.


" Oh ya udah nih,cepet kembalian " kata Putri tak sabaran.


" Huh lumayan 2 ribu " Kata Putri terkekeh dan menyelipkan uang itu dikantong celananya.


Dengan langkah cepat gadis itu masuk ke gedung.


Terlihat orang2 sangat ramai suara dimana mana.


" Aduh mereka dimana ?" Gumam Putri kelabakan mencari orang tuanya.


Gadis itu celingak celinguk hingga maniknya melihat seorang bocah laki2 sedang menjilat es krim dengan tenang.


" Huh tu dia " Gumam Putri tesenyum dan kembali berlari.


" Mama " Panggil Putri memanggil seorang wanita berkrudung.


Wanita itu menoleh dan melotot kesal.


" Maaf Ma macet suer,ini aku baru pulang praktek " Kata Putri menutup kepalanya takut.


" Heh ya udah cepetan tuh adik kamu dah nari " kata wanita itu gemas.


Putri langsung masuk barisan berteriak memanggil nama adiknya.


" Go go go g Salmaaaaaaa gerakin pinggulnya Dek " Teriak Putri heboh.


" Nah oke gitu,lagi loncat2 yeeeeee " Pekik gadis itu tanpa memperdulikan orang2 disebelahny.


Bocah lelaki yang sedang makan es krim sedikit terganggu dengan bokong kakaknya yang bergerak kiri kanan.


" Minggil napa aku dak liat ini " Gerutu bocah itu menampar bokong putri.


" Ih kamu apaan sih Dek " kata Putri kesal.

__ADS_1


" Aku dak liat Salma nali " Teriak bocah itu geram.


Putri tak perduli dan masih heboh memberi semangat adik perempuannya di aula.


Seorang pria datang dengan wajah ngos ngosan.


" Huh maaf2,aku terlambat " Ucap lelaki itu menyeka keringatnya.


" Papa!!!! " Pekik adik lelaki Putri heboh..


" Kamu sama Putri sama aja,kalian ngak perduli apa sama Salma dia nungguin kalian dari tadi !" Ucap Mama Putri kesal melihat suaminya.


" Maaf Ma,Papa kena macet tadi " Ucap lelaki itu takut.


" Huh alasan aja " Balas wanita itu murka.


Perlahan Putri menggeser bokongnya takut kepada wanita yang sudah bertanduk itu.


Sang suami menunduk sedih dan tersenyum saat melihat sang anak melambaikan tangan kearah mereka.


" Salma ayo sayang,semangat !! " Pekik lelaki itu heboh.


Putri dan Papanya pun berkolaborasi bersama membuat para suporter lain tertawa ngakak.


Di tempat Yuni dan Romi,semuanya menghela nafas lega saat sang anak berhasil melakukan pentas hingga akhir.


Mereka langsung bubar dan mencari Byanca dibelakang panggung.


Serkan berpamitan kekamar mandi karna tak tahan lagi buang air kecil.


Setelah selesai pria itu keluar dan hampir bertabrakan dengan seorang gadis.


" Kamu " Pekik Serkan melotot melihat gadis urakan tepat didepan matanya.


" Dokter " Pekik Putri kaget.


" Ngapain kamu disini ?" tanya Serkan bingung.


" Dokter ngapain ?" tanya Putri balik.


" Saya nanya kamu kenapa kamu nanya saya ?" Tanya Serkan gemas.


Putri terkekeh menggaruk kepalanya.


" Aduhhh nanti lanjut lagi ya Dok,udah mau keluar ini " Kata Putri kelabakan mengapit kedua kakinya.


Serkan terbelalak dan langsung menyingkir saat gadis itu berlari.


" Astaga tuh anak bener2 dah " Gumam Serkan heran dengan kebar2an Putri.


Hari ini Serkan tak banyak bertemu dengan gadis itu karna Serkan disibukkan dengan operasi dan Putri belajar Praktek dengan dokter lain.


Karna bau yang menyengat,pria itu langsung keluar dari sana..


Putri keluar dari kamar mandi menghela nafas lega,terlalu banyak loncat membuat gadis itu ingin buang air kecil.


" Loh Dokter Serkan kemana ?" Tanya gadis itu heran tak melihat batang hidung Serkan diruangan sempit itu.


" Apa dia udah keluar ya ? kok ngak nungguin aku ? ngak setia banget" Lanjut gadis itu mengkrucut.


Putri pun berjalan keluar karna nafasnya hampir putus tak tahan dengan bau pesing.


❤❤❤


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.

__ADS_1


__ADS_2