
Dari kejauhan seorang perempuan datang mendekati meja tempat Ana dan the genknya berkumpul.
" Assalamualaikum " Sapa wanita itu hangat.
Semua orang menoleh dan langsung tersenyum.
" Waalaikumsalam " Jawab semuanya.
" Waah Jasmin,apa kabar ?" tanya Ana memeluk wanita itu.
" Baik Kak " Jawab Jasmin membalas pelukan.
" Kamu makin cantik aja " Puji Lulu tersenyum.
" Makasih,Kakak juga makin cantik " Balas Jasmin.
Aktam dan Prito terlihat sangat terpukau dengan Jasmin,mereka tak percaya gadis yang dulu kumel tak terawat kini terlihat sangat cantik dan mempesona.
" Ehm " Dehem Angel melihat Papanya tak berkedip.
Prito langsung menoleh dan cengengesan kecil.
" Aku aduin Mama nih " Ancam Angel.
" Jangan dong sayang " Kata Prito memelas.
Angel mendengus dan kembali melihat wanita asing didepannya.
Disebelah Angel ada Azura yang juga menegur Aktam yang sama tak berkedip.
Pria dewasa itu langsung mendapat cubitan di bokong dari putri tercintanya.
" Aduhhh sakit " Ringis Aktam kaget.
" Papa ih matanya gak bisa merem lagi napa " Gerutu Azura.
" Hehe iya ini merem " Jawab Aktam memejamkan mata.
Angel terkekeh sedangkan Azura bersedekap dada menatap datar pria itu.
" Hay Kak apa kabar ?" tanya Jasmin kepada Aktam dan Prito.
" Baik,suami kamu mana gak ikut ?" Jawab Prito ramah.
" Gak,Kak Leo lagi sibuk jadi gak bisa ikut " Jawab Jasmin.
" Cih suami mu itu sok sibuk bukan sibuk beneran " sahut Aktam.
" Ya gitu lah " Kata Jasmin terkekeh.
Aktam tersenyum,meski jarang bertemu tapi lelaki itu sangat tau kebisukan sahabatnya.
" Oh iya kamu datang sendiri ?" Tanya Ana.
" Hm sama anak aku sih,tapi dia lagi ada urusan didepan " Jawab Jasmin.
" Ahh aku penasaran banget gimana wajah anak kamu " Kata Ana membayangkan.
" Dia kayak bapaknya " Jawab Jasmin terkekeh.
" Ya Leo yang paling aktif nyetak " Sahut Aktam dan langsung mendapat tamparan dari Lulu.
" Bisa ngomongin orang,kamu juga gitu " Cibir Lulu.
Sontak anak2 pasangan itu menoleh dan melihat wajahnya dilayar hape.
" Hm aku mirip banget sama Papa " Gumam Arshad pelan.
" Tapi kok aku gak ya,apa aku bukan anak Papa ?" Gumam Archi sibuk melihat wajahnya dikamera.
Azura pun ikut melihat dan menyelisik wajahnya.
Lulu terdiam begitupun Aktam dan Ana serta Prito yang tau asal usul Azura dan Arshad.
" Ya pasti mirip lah,kan kalian anaknya Mama Papa " Sahut Jasmin polos.
" Hehe iya Te,soalnya hidung aku mirip Papa,matanya juga iya gak Kak " Kata Arshad kepala Azura.
" Hm " Jawab Azura menunduk.
__ADS_1
Aktam menghela nafas dan merangkul bahu putrinya,hanya Azura yang tau bahwa Aktam bukan ayah kandungnya karna gadis itu pernah melihat foto pernikahan yang berbeda dari pasangan itu.
" Pasti lah mirip,kan Papa yang cetak semuanya " Kata Aktam membesarkan hati anak2 itu.
" Iya " Jawab Azura tersenyum haru.
Lulu mengepalkan tangan menahan tangis yang tiba2 menyesakkan dada.
Hampir 20 tahun berlalu,Andrew belum pernah sekali pun melihat anak2nya yang tumbuh dewasa.
Jasmin terlihat bingung dengan keadaan yang tiba2 mencengkam,wanita itu belum terlalu tau ada masalah apa dengan masa lalu mereka semua.
" Assalamualaikum " Sapa seseorang dari belakang.
Semua orang kaget dan menoleh kebelakang.
" Astaga " Gumam Angel terbelakak.
Seorang pria berparas bule dengan setelan serba hitam tersenyum canggung kearah mereka.
" Oh Jackson,kenalin ini onty2 kamu sama anak2nya " Ucap Jasmin merangkul pinggang lelaki itu.
" Wawww ini anak kamu ?" tanya Ana takjub.
" Iya Kak,ini anak aku " jawab Jasmin tersenyum.
Jackson menyalami mereka semua dengan senyum kecil.
" Ya Tuhan maksudnya gini jodoh hamba " Gumam Angel pelan.
" Ehh " Pekik Prito melotot.
Angel cengengesan dengan wajah malu.
Azura terdiam melihat lelaki tinggi berkulit putih dengan mata coklat itu diam tenang.
" Cakep banget,dia masih sekolah ?" tanya Lulu takjub.
" Iya,home schooling " Jawab Jasmin.
" Masa sih,kenapa gak umum ?" tanya Ana kaget
" Waww pasti udah mandiri ya ?" tanya Lulu mengusap kepala Jackson.
" Alhamdulillah Kak,gak minta uang jajan lagi sama aku " Jawab Jasmin.
" Astaga idaman banget " Gumam Angel makin ketar ketir.
Aktam melirik Azura,gadis itu terlihat sangat tenang mendengar profil anak sahabatnya.
" Jackson mau gak sama anak bibi ?" tanya Ana menyeret Angel yang sedang kepanasan.
" Ehhh " pekik Prito dan Angel melotot.
" Hehe " Jackson hanya tersenyum manis merasa lucu dengan tawaran aneh wanita itu.
Jasmin tersenyum geli dan menggoda anaknya.
Semua orang mulai duduk dan memesan makanan.
" Kak,hoby ngegame gak ?" tanya Archi menegur.
" Gak terlalu sih,cuma ada ps dirumah " Jawab Jackson.
" Wahh bisa main bareng dong " kata Archi semangat.
" Ya " Jawab Jackson tersenyum.
" Ayo pesan makanan dulu,kamu belum makan " Bisik Jasmin.
Jackson mengangguk mengambil menu dan tak sengaja Azura juga ingin mengambil menu yang sama.
Keduanya saling melihat,Jackson diam menatap gadis berjilbab itu terlihat kaget.
" Maaf " ucap Azura melepas menu.
" Ini " kata Jackson memberikan menu itu kepada Azura.
" Kamu aja dulu " Ucap Azura tenang.
__ADS_1
" Gak papa ladies first " Balas Jackson.
Aktam kembali melihat keduanya dengan tatapan dalam.
Azura menerima disertai ucapan terima kasih..
Setelah semua pesanan sampai,Jackson langsung makan pria itu terlihat lapar karna belum makan sama sekali dari sampai tadi.
" Kamu kenapa diam ?" Tanya Jackson kepada Jack yang hanya menatap makanannya.
" Abang bisa bahasa indonesia ?" tanya Jack polos.
" kenapa gak ?" tanya Jackson terkekeh.
" Kan Abang bule " Ucap Jack bingung.
" Haha ya bisa dong,kan Mama aku dari sini Papa aku juga " Balas Jackson.
" Maaf adik aku emang rada goblok " Kata Angel malu.
" Ihh kan aku cuma nanya " Sahut Jack tak terima.
" Gak papa " Kata Jackson tersenyum.
" Ayo makan lagi,makanannya enak " Ajak Jackson kembali menyendokkan nasi.
" Iya " Jawab Angel malu.
Mereka kembali fokus makan,Azura tak bersuara begitupun Angel yang sangat kalem malam ini.
Setelah semua selesai makan,Jackson sedikit menjauh dari orang tuanya,lelaki itu pergi ke tempat lain duduk memandang langit malam.
Angel dan Azura terlihat berdebat dibelakang lelaki itu.
" Kamu aja duluan,aku malu " kata Azura mendorong Angel.
" Kamu aja,aku juga malu " Balas Angel.
Keduanya saling dorong2an hingga Jackson merasa terganggu.
" Kalian kenapa ?" tanya Jackson datar.
" ehh " Pekik kedua gadis itu kaget dan kelabakan sendiri.
" Hay " Sapa Angel menggaruk kepala.
" Ayo sini,udaranya enak " Ajak Jackson ramah.
Angel dan Azura saling melihat hingga akhirnya berlari mendekati lelaki itu.
" Lihat,cantik kan" Ucap Jackson menunjuk bulan yang begitu terang.
" Iya,cantik banget " Jawab Angel.
" Pasti Papa lagi senyum kesini " Gumam Azura lirih.
" Hah siapa ?" tanya Jackson menoleh.
Lelaki itu berada ditengah kedua gadis tersebut.
" Bukan siapa2 " Jawab Azura cepat.
" Kamu merokok ?" tanya Angel melihat rokok didepan lelaki itu.
" Iya,kadang " Jawab Jackson jujur.
" Mama kamu tau ?" tanya Angel kaget.
" Hm " Jawab Jackson mengangguk.
Angel mangut2 dan tersenyum.
Ketiganya kembali diam dan sesekali bercerita perjalanan hidup mereka.
Jackson tak terlalu canggung lagi karna kedua gadis itu begitu membaur dengannya.
❤❤❤
Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.
__ADS_1