
Siang harinya Alexi terpaksa mengantar Salsa pergi ke tempat kerja karna motor gadis itu tidak hidup..
Sedikit banyak Alexi juga kasihan kepada istrinya itu karna Salsa seorang diri meski masih punya Ayah tapi Ayah Salsa seolah tak perduli sama sekali dengan keadaan Salsa yang sekarang.
" Udah disini aja " Ucap Salsa menepuk pundak suaminya.
" Kenapa ?" Tanya Alexi berhenti.
" Gak papa,aku jalan aja sampe sana " Jawab Salsa.
" Lo malu gue anter ?" tanya Alexi kesal.
" Ngak bukan gitu,cuma disana ba...
" Ya udah " Potong Alexi cepat.
" Lex dengerin dulu " Kata Salsa menahan tangan Alexi.
Alexi diam enggan melihat wanita itu.
" Banyak ibu2 disana,emang kamu mau digodain " Kata Salsa mengulum senyum.
" Hah " pekik Alexi kaget.
Pria itu menggeleng pelan.
" Makanya aku minta berenti disini biar kamu gak repot " Kata Salsa menggeleng pelan.
" Ya udah gue pulang dulu " Kata Alexi malas.
" Ayah bilang kamu mau kekantor ?" Tanya Salsa.
" Mager " Jawab Alexi.
" Ya udah terserah " Kata Salsa malas debat.
" Bagi uang " Kata Alexi pelan.
Salsa menoleh menatap pria itu diam.
" Minyak rambut gue habis,masa cari kerja rambut berantakan " Kata Alexi tak enak.
Salsa tersenyum kecil,dengan ucapan Alexi barusan berarti pria itu mau kekantor Romi.
" Ngak minta sama Ibu ?" tanya Salsa menggoda.
" Ck malu " Jawab Alexi.
" Terus minta sama aku gak malu ?" Tanya Salsa mengangkat sebelah alisnya.
" Kan lo tau gue ngak ada uang " kata Alexi gemas.
" Iya tau " Jawab Salsa membuka tasnya.
Alexi diam,meski hatinya merasa sangat malu harus meminta uang lagi kepada istrinya itu.
" Nih sekalian buat jaga2 " Kata Salsa memberi selembar uang merah.
" Ntar gue ganti " Kata Alexi menerima dan menaruh di saku jaketnya.
Salsa tersenyum,perempuan itu menarik tangan Alexi dan menciumnya pelan.
Alexi hanya diam dengan tindakan Salsa yang semaunya.
" Aku berangkat dulu ya,kamu hati2 pulangnya " Ucap Salsa lembut.
" Hm " Jawab Alexi dingin.
Pria itu pun langsung pulang,Salsa menghela nafas panjang melihat punggung suaminya menjauh.
Meski merasa lelah dengan sikap Alexi tapi Salsa berusaha sabar diriny mencoba memahami ego Alexi yang tak terduga.
" Nasib nikah dibawah umur " Gumam Salsa terkekeh kecil.
Gadis itu pun dengan semangat melangkah memberikan ilmu yang ia pelajari kepada anak2 yang membutuhkan.
Alexi berkendara dengan pikiran melayang,otak anak itu mulai terkontaminasi oleh istrinya sendiri.
" Gue harus gimana ? masa beneran kerja ?terus kuliah gue gimana ?" Gumam Alexi merasa bimbang.
" Tapi kalo ngak kerja masa Salsa terus yang ngasih gue,bagaimana pun kan dia tetep bini gue dan gue punya tanggung jawab sama dia " Lanjut Pria itu menghela nafas panjang.
__ADS_1
Alexi masih bingung harus memikirkan yang mana dulu,Romi meminta ia datang ke perusahaan untuk melamar pekerjaan,memang Alexi punya waktu luang untuk bekerja karna kuliahnya tidak sampai larut sore dan malam.
Tapi rasa ego yang tinggi membuat lelaki itu enggan karna Alexi pikir ia masih menjadi tanggungan orang tuanya.
" Hah sial bener " Gumam Alexi menggeleng pelan dan menambah laju motornya.
Saat membeli minyak rambut,pria itu dikejutkan dengan seorang gadis yang sedang mengambil beberapa mie intans di rak.
" Ayu " Gumam Alexi kaget.
Gadis itu terlihat memilih2 mie yang akan diambil.
Alexi mendekat dan berdiri disamping gadis itu.
Ayu menoleh kesamping dan terkejut melihat Alexi menatap dirinya.
" Alex " Gumam Ayu mundur kaget.
" Yu " Panggil Alexi nanar.
" Maaf aku harus pergi " Kata Ayu buru2 mengambil dan berjalan cepat.
" Tunggu Yu " Tahan Alexi menghadang jalan gadis itu.
" Kamu kemana aja selama ini ? aku cariin kamu Yu " Kata Alexi nanar.
Ayu menggeleng pelan menggigit bibir nya.
" Yu " Panggil Alexi memegang tangan gadis itu.
Ayu mendongak menatap wajah lelaki yang masih ia cinta.
" Maafkan aku,aku akan menjelaskan semuanya " Kata Alexi nanar.
" Apa yang mau kamu jelasin Lex ?" Tanya Ayu menahan tangis.
" Bisa kita bicara diluar ?" tanya Alexi lembut.
Ayu mengangguk setuju mereka pun berjalan keluar.
" Kamu ngak bawa motor ?" Tanya Alexi.
" Ya udah,barengan aku ya kita ke cafe pinggir jalan sini " Kata Alexi tersenyum.
" Tapi aku cuma 100 ribu " Ucap Alexi terkekeh.
" Iya gak papa,di pinggiran aja " Jawab Ayu tersenyum kecil.
Alexi tersenyum cerah,mereka pun langsung melaju ke lokasi.
Dijalan senyum Alexi langsung cerah bertemu lagi dengan gadis yang ia sukai selama ini.
Ayu diam menatap punggung tinggi lelaki itu.
Perlahan tangan Ayu masuk ke sela jaket Alexi,Alexi yang menerima itu pun sedikt terkejut.
" Aku kangen kamu Lex " Ucap Ayu lirih.
Deg....
Jantung Alexi berdebar,otak dan hatinya mulai berkontraksi bersamaan.
" Sama Yu aku juga " Balas Alexi menggenggam tangan Ayu.
Mereka seperti sepasang kekasih yang saling mencintai.
Hingga tiba dilokasi,Alexi memesan makanan dan minuman dari uang yang diberi oleh Salsa tadi karna Alexi tidak punya uang lain.
Ayu terlihat bahagia meski hatinya sedikit sakit mengingat Alexi pernah menggandeng perempuan lain.
" Ini minumlah " Ucap Alexi memberi es jeŕuk.
Ayu mengangguk kecil.
" Kamu apa kabar ?" Tanya Alexi mulai duduk berhadapan.
" Baik " Jawab Ayu lembut.
" Maafkan aku Yu,aku tidak berniat mau menyakiti kamu " Ucap Alexi serius.
" Kenapa kamu mengecewakan aku Lex ?" tanya Ayu sedih.
__ADS_1
" Aku dijebak Yu " Ujar Alexi lemah.
Pria itu mulai menjelaskan kronologinya dengan Salsa hingga terjadinya pernikahan dengn mantan gurunya itu.
" Jadi perempuan itu sengaja ingin menjebak kamu ?" Tanya Ayu geram.
" Aku juga gak tau " Jawab Alexi.
" Kurang ajar,bukankah dia seorang guru kenapa berprilaku buruk seperti itu " Ucap Ayu mengepalkan tangan.
Alexi diam,dirinya juga bingung siapa yang salah dan siapa yang benar.
" Kamu sudah menyentuhnya ?" Tanya Ayu tajam.
Deg...
Alexi terkejut dengan pertanyaan gadis itu.
" Jawab aku Lex !" Kata Ayu tegas.
" Apakah aku mencium saat itu juga termasuk menyentuh ?" Batin Alexi bingung.
" Lex,kau tidur dengannya ?" Tanya Ayu memaksa.
" Tidak kami tidur terpisah meski satu kamar " jawab Alexi jujur.
" Yang bener ?" tanya Ayu menyelisik
Alexi mengangguk pelan.
" Oh syukur lah " Kata Ayu tersenyum cerah.
Alexi ikut tersenyum,mereka pun kembali bercerita mencurahkan rasa rindu masing2 hingga akhirnya Alexi memutuskan untuk pulang karna teringat akan pesan Romi tadi pagi.
Ditempat lain,seorang pria terlihat menghela nafas panjang dengan tingkah gadis didepannya.
Putri membawakan banyak makanan dirantang yang katanya dipersiapkan khusus untuk Serkan.
" Ayo Dok makan dong jangan cuma dilietin dong,ngak kenyang " Kata Putri dengan mulut penuh.
" Kamu mau ngasih saya ?" Tanya Serkan.
Putri mengangguk cepat.
" Kenapa kamu yang makan ?" Tanya Serkan bingung.
" Hah " Pekik Putri kaget.
" Oh iya Dok,kenapa saya yang makan ya harusnya kan Dokter " Kata Putri terkejut sendiri.
" Terus ini gimana Dok,udah dimulut " Kata Putri bingung.
" Telan saja " Jawab Serkan gemas.
" Beneran ditelen Dok ?" Tanya Putri ragu.
" Terus mau kamu apaain Putri ?" Tanya Serkan menggerutukkan giginya.
" Hehe iya Dok saya telan,jangan marah2 dong kan saya khilaf " Kata Putri cengengesan.
Serkan mendengus dan berdiri melepas jas putihnya.
Hari ini tak banyak yang periksa jadi mereka punya banyak waktu luang sebelum mengecek pasien diruangan.
Dibalik pintu 2 orang gadis saling melihat dengan mata melotot.
" Apaan yang ditelen Ris ?" Tanya seorang gadis berkuncir 1.
" Ngak tau,apa jangan2 pandan ya ?" tebak gadis bernama Angel.
" Hah pandan ? pandan apa ?" Tanya Risa bingung.
Detik berikutnya Risa terbelalak menutup mulutnya tak percaya.
" Jangan jangan putri dan Dokter lagi....astagaaaa" Ucap kedua gadis itu menelan ludah kasar.
Kedua gadis itu berencana masuk karna mau minta tanda tangan sang dokter,tapi mendengar percapakan 18+ tersebut membuat keduanya mundur alon2.
❤❤❤
Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya..
__ADS_1