Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
648


__ADS_3

Disebuah kamar seorang wanita duduk sendirian menatap jendela kamarnya dan sebuah foto kecil.


Yap,seharian Leni tak keluar ia hanya termenung tanpa tau kemana dirinya akan berlabuh.


Rasa kehilangan begitu ia rasakan,seluruh badannya terasa sakit dengan kenyataan yg ada.


" Apa ini akhir hidup ku ?" Ucap Leni nanar.


Matanya sudah bengkak,bahkan air mata pun tak bisa ia keluarkan lagi..


Wanita itu menunduk dan menatap foto keluarga saat dirinya masih duduk dibangku SD.


Terlihat difoto itu ia merasa sangat bahagia,tapi beranjak dewasa kebahagiaan itu seolah sirna digantikan dengan rasa sakit yg luar biasa.


Leni diam lagi dan menatap kamar.


Santa belum pulang,wanita itu harus bekerja dan diwajibkan keluar kota juga oleh tempat agensinya.


Leni semakin merasa sendiri,ia tak tau lagi harus bagaimana dalam menjalani hidup.


Lama termenung membuat tenggorokannya kering,Leni melepas semua foto dan bangkit.


Wanita itu keluar dari kamar menuju dapur.


" Yahh airnya habis " Ucap Leni lesu.


Wanita itu menggoyangkan dispensernya dan hanya keluar beberapa tetesan air saja.


" Aduh males banget " Gumam Leni lesu.


Kerongkongannya sakit,bekas mabuk semalam saja belum hilang.


Leni mengambil hoody Santa dan memakainya keluar dari kamar.


Setel wanita itu terlihat sangat berantakan,dengan celana tidur panjang,wajah pucat,mata sembab dan tubuh sempoyongan ia paksakan untuk turun mencari air minum.


Langit mulai kekuningan menandakan bahwa malam hampir tiba.


Leni masuk ke minimarket dan langsung menuju rak minum.


Dengan cepat wanita itu mengambil beberapa botol air mineral,bir dan snack.


Ia ingat bahwa belum makan apapun dari semalam.


" Berapa ?" tanya Leni berada didepan kasir.


" 300 ribu Kak " Jawab Mba2 kasir sopan.


Leni mengangguk dan merogoh saku hoody.


" Dimana ya ?" gumam Leni pelan.


Ia terus merogoh dan tak mendapati apapun.


" Astaga dompet ku tertinggal " Batin wanita itu terkejut.


Leni ingat ia memang tak membawa dompet saat pergi tadi.


" Kak ?" Tegur kasir mulai merasa was2.


" Maaf Dompet ku tertinggal " Jawab Leni tak enak hati.


" Hah jadi gimana ?" tanya kasir mengernyit.


" Em,gimana ya ?" Ulang Leni bingung.


Wanita itu melihat tubuhnya sendiri dan tersentak saat melihat kalung yg menggantung dilehernya.


Leni memegang kalung tersebut dengan nanar.


" Em apa saya bisa bayar dengan ini ?" tanya Leni seraya menunjukkan kalung tersebut..


" Kalung ?" tanya Kasir kaget.


" iya,ini berlian asli Mba " Jawab Leni.


Kasir terkejut bukan main,melihat dari penampilan Leni seperti bukanlah orang kaya apalagi ia terlihat sangat mengenaskan.


Leni membuka kalung tersebut dan langsung ditahan seseorang.

__ADS_1


Wanita itu terkejut dan menoleh kesamping.


" Saya yg bayarkan !" Ucap seorang pria tegas.


" Sa sam " ucap Leni bergetar.


Tanpa tunggu lama Samuel mengeluarkan uang dari dompetnya dan membawa barang Leni keluar.


" Ini notanya Mba " Ucap Kasir setelah melakukan pembayaran.


Leni masih diam dengan mata melotot.


" Jika sudah selesai,harap minggir Mba kita mau bayar " Ucap seseorang dari belakang.


Leni tersadar dan langsung menyingkir dari kasir.


Wanita itu berjalan keluar dengan tubuh gemetar.


ia masih tak percaya dengan apa yg ia lihat barusan.


" Kau pulang kemana ?" tanya Samuel menunggu diluar.


" A a aku ?" tanya Leni gagu.


Samuel diam memperhatikan Leni dari ujung kaki hingga kepala.


" Kau seperti gelandangan " Kata Samuel menggeelng pelan.


Leni menunduk melihat penampilannya.


" Ayo ikut !" Tarik Samuel turun.


" tidak !" Tolak Leni mengibas tangannya.


" Kenapa ?" Tanya Samuel mengernyit.


" Kita tidak ada hubungan lagi " Jawab Leni tegas.


" Benarkah ?" tanya Samuel berdecih.


" Ya,aku sudah menandatangani surat cerai itu,jadi kita selesai " Jawab Leni.


Samuel diam sejenak,Leni merebut belanjaannya membawa menjauh.


" Oh dia tinggal disitu ?" Gumam Samuel mangut2.


Lelaki itu menaiki mobilnya dan pergi dari sana.


Bertemu Leni secara kebetulan merupakan hal yg tak lazim.


Ia tak menyangka bahwa istrinya yg menggadai kalung berlian tersebut hanya demi makanan.


Samuel kira itu gadis asing,tapi mendengar suara meyakinkan Leni membuat Samuel tersadar dan langsung melakukan tindakan.


Leni terus berlari hingga ia berhasil masuk ke unit apartemennya.


" Uhh untung dia gak ngejar " Gumam Leni menghela nafas.


Dari tadi jantung Leni terus berdegub,ia begitu terkejut Samuel mengetahui keberadaannya.


" Bagaimana dia bisa tau ?" Gumam Leni bingung.


Wanita itu membuka air dan menandakknya dengan cepat.


Malam tiba,suasana kembali mencengkam dan Leni kembali berdiam diri.


Beberapa hari kemudian,Leni mulai tenang.


Hari ini wanita itu akan keluar dari tempat persembunyiannya.


" Aku akan menunggu mu setengah jam lagi " Ucap Leni tenang.


".....


" Terserah kau saja " Balas Leni.


"......"


" Baiklah,aku akan jalan " Jawab Leni tegas.

__ADS_1


Tut.


Panggilan terputus,Leni menarik nafas panjang dan mulai berpikir tenang.


Ia harus bertemu seseorang untuk menyelesaikan masalah hatinya.


Yap kali ini Leni akan move On,ia berpikir harus tetap hidup meski dalam kesusahan..


Leni tak mau dipandang sebelah mata,ia harus maju demi nama baik dan harapan ibunya.


Dengan mengenakan taxi Leni terus melaju hingga tiba disebuah restoran.


Wanita itu duduk sendirian disana.


Terlihat keluarga kecil sedang asik bercanda gurau dengan bayi kecil mereka.


" Abangg ihh jangan diolokin " Ucap si wanita kepada suaminya.


" Mukanya lucu sayang " Balas si pria gemas.


" Iya lah lucu kayak aku " Balas si wanita tersipu malu.


Si pria mengangguk seraya mengusap kepala istrinya.


Tak lama datang lagi beberapa grombolan orang2 dengan penampilan keren.


" Haloooo Cucu Omaaa " Ucap seorang wanita heboh.


" Itu Oma Ana datang " Kata si istri terkekeh.


" Sehat Rom ?" Tanya pria tua menepuk bahu menantunya.


" Sehat Kek " Jawab Romeo tersenyum.


" Aduhh Cucu Opa ganteng banget yaaa,mirip Leminho " Kata Reno terkekeh.


" Haha masa sih Kek ?? coba Jack lihat " ucap cucu Reno heboh.


Azura memperlihatkan wajah anaknya dengan bangga.


" Waah ini mah mirip sugiono " Kata Jack polos.


" Whattt ??? Pekik semua orang terbelakak.


" Jack kamu tau sugiono dari mana ?" tanya Ana melotot.


" Iya Jack,tau dari mana kamu ?" tanya Angel berkacak pinggang.


" Kamu kenal juga ?" Tanya Prito memperhatikan putrinya.


" Hah " Kata Angel kelabakan.


" Ya tau lah,kan aku sering nnton " Jawab Jack polos.


" Apa !" Pekik Reno dan keluarga lain syok.


" Emang Sugiono siapa ?" Tanya Azura mengrrnyit.


" Kamu gak tau Yank ?" Tanya Romeo menoleh.


Azura menggeleng pelan.


" Gila tuh anak kecil2 udah nntn dunia percangkulan aja " Gumam Leni menggeleng pelan.


Wanita itu mendengar dengan seksama kisah dari keluarga besar tersebut.


" Isshh kalian ini apa2an sih,kan Jack nntn tiap hari " Ucap Jack heran.


" Apa tiap hari ?" pekik Ana semakin jantungan.


" Iya lah,kan dia main Ftv pencarian cinta sejati di ikan terbang " Kata Jack malas.


" Hah !!!" Pekik semua orang kembali melotot.


" Ohhh kalo itu aku tau Jack hahhaa " Kata Azura tertawa.


Reno,Ana,Romeo dan Angel masih menganga dengan ucapan 2 bocah polos tersebut.


" Yaaah salah alamat hahaha " Ucap Leni tertawa ngikik..

__ADS_1


❤❤❤


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya


__ADS_2