
Suatu malam saat Serkan akan tidur tiba2 ponselnya bebunyi.
lelaki itu mengambil hape dinakas dan membuka pesan yang berisi sebuah gambar dari orang tak dikenal.
" Nomor siapa ini ?" Gumam Serkan mengernyit.
Karna penasaran lelaki itu pun membuka hapenya dan kaget melihat 3 gadis sedang berselfi ria dan gadis ditengah sangat Serkan kenali.
" Byanca,sama siapa dia ?" Gumam Serkan bingung.
Ting...
Pesan kembali masuk dari nomor yang sama.
" Lah ini siapa ?" Tanya Serkan semakin bingung melihat 2 foto gadis tersenyum manis menghadap dirinya.
Lelaki itu ingin tertawa tapi Serkan juga ingin marah dengan nomor tak dikenal itu.
Karna penasaran lelaki itu pun mengubungi nomor tersebut.
" Halo " Sapa Serkan saat panggilan tersambung.
" Kamu aja,kamu aja,ihh aku gugup tau,kamu aja " Bisik dari seberang berbondong2.
" Halo ini siapa ?" tanya Serkan gemas.
" Halo ehm halo " Sapa seseorang diseberang.
" iya siapa ini ? kenapa berfoto dengan adik saya ?" tanya Serkan to the point.
" Halo Bang ehm ini Bang Serkan ya ?" tanya gadis itu terdengar gugup.
" Ya kalian siapa ?" tanya Serkan mulai kesal.
" Aku em aku Azura Bang " jawab gadis itu ragu.
" Eh enak aja,kenapa nama aku yang disebut " Ucap seorang gadis terdengar tak terima.
" Ck,pake nama kamu aja dulu " Ucap gadis itu berbisik.
Serkan menghela nafas lelah,matanya sudah mengantuk untuk meladeni 2 gadis asing tersebut.
Tut.
Panggilan pun dimatikan oleh Serkan,lelaki itu tak punya waktu untuk bermain main sekarang.
" Aku coba tanya Ayah aja " Gumam Serkan.
Lelaki itu pun menelfon nomor ayahnya,tak menunggu lama panggilan pun tersambung.
" Halo Bu " sapa Serkan mendengar suara seorang wanita yang ia kenali.
" Iya ada apa Serkan ?" tanya Yuni.
" Adek dimana ?" tanya Serkan to the point
" Oh Adek dijemput Jack,tidur dirumah Kakeknya " jawab Yuni ramah.
" Jack ? siapa ?" tanya Serkan bingung.
" Cucunya Bos Ayah kamu,Om Reno " Jawab Yuni.
Deg...
Serkan terdiam mendengar nama lelaki yang mulai familiar ditelinganya.
" Kenapa diizinin ?" tanya Serkan.
" Gak tau,Ayah juga mengizinkan " jawab Yuni terkekeh.
" Disana aman gak ?" tanya Serkan.
" Haha aman,tenang aja keluarga besar banyak yang jagain " Jawab Yuni tertawa.
__ADS_1
" Hm ya udah " jawab Serkan paham
" Ada apa Nak ? tumben nanyain Byanca ?" tanya Yuni.
" Gak papa Bu,cuma kangen doang " Jawab Serkan mengeles.
" oh ahaha iya,besok juga pulang " Jawab Yuni.
" Ya udah,aku tidur dulu Bu,selamat malam " Ucap Serkan lembut.
" Malam anak ibu muaach " jawab Yuni memberi kecupan jauh untuk putranya.
Serkan menghela nafas panjang dan menatap lagi foto ketiga gadis yang ia dapati.
Terlihat ketiganya tersenyum manis apalagi wajah adiknya yang terlihat ceria.
" Pasti Byanca yang kasih nomor hape aku " Gumam Serkan menggeleng pelan.
Karna sudah lelah lelaki itu memilih untuk tidur agar besok tak kesiangan.
Disebuah kamar seorang gadis sudah tidur kelelahan bermain lari2 bersama Jack tadi apalagi Byanca juga dipaksa 2 gadis cantik yang meminta nomor hape Kakaknya.
Berhubung Byanca selalu membawa hape meski tak dipakai gadis itu pun memberi karna di iming imingi es cream yang banyak besok.
Terlihat 2 gadis disamping Byanca meloncat girang telah berhasil menghubungi lelaki cuek itu.
" Akhh bahagiaaa nya hati ku " Kata Angel berbaring tenang diranjang.
" Ck,kamu curang Njel,harusnya aku yang bicara sama abang itu " Kata Azura menampar paha Angel kesal.
" Tadi aku suruh gak mau " Cibir Angel.
" Kan malu " Kata Azura menggaruk kepala.
" Salah sendiri " Kata Angel cuek.
" Coba telfon lagi " Suruh Azura.
" Gak bakal diangkat " Jawab Angel.
" Cowok model gituan ngak gampang deketinnya harus punya taktik " Jawab Angel tenang menatap wajah tenang Byanca yang tertidur pulas.
" Masa sih ?" tanya Azura yang tak punya pengalaman.
" Hm,gak boleh sembarang,biasanya cowok model gitu anti sama cewek bar2 " jawab Angel.
" Emang aku bar2 ?" tanya Azura melihat dirinya.
" Hm udik " Jawab Angel.
" Apa "
Bedapak pakpalakak....
Angel mendapat pukulan bantal dari Azura yang tak terima dikatai udik.
Angel mengambil bantal juga dan memukul sepupunya tersebut.
Terjadilah perang bantal diatas ranjang,Byanca yang sedang tidur meloncat2 karna kasurnya ikut bergoyang dengan pergerakan mereka.
Brugghh...
Keduanya mendarat dilantai.
" Huh huh capek " Kata Angel terbaring dilantai dingin tersebut.
" Iya " Jawab Azura ngos ngosan.
Keduanya saling melihat dan langsung tertawa ngakak.
" Upss diem,adik ipar mau tidur " kata Angel teringat akan Byanca.
" Adik ipar aku tuh " Ucap Azura.
__ADS_1
" cih mimpi " Decih Angel.
Kedua gadis itu kembali berdebat seraya berbisik2 takut membangunkan Byanca.
Di kamar lain,seorang gadis menatap hapenya lama.
Histi sangat merindukan Serkan,gadis itu benar2 sudah tak sanggup lagi menahan gejolak dihatinya.
" Aku kangen Dok " Ucap Histi sedih.
Gadis itu bangkit dan berjalan keluar kamar sambil celingak celinguk.
Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam,belum terlalu larut pikir Histi.
Gadis itu terus berjalan kearah pintu hingga suara ceklekan pintu kamar terdengar.
Histi kaget dan langsung sembunyi dibelakang kursi.
Terlihat adik perempuan kembarnya berjalan dengan mata tertutup menuju kamar orang tuanya.
Histi menggeleng pelan ingin tertawa melihat gadis itu selalu mengingau jika tidur tak tenang.
" Huh ngagetin aja " Gumam Histi mengjela nafas lega.
Gadis itu kembali berdiri dan mendekati pintu rumah.
Suasana sangat sepi,Histi berencana kabur mumpung orang tuanya sudah tidur.
" Duh moga aja ngak ketahuan Mama " Gumam Histi ngeri2 sedap.
Gadis itu langsung mengambil hapenya memesan taxi dengan cepat.
Histi tak bisa menunggu lagi,dirinya hampir gila memikirkan Serkan setiap jari apalagi gadis itu baru tau bahwa Serkan anak pertama Romi yang bekerja dengan papa dan kakeknya.
Tak lama suara mobil pun terdengar,gadis itu perlahan keluar dari rumah dan berlari sekuat tenaga.
" Jalan X Pak " kata Histi panik sendiri.
" Siap Non " jawab si bapak paham.
Mobil biru itu melaju kencang kejalan raya sesuai permintaan.
Histi sangat getir,ia takut ketahuan orang tuanya tapi Histi benar2 sudah nekad,gadis itu melakukan tindakan diluar nalar mengikuti kata hatinya.
Tak lama mobil pun sampai,Histi berlari masuk kedalam unit apartemen.
Saat berada didepan pintu apartemen sang pria,Histi mulai deg degan jantungnya berdetak sangat kencang bahkan ingin loncat saking tegangnya.
" Ya Tuhan,jika ini jalannya yang harus aku tempuh mudahkan lah " Ucap Histi mendongak keatas.
Dengan tangan bergetar gadis itu mengetuk pintu.
Beberapa ketukan tidak ada jawaban,gadis itu terus mencoba hingga buku2 tangannya terasa nyeri.
" Buka Dok " Gumam Histi tak tenang.
Histi semakin kencang mengetuk pintu hingga suara ceklekan terdengar.
Histi kaget dan langsung mundur.
" Siapa ?" tanya seorang pria dengan suara serak seraya mengusap matanya perlahan.
" Dokter " Panggil Histi nanar melihat lelaki dengan baju tidur tersebut.
Serkan membuka matanya dan langsung terdiam melihat gadis itu menatapnya nanar.
" Dokter " Kata Histi langsung memeluk Serkan dengan erat.
" Histi " Gumam Serkan sangat terkejut.
" aku kangen Dok huhu" Ucap Histi menangis memeluk lelaki itu.
❤❤❤
__ADS_1
Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.