
1 bulan kemudian,hubungan Salsa dan Alexi kembali membaik.
Kini Alexi bisa bernafas lega mengetahui bahwa Salsa sudah datang bulan dan itu menandakan bahwa gadis itu tidak hamil.
Bukan tidak mengharapkan hadirnya sosok penurus bangsa tapi Alexi masih memikirkan masa depan Salsa dan diriñya,Alexi juga takut Romi dan Yuni tau karna jika hal itu terjadi bisa saja Alexi berada diluar Kk alias dicoreng dengan tinta tebal mengingat sang Ayah bukan pria yang suka bercanda.
Keduanya memutuskan untuk melanjutkan urusan masing2.
Salsa pun kian sibuk dengan kuliahnya karna sudah hampir diujung sedangkan Alexi masih bekerja dengan tenang seraya menunggu Salsa selesai.
Hari ini Salsa sedikit lesu,dari semalam gadis itu mengaduh sakit pinggang karna datang bulan.
" Lex tolong buatin teh hangat dong " Pinta Salsa masih rebahan diranjang.
" Aku lagi bikin laporan Sa " Jawab Alexi sambil mengetik di lantai karpet.
" Pinggang aku sakit Lex,gak bisa bangun ini " Rengek Salsa.
Alexi menatap Salsa dan menyelisik wajah gadis itu.
Salsa langsung memasang wajah sesedih mungkin agar Alexi iba kepadanya.
" Ck,pake gula gak ?" Decak Alexi malas.
" Pake lah,yang anget ya bukan es " jawab Salsa mengulum senyum.
" Iya aku gak budeg " Balas Alexi bangkit.
Salsa cekikikan melihat wajah lelaki itu terlihat tak ikhlas sama sekali.
" Ahhh mumpung libur minta dimanjain ah sama Alexi " Gumam Salsa girang.
Hari ini Salsa libur kuliah,sedangkan Alexi masuk sore.
Sekarang jam kerja Alexi tak menuntu,kadang pagi,siang,sore bahkan malam menuju pagi.
Salsa tak tau kerjaan apa yang Alexi lakukan,yang Salsa tau pria itu dalam seminggu sudah 2x memberinya uang belanja.
Salsa tak mau banyak bertanya karna tak ingin membuat Alexi murka,Salsa yakin pria itu pasti memberinya uang halal mengingat Alexi bukan pria yang suka dengan sesuatu yang kotor.
Tak lama Alexi datang dengan secangkir teh yang lumayan besar.
" Banyak amat Lex kamu nyuruh aku kembung ya ?" tanya Salsa melotot.
" Bagi dua " Jawab Alexi datar.
Salsa ber Oh ria,lelaki itu menyeruput duluan membuat Salsa kesal.
" Haistt kebiasaan deh " kata Salsa menampar paha Alexi.
" Nih,tinggalin buat aku " Kata Alexi tanpa dosa memberi bekasnya.
Salsa menerima dan mulai minum.
" Enak juga " Gumam Salsa tersenyum.
Alexi kembali sibuk dengan laptopnya.
Pikiran pria itu sedang kalut,banyak yang Alexi pikirkan.
" Winda apa kabar ya ?" Batin Alexi mengingat sang sahabat.
2 hari ini Alexi tak ada mengubungi Winda sama sekali,selain pekerjaan Alexi sedikit tak enak hati kepada Salsa yang tak jauh darinya.
Seharian keduanya bersama,Salsa yang memang kurang enak badan memilih untuk tidur sedangkan Alexi masih dengan kerjaannya.
Berapa jam kemudian,Alexi selesai pria itu mematikan laptop dan menaruh dinakas.
Alexi bangun merenggangkan otot2 tubuhnya seraya melihat Salsa yang tidur dengan tenang.
Pria itu mendekat dan duduk disebelah Salsa.
Dengan lembut Alexi menyeka anak rambut yang menutupi wajah manis gadis itu.
__ADS_1
" Dia semakin tua " Gumam Alexi terkekeh.
Salsa memang berapa tahun lebih tua dari Alexi,pria itu masih tak menyangka mantan gurunya kini menjadi mantan istri dan akan berakhir jadi istri lagi.
" Berbelit2 banget kisah cinta aku " Ucap Alexi menghela nafas.
" Kalo aja dulu kita gak ketemu,mungkin kamu gak akan semenderita ini Sa,awal pertemuan kita gak baik banget " Kata Alexi menggeleng pelan.
Jika diingat lagi hubungan Salsa dan Alexi memang penuh dengan lika liku,diusia yang masih muda keduanya di paksa menikah dengan alasan yang tak masuk akal.
Alexi terus mengusap kepala Salsa dan mengecup pipi gadis itu lembut.
Salsa yang merasa ada yang menciumnya membuka mata dan terdiam melihat wajah Alexi.
" Lex " Panggil Salsa lirih.
Alexi mengangkat kepalanya dan tersenyum.
" Tidurlah " ucap Alexi pelan.
" Kamu udah selesai ?" Tanya Salsa.
" Hm " jawab Alexi mengusap wajah Salsa.
Keduanya saling bertatapan,terlihat Salsa tersenyum kecil dengan perlakuan lembut Alexi.
" Aku pergi dulu " kata Alexi menepuk pundak Salsa pelan.
" Mau kemana ?" tanya Salsa mengkrucut.
" Ada urusan,kamu makan sendiri ya aku langsung lanjut kerja " Jawab Alexi.
Salsa menunduk sedih,gadis itu tak punya teman jika Alexi pergi.
" Gak usah cengeng dong,biasanya juga sendiri " Kata Alexi terkekeh.
" Kan sekarang beda " Kata Salsa bergelayutan manja dilengan Alexi.
" Kangen ya sama aku ?" tanya Alexi menggoda.
Alexi menggeleng pelan dan mengambil tangan Salsa.
" Bantu doa ya biar semua urusan aku dimudahkan,kalo semua selesai kita pulang biar kamu ada temennya " Kata Alexi mengecup punggung tangan Salsa..
" Aku boleh tanya gak ?" tanya Salsa pelan.
" Apa ?" tanya Alexi antusias.
" Hm apa kita punya status ?" tanya Salsa ragu.
" Maksud kamu ?" tanya Alexi mengernyit.
" Hm apa sekarang kita pacaran ?" tanya Salsa menunduk.
Alexi diam menatap Salsa dalam.
" Memangnya kamu udah putus sama Jackson ?" tanya Alexi.
" Hah,Jackson ?
Ulang Salsa kaget.
" Iya,kalian kan pacaran " Jawab Alexi.
" Siapa bilang ?" tanya Salsa terkekeh.
" Itu kalian jalan berdua " Kata Alexi bingung.
" Gak,aku gak pacaran sama Jackson,dia dulu memang pernah nembak aku tapi kami gak jadian " Ujar Salsa.
" Beneran ?" tanya Alexi tak percaya.
" Iya Lex,aku beneran gak pacaran sama Jackson,dia baik sama aku karna kasihan aja aku gak ada keluarga disini " Jawab Salsa tersenyum.
__ADS_1
Alexi terdiam mengetahui fakta itu,ia pikir selama ini Salsa punya hubungan dengan Jackson karna keduany terlihat mesra dan serasi.
" Lex " Panggil Salsa mengambil tangan Alexi.
Alexi menatap Salsa nanar.
Gadis itu mendekat dan mencium bibir Alexi pelan.
" Eh " kata Alexi terbelalak.
" Aku gak bisa move dari kamu " Ucap Salsa lirih.
" Hah " kata Alexi kembali kaget.
Salsa menutup wajahnya malu dan kembali berbaring bersembunyi dibawah selimut.
Alexi mematung mendengar ucapan Salsa barusan.
" Sa,apa itu benar ?" tanya Alexi membuka selimut tapi Salsa menahannya.
" Gak aku ngeprank " Jawab Salsa sangat malu.
" Gak itu pasti bener kan,kamu gak move on dari aku kan " kata Alexi mulai narsis.
" Gak,cuma bercanda doang " elak Salsa.
" Heleh kamu beneran udah cinta sama aku ya " Goda Alexi.
" Gakkkk " Teriak Salsa.
Alexi tertawa dan membuka paksa selimut.
Lelaki itu menindih Salsa dan menaruh kedua tangan Salsa diatas kepala.
Nafas Salsa tersendak2,manik Alexi turun melihat dada Salsa naik turun dibawahnya.
Alexi menggigit bibir kecil,Salsa yang tau kemana otak Alexi langsung menahan bibir pria itu.
" Aku datang bulan Lex " Ucap Salsa deg degan.
" Iya aku tau " Jawab Alexi.
Hening...
Keduanya diam dengan manik saling bertatapan.
Perlahan Salsa memajukan kepalanya,Alexi masih melihat Salsa dengan wajah tenang.
Saat gadis itu akan mendekat,telunjuk Alexi langsung menoyor kepala Salsa membuka manik gadis itu terbuka.
" Ihh mesum " Cibir Alexi.
Salsa seketika menjatuhkan kepalanya di bantal menatap Alexi kesal.
" Hahahahah " Alexi tertawa dan melepas cekalan tangan gadis itu.
Dengan santai Alexi bangun merapikan baju kaosnya
" Baik2 dirumah ya,jangan keluyuran " Kata Alexi berjalan keluar.
Salsa diam hingga lelaki itu menghilang dibalik pintu.
" Alexiiiiiiiiiii " Teriak Salsa melengking seraya melempar bantal ke lantai.
Salsa langsung menjal2 dikasur merasa sangat malu dengan prilakunya barusan.
" Aaaaakhhh apa yang aku lakukannnn,,kenapa aku jadi sangean sama dia sihhh " Gerutu Salsa menjambak rambutnya sendiri.
Wajah Alexi tadi benar2 membuat otak polos Salsa ternoda apalagi hormon datang bulannya sektika meningkat tinggi.
" Sialan !" Umpat Salsa kesal sendiri
❤❤❤❤
__ADS_1
Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.