Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
391


__ADS_3

Kebesokan paginya,Salsa terbangun seperti biasa gadis itu turun dari ranjang dengan mata sembab dan kepala pusing.


Gadis itu berjalan ke kamar mandi dengan tubuh sempoyongan.


Dengan air terasa dingin gadis itu membasuh wajahnya dan menyikat gigi.


Setelah selesai,Salsa keluar lagi dan terdiam dengan mata melotot.


" Astaga apa ini ?" Gumam Salsa menutup mulut tak percaya.


Terlihat disana Ibu mertua,adik ipar tertidur diranjang yang ia pakai dan Alexi tidur dilantai dengan selimut tebal sebagai kasur..


" Kapan mereka datang ?" Gumam Salsa bingung.


Gadis itu mengusap matanya takut ia berhalusinasi.


Dengan langkah bergetar Salsa mendekati pria yang ia yakini itu sebagai kekasihnya.


" Lex " Ucap Salsa lirih.


Alexi meringkuk dibawah selimut,terlihat lelaki itu mengenakan jaket tebal dan seperti sangat kelelahan.


" Ehmmmm...." Lenguh seseorang membuat Salsa kaget dan langsung mundur.


" Ibu " Ucap Byanca terbangun.


" Ibu,aku mau pipis Bu " Kata Byanca menggoyang lengan Yuni.


" Hmmm " Lenguh Yuni bergerak pelan.


" Bu,Byan ma...


" Shuttt " Potong Salsa berdiri menutup jari didepan mulut.


" Kakak " Ucap Byanca mengernyit.


" Byan mau pipis ? ayo sini sama Kakak " Kata Salsa pelan.


Byanca mengangguk lemah,ia memang ingin buang air kecil.


Gadis itu pun berdiri dan langsung digendong oleh Salsa turun..


" Ayo wc nya disana " Ucap Salsa pelan.


Byanca mengangguk mengikuti langkah perempuan itu.


Setelah Byanca selesai,Salsa menganjak gadis itu keluar kamar.


Salsa masih syok dengan kedatangan Alexi dan keluarganya tanpa pemberitahuan..


" Kak,Byan lapar " Rengek Byanca menarik tangan Salsa.


" Byan kapan datang ?" Tanya Salsa mulai introgasi.


" Semalam " Jawab Byanca.


" Kak Byan lapar " Rengek gadis itu lagi.


" Oke2,kita cari makanan didapur tapi habis itu kamu jelasin ke Kakak ya "


" Hm " Jawab Byanca mengangguk.


Salsa langsung menuju dapur mencari sarapan untuk adik iparnya.


Byanca memang dari semalam tak makan lagi karna sudah terlalu larut dan mereka sangat kelelahan.

__ADS_1


Salsa membuka lemari penyimpanan dan bersyukur masih ada roti tawar dan selai coklat yang belum tersentuh.


Sebenarnya gadis itu sudah menyiapkan bahan makanan di kulkas jauh2 hari untuk menyambut orang tua Alexi.


" Mau dipanggang gak ?" Tanya Salsa.


" Gak usah Kak,tapi pinggirannya aku gak suka " Jawab Byanca menunduk.


" Iya gak papa " Kata Salsa paham.


Gadis kecil itu pun disuruh duduk,Salsa membuatkan segelas susu hangat dan roti isi untuk adik iparnya.


" Ini makan lah " Ucap Salsa memberikan menu tsb kepada Byanca.


Dengan semangat gadis itu mulai melahap 2 potong roti isi karna sudah benar2 lapar.


Salsa diam memperhatikan wajah Byanca yang terlihat sumringah.


" Kemarin aku cape banget Kak " Ucap Byanca sambil mengunyah


" Kenapa ?" Tanya Salsa bertopang dagu.


" Aku baru pulang sekolah langsung diajak Ibu ke bandara,terus nunggu lamaaaa banget disana sampe ketiduran,terus aku bangun ternyata masih disana juga,aku pengen pulang tapi Ibu bilang gak boleh,terus Kakak ajak naik pesawat gede,aku takut nangis manggil Ayah,terus aku ketemu sama paman ganteng,bibi cantik juga ramah,kasih aku makanan dan minuman enak,aku lihat awan Kak gelap banyak lampu2,terus sampe deh kesini langsung tidur." Jelas Byanca mengingat perjalanan nya.


" Kenapa nunggu lama ?" tanya Salsa antusias dengan cerita sang adik.


" Ngak tau deh,kata Kakak pesawatnya lagi dibenerin " jawab Byanca polos.


Salsa mangut2 mengerti.


Salsa kembali bertanya banyak hal dan dibalas Byanca dengan jawaban polosnya.


Dikamar,sepasang ibu dan anak saling bergerak mulai terganggu dengan alarm yang berteriak disamping nakas.


Yuni mengusap matanya dan menoleh kesamping.


" Ada apa ?" Tanya Alexi ikut bangun kaget.


" Byanca gak ada " jawab Yuni langsung turun dari ranjang.


" Hah " pekik Alexi terbelalak.


Yuni berlari keluar dengan tubuh sempoyongan.


" Mana Byanca ?" Gumam Yuni melihat kiri kanan.


Wanita itu berlari kedapur dan mendapati tak ada siapapun disana.


" Aduh anak ku mana ?" Tanya Yuni semakin panik.


Yuni kembali berlari hingga ia mendengar tawa seseorang dari luar.


Yuni berjalan keluar rumah dan mendapati Byanca lari2an bersama anjing yang sangat kecil dan 2 orang wanita beda usia.


" Byanca " pekik Yuni kaget.


Gadis yang dipanggil menoleh kebelakang dan tersenyum kepada ibunya.


" Ibu sini,anjing nya lucu Bu " Kata Byanca melambaikan tangan.


Salsa dan wanita bule itu diam melihat Yuni turun dengan tergesa.


" Ya ampun Byan,jangan main anjing Nak " Kata Yuni panik.


" Dia gak gigit Bu,,anjingnya lucu " Kata Byanca mengusap kepala anjing mungil tersebut.

__ADS_1


" Ya lucu tapi liurnya aduhh,disini gak ada tanah merah Nak " Kata Yuni frustasi.


Byanca yang masih lugu tak menghiraukan ibunya,dengan berani gadis itu menggendong anjing mahal tersebut dan menyodorkan ke Yuni.


" ihhh Ibu gak mau " kata Yuni melotot.


" Lihat Bu wajahnya lucu kan,aku suka Bu,pengen kayak gini satu " Kata Byanca sangat girang.


" Sa,tolongin itu adik kamu " Kata Yuni melihat menantunya.


Salsa mengangguk dan meminta bantuan tetangga pemilik anjing tersebut.


Saat wanita bule itu memberi kode,hewan berbulu itu langsung meloncat mendekati tuannya.


Byanca langsung mengkrucut melihat Yuni.


" Gak boleh ih,nanti dimarahin ayah kamu " Kata Yuni tajam.


" Kan dia juga sama seperti lainnya pengen disayang Bu !" Kata Byanca kesal.


" Ya tapi itu beda,kita boleh sayang tapi gak boleh berlebihan " Kata Yuni menasehati.


" Ibu gak seru,gak sayang anak !" kata Byanca merajuk.


Salsa diam melihat keduanya berdebat hingga Byanca berlari masuk kerumah dengan wajah kesal.


" What happen ?" Tanya Bule tetangga Salsa.


" No problem " Jawab Salsa tersenyum.


Bule tersebut mengangguk dan berpamitan pulang membawa hewan kesayangannya.


Tinggal lah disana Yuni dan Salsa yang masih sama2 diam.


" Aku masuk dulu Bu " Ucap Salsa pamit.


" Sa " Panggil Yuni pelan.


Gadis itu berhenti melangkah dan menahan sesuatu yang bergejolak didalam dadanya.


" Maafin kami ya,kami baru bisa datang semalam karna kondisi yang kurang beruntung " Ucap Yuni.


" Iya " Jawab Salsa mengangguk.


" Ibu tau kamu marah dan kecewa sama Ibu,tapi ini tak sengaja Sa,Wind...


" Iya aku tau,kalian begitu mengedepankan Winda " Potong Salsa.


Yuni terdiam,dirinya merasa sangat bersalah kepada mantan menantunya itu karna memang benar,mereka terlalu sibuk mengurus Winda hingga lupa Salsa juga butuh perhatian.


Tanpa bicara lagi Salsa masuk kerumah dan naas bertemu Alexi didepan pintu.


Terlihat lelaki itu masih sangat mengantuk dengan mata sayu dan wajah sembab.


" Ibu mana ? Byanca udah masuk kamar " Ucap Alexi lesu.


Salsa diam memperhatikan lelaki yang sudah menyakiti hatinya.


Ntah mengapa dengan kejadian ini membuat Salsa kembali merasa ragu dengan keseriusan Alexi yang ingin menganjaknya berumah tangga lagi.


Tanpa bicara Salsa langsung berlalu membuat Alexi terdiam menatap punggung gadis itu.


" Dia benar2 marah Lex " Ucap Yuni menepuk pundak anaknya.


Alexi menghela nafas dengan anggukan kecil.

__ADS_1


❤❤❤❤❤


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2