
Serkan dan adiknya pulang kerumah saat matahari akan terbenam,gadis kecil itu sangat bahagia bisa bermain sepuas hati tanpa larangan..
" Kak nanti jalan2 lagi ya " Ucap Histi bergelayutan manja dilengan Serkan.
" Iya,nanti kalo Kakak gak ada kerjaan ya " Kata Serkan mengusap kepala adiknya.
Byanca mengangguk,Yuni mendekati anak2nya seraya membawa 2 handuk.
" Udah selesai ?" Tanya Yuni tersenyum.
" Udah Bu,kita jalan2,main uhh seru " Cerita Byanca semangat.
" Oke,sekarang mandi dulu udah mau magrib " Balas Yuni tersenyum.
Byanca mengangguk setuju,gadis itu mengambil handuk pinknya dan berlari masuk kamar.
" Nih kamu juga,nanti malam ibu pijit " Kata Yuni memberi handuk coklat untuk sang putra.
" Hehe ibu tau aja aku cape " Kata Serkan malu.
" Iya,lihat dari mata kamu aja ibu tau,jagoan ibu ini lelah " Kata Yuni terkekeh.
" Hahaha " Serkan tertawa geli.
Lelaki itu pun merangkul ibunya berjalan kearah dapur.
Romi membuka pintu kamar dan kaget melihat keduanya seperti pasangan romantis apalagi Serkan tinggi muda cocok untuk Yuni yang dewasa.
" Hei2 mau kemana kalian " Tegur Romi.
" Pacaran " Jawab Serkan cuek.
" Ehhhh enak aja " Pekik Romi tak terima.
Serkan langsung berlari saat sang ayah ingin memukulnya.
" Haistt cemburuan banget sih Mas " Gerutu Yuni heran.
" Ya kamu gak boleh sama orang lain " Kata Romi menggaruk kepala.
" Cuma sama anak loh,itu pun tujuannya kedapur " Kata Yuni mencubit gemas pipi lelaki itu.
" Ck mending kekamar aja yuk bareng aku " ajak Romi memainkan alisnya.
" Ih ogah,mau magrib tau " Tolak Yuni.
" Emang kamu kira ngapain kekamar ?" Tanya Romi bersedekap dada.
" Ya itu " Jawab Yuni polos.
Romi terkekeh dan menyentil kening istrinya.
" Ambilin sarung,aku mau solat " jawab Romi terkekeh.
" Ohh sarung,ngomong dong kan otak aku traveling " Kata Yuni ikut terkekeh.
" Ckck makanya gak usah mesum " Cibir Romi.
Yuni berjalan cuek lelaki itu mengomentarinya.
Romi tersenyum smirk,lelaki itu berjalan mengendap mengikuti Yuni.
" Aaaaaaaaa " pekik Yuni saat pintu kamar tertutup.
Gadis itu pun masuk perangkap sang suami.
Disebuah rumah,2 anak manusia saling diam2an.
Alexi sibuk dengan ponselnya sedangkan Salsa juga sibuk memberi kabar kepada Helend yang menanyai dirinya.
" Jadi sekarang kamu dimana ?" tanya Helend kaget mendengar cerita Salsa.
" Dirumah Alexi " jawab Salsa pelan.
" Hah Alexi ?" Pekik Helend terkejut.
" Iya aku gak sengaja ketemu dia dibandara " Jawab Salsa sedikit kesal saat mengingat pertemuan mereka.
" Astaga,terus Paman Romi udah tau ?" Tanya Helend.
" Aku udah telfon Ibu,dia bilang gak papa tinggal sama Alexi aja soalnya mereka juga gak ada dirumah 3 hari " Jelas Helend.
__ADS_1
" Yaaahhhh " Helend mendesah lesu.
" Kamu balik aja kalo gak mau " Kata Helend kasihan.
" Ya jangan dong,kan kesini mau liburan " Jawab Salsa mengkrucut.
" Ya udah,tapi kamu hati2 ya disana,apalagi sama mantan suami,takutnya ehm ehm " kata Helen pura2 batuk.
" Iyaaa,gak bakal " Kata Salsa malas.
Terdengar Helend tertawa renyah mendengar jawaban gadis itu.
" Ya udah,aku mau tidur dulu ya " kata Helend pamit.
" Iya Kak,selamat malam " Ucap Salsa tersenyum.
Tut.
Panggilan terputus,Salsa menaruh hapenya di kursi sebelah seraya menghela nafas.
Gadis itu melihat Alexi,pria tersebut masih sibuk membalas chat dengan mimik wajah kesal.
" Akkkhhh sial !" Kesal Alexi membanting hapenya.
Salsa yang ingin berdiri pun kaget mendengar umpatan lelaki itu.
" Kenapa Lex ?" Tanya Salsa heran.
" Aku disuruh masuk besok,padahal izin ku 1 minggu !" Jawab Alexi geram.
" Kenapa bisa begitu ?" tanya Salsa heran.
" Gak tau,managernya bilang itu dari pusat " Jawab Alexi menyugar rambutnya.
Salsa diam melihat pria itu uring2an..
" ck kalo gini mana bisa aku pulang " Decak Alexi geram.
" Ya udah gak usah pulang " Jawab Salsa takut2.
Clinghh....
Manik Alexi menatap gadis itu tajam.
" Ya gimana kalo besok kamu disuruh kerja " Jawab Salsa.
" Pokoknya aku mau pulang " Kekeh Alexi.
" Emang itu perusahaan nenek moyang kamu mau seenaknya " Ucap Salsa gemas.
" Haisttt diem aja napa " Kata Alexi kesal.
" Dibilangin gak terima,mau seenaknya aja " Cibir Salsa pelan.
" Apa kamu bilang !" Pekik Alexi kedengeran.
" Cuacanya panas pengen berenang dibak " Jawab Salsa asal.
Alexi mendatarkan mimik wajahnya,Salsa mendengus dan langsung berjalan kearah kamar lelaki itu.
" Eehh ngapain kesana ?" tanya Alexi kaget.
" Mau mandi,apa aku harus buka baju didepan kamu ?" Tanya Salsa mengelutukkan gigi.
" Buka aja kalo ikhlas " Jawab Alexi terkekeh.
" Apa kamu bilang !" Teriak Salsa emosi.
" Kan kamu yang nawarin " Kata Alexi santai.
" Alexiiiiiiii " Teriak Salsa menggelegar.
Alexi langsung kabur keluar,nafas Salsa tercekat.
Beberapa jam tinggal bersama lelaki itu Salsa sudah naik darah melihat tingkah bocah lelaki itu.
" Sabar Sa,jangan diladenin,dia masih anak2 " Gumam Salsa mengusap dadanya sabar.
Baru salsa ingin melangkah,Alexi tiba2 masuk lagi dan menutup pintu.
" Kenap...
__ADS_1
" gue mandi duluan dah magrib " Potong Alexi langsung berlari kearah kamarnya.
" Apa,aku duluan Lex " Kata Salsa ikut berlari masuk kekamar.
" Gak aku duluan,cuma bentar kok 5 menit " Kata Alexi menahan gadis itu masuk kekamarnya.
" Gak bisa,aku dah cop tadi badan aku dah gatel " Kata Salsa menolak.
" Gak aku dulu " kata Alexi kekeh.
" Lex ngalah dong,aku kan cewek mantan istri kamu lagi " kata Salsa asal bicara.
Deg...
Alexi tersentak,seketika tubuhnya mematung mendengar ucapan perempuan itu.
Brugh...
Salsa menabrak lelaki itu sambil berlari masuk kedalam kamar mandi yang ada dikamar.
" Mantan istri ?" Gumam Alexi pelan.
Untuk beberapa saat tadi Alexi lupa bahwa keduanya pernah menikah..
" Haisssttt apa yang aku pikirkan " Gumam Alexi menggeleng cepat.
Tiba2 bayang Salsa melayaninya dulu berputar dikepala.
Bahkan gadis itu sangat mendahulukan dirinya bedahal dengan Salsa yang sekarang seolah tak mau mengalah dan seenaknya saja.
" Hahh siall,dia benar2 sudah memelet ku " Umpat Alexi geram.
Hingga malam hari keduanya masih bersama di satu rumah.
Alexi benar2 pasrah saat ia tak bisa pulang besok.
" Pesawat kamu jam berpaa ?" tanya Alexi kepada Salsa yang kembali main hape.
" Kayaknya aku gak pulang " jawab Salsa lesu.
" Kenapa ?" tanya Alexi.
" Ay eh em aku mager pulang " Jawab Salsa hampir kecoplosan menyebut Romi.
" Jadi kamu mau tetep disini ?" tanya Alexi terkejut.
" Iya,boleh ya Lex 3 hari doang " Jawab Salsa.
" kenapa gak pulang aja kerumah kamu yang lama ?" tanya Alexi heran.
" Rumahnya udah dijual sama Paman " jawab Salsa sedih.
" Apa !" Pekik Alexi kaget.
" Kenapa dijual ?" Tanya Alexi lagi.
" Gak tau,aku udah nerima uang aja " Kata Salsa lesu.
" Astaga,terus kamu mau tinggal dimana Salsa ?" tanya Alexi gemas.
" Paling nanti ngekos " Jawab Salsa tersenyum.
Alexi menepuk jidatnya merasa gadis itu sangat bodoh.
" Kenapa kamu izinin rumahnya dijual ?" tanya Alexi sangat geram.
" Mana aku tau rumahnya digadai sama Paman,tiba2 dia udah kirim uang aja sama aku bilang rumahnya udah laku,aku mana bisa protes Lex,aku sendirian didunia ini " Kata Salsa menunduk.
Alexi menghela nafas panjang melihat wajah sedih gadis itu.
" Maaf bukan maksud aku begitu " kata Alexi menepuk tangan Salsa pelan.
" Aku gak punya siapa2 lagi Lex " Ucap Salsa lemah.
" Kamu masih punya aku dan keluarga ku " Jawab Alexi menarik gadis itu kedalam pelukannya.
" Jangan sedih " Bisik Alexi lembut.
Salsa memejamkan mata mengeratkan pelukan hangat mantan suaminya itu.
Dibalik sikap kekanakan Alexi tapi lelaki itu terkadang menunjukkan sifat dewasa dan lembutnya pada waktu tertentu.
__ADS_1
❤❤❤
Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya