
Salsa memulai hari barunya penuh dengan semangat,gadis itu bertekad akan kembali dengan versi yang lebih baik agar kedua mertuanya tidak kecewa dengan hasil yang ia dapatkan nanti.
Gadis itu baru selesai bertelfonan dengan Yuni dan Romi,asik bercerita dengan Hena dan Helen,Salsa sampai lupa mengabari Yuni bahwa ia sudah sampai dengan selamat.
" Sa ayo " Ajak Helen sudah siap dengan pakaian casualnya.
" Iya Kak " Jawab Salsa menaruh hapenya di tas.
Kedua gadis itu pun keluar mendekati taxi yang sudah menunggu didepan rumah.
Hari ini Helen akan menganjak Salsa ketempat gadis itu akan berkuliah.
Romi sudah meminta Helen untuk membantu mantan menantunya menuntut ilmu karna Salsa benar2 belum tau apapun.
Kesibukan pun terjadi saat gadis itu mulai menyerahkan berkas yang diperlukan,bukan hanya itu saja,Salsa juga diajak berkeliling dan mencari guru privat yang akan mengajarinya bahasa asing karna Helen tak punya banyak waktu untuk mengajari Salsa,gadis itu juga harus bekerja menafkahi ibunya dirumah.
Ditempat lain,seorang pria terlihat sangat sibuk.
Siang ini Alexi mulai bergabung bersama teman kerjanya untuk memperbaiki sistem jaringan yang sedang bermasalah.
Pria dengan tinggi 175 cm itu terlihat sangat lihay menghadap komputer didepannya meski Alexi termasuk karyawan baru.
" Lex lo udah menemukan penyebabnya ?" Tanya teman Alexi.
" Udah,ini gue coba perbaiki " Jawab Alexi tenang.
" huh syukurlah,gue juga udah " Jawab teman pria itu.
Alexi mengangguk mereka pun bahu membahu memperbaiki kesalahan..
Semalaman,Alexi tidak mengabari Ayu karna otaknya sedang fokus memikirkan Salsa.
Alexi tak tau apa yang terjadi kepada dirinya,bahkan Lelaki itu tidak mengucapkan selamat ulangtahun kepada Ayu,padahal sebelumnya Alexi sangat khawatir karna tak bisa memberi supries kepada gadis itu.
Hape Alexi kembali bergetar,lelaki yang fokus menghadap komputer itu menoleh sebentar dan kembali mengotak atik keyboard.
Nama Ayu terpampang jelas di hape lelaki itu,bahkan foto yang dipakai gadis itu juga foto mereka berdua,tapi saat ini Alexi seolah tak ingin berbicara dengan siapa pun.
Panggilan terputus,Alexi menghela nafas lega lalu kembali fokus dengan kerjaannya.
Beberapa hari setelahnya Alexi pulang kerumah,pria itu terlihat sangat lelah karna selalu bekerja lembur.
Tapi baru masuk ke pekarangan rumah lelaki itu dikejutkan dengan kedatangan kekasihnya.
" Ayu " Gumam Alexi terbelalak.
Gadis dengan kemeja kotak2 dan jeans hitam itu menoleh kearah pria tersebut.
Glekk....
Alexi menelan ludah kasar menyeret kopernya mendekati gadis dengan wajah datar tersebut.
" Ngapain disni ?" tanya Alexi gugup.
" Kamu dari mana ?" Tanya Ayu dingin.
" Aku em pulang kerja " Jawab Alexi.
" Kerja dimana ? kenapa telepon aku gak diangkat ?" Tanya Ayu geram.
" Aku sibuk " Jawab Alexi jujur.
" Sibuk apa Lex,masa ngak ada waktu buat kamu jawab panggilan aku,kasih kabar kek apa kek,aku tuh nungguin " Kata Ayu marah.
__ADS_1
" Ya maaf,aku banyak kerjaan makanya ngak sempet ngasih kabar kamu " Balas Alexi menunduk.
" Huh kamu selalu aja gitu,katanya mau rayain ulang tahun aku,tapi aku tunggu2 berhari2 ngak ada,apa jangan2 kamu selingkuh ya !" Tuduh Ayu tajam.
" Hah ngak,aku ngak selingkuh " Jawab Alexi terkejut.
" Aku beneran kerja Yu,aku keluar kota dan hari ini baru pulang " Kata Alexi menjelaskan.
" Alah itu pasti alasan kamu doang kan,kamu pasti ngejar perempuan itu !" Kata Ayu tak percaya.
" Perempuan siapa ? aku beneran kerja " Kata Alexi mulai geram.
" Siapa lagi kalo bukan mantan istri kamu itu !" Kata Ayu tajam.
Deg...
Alexi melotot kaget,lelaki itu menghempas kopernya dengan kasar.
" Kalo ngak tau apa2 diem !" Bentak Alexi kesal.
" Kenapa ? kamu ngak suka aku nyebut dia ? kamu lebih belain dia daripada aku !" Kata Ayu menantang.
Alexi terlihat menahan emosi yang meledak2,belum juga hilang lelahnya gadis ini malah mencari masalah.
" Mending kamu pulang sekarang,aku capek " Kata Alexi berusaha tenang.
" Cih,,kenapa ? apa perempuan itu ada didalam sekarang ? apa kamu balikan lagi sama dia makanya gak hubungin aku " Kata Ayu penuh selidik.
Alexi menggeleng pelan mengepalkan tangannya.
Lelaki itu pantang dituduh tanpa bukti.
" Kamu pulang sekarang atau kita akhiri semuanya !" kata Alexi tajam.
Deg...
" Kamu mau putus sama aku ?" Tanya Ayu nanar.
Alexi diam tak menjawab..
" Lex,jawab aku !" Kata Ayu berkaca kaca.
" Pulang lah dulu aku harus beristirahat " Kata Alexi mengusap kepala gadis itu pelan.
" Tapi aku kangen kamu Lex,kamu ngak ngasih kabar berhari2 sama aku " Rengek Ayu lalu dengan berani memeluk lelaki itu..
Alexi menerima pelukan kekasihnya dengan helaan nafas sabar.
" Maaf,aku benar2 lelah dan banyak kerjaan " Balas Alexi lembut mengusap punggung Ayu lembut.
" Nanti kamu temuin aku ya " Kata Ayu mendongak dengan wajah melasnya.
" Iya,sekarang pulang lah,ngak ada orang dirumah nanti kita difitnah tetangga " Kata Alexi tenang.
" Gak papa,biar aku juga nikah sama kamu " Kata Ayu terkekeh.
Deg...
Alexi tersentak kaget,tiba2 wajah Salsa mulai menghantuinya lagi.
" Aku ingin tidur " Balas Alexi tenang.
" Ya udah,kamu istirahat ya jangan lupa nanti telepon aku " kata Ayu melas.
__ADS_1
" Iya " Jawab Alexi setuju.
Gadis itu berjinjit mengecup pipi Alexi lalu berlari keluar.
Alexi tersenyum kecil melambaikan tangannya.
Ayu pun melesat pergi.
Alexi menarik nafas dalam lalu menghembuskan dengan sangat pelan.
Karna benar2 lelah lelaki itu pun masuk kedalam rumah.
Alexi kembali dikejutkan dengan sosok perempuan yang bersedekap dada didepan pintu.
" Ibu " Pekik Alexi meloncat kaget.
Yuni diam menatap datar pria itu.
" Uhh enaknya dapat kecupan pagi2 " Sindir Yuni.
" Kenapa ibu disini ?" tanya Alexi mengalihkan.
" ini rumah ibu,suka2 ibu dong mau dimana " Jawab Yuni ketus.
Alexi mengangguk pasrah
" Kenapa Ibu gak bukain pintu buat Ayu ?" Tanya Alexi tenang seraya membuka sepatunya.
" Oh namanya Ayu ?" Tanya Yuni.
" Ya,dia pacar ku Bu " jawab Alexi jujur.
Yuni terkejut dengan kejujuran anak itu.
" Beneran ?" Tanya Yuni tak percaya.
" Hm " Jawab Alexi.
" Enak ya,habis cere langsung dapat yang baru " Kata Yuni malas.
Alexi mendongak menatap wanita itu dalam.
" Aku capek Bu,mau tidur " kata Alexi malas berdebat.
" Dia gadis tidak sopan " Cibir Yuni pelan.
" Maksudnya ?" Tanya Alexi.
" Harusnya dia bertamu harus punya sopan santun,bukan malah menunggu didepan rumah orang tanpa ucapan apapun !" Kata Yuni ketus.
Alexi diam,dirinya pun terkejut Ayu bisa datang kerumahnya.
" Nanti aku omongin " Balas Alexi tenang.
" Ibu ngak setuju sama dia Lex !" Kata Yuni kesal.
" Dia pilihan aku Bu " Jawab Alexi.
" Ibu ngak mau !" Kata Yuni merajuk.
Alexi tak menjawab lagi,pria itu menyeret kopernya dengan langkah gontai masuk kekamar
" Pokoknya ibu gak setuju kamu sama dia titik !" Teriak Yuni lantang agar anaknya mendengar.
__ADS_1
Didalam kamar Alexi menghempas tubuhnya di kasur dengan pikiran serabutan.