Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
152


__ADS_3

Para orang tua sibuk mencari anak mereka yang baru selesai pentas.


Suasana sangat ramai,para penonton berbondong2 keluar.


Tubuh Salsa berapa kali tertabrak orang asing yang ingin cepat keluar,gadis itu terlihat kesusahan memilih jalan mengikuti langkah Serkan dan Alexi.


" Aduh maaf " Ucap Salsa menabrak punggung orang saat dari arah belakang menabraknya.


" Hati2 dong Mba,saya bawa anak ini " Ucap seorang wanita kesal.


" Iya Bu maaf,yang belakang dorong2 " kata Salsa tak enak.


Wanita itu mendengus dan menarik tangan putranya menjauh.


" Duh mereka dimana ?" Gumam Salsa telah kehilangan jejak.


Gadis itu menyusuri jalan keluar hingga sebuah tangan menarik tangannya.


Salsa menoleh kaget dan tersenyum ternyata orang itu suaminya sendiri.


" Lewat sini " kata Alexi pelan.


Salsa mengangguk dan membelah jalan,terlihat Alexi menahan orang2 lewat agar istri nya bisa lebih leluasa.


Terdengar pria itu dimarahi pengguna lain tapi Alexi cuek saja.


Setelah mereka keluar dari area desak2an,Salsa menghela nafas lega.


" Makasih " Ucap Salsa tersenyum.


" Makanya kalo jalan ngak usah lelet " Kata Alexi marah.


" Kamu jalannya kecepetan " Kata Salsa mengkrucut.


Alexi mendengus dan berjalan duluan.


Mereka pun menuju jalan keluar dari arah lain,saat keluar terdengar seseorang memanggil gadis itu dari belakang.


Orang tua Alexi sudah pergi duluan menuju lokasi piknik diikuti Serkan.


Salsa menoleh dan terkejut melihat seorang pria tersenyum manis kearahnya.


" Bagas " Gumam Salsa pelan.


Alexi yang mendengar gadis itu menyebut nama pria lain sontak menoleh dan mengernyit melihat pria tinggi hitam manis tersenyum kearah istrinya.


Lelaki itu mendekat dan mengusap kepala Salsa lembut.


" Apa kabar cantik ?" Tanya Bagas hangat.


" Baik Kak " Jawab Salsa tersenyum.


Alexi diam melihat wanita itu membalas sapaan.


" Kamu sama siapa kesini ?" tanya Bagas.


" Sama su..." Ucap Salsa tak jadi saat Alexi membalik badannya.


" Sendirian " Sambung Salsa tak jadi menyebut suami karna Alexi seolah tak mau diakui.


" Oh,sekarang mau kemana ? ikut Kakak yuk " Ajak Bagas semangat.


" Kemana ?" Tanya Salsa seraya melirik Alexi yang kini tak melihat kearahnya.


" Jalan2 mumpung masih sore,Kaka juga kangen sama kamu " kata Bagas tersenyum.

__ADS_1


Glek...


Salsa menelan ludah kasar,hubungannya dengan Bagas masih berstatus pacaran karna keduanya tak pernah mengucapkan kata putus,tapi kini Salsa bimbang karna dirinya sudah punya Alexi.


" Maaf Kak aku su..


Tring tring...


Hape Salsa berbunyi terlihat pesan masuk dari Alexi yang tak jauh didepannya.


" Gue ada urusan lo pulang naik taxi aja " Isi pesan tersebut.


Deg....


Salsa melihat Alexi dengan cepat,lelaki itu langsung berjalan menjauh.


" Ale...


" Sa " Panggil Bagas menahan tangan gadis itu.


" Maaf Kak,aku ngak bisa " Ucap Salsa menarik tangannya dan langsung mengejar Alexi.


Pria itu sudah menaiki motornya untuk pergi dari sana,tiba2 Salsa langsung naik dan memegang pinggang Alexi erat.


" Kamu ngapain ?" tanya Alexi kaget menoleh kebelakang.


" Kamu apa2an sih ninggalin aku " kata Salsa kesal.


" Kan kamu mau jalan sama cowok itu " Jawab Alexi heran.


" Ya ngak lah,kan udah ada kamu " Kata Salsa malas.


" Dah turun sana mending sama cowok itu aja " Kata Alexi kesal.


" Ngak mau,aku mau sama kamu " Kata Salsa memeluk Alexi erat.


Salsa tak perduli,gadis itu masih memeluk erat pinggang Alexi.


" Salsa " Panggil Alexi menahan geram.


" Apa sih,cepetan jalan nanti dimarahi Ibu lama datang " Kata Salsa mengalihkan.


Alexi menarik nafas sabar melihat sikap keras kepala gadis itu.


Tanpa bicara Alexi langsung tancap gas.


Bagas yang melihat Salsa memeluk pria itu mengepalkan tangan geram.


" Liat aja Sa,gue ngak bakal lepasin lo gitu aja " Gumam Bagas penuh ancaman.


Pria itu pun mendekati motornya tak jauh terparkir.


Selama diperjalanan,Salsa masih anteng memeluk pinggung suaminya.


Gadis itu sengaja ingin membuat Alexi marah karna dengan begitu,pernikahan mereka terasa hidup karna jika hanya berdiam diri Salsa sangat jenuh.


" Lepasin napa sesak nafas nih gue " Kata Alexi berusaha melepas tangan gadis itu.


" Ngak bisa,aku lagi pegangan ini " Kata Salsa ngeles.


" Kan aku ngak ngebut " Kata Alexi heran.


" Ya tetap aja,keselamatan nomor satu dalam berkendara " Balas Salsa tersenyum kecil.


Alexi diam tak menjawab,Salsa kembali mengeratkan pelukannya membuat Alexi ingin menurunkan gadis itu segera.

__ADS_1


Mereka berhenti dilampu merah,Salsa masih dengan pelukan hangatnya bahkan gadis itu dengan berani menaruh dagunya dipundak Alexi,sekilas mereka seperti sepasang kekasih yang sedang dimabuk asmara.


Alexi menutup kaca helmnya agar tak terlihat oleh orang2.


Alexi masih malu mengakui wanita itu istrinya apalagi Salsa bersttus sebagai mantan guru disekolah.


" Panas " Ucap Salsa.


" Mana ada panas,udah sore gini kok " Jawab Alexi heran.


Salsa tersenyum mengangguk.


" Kak Serkan ikut ngak ?" tanya Salsa ingin mengobrol seraya berkendara.


" Ikut " jawab Alexi jutek.


" Wah seru dong " kata Salsa happy.


Alexi diam tak membalas.


" Bawa uang ngak ?" tanya Alexi tak enak.


" Buat apa ?" Tanya Salsa.


" Bensin mau habis,tadi lupa isi " Jawab Alexi.


" Emang kamu gak punya uang ?" tanya Salsa mengulum senyum.


" Ck uang dari mana,kerja aja ngak " jawab Alexi berdecak.


" Ya udah cari kerja " Kata Salsa santai.


" Huh sudahlah " kata Alexi malas.


" Ya udah kita cari bensin,jangan ngambek dong masa gitu aja marah2 sih " Kata Salsa mencubit perut lelaki itu.


" ngak usah pegang2 " kata Alexi menampar tangan Salsa.


Salsa bukannya kesal malah tertawa,Alexi saat kesal terlihat tampan membuat Salsa senang menjahilinya.


Mereka kembali berjalan karna lampu sudah berganti hijau.


Tanpa Alexi tau,dibelakang motor lelaki itu seorang gadis menahan tangis melihat kekasih hatinya dulu kini terlihat bahagia bersama istri barunya.


" Kamu jahat banget sih Lex,padahal aku udah suka banget sama kamu " Ucap Ayu sedih.


" Aku pikir kamu bakal setia sama aku,tapi ternyata kamu pria brengsek " Lanjut gadis itu terlihat marah.


Karna tak kunjung jalan,gadis itu mendapat banyak klaksonan dari luar.


Ditempat acara terlihat seorang gadis kecil begitu bahagia menerima hadiah boneka super besar dari Kakak tirinya.


" Makasih Kak,Byan suka " Ucap gadis itu menghambur memeluk Serkan.


" Sama2 Princes,semangat trus ya belajarnya Kakak bangga sama kamu " Ucap Serkan mendekap hangat tubuh adiknya dan mengecup wajah gadis itu berulang.


Byanca mengangguk semangat.


Yuni dan Romi terlihat bahagia,Yuni juga sangat bersyukur Serkan mau mengabulkan permintaan Byanca untuk datang ke acaranya meski Yuni tau jadwal Serkan cukup padat.


Tak lama pasangan baru sudah datang,Salsa membawa kantong besar berisi makanan dan snack saat berhenti isi bensi tadi.


" Waahh " Pekik Byanca girang.


Pasangan itu berjalan berdampingan membuat senyum Yuni kembali terukir mengira bahwa anaknya dan sang menantu kini sudah akur meski kenyataannya pasangan muda itu adu debat sejalan2.

__ADS_1


❤❤❤❤


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2