Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
641


__ADS_3

Malam hari,suasana sedikit ramai dengan adanya seorang gadis.


Nur sungguh menjadi pelita bagi jiwa2 yg gelap,bahkan Lutfia pun ikut terhanyut dengan pesona gadis polos tersebut.


" Ayo Nak gambar lagi,Nenek mau yg ini " Ucap Lutfia menunjuk satu gambar berbie yg berada didepan Nur.


" Wah ini sulit Nek,Nur gak sepandai itu " Ucap Nur menggaruk kepala.


" yaaahhh,masa gak bisa sihhh " kata Lutfia mengkrucut.


" Hehe nanti aku belajar lagi sama Bu guru " Balas Nur terkekeh.


Lutfia masih pura2 merajuk,dari arah pintu luar seorang pria masuk dengan menenteng paperbag dan jaket ditangannya.


" Papa " Panggil Nur mengenali pria tersebut.


Samuel berjalan tegap dengan senyum kecilnya.


" Waah Papa Sam bawa apa nih ?" Tanya Lutfia seperti anak kecil.


" Ini aku beli dijalan tadi,enak " Jawab Samuel menyerahkan paperbag tersebut.


Nur dan Lutfia membukanya dan seketika berbinar.


" Wah Papa beli jajanan korea " Kagum Nur.


" Iya kan katanya kamu suka " Balas Samuel.


Nur mengangguk malu dan mulai mengambil satu tusukan.


Lutfia tidak mau kalah,keduanya pun mulai rebutan makanan.


Samuel celingak celinguk mencari sesuatu.


" Leni mana Ma ?" Tanya Samuel tak mendapati istrinya.


" Gak tau " Jawab Lutfia sibuk makan.


" Tadi aku ajakin main Pa,tapi Mama bilang cape " Celetuk Nur polos.


" Emang dia ngapain ?" tanya Samuel heran.


Nur mengangkat bahu tidak tau,Lutfia tak menghiraukan anaknya wanita itu masih sibuk sendiri.


" Neneekk bagiii " Rengek Nur kaget melihat isi mangkuk tinggal sedikit.


Keduanya kembali rebutan makanan,Samuel berjalan menjauh membawa jaketnya menuju kamar.


Sesampainya disana,suasana sepi senyap hanya lampu tidur hidup disebelah kiri dan kanan.


Cetek....


Lampu kamar seketika terang berderang,lelaki itu melihat bongkahan ditengah kasurnya.


" Len " Panggil Samuel tenang.


Hening...


tak ada jawaban,pria itu makin mendekat dan duduk diranjang.


" Apa yg kau lakukan ?" Tanya Samuel seraya membuka lengan kemejanya.


Hening...

__ADS_1


tak ada pergerakan sama sekali.


Samuel merasa aneh,lelaki itu membuka selimut dan terdiam melihat istrinya memeluk guling dengan rambut semberaut.


" Kamu kenapa ?" tanya Samuel tenang.


Leni tak menjawab,karna penasaran Samuel membalik tubuh wanita itu dan kembali terdiam.


" Dia menangis ?" Gumam Samuel melihat sisa air mata dipipi istrinya.


Leni tertidur dengan pulas tanpa melepaskan guling yg ia pakai tidur.


" Hei bangun " Ucap Samuel menggoyang lengan wanita tersebut.


Merasa ada goncangan,perlahan Leni membuka matanya.


" Sam " Ucap wanita itu serak.


Samuel mengernyit,detik berikutnya wanita itu langsung memeluk Samuel dengan erat.


" Heh apa yg kamu lakukan !" Pekik Samuel kaget.


Leni terus memeluk dengan sekuat tenaganya.


" Len lepaskan aku " Ucap Samuel menjauhkan lem aibon itu dari tubuhnya.


" Sam hiks hiks aku menyesal Sam " Ucap Leni sambil menangis.


" Lepaskan aku dulu,nafas ku tercekat " kata Samuel hampir kehabisan nafas.


Leni melepaskan lelaki itu dan kembali menangis.


" Huh kau kenapa hah ? kau ingin aku mati !" Kata Samuel gemas.


" Hiks hiks Sam hiks " Kata Leni terus menangis.


Lama berdiam akhirnya Samuel tak tahan lagi dan memegang pundak Leni.


Wanita itu mendongak,manik keduanya pun bertemu.


" Ada masalah apa ?" tanya Samuel lembut.


Leni berkaca kaca dengan manik yg tak tahan ingin menumpahkan kesedihan.


" Apa kau begitu membenci ku ?" tanya Leni nanar.


" Aku tidak membenci siapapun " Jawab Samuel.


" Benarkah ? apa kau menyukai ku ?" tanya Leni lagi.


" Aku tidak menyukai siapapun " Balas Samuel.


" Tapi wanita itu ? ibunya Nur ?" Tanya Leni.


" Dia sudah bahagia " Jawab Samuel tenang.


" Harusnya kita bisa seperti dia " Ucap Leni memegang tangan lelaki tersebut.


" Ya harusnya begitu " Balas Samuel tersenyum miring.


" Aku menyesal Sam,jika dari awal aku sudah menyukai mu mungkin ini tidak akan rumit bagi kita " Ucap Leni lesu.


Samuel diam tak membalas.

__ADS_1


Pria itu bangun,tapi saat Samuel ingin pergi Leni menahan tangannya dan memeluk pinggang lelaki itu.


Deg...


Samuel tersentak dengan perlakuan aneh istrinya.


" aku sangat menyukai mu Sam,aku tidak tau rasa itu hadirnya dari mana,tapi sungguh aku sangat menyukai mu,hm lebih tepatnya memilikimu " Kata Leni mendongak.


Samuel diam masih dengan tubuh tegangnya.


" Kau menyukaiku ?" tanya Samuel beberapa saat.


" Ya sangat,jika kau meminta ku untuk melupakan mu mungkin akan aku lakukan " Ucap Leni serius.


" Kenapa ?" tanya Samuel bingung.


" Ya karna aku pikir Cara mencintai paling tulus itu saat kita mengikhlaskan cinta kita tersebut untuk orang yg dia cintai " Jawab Leni menahan tangis.


Samuel tersentak,perlahan lelaki itu berbalik badan menatap kebawah.


Manik keduanya kembali bertemu,Samuel kali ini menatap wajah istrinya dengan serius.


" Kenapa kau berpikir begitu ?" tanya Samuel pelan.


" Aku tidak tau,tapi aku merasa begitulah cara ku untuk melihat kamu bahagia,jika dibilang sakit ya itu sangat menyakitkan Sam,aku rasanya ingin pergi saja tapi hati aku menahan untuk pergi dari hidup mu walau aku tau banyak luang untuk itu " Jawab Leni.


Samuel berdiam mendengar penuturan istrinya,Leni sedikit berbeda bahkan wanita itu terlihat jujur dalam mengutarakan isi hati.


" Aku tau sulit bagi kamu menerima semua yg sudah terjadi Sam,aku juga bukan wanita sempurna seperti yg kamu mau,tapi Sam,penyampaian perasaan ku ini sungguh dari hati paling dalam " Kata Leni tegas.


Leni mengangkat tangannya dan mengelus wajah Samuel yg kini ditumbuhi bulu halus.


" Besok cukuran ya,jangan berowokan kayak gini nanti banyak yg suka " Ucap Leni tersenyum kecil.


Samuel melotot dan meraba wajahnya sendiri.


Leni masih tersenyum sebelum akhirnya kembali berbaring.


Samuel bangun dan menuju kamar mandi.


Leni menghela nafas pelan mencoba tetap tenang.


Malam semakin larut,Samuel diam duduk disofa memperhatikan Leni yg bergulung selimut tebal.


Pria itu tak tau bahwa istrinya tidur dalam keadaan lapar karna Leni tak keluar kamar sejak mendengar penuturan mertuanya yg menyakiti hati.


" Dia perempuan yg baik " Gumam Samuel pelan.


Pria tersebut terus melamun dengan gelas wine ditangannya.


Mulai mengantuk pria itu pun berjalan mendekati ranjang dan berakhir tidur disamping sang istri.


Malam panjang terasa damai,suara dengkuran halu terdengar begitu syahdu.


Saat yg lain terlelap,tiba2 Leni terbangun.


Wanita itu membalik badannya melihat wajah Samuel yg tepat tertidur disampingnya.


" Sesakit inikah Cinta Sam ? aku ingin selalu bertahan disamping kamu melewati berbagai rintangan rumah tangga menuju bahagia,tapi aku harus sadar diri dengan posisi ku yg tak beruntung,aku harap kamu bahagia stelah ini,apapun yg terjadi pokoknya kamu harus bahagia,berjanjilah Sam " Ucap Leni nanar sambil menyatukan kelingking Samuel dengan punya dirinya.


" Aku bawa cinta ku untuk mu Sam,selamanya kamu akan menjadi satu hal yg sangat berarti " Lirih Leni mengecup kening Samuel lembut.


Dengan hati2 Wanita itu bangun dari tidurnya dan mulai bergegas.

__ADS_1


❤❤❤❤❤


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2