Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
208


__ADS_3

Hingga sore hari Salsa masih disana,gadis itu kebingungan sendiri.


Salsa sangat lapar tapi gadis itu tak berani keluar rumah apalagi tadi ia melihat seorang lelaki berjalan mencurigakan didepan rumah tersebut.


" Duh mana hape mati lagi,aku lupa bawa casan kemarin " gumam Salsa rusing.


Dari siang Salsa belum makan apapun,hanya makan saat dipesawat menuju lokasi saja.


" Alexi mana sih ? masa iya masih tidur,gak mikir apa aku dsini keroncongan " Ucap Salsa kesal.


Gadis itu berjalan kedapur,Salsa tak menemukan apapun bahkan air galon pun kosong.


Untung gadis itu punya akal untuk memasak air di panci kecil untuk dirinya bertahan hidup.


Jam sudah menunjukkan pukul 4 sore,gadis itu sudah kelelahan menunggu akhirnya tertidur disofa ruang tamu.


Ceklek..


Pintu kamar terbuka,keluar lah seorang pria setengah sadar berjalan keluar.


" Salsa " Panggil panik.


Hening...


Tak ada jawaban,lelaki itu berjalan kedapur,tak ada siapapun disana.


" Salsa " teriak Alexi semakin panik


Alexi berlari keluar dan berhenti melihat koper Salsa teronggok dipojokan pintu.


" Ya Tuhan " Gumam Alexi menghela nafas sabar.


Suara lenguhan terdengar,Alexi berbalik badan dan mendapati Salsa sedang menguap lebar mengusap wajahnya.


" Kamu kenapa ?" tanya Salsa aneh melihat lelaki itu.


Alexi mendekat dan langsung menjatuhkan bokongnya ke sofa.


" Aku kira kamu pergi " Ucap Alexi menyugar rambutnya.


" Mau pergi kemana ? aku bahkan gak bisa beli makanan !" kata Salsa langsung ngegas.


Alexi meloncat kaget mendengar suara keras perempuan itu.


" Kenapa gak bisa ?" tanya Alexi sedikit ngeri.


" Ada orang mencurigakan didepan " Jawab Salsa mendengus.


" Hah siapa ?" Tanya Alexi kaget.


" Mana aku tau " jawab Salsa.


Alexi berjalan kedepan dan mengintip,tak ada siapapun,hanya ada satu kucing yang tidur dikeset kaki.


" Gak ada " Ucap Alexi melihat Salsa.


" Tadi ada " Jawab Salsa.


" Kamu mimpi mungkin " Kata Alexi terkekeh.


" Gak,tadi beneran ada Alexi !" Pekik Salsa geram.


" Y ya udah dong jangan marah2 " Kata Alexi kembali terkejut.


" Akhhh aku lapar " Kata Salsa kesal.


" Kenapa gak gofood aja,kan gampang " kata Alexi kembali memancing amarah perempuan itu.


Salsa menatap datar wajah Alexi membuat pria itu mundur perlahan dan langsung berlari masuk kekamarnya.


" Ihhh Alexiiii aku laapaaaarrrr " Teriak Salsa menggelegar.

__ADS_1


Nafas Salsa memburu,cacing2 nya sudah akan mendobrak perutnya saking sudah tak tahan lagi,kepala gadis itu juga pusing dan mulai mual.


Tak lama Alexi keluar dengan topi dan jaket,pria itu kembali berlari saat melewati Salsa membuat Salsa ingin menelan lelaki itu hidup2.


" Cepetan Salsa nanti warungnya tutup " Teriak Alexi dari luar.


" Haisssttt " Gadis itu melepar asal bantal kursi dan bangkit mendekati pria itu.


Alexi sudah siap dengan motor KLX miliknya dulu.


" Kenapa bengong cepetan,katanya lapar " Cibir Alexi.


" Ck,mana helmnya ?" tanya Salsa malas.


" Gak ada,warungnya gak jauh " jawab Alexi.


" Nanti ditilang gimana ?" tanya Salsa geram.


" Mau makan apa mau ditilang sih " Gerutu Alexi kesal.


Salsa mengacak rambutnya kesal membuat lelaki itu terkekeh.


Dengan ogah2an Salsa menaiki motor pria itu sambil menguncir tinggi rambutnya.


" Udah belum ?" tanya Alexi.


" Bentar " Jawab Salsa malas.


" Ck,kewarung aja masih sempat dandan " Cibir Alexi pelan.


Plaakkkk...


Kepala lelaki itu langsung mendapat tamparan dari Salsa.


" Mana ada dandan,aku cuma nguncir rambut doang " Kata Salsa sangat kesal.


Alexi mengusap kepalanya yang terasa nyeri mendapat tabokan dari gadis itu.


" Pelan2 " Kata Salsa sedikit berteriak.


" Hah " Pekik Alexi tak kedengeran.


" Pelan pelaaaaaaaaaaaa..." Ucap Salsa langsung teriak lelaki itu malah meliuk2 karna ada lubang didepan.


Greb...


Salsa langsung memegang pinggang Alexi mengeratkan pelukannya.


Alexi mengulum senyum melihat tangan gadis itu melingkar diperutnya.


" Pelan2 !" Teriak Salsa tepat ditelinga lelaki itu.


" iya iya,haduh bisa budeg aku lama2 " Kata Alexi mengusap telinganya.


Tak lama mereka pun sampai,Salsa langsung turun dan menabok lelaki itu geram


" Kamu gila apa hah,pake motor kayak orang dikejar setan aja " Kata Salsa geram.


" Hahahah gitu aja takut,cemen " cibir Alexi.


" Ck,kalo tadi aku jatuh gimana emang kamu mau tanggung jawab " Bentak Salsa.


" Kalo beruntung kita nginep dirumah sakit kalo gak gitu kita dapat tiket ke surga " Jawab Alexi santai.


Salsa ingin menyahut tapi lelaki itu menarik tangannya dengan cepat menuju warung.


Seketika keduanya menjadi pusat perhatian karna berdebat didepan orang ramai.


Salsa bersembunyi dibelakang Alexi takut dengan orang2 yang menatap mereka aneh.


Alexi mendengus gemas melihat tingkah gadis itu.

__ADS_1


" Tadi marah2,sekarang malah nyempil kek tae idung " Cibir Alexi.


Salsa menampar bahu lelaki itu membuat Alexi kembali meringis.


Belum satu hari bertemu sudah berapa liang tubuh lelaki itu menjadi tempat baku hantam Salsa.


" Cepetan pesen,aku lapar " Bisik Salsa gemas melihat Alexi sibuk mengusap bahunya.


" Iya sabar astaga " kata Alexi ingin meledak.


Salsa terkekeh dan mengintili lelaki itu melihat2 menu di tempat makan.


Salsa menunjuk banyak menu,Alexi menggeleng pelan melihat piring gadis itu sudah penuh dengan lauk.


" yang itu juga mau " Kata Salsa menunjuk telur sambal.


" Itu udah banyak,emang perut kamu cukup nampung semuanya ?" tanya Alexi heran.


" Diem aja napa " Kata Salsa cuek.


Alexi menggeleng pelan,mereka pun berjalan kekasir karna Salsa tidak mau makan disana.


" Bayar " kata Alexi bersedekap dada.


" Kenapa aku yang bayar ?" tanya Salsa.


" Kan kamu yang pesennya banyak " Jawab Alexi.


" Kan kamu udah kerja,kamu lah yang bayar enak aja " Kata Salsa bersedekap dada.


Alexi menganga mendengar ucapan tanpa dosa gadis itu.


" Gak mau bayarin ?" tanya Salsa menoleh.


Alexi masih diam dengan wajah bodohnya.


" Ck ya udah,gak jadi beli " Ujar Salsa memberi piring penuh tersebut kepada Alexi.


" Hah " Pekik Alexi syok.


Salsa bersedekap dada melihat kearah lain.


Ibu warung menatap keduanya aneh,pasangan itu terlihat kocak membuat wanita itu mengulum senyum kepada Salsa dan memasang wajah datar kepada Alexi.


Salsa masih dengan gaya cueknya,gadis itu ingin melihat apakah Alexi perhitungan atau tidak.


" Hehe " Alexi cengengesan kepada ibu warung yang melihatny terus.


Pria itu menghela nafas dan memberi uang 100 ribu kepada pemilik warung tersebut.


Wanita itu mengambil uang Alexi dengan cepat dan memberi kembalian.


Salsa milirik Alexi,pria itu sibuk menaruh dompetnya di kantong.


" Makasih ya Neng,datang lagi " Ucap ibu warung kepada Salsa.


" Sama2 Bu " Jawab Salsa menerima bungkusan dan berjalan duluan.


Alexi yang ditinggal pun kembali menganga,ia yang bayar kenapa Salsa yang dipuji pikir Alexi.


Diluar Salsa sudah menaiki motor lelaki itu dengan senyum manis.


Alexi mendekat dengan wajah malas.


" Makasih ya " Kata Salsa tersenyum.


" Dasar matre " Cibir Alexi menaiki motornya.


" Hahahahaaha biarin " Tawa Salsa langsung pecah melihat wajah kesal lelaki itu.


❤❤❤❤

__ADS_1


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2