Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
446


__ADS_3

Keduanya berbaring diranjang dengan pelukan hangat,Salsa terlihat begitu manja kepada sang suami.


" Winda ikut Sam ?" Tanya Salsa.


" Ya tadi dia menjemput " Jawab Alexi.


" Mereka akan kemana ?" tanya Salsa kepo.


" Kata Sam mencari kontrakan " Jawab Alexi.


" Aku harap masalah mereka segera selesai "


" Ya aku harap begitu " Balas Alexi.


Hening,keduanya sama2 diam memikirkan Winda.


" Sa " Panggil Alexi.


" Hm " Jawab Salsa.


" Kau mau liburan kemana ?" Tanya Alexi.


" Liburan ?" Ulang Salsa mengernyit.


" Ya ayah memberi tiket honey moon,kau mau kemana ?" Tanya Alexi lagi.


" Benarkah Ayah memberi tiket liburan ?" Tanya Salsa kaget.


" Ya,kau senang ?"


" Banget Lexxx aku pengen jalan2 " Rengek Salsa manja.


" Ya udah mau kemana ?"


" Hm gimana kalo raja ampat ?" Tanya Salsa semangat.


" Yakin kesana ?" Tanya Alexi.


" Iyaa,aku pengen banget kesana " Rengek Salsa.


" Ya udah sekarang kita pemanasan dulu ya " Kata Alexi semangat.


" Buat apa ?" Tanya Salsa bingung.


" Biar nanti gak canggung " Jawab Alexi.


" Maksud kamu ?" Tanya Salsa bingung.


" Auuuu Lex " Pekik Salsa terbelakak dengan tangan nakal suaminya.


" Hehe gemes " Kata Alexi menggusel kepalanya didada perempuan itu.


" Ihh nakal " Kata Salsa mencubit lengan Alexi.


Lelaki itu memeluk Salsa dan melancarkan ciuman.


Salsa menerima serangan Alexi dengan suka rela,keduanya saling memadu kasih melampiaskan kegemesan selama ini.


Disebuah jalan sepasang suami istri sama2 diam menikmati perjalanan.


Winda banyak diam,dari mulai pergi Winda mengunci rapat mulutnya.


" Peluk aku " Ucap Samuel membuka suara.


" Hah " kata Winda tersentak.


" Peluk aku " Ulang Samuel.


Winda diam,tangan Samuel menarik tangan Winda memegang perutnya.


" Peluk Winda " Kata Samuel gemas.


" Aku tidak bisa " Jawab Winda lirih.


" Kenapa tidak ? kau tak menyukai ku lagi ?" tanya Samuel kesal.


Winda diam dengan mata yang kembali berkaca kaca.

__ADS_1


" Berpegangang saja jika tak mau memeluk " Ucap Samuel datar.


Winda memegang ujung jaket lelaki itu,keduanya kembali melaju kencang.


Wajah Samuel terlihat kesal tapi ia berusaha tak menunjukkan wajah marahnya kepada sang istri.


Hampir 1 jam berkeliling,Samuel berhenti didepan sebuah rumah kosong.


" Kenapa berhenti ?" Tanya Winda heran.


" Ini rumah baru kita " Jawab Samuel.


" Kau membeli rumah ?" Tanya Winda mengernyit.


" Belum,kita mengontrak dulu nanti jika uang ku sudah terkumpul kita akan membuatnya " Jawab Samuel panjang lebar.


Winda menunduk dengan anggukan kecil.


" Kau harus yakin Winda " kata Samuel memegang tangan istrinya.


" Aku tidak ingin banyak berharap " Balas Winda bergetar.


" Baiklah,ayo kita masuk dulu " Kata Samuel mengalihkan.


Keduanya turun,Samuel membuka jaket mengambil kunci.


Saat pintu rumah terbuka,terlihat semuanya masih kosong melompong.


Winda melihat kiri kanan menatap rumah baru mereka.


" Ini kamar kita,nanti kita beli kasur baru " kata Samuel tersenyum.


Winda mengangguk pelan.


" Kau suka cat nya ? atau mau aku ganti warna lain ?" Tanya Samuel hangat.


Winda menggeleng pelan.


" Kau bisu ? aku tidak suka bicara tanpa jawaban " Kata Samuel mulai tak sabar.


" Aku mengikut saja " Kata Winda pelan.


" Aku ingin kau Sam " Ucap Winda lirih.


Samuel terdiam,lelaki itu menatap istrinya nanar.


Dengan lembut pria itu memeluk istrinya,Winda langsung menangis mendekap Samuel erat.


" Aku juga ingin kamu " Ucap Samuel lembut.


" Hiks hiks " Winda terus menangis.


Samuel mengusap punggung bergetar Winda,lelaki itu begitu merindukan Winda berapa hari tak bertemu membuatnya hampir kehilangan kewarasan.


" Tetaplah bertahan ya,aku gak akan ninggalin kamu " Ucap Samuel serius.


" Bagaimana aku bisa bertahan Sam " Kata Winda menatap wajah suaminya.


" Kau bisa,kita akan melakukannya bersama2,aku tidak akan pernah meninggalkan kamu " Kata Samuel serius.


" Aku sudah menerima surat dari pengacara " Ucap Winda.


" Itu tidak berlaku,buang saja " Kata Samuel kesal.


" Kita akan memulainya hari ini,jangan menangis lagi bukan hanya ginjal yang sakit tapi hati ku juga " Kata Samuel menghapus air mata perempuan itu.


" Aku juga Sam,rasanya pedihhhh banget " Kata Winda sedih.


" Itu artinya kamu mencintaiku sayang " Bisik Samuel tersenyum.


Winda menunduk malu,secara tidak sengaja ia mengutarakan perasaanya kepada lelaki itu.


" Kau tidak suka ?" Tanya Winda.


" Aku ? bagaimana aku bisa menolak cinta gadis cantik ini ?" Kata Samuel mencolek dagu Winda.


" Saammm " Kata Winda mengkrucut.

__ADS_1


" Hahah aku merindukan kamu Winda " Kata Samuel mengecup lama kening Winda.


Perempuan itu tersenyum malu membalas dengan pelukan.


" Kau sudah makan ?" Tanya Samuel teringat.


" Aku gak selera " Jawab Winda.


" Kau harus makan,nanti dia tak berkembang " Kata Samuel mengusap perut Winda.


" Aku tidak hamil Sam " Kata Winda terkekeh.


" Aku akan menghamili mu " Bisik Samuel frontal.


" Ihhh Saaamm nakal " Kata Winda menampar lengan pria itu.


Samuel tertawa,lelaki itu menyeret kopernya masuk kamar.


" Aku sudah membawa beberapa helai baju mu " kata Samuel membuka koper.


" Kau menyiapkan nya ?" Tanya Winda terkejut.


" Ya,bahkan baju dinas kita gak boleh berjauhan " Jawab Samuel..


Winda terkekeh geli,Samuel sangat pintar membuat pipinya memerah.


Perempuan itu ikut berjongkok membantu Samuel membongkar barang.


Keduanya bersama2 merapikan rumah baru mereka,mood Winda mulai membaik bertemu kekasih hatinya.


" Aku beli makanan dulu ya " Kata Samuel merogoh saku celananya.


" Beli dimana ?" tanya Winda.


" Hm uangnya cuma cukup beli nasi padang " Jawab Samuel menunjukkan uang ditangan.


" Hehe iya,padahal tadi mau request makan daging stick " Balas Winda menggoda.


" Yaahhhh belum bisa sayang,uangnya cuma cukup beli ayam goreng " Kata Samuel lesu.


" Hahah ya udah gak papa,beli 1 aja " Kata Winda tersenyum.


" Kenapa satu ?" Tanya Samuel heran.


" Mau disuapin kamu " Jawab Winda malu2.


" Oalah,iya lupa kamu kan mau kayak orang pacaran gitu ya " Kata Samuel teringat.


Winda mengangguk cepat.


" Ya udah,kamu tunggu disini ya Yayank beliin makan siang dulu " Kata Samuel tersenyum manis.


" Iyaa,hati2 ya suami " Kata Winda terkekeh.


Samuel ikut terkekeh geli,lelaki itu pun pamit keluar.


Winda masuk kekamar menatap baju nya dan Samuel tergantung dilemari kecil disana.


" Apa aku sedang bermimpi ?" Gumam Winda memegang pipinya.


" Kenapa aku sangat senang Samuel menjemput ku,apa dia benar2 sudah menyukai ku ?" Lanjut Winda semakin bersemu.


" Akhhh ada apa ini,kenapa wajahku panas " Kata Winda bingung..


Hati perempuan itu berbunga2,sedikit perhatian Samuel kepadanya ampuh mengalihkan rasa sedih yang ia rasakan berhari2.


Dijalan Samuel tersenyum manis mengingat wajah Winda membuat hatinya bergetar.


Lelaki itu merasa sedang jatuh cinta kepada seorang gadis,bahkan rasanya mengalahkan rasa yang pernah ia rasakan saat bersama Naya dulu.


" Oh astagaaa Saammm,fokus kenapa kau senyum2 sendiri seperti ini " Kata Samuel menepuk wajahnya.


Tinnnnn...


Suara klakson terdengar,Samuel melihat keatas dan kaget ternyata sudah lampu hijau.


Lelaki itu dengan cepat melajukan kendaraannya membeli makan untuk sang kekasih..

__ADS_1


❤❤❤❤


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2