Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
146


__ADS_3

Disebuah negara seorang gadis baru saja sampai,Salsa langsung disambut sepasang kekasih yang sudah menunggunya.


" Kakak " Pekik Salsa melambaikan tangan.


Gadis yang sedang berbicara dengan kekasihnya itu menoleh mengenali suara tersebut.


" Salsa " Gumam Helen tersenyum melihat Salsa mendekati mereka.


" Kakak,i miss you " Ucap Salsa langsung menghambur memeluk Helen.


" Im miss you too Salsa,how are you ?" tanya Helen melepaskan pelukan mereka.


" Im fine,hehe " Jawab Salsa cengengesan.


" How are you mr.Jacob ?" tanya Salsa sopan menyalami lelaki itu.


" Baik " jawab Jacob tersenyum.


" Can you speak indonesia ?" tanya Salsa kaget.


" Emm litle,aku belajar dari Helend " Jawab Jacob malu.


" Dia masih amatiran Sa,tapi mau belajar " Celetuk Helend terkekeh.


" Wah bagus tuh,jadi aku gak canggung kalo ngobrol " Kata Salsa ikut terkekeh.


" Ya udah yuk balik,Mommy udah menunggu kita " Ajak Helend merangkul Salsa.


" Hayuk " Ajak Salsa semangat.


Keduanya berjalan bergandengan dengan Jacob membawa koper gadis itu.


Lama tak bertemu Helend tambah cantik,gadis itu kini mewarnai rambutnya menjadi biru terang membuat Salsa awalnya tak mengenali tapi melihat pria disebelahnya membuat gadis itu tau bahwa itu adalah Helend.


Mereka langsung menuju rumah Hena.


Diperjalanan,Salsa mendapat telepon dari Bryan.


" Iya Kak kenapa ?" tanya Salsa sopan.


" Udah sampe ?" tanya Bryan.


" Udah " jawab Salsa.


" Aku bakal nyusul " Ujar Bryan semangat.


" Wah beneran ?" tanya Salsa kaget.


" ya sama gadis itu " Jawab Bryan terkekeh.


" Apa !" pekik Salsa syok.


" Kakak sama gadis itu udah jadian ?" tanya Salsa tak percaya.


" kami akan menikah Sa " jawab Bryan malu.


" Whatt !!" pekik Salsa melotot.


" What happen Salsa ?" tanya Helend menoleh kebelakang.


" Bryan mau nikah Kak " Jawab Salsa masih dengan keterkejutannya.


" Apa !" pekik Helend ikut syok.


Jacob terlihat kebingungan dengan sikap 2 gadis dimobilnya itu.


" Yang bener Sa ?" tanya Helend tak percaya.


" Aku juga gak tau Kak " Jawab Salsa bingung.


" Kak Bryan gimana ceritanya ?" tanya Salsa balik ke hape.


" Cieee kepo " Jawab Bryan tertawa.


" Ya iyalah,seumur jagung aja belum masa iya udah mau dikawinin aja " kata Salsa gemas.


" Ya namanya juga jodoh " jawab Bryan santai.


" Ihhh kasih tau dong " kata Salsa kesal.

__ADS_1


Bryan mulai bercerita,Salsa Helen dan Jacob mendengar dengan seksama kisah sahabat mereka itu.


Flasback On.


Suatu malam Bryan memberanikan diri menghubungi gadis yang tak sengaja ia temui bersama Salsa itu.


Awalnya pria itu dicueki oleh Dewi karna gadis itu mengangap Bryan hanyalah pria nakal yang ingin mengganggunya.


Tapi Bryan tidak menyerah,pria itu semakin penasaran dengan gadis berjilbab itu hingga hal nekad pun ia lakukan.


Bryan langsung mengecek lokasi Dewi dan terbang kesana.


Sontak gadis itu kaget bukan main mendapati tamu tak diundang.


Singkat cerita saat itu Bryan langsung bertemu dengan ibunya Dewi yang merupakan seorang janda anak 3 dan Dewi yang terakhir.


Bryan pun mengutarakan maksud kedatangannya untuk kenalan dengan Dewi dan disambut baik oleh orang tua gadis itu.


Setelah mendapat restu sang ibunda,Bryan mulai mendekati sang anak.


Usut punya usut ternyata Dewi seorang pengangguran tapi sosok yang pekerja keras,ia juga merupakan korban perselingkuhan kekasihnya bahkan lelaki itu memanfaatkan dirinya membuat Dewi tak percaya lagi kepada seorang pria yang mendekatinya.


Bryan yang merasakan punya nasib yang sama semakin ingin mengenal gadis itu.


Dalam waktu 1 bulan,Bryan berhasil membawa gadis itu ke keluarganya.


pria itu tak perduli jika nanti dirinya ditolak oleh orang tua atau kakeknya,tapi hal mengejutkan terjadi semua keluarga setuju meski Dewi mempunyai latar belakang yang beda dengan mereka.


Sinta tak masalah gadis itu bekerja atau tidak yang penting rajin dan bisa membahagiakan anak pertamanya..


Dan yang membuat orang tua Bryan setuju,Dewi merupakan gadis yang ceria,terlihat diam tapi sangat asik diajak bercanda.


Bryan pun merasa nyaman bersama gadis itu hingga ia memutuskan ingin menikahi Dewi secepatnya.


Flashback Off.


" Kakak yakin ?" tanya Salsa ragu.


" Hm,kalo aku nyari yang sempurna sepadang,cape Sa,sepadan belum tentu bisa bikin aku nyaman lagi " Jawab Bryan.


" Iya sih " kata Salsa lesu.


" Gak papa Bray,yang penting dia tulus sama kamu,mungkin itu pengganti Histi " Celetuk Helend lembut.


" Maafin adik aku ya Bray,cinta gak bisa dipaksa " Kata Helend merasa bersalah.


" Iya Kak gak papa " Balas Bryan ramah.


Jacob melihat Helend,pria bule itu terlihat sangat menyayangi Helend meski ia tau apa yang terjadi kepada Helend dan ibunya.


Salsa memutuskan panggilan saat mereka sudah sampai dirumah Hena.


Terlihat wanita dewasa itu tersenyum kearah mereka.


" Bibi " pekik Salsa berlari memeluk Hena.


" How are you Baby ?" tanya Hena membalas pelukan Salsa.


" Im fine Bi " Jawab Salsa tersenyum.


" Ayo masuk " Ajak Hena ramah.


Salsa mengangguk dan masuk kedalam rumah.


Helend ingin masuk tapi tangannya ditahan Jacob.


" Why ?" tanya Helend mengernyit.


" I will protect you babe " Ucap Jacob sungguh2.


" you've done it " jawab Helend tersenyum.


" Wait for me in a bit " Ujar Jacob serius.


" Yes Babe,rilex." Balas Helend terkekeh.


" I love you Helend " Ucap Jacob mengecup lembut bibir gadis itu.


" I love you too " Balas Helend memeluk Jacob.

__ADS_1


Lelaki itu pun berpamitan pulang karna ia harus bekerja..


Disebuah rumah seorang pria tersenyum hangat dihadapan gadis pujaannya.


" Siapa ?" tanya Dewi sedikit malu.


" Salsa,gadis yang minta nomor hape mu " Jawab Bryan jujur.


" Kau curhat dengannya ?" tanya Dewi


" Hm,dy menjadi teman curhat ku " Jawab Bryan.


Dewi mengangguk paham.


" ini makan lagi " Ucap Bryan menyuapi puding kepada gadis itu.


" Aku bisa sendiri " Kata Salsa menolak.


" Aku ingin memanjakan mu,biar nanti pas nikah gak canggung " Kata Bryan tersenyum.


Blushhhh.....


Wajah Dewi seketika merona mendengar perkataan lelaki itu.


" Apa kau serius dengan ku ?" tanya Dewi malu.


" Aku tidak punya waktu untuk bermain2 " Jawab Bryan tersenyum.


Dewi menunduk,Bryan mengusap lembut kepala gadis itu dengan penuh kasih sayang.


Dari kejauhan,seorang pria tua tersenyum melihat sikap hangat cucunya kepada gadis yang Bryan pilih.


" Meski aku kecewa Bryan tak bersama Histi,tapi aku bahagia melihat cucu ku tak punya dendam kepada gadis itu " Gumam Ben pelan.


" Hei lagi ngintip siapa ?" tegur Prily menepuk pundak suaminya.


" Lagi liat orang pacaran " Jawab Ben terkekeh.


" Iri ya " Goda Prily.


" Hm,dulu pas muda gak ada waktu buat manjain kamu " Kata Ben sedih.


" Gak papa,sekarang kan masih bisa " Jawab Prily malu.


" Haha iya,gimana kalo aku gendong aja " Kata Ben memainkan sebelah matanya.


" Emang kuat ?" tanya Prily ragu.


" Kamu remehin aku ?" tanya Ben kesal.


" Hehe gak juga sih " Kata Prily tertawa.


Ben pun mulai menggendong sang istri,keduanya mulai melangkah menuju kamar tapi saat ingin masuk tiba2 pintu kamar depan terbuka.


Keluarlah seorang gadis cantik baru terbangun dari tidur siangnya.


" Nenek kenapa ?" tanya gadis kecil itu mengusap mata.


" Hah em Nenek em encok " Jawab Ben asal.


" Hah encok ?" tanya gadis bernama Siera itu kaget.


" Mas ih " kata Prily menampar lengan Ben.


" Mommy kenapa ?" tanya Hanin seraya menggendong bayi kecilnya.


" Kakek bilang Nenek encok Ma " Adu Siera polos.


" Encok ?" Ulang Hanin kaget.


Prily menutup wajah malu,Ben langsung masuk kamar merasa sangat malu tercyuduk anak dan cucunya.


" Nenek bukan encok sayang " Kata Hanin mengulum senyum.


" Terus apa Ma ? kenapa digendong ?" tanya Siera polos.


" Anak kecil gak boleh tau,ayo Mama buatin susu " Ajak Hanin mengalihkan.


Siera mengangguk patuh meski masih penasaran.

__ADS_1


❤❤❤


Guys minta Vote like comentnya dong🤧


__ADS_2