Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
633


__ADS_3

Tembus malam Leni masih tertidur diranjang,wanita itu begitu lelap bahkan tak menyadari bahwa ia sudah terbang ke mimpi terlalu lama.


Didapur sang suami sudah terlihat sempoyongan,Samuel mabuk.


Yap lelaki itu membuka lagi tempat penyimpanan minuman alkoholnya setelah beberapa bulan ini vacum.


Samuel terlihat frustasi,tak tau apa isi kepalanya yg begitu berisik.


Ting...


Bunyi gelas kembali terdengar,lelaki itu pun menyodokkan lagi air bening menyala tersebut kesaluran tenggorakan.


Rasa hangat dan pekat tapi menyegarkan terasa mengalir menembus perut.


Tak ada suara,ia hanya duduk sendirian disana tanpa musik atau canda tawa.


" Emhhh " Lenguh seseorang terdengar.


Samuel menoleh dan mendapati seorang wanita berjalan sempoyongan masuk kedapur.


" Hoaaammmm " Wanita itu menguap lebar.


Saat langkah melaju lagi,Leni tersentak melihat ada orang lain didapur.


" Sam " Ucap Leni pelan.


Samuel masih diam terus meneguk air diseloki kecilnya.


" Aku pikir kau keluar tadi " Ucap Leni mendekat.


Samuel diam tak menjawab.


" Kau mabuk ?" Tanya Leni mengernyit.


" Hm tidak " Jawab Samuel tenang.


" Wajah mu memerah Sam,apa kau sudah makan ?" tanya Leni lagi.


Samuel menganģguk dan menunjuk roti didepannya.


" Astaga,ini tidak akan cukup " Kata Leni melotot.


Samuel menyugar rambutnya kasar,manik lelaki itu sangat tajam membuat Leni menelan liur dengan susah payah.


" Aku akan memasak untuk mu Sam " ucap Leni tak tega.


Samuel tak menjawab,Leni yg sudah biasa dengan kecuekan lelaki itu langsung bergerak menuju arenanya.


Dengan sigap Leni membuka kulkas dan mengeluarkan bahan2.


Brakkkkk....


Suara kursi terdengar,wanita itu menoleh kebelakang dan terkejut melihat Samuel sudah berdiri dengan rambut acak2an.


" Kau baik2 saja ?" tanya Leni mengernyit.


Samuel mendekat dengan manik yg begitu menggetarkan jiwa.


" Sam " Ucap Leni perlahan mundur.


" Aku sudah memberi mu waktu yg cukup lama untuk menyerah !" Ucap Samuel dengan suara beratnya.


" Apa maksud mu Sam ?" Tanya Leni takut.


" Kenapa kau tidak pergi juga dari hidup ku hah ! kenapa kau masih keras kepala bertahan dirumah ini " Kata Samuel mengepalkan tangan.

__ADS_1


" Aku tidak bisa Sam " Ucap Leni menunduk.


" Kau punya banyak luang !" Bentak Samuel keras.


Leni mengeleng pelan,dirinya sudah terpojok di pintu kulkas..


Brakkk....


Samuel menghempas tangannya tepat disamping telinga wanita itu membuat Leni tersnetak.


" Sam " Ucap Leni bergetar.


" Aku menyuruhmu menyerah sebelum aku kehilangan kendali " Kata Samuel tajam.


Leni menggeleng pelan dengan manik berkaca kaca.


Wanita itu tau kemana arah pembicaraan suaminya dan itu sangat menyakitkan.


" Aku mencintai mu Sam " Ucap Leni ingin menangis.


" Tapi aku tidak ! dan tidak akan pernah !" Bentak Samuel menggendor pintu.


" Ak ku ta tau tap pi aku belu m mau menye nyerah Sam " Balas Leni dengan jantung berdetak kencang.


" Kau wanita bodoh !" Bentak Samuel mendorong Leni hingga tersungkur kelantai.


" Hiks hiks...." Air mata gadis itu mulai berjatuhan.


Sakit !


Ya itu lah yg dirasakan wanita dengan sejuta kegigihan dalam merebut cinta suaminya tersebut.


Leni belum ingin menyerah,ia yakin suatu saat nanti Samuel akan melihat dirinya dengan penuh cinta bukan kebencian.


" Aaaaaaatghhhhhh..." Samuel menggila.


" Sam hiks hiks " Leni semakin menangis.


Wanita itu merangkak mendekati Samuel yg sudah duduk dilantai dengan air mata mengalir.


" Maafkan aku Sam hiks hiks " Ucap Leni memegang tangan Samuel yg ingin menyakiti diri sendiri.


" Aku tidak berguna " Ucap Samuel frustasi.


" Kau sangat berguna,kau sangat penting untuk ku Sam,aku mohon hentikan ini " Pinta Leni dengan air mata berderai.


" Kenapa ini sangat sulit,aku belum bisa melupakan semuanya,hidup ku hancur Len " Ucap Samuel sangat sedih.


Greb....


Leni memeluk lelaki itu dengan erat,ia begitu tau apa yg dirasakan suaminya karna Leni juga merasakan hal yg sama saat mengejar cinta lelaki itu..


" Aku akan menggantikannya Sam,aku akan menjadi dia seperti yg kamu mau " Kata Leni sungguh2..


Samuel semakin menangis,lelaki kuat itu terlihat begitu hancur,sudah selama ini Samuel menahannya dalam hati,dalam diam dan emosi yg meledak2..


Hening....


Samuel diam,Leni melerai pelukannya dan mengernyit melihat Samuel menatapnya sangat dalam.


" Ada apa ?" Tanya Leni memegang bahu pria itu.


Samuel masih diam,Leni mengernyit bingung masih tak mengerti.


" Samuummpttt..." Pekik Leni kaget.

__ADS_1


Lelaki itu tanpa terduga langsung menyerang dirinya dengan sangat brutal..


Leni memukul punggung Samuel meminta untuk dilepaskan..


" Sammmaaakhhh " Pekik Leni kembali terkejut.


Samuel menyesap dengan sangat kuat diselingi gigitan yg sangat kasar dan dalam.


Leni tak menikmati mainan suaminya,pria itu sangat brutal membuatnya kesakitan.


Hampir 5 menit,pria itu akhirnya berhenti ia langsung mendorong Leni dengan nafas tercetak.


" Sam uh uh uh..." Nafas Leni ngos2an seraya melihat Samuel yg masih memasang tampan gila.


Samuel melihat bibir Leni dan mengusap darah yg keluar dari sana.


" Aku tidak apa2 " Ucap Leni memegang tangan sang suami.


Samuel tak menjawab dan masih berusaha menghentikan pendarahan.


" Kau perduli pada ku Sam,dan itu membuat aku percaya diri " Kata Leni tersenyum tipis.


" Aku tidak ingin kau terluka " Balas Samuel.


Leni kembali tersenyum kali ini lebih lebar dari sebelumnya.


Wanita itu tanpa malu mengalungkan tangan dileher Samuel membuat lelaki itu mendongak.


Keduanya saling melihat,ntah siapa yg mulai duluan kini mereka saling beradu.


Samuel kembali brutal,tapi lelaki itu mencoba menurunkan egonya disana meski Leni masih meringis melawan keagrasifan sang suami.


" Gendong aku " Ucap Leni sedikit berbisik.


Samuel mengangguk,lelaki itu langsung mengangkat tubuh istrinya dan menaruh tubuh Leni diatas meja.


Prankkkkk....


Suara beling terdengar saat lelaki itu mengibas tangannya agar sang istri bisa duduk nyaman.


Leni sedikit terkejut,tapi senyum kecil terbit melihat Samuel sama sekali tak melepas pangutan.


" Emhmmm " Lenguh Leni mulai terdengar.


Kepala Samuel terasa sangat panas,lelaki itu sangat bergairah ditambah rasa mabuk yg belum hilang.


Beberapa menit diatas meja,mereka berpindah tempat dan berujung diruang tamu.


Malam panjang terjadi untuk pertama kalinya,kedua insan itu sangat agresif,Leni bingung harus bersikap sopan atau mengeluarkan sifat reognya tapi Samuel sungguh tak bisa menahan diri lagi.


" Aku tidak tau ini akan menjadi penyesalan atau tidak dikemudian hari,tapi ini akan menjadi suatu cerita yg luar biasa dalam perjalanan pernikahan ku dengan pria dingin ini " Batin Leni dalam hati menerima serangan demi serangan pria aktif tersbut.


Ditempat lain,seorang wanita terdiam saat melihat layar hape suaminya yg menampilkan pesan singkat.


" Sayang " Panggil seseorang dari arah pintu.


Winda menoleh dan diam melihat Restu masuk.


" Dia siapa ?" Tanya Winda tanpa basa basi menunjukkan ponsel tersebut.


Restu melihat pesan dan seketika maniknya membulat.


Winda tersenyum miris melihat respon sang suami.


❤❤❤

__ADS_1


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2