Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
201


__ADS_3

Disebuah cafe dengan nuasana anak muda khas jaman now diiringi live musik yang indah.


Seorang pria duduk sendirian seraya melihat2 cafe dengan lampu kuning tersebut.


Suasana sedikit ramai,apalagi ia berada diruang terbuka.


Banyak pasang mata juga yang menatap kearah pria tampan dengan topi putih dan kaos putih longgar tersebut.


Aura Bryan benar2 mengikat orang2 yang ada disana.


" Mereka dimana ? kenapa belum sampai ?" Gumam Bryan melihat hapenya.


Lelaki itu memesan minum dan makan duluan karna sudah merasa lapar.


Diluar cafe sebuah mobil mewah Toyota Voxy terbuka mengeluarkan satu persatu anak konglemerat terkenal di kota.


Beberapa orang menatap gadis2 itu takjub apalagi mereka punya wajah yang cantik dan terlihat seumuran.


Seorang gadis menghampiri mereka dan menepuk pundak Histi.


" Put " Tegur gadis itu terlihat kaget.


Histi menoleh dan ikut kaget melihat teman kostnya berada didepan mata.


" Eh Ria " Kata Histi gugup.


" Apa kabar ?" tanya gadis itu tersenyum


" Baik,kamu bukannya balik kampung ?" Tanya Histi.


" Iya,tapi kesini lagi mau ketemu doi " Jawab Ria.


" Haha iya " kata Histi tertawa.


" Baru masuk atau pulang ?" Tanya Histi.


" Udah mau pulang Put,gue dah dari sore disini " Jawab Ria tersenyum malu.


" Uhh untunglah " Batin Histi lega.


" Kak ayo " Rengek Angel sudah gatal ingin bertemu Bryan.


" hah Iya,em kami masuk dulu ya " kata Histi pamit kepada temannya.


" iya Put " jawab Ria tersenyum.


Angel dan Azura langsung menyeret Histi masuk,kedua gadis itu sudah tak sabaran lagi ingin bertemu pangeran mereka.


" Gila si Putri ternyata anak orang kaya " Gumam Ria menggeleng pelan.


" Tapi kenapa dia mau ngekost ditempat kayak gitu ya ? kan rumah orang tuanya pasti gede " Gumam Gadis itu heran.


Didepan pintu masuk,Angel tiba2 berhenti gadis itu melihat penampilannya dan mengaca wajahnya.


" Ck udah cakep " Kata Histi memutar mata malas.


" Jilbab aku penyot gak Kak ?" Tanya Azura ikut memperhatikan penampilan.


" Gak,ya elah nih bocah,aku yang jadi pacar biasa aja,kenapa kalian yang heboh " Kata Histi heran.


" Ya kan cuma pacar,siapa tau ntar kalo Bang Bryan lihat aku dia bisa berpaling " Kata Angel percaya diri.


" Iya " Kata Azura setuju dengan sepupunya.


" Dasar pelakor " Hujat Histi.


" Biarin,uek " kata Angel cuek.


Azura menunduk malu,Histi menghela nafas sabar dengan tingkah 2 adik sepupunya itu.


Baru kali ini pelakor terang2an ingin mengambil pacarnya.


Saat ketiga nya masuk,mereka langsung mencari sasaran.

__ADS_1


Terlihat seorang pria duduk sendirian seraya menonton live musik dicafe tersebut.


" Itu Bang Bryan " pekik Angel meloncat girang.


" Iya iya itu Bang Bryan " Kata Azura ikut girang.


Histi melihat lelaki itu dan deg..


Jantungnya merasa sedikit deg degan,sudah 1 tahun mereka tak bertemu membuat gadis itu merasa malu dan canggung.


" Duh kenapa aku deg degan gini ya ?" Batin Histi meremas tangannya.


Angel dan Azura kembali menarik Histi menemui lelaki itu.


Bryan melihat kedatangan mereka langsung berdiri menyambut.


" Hay ladies " Sapa Bryan tersenyum manis


" Abanggg " Pekik Angel berlari memeluk lelaki itu.


" Ikuttt " pekik Azura tak ingin ketinggalan.


Bryan tertawa dan menangkap kedua gadis itu dengan hangat.


" Hay girls i miss you so much " Kata Bryan mengecup kepala mereka bergantian.


" aaaaaaa " Pekik Angel kegirangan.


Bryan melihat Histi,gadis dengan gaun hitam itu terlihat menunduk canggung didepannya.


" Bang Bryan kenapa makin ganteng sih,kan aku pengen jadi makmum nya abang " Kata Angel menggombal.


" Hah hahahaha" kata Bryan kaget dan langsung tertawa.


" Jangan mau Bang,mending Abang jadi imam aku aja " Kata Azura malu2.


Bryan kembali tertawa dengan gombalan receh 2 gadis tersebut.


" Gak papa Bang,Adek ikhlas " kata Angel malu.


" Hahaha " Bryan tertawa ngakak mencubit gemas pipi gadis sengklek tersebut.


" Kamu gak mau peluk aku ?" tanya Bryan kepada Histi yang hanya diam.


" Hah " kata Histi terkejut.


Kedua gadis itu seketika menyingkir memberi tempat kepada pacar yang asli.


Bryan merentangkan tangannya menunggu pelukan dari gadis special tersebut.


" Cepetan Kak,kalo gak mau biar aku aja yang wakilin " kata Angel memainkan alisnya.


Bryan mengulum senyum.


Lelaki itu menarik tangan Histi dan memeluk gadisnya.


Histi terlihat sangat malu dengan perlakuan manis Bryan.


" I miss so much Babe " Bisik Bryan lembut seraya mengecup kepala Histi.


" Aku juga " Jawab Histi membalas pelukan lelaki itu.


Keduanya saling mencurahkan rasa rindu,Histi mendekap Bryan dengan erat mencoba menegaskan hatinya kepada siapa sebenarnya berlabuh.


" Udah2,durasi " kata Angel menarik paksa pasangan tersebut.


Bryan tersenyum malu,Azura menarik Histi dan mendudukkan gadis itu dikursi samping Bryan.


" ayo pesan makanan " Ajak Angel semangat.


" Hm pesanlah,aku sudah selesai " Kata Bryan ramah.


Angel mengangguk,ia dan Azura pun melihat menu yang mereka inginkan.

__ADS_1


Bryan melirik Histi,terlihat gadis itu memainkan meremas tangannya sendiri.


" What happen ?" Tanya Bryan lembut.


" Nothing " Jawab Histi tersenyum canggung.


Bryan mengambil tangan Histi dan menggenggam nya erat.


Histi tak tau bagaimana mengexpresikan dirinya saat ini,dulu ia begitu menunggu moment pertemuan seperti yang ia alami ini,tapi kenapa sekarang gadis itu terlihat tak tenang.


Histi terlihat menghindar tapi ia tak bisa lari kemanapun.


Ia menyayangi Bryan tapi hatinya seperti menolak punya hubungan lagi dengan lelaki tampan tersebut.


Bryan mulai mengobrol bersama Angel dan Azura.


Kedua gadis itu terlihat sangat aktif,Bryan mendengar cerita mereka dengan seksama sesekali tertawa.


" Em aku permisi ke toilet bentar " Kata Histi melepas tangan Bryan.


" Mau ditemani ?" Tanya Bryan.


" Tidak perlu " Jawab Histi tersenyum


" Baiklah cepat kembali " Balas Bryan ramah.


Gadis itu mengangguk,Histi berdiri dan berbalik badan.


Seketika tubuhnya mematung melihat seorang pria dipojokan ruangan duduk bersama seorang perempuan yang juga ia kenal.


" Dokter " Batin Histi terkejut.


" Ada apa Kak ?" tanya Azura melihat Histi diam


" Hah em gak papa " Jawab Histi cepat.


Gadis itu pun buru2 pergi dari sana,Bryan tak berpikir aneh karna lelaki itu disibuki ceceran pertanyaan dari Angel.


Ketiganya kembali mengobrol seraya tertawa.


Histi berjalan mendekat kearah pria yang sedang tersenyum melihat wanita cantik itu bercerita.


Wajah tenangnya membuat hati Histi tergores.


Brughh...


Gadis itu tanpa sengaja menabrak seorang pria yang berjalan cepat.


" Maaf " kata Histi kaget.


" Hati2 Nona " Ucap pria itu sedikit kesal sambil mengambil hapenya yang jatuh.


" Histi " Gumam Bryan berlari mendekati sang pacar.


Histi berdiri lagi melihat lelaki dewasa tersebut melihat kearahnya dengan tatapan yang sulit dimengerti.


" Kamu gak papa ?" Tanya Bryan memegang lengan Histi.


" Hah gak papa " Jawab Histi dengan jantung berdetak kuat.


" Tunggu lah disana " Kata Histi tersenyum kepada Bryan.


Lelaki itu mengangguk,Histi melihat kearah Serkan,tapi pria dingin itu tak melihatnya lagi dan memilih menatap perempuan cantik didepannya.


Histi memejamkan mata,merasa hatinya begitu terluka.


Gadis itu langsung berjalan cepat kearah kamar mandi.


❤❤❤❤


Hay guys mana nih vote like coment nýa ???


Authorr lesuuu🥴

__ADS_1


__ADS_2