
Disebuah ruang tamu,keluarga Reno kedatangan sang sahabat.
Sudah lama sekali Ben dan Prily tak main kerumah besar Reno karna pasangan itu tinggal di Jepang untuk proyek besar mereka.
Reno pun belum bisa berkunjung karna harus fokus merawat ayahnya yang sakit.
" Wahh ada Opa Ben " Pekik seorang gadis baru pulang.
" Hay cantik apa kabar ?" tanya Ben tersenyum.
" Baik Opa,Opa makin ganteng aja gak kayak Kakek aku yang burik " Jawab Angel tersenyum.
" Siapa yang burik ?" tanya Reno hampir tersedak.
" Siapa ya ?" Gumam Angel pura2 tak tau.
Reno mendengus dan ingin melempar kotak tisu kewajah cucunya.
Pria itu masih tak terima dikatai jelek oleh siapapun karna Reno sudah mati2an membuat wajah dan tubuhnya awet muda.
" Udah terima takdir aja " tegur Nisa.
" Kamu juga setuju aku burik ?" tanya Reno kesal.
" Hm " Jawab Nisa tersenyum.
Ben tertawa begitu pun istrinya.
Reno mendengus bersedekap dada dan mengusir biang kerok yang memulai masalah.
" Aku pulang " Ucap seorang gadis berjilbab.
" Eh ada Opa,assalamualaikum Opa " Sapa Azura mendekat bersama adiknya dan menyalami lelaki itu.
" Waalaikum salam gadis manis,baru pulang ya ?" tanya Ben menyambut Azura.
" Iya Opa,nih ngambil Archi pulang les " Jawab Azura tersenyum.
Archi mendekati Nisa dan berbisik pelan.
" Ada didapur,tenang aja udah Nenek pisahin buat kamu " kata Nisa pelan.
" Bener ya Nek,gak dimakan Jack kan ?" tanya Archi khawatir.
" Gak,Jack gak tau " Jawab Nisa terkekeh.
" Yes " Pekik bocah itu girang dan berlari kedapur.
" Ada apa Yank ?" Tanya Reno kepo.
" Archi minta bikin puding sama aku tapi takut dimakan Jack " Jawab Nisa.
" Pelit banget tuh bocah " Gerutu Reno heran.
" Kamu kayak gak tau Jack aja kalo minta gak bisa ninggalin buat orang " kata Nisa tenang.
" Ya juga sih,kopi aku aja ditinggal 5 menit eh hilang sama gelasnya " Kata Reno mengingat.
" Ya kamu tau lah siapa pelakunya " Kata Nisa tersenyum.
" Siapa lagi kalo bukan Jackicen " jawab Reno asal.
Nisa tertawa mencubit gemas lengan pria itu.
Prily menatap pasangan didepannya dengan senyum kecil,keduanya terlihat romantis walaupun sudah tua dan punya banyak cucu.
Azura berpamitan pergi kekamarnya untuk mandi sore.
Ben dan Reno kembali bercengkrama melepas rindu.
" Nanti kita gabung aja sama keluarga Romi " Ucap Ben.
" Iya,tapi sekarang lagi musim ujan,Romi pasti gak mau " Kata Reno mengingat.
" Kenapa ?" tanya Nisa dan Prily bersamaan.
" Dia ada planing tambah adik buat Byanca jadi pasti ngerem tuh dikamar " Jawab Reno.
__ADS_1
" Hah " Pekik Nisa melotot.
" Emang dia ayam ngerem " Cibir Nisa.
Reno cengengesan menggaruk kepala.
Sebelumnya Reno dan Romi pernah bercerita masalah rumah tangga mereka,karna keduanya bak teman akrab jadi apapun keduanya ceritakan meski Romi banyak menyimpan sendiri.
" Oh iya Ren,aku kesini mau undang kamu " Ucap Ben teringat.
" Undang apa ?" Tanya Reno.
" Radit mau nikah " Jawab Ben.
" Radit ? siapa ?" tanya Nisa.
" Itu anaknya Rifki Nis,masa lupa sama adik sendiri " Kata Prily terkekeh.
" Oh si Radit " Kata Nisa teringat.
" Iya,dia bakal nikah sama mantannya Serkan " Kata Prily mulai bergosip.
" Hah masa sih ?" tanya Nisa kaget.
" Iya,kenalnya aja pas nikahan Serkan sama Histi " Jawab Prily.
" Astaga yang bener ?" tanya Nisa tak percaya.
" Emang Radit gak pernah kesini ya ?" tanya Prily.
" Jarang,dia kan tugas diluar kota " jawab Nisa.
Prily mengangguk mengerti,kedua perempuan itu kembali bercerita panjang lebar.
" Acaranya kapan ?" tanya Reno tak memperdulikan sang istri yang sudah bergosip.
" 2 minggu lagi sih " jawab Ben.
" Terus ibunya Radit gimana ?" tanya Reno teringat akan Rima ibu kandung Radit.
" Gak tau deh,Hanin bilang Radit berapa kali ketemu sama Mamanya " jawab Ben.
" Ya,kamu tau lah Rima gimana dulu sama Rifki dan Radit,gak ada perduli nya " Jawab Ben menghela nafas.
" Gak papa,,biarin aja ntar juga nyesel sendiri " Kata Reno tenang.
" Ya,aku sih gak minta Hanin buat melarang Radit,dia juga udah dewasa bisa berpikir sendiri " Balas Ben.
" Terus Bryan jadi pindah ?" tanya Reno lagi.
" Hm saat ini masih dirumah Ibunya Dewi,lagi sakit katanya jadi gak bisa balik " Jawab Ben.
" Bryan juga udah bahagia ya " kata Reno menghela nafas.
" Syukur lah dia bisa move on dari Histi " Kata Ben tersenyum.
" Iya,aku juga gak tau kabar Histi sama Serkan gimana dikampung " Kata Reno sedih.
" Dia beneran pergi ?" tanya Ben kaget.
" Ya,Histi mana mau pisah sama Serkan,padahal aku kasih rumah gede buat dia mikir2,ternyata cinta membuat gadis itu buta melihat kemewahan " Jawab Reno.
" Ya namanya juga cinta,11 12 la sama kita " Kata Ben terkekeh.
Reno mengangguk setuju,2 pasangan itu pun saling memberi informasi akurat tentang keluarga tercinta mereka.
Disebuah apartemen,seorang ibu dan anak baru saja sampai.
Keduanya terlihat sangat kelelahan..
" Kamu mau makan ?" tanya perempuan itu kepada anak bujangnya.
" Nanti aja Ma aku mual " jawab si anak pelan.
" Ya udah,tidur dulu nanti Mama bangunin " ucap Jasmin tersenyum.
Jackson mengangguk dan memejamkan matanya.
__ADS_1
Yap,kedua anak manusia itu baru sampai di ibu kota,Jasmin pulang kampung untuk liburan.
Leo mengizinkan istrinya pergi asal ditemani oleh Jackson,karna lelaki itu tidak bisa membiarkan Jasmin pergi sendirian.
Jasmin kedapur dan tak mendapati apapun yang ada dikulkasnya.
Drt drt..
Hape perempuan itu berdering,Jasmin melihat nama dilayar dan tersenyum kecil.
" Halo " Sapa wanita itu ramah
" Kamu udah balik ya ?" tanya si penelfon.
" Udah ini lagi diapartemen Papanya Jackson " Jawab Jasmin.
" Oh,ya udah ntar malam kita ketemuan aja gimana,meet up gitu "
" Iya,kirim aja lokasinya Kak " jawab Jasmin.
" Oke "
Tut.
Panggilan terputus,Jasmin melihat jam dan mengangguk2an kepala.
" Sekalian makan diluar aja lah " Gumam wanita itu pelan.
Jasmin pun masuk kekamar dan berbaring bersama putranya.
Malam harinya,Jasmin bersiap2 untuk berangkat,Jackson yang tak tau apapun melihat heran ibunya.
" Mau kemana Ma ?" tanya Jackson mendekat dengan handuk sepinggang.
" Siap2 sana kita pergi " kata Jasmin melihat dari cermin.
" Kemana ?" tanya Jackson bingung.
" Ikut aja,cepetan " titah Jasmin.
" Ya udah " Jawab Jackson patuh.
Lelaki itu mengambil bajunya dikoper dan bergerak cepat.
Keduanya langsung melesat pergi menggunakan taxi.
Disebuah restoran 2 orang wanita bersama anak suaminya berkumpul di sebuah ruangan terbuka.
" Jack gak usah banyak tingkah !" Ucap Ana tegas.
" Tingkah apa sih aku cuma diem loh !" Kata Jack kesal.
" Mama tau kamu mau lari2an disini " Kata Ana tajam.
" Ih suuzon deh,kan kaki aku lagi cedera " Jawab Jack menunjuk kakinya yang diperban dokter.
" Oh iya " kata Ana teringat.
Jack mendengus dan berjalan loncat mencari tempat duduk.
" Kamu ini kasihan sama Jack difitnah terus " tegur Prito.
" Maaf Yank,habisnya kamu tau kan anak mu itu gimana " kata Ana menunduk.
Prito menggeleng pelan dan mendekati putranya yang memasang wajah super merajuk.
" Ma,kenapa kita kesini ?" tanya Angel bingung.
" Iya Bi,tumben " Sahut Azura.
" Ck diem aja,habis ini kalian pasti akan berterima kasih sama Mama " Kata Ana pede.
" Ih apaan,mager aku tuh pengen rebahan dikamar angkat kaki,makan ciki sambil mantengin orang pacaran dikorea " Kata Angel bersedekap dada.
" Hm " Jawab Azura menambahkan.
Ana dan Lulu menggeleng pelan melihat tingkah anak2 mereka yang tak jauh dari kamar.
__ADS_1
❤❤❤
Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.