Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
315


__ADS_3

Jackson masuk kedapur mengikuti Salsa yang sedang menyiapkan makanan.


Pria itu sengaja datang pagi2 karna tau Salsa pasti lapar butuh sarapan apalagi Salsa dalam keadaan sakit.


" Maaf ya Sa aku gak bisa nemenin kamu berapa hari ini " Ucap Jackson merasa bersalah.


" Iya gak papa " Jawab Salsa tersenyum.


" Kamu udah baikan ?" tanya Jackson.


" Lumayan " jawab Salsa membuka keran.


" Auuu " Pekik gadis itu kaget dan langsung melihat tangan lukanya yang terkena air.


" Salsa " Pekik Jackson dan Alexi yang masuk kedapur.


Alexi dan Jackson saling melihat,Salsa yang dipanggil pun kaget dan menatap kedua lelaki itu bergantian.


" Kamu gak papa ?" tanya Jackson mendekat melihat tangan Salsa.


" Hm cuma kaget aja " Jawab Salsa tak enak.


" Ini luka apa ?" tanya Jackson bingung.


" Jarum impus aku gak sengaja narik kuat jadi luka " Jawb Salsa jujur.


" Ini harus diperiksa kedokter Sa,berbahaya " Ucap Jackson serius.


" Hah gak usah,besok juga sembuh " Kata Salsa seraya melirik Alexi.


Terlihat lelaki itu hanya diam menatap kearahnya.


" Gak bisa,kamu nurut sama aku " Pinta Jackson tegas.


" Ini demi kebaikan kamu Sa,jangan remehin sesuatu yang akan berakibat fatal !" Lanjut Jackson.


Salsa menunduk dengan anggukan kecil.


Jika Jackson sudah mengeluarkan kata2 tegas,Salsa selalu menciut karna ia tau pria itu sangat perduli.


" Ya udah,aku bantu buka bungkusannya kamu ambil piring " Ucap Jackson mengusap kepala Salsa dan berlalu.


Salsa mengangguk tersenyum.


Gadis itu melihat Alexi,terlihat Alexi memasang gaya tekan pinggang menatapnya lalu mendengus berjalan kedepan.


" Ngapa lagi dah tuh anak " Gumam Salsa heran.


Salsa pun membantu Jackson menyiapkan menu sarapan.


" Sa " Panggil Alexi dari ruang tamu.


" Apa ?" Jawab Salsa sedikit berteriak.


" Sini " Teriak Alexi.


" Kenapa ?" tanya Salsa masih betah didapur.


Alexi berdecak kesal,gadis itu tidak peka sama sekali dengan dirinya.


" Sa " Panggil Alexi diambang pintu.


Salsa yang sedang menyapu lantai menoleh menatap datar.


" Laper " Rengek Alexi.


" Terus ?" tanya Salsa.


" Bikinin indomie dong " Pinta Alexi menggaruk kepala.


" Hah " Pekik Salsa melotot.


" Laper Sa " kata Alexi gemas.


" Tuh makan punya aku " kata Salsa menunjuk makanan didepan lelaki itu.


Alexi menoleh dan terdiam melihat Jackson meracik bumbu2 dimangkuk.


" Ini kalo mau,maaf saya cuma beli 2,soalnya gak tau kamu ada disini " Ucap Jackson formal.


" Iya gak papa " Jawab Alexi mengangguk.

__ADS_1


" Oh iya saya Jackson " Ucap Jackson melepas gunting ditangannya.


" Hm saya Alexi " jawab Alexi menyalmi lelaki itu.


" Kamu bisa bahasa indonesia ?" tanya Alexi.


" Iya,saya orang indonesia " jawab Jackson.


" Benarkah ? orang mana lo ?" tanya Alexi.


Jackson diam melihat Salsa dengan wajah bingungnya,Salsa langsung paham dan menampar Alexi.


" Kenapa ?" tanya Alexi kaget.


" Ngomong saya kamu aja,dia gak ngerti lo gue " Kata Salsa gemas.


" Dia kan orang indonesia,masa iya gak tau bahasa keren " Cibir Alexi.


" Saya belum terlalu memahami bahasa sehari2nya " Sahut Jackson.


" Hah hehe iya " Kata Alexi tersenyum malu.


Salsa mendengus dan menaruh sapu di pojokan pintu.


Ketiganya pun makan dengan tenang,Salsa terpaksa harus berbagi kepada Alexi karna lelaki manja itu tidak mau menunggu lama saat ditawari makanan yang sama.


Awalnya Salsa ingin berbagi dengan Jackson saja karna kasihan kepada Alexi yang terlihat kelaparan.


Tapi Alexi menolak dan mengaku tak terlalu lapar meski sebenarnya mangkuk sop itu penuh dengan nasi yang Alexi tambah.


Mau tak mau Salsa pun harus makan sop bersama nasi2nya juga sedangkan Jackson hanya makan sop saja.


Kedua lelaki itu tak banyak bicara,sebenarnya Jackson pria yang ramah hanya saja Alexi kurang mau berteman dan itu membuat Salsa sangat dongkol kepada Alexi.


Setelah Jackson pulang,Alexi menghela nafas lega dan menutup pintu rumah.


" Kamu apaan sih Lex " kata Salsa mulai mengeluarkan uneg2nya "


" Apa ?" tanya Alexi membongkar koper semalam.


" Kenapa gitu sama Jackson ?" Tanya Salsa geram.


" Kamu gak menghargai orang tau ga " Jawab Salsa emosi.


Alexi tersenyum miring dan menatap Salsa dengan manik elangnya.


" Emang dia siapa kamu ?" tanya Alexi mendongak.


Deg...


Salsa langsung terdiam melihat wajah serius lelaki itu.


" Pacar kamu ?" Tanya Alexi.


" Bukan urusan kamu " Jawab Salsa.


" Ya udah " Kata Alexi santai.


" maksudnya ?" tanya Salsa bingung.


" Ya kenapa harus diributin,dia aja gak marah " Jawab Alexi santai.


" Kau !" Kata Salsa tersendak.


" Udah lah Sa,aku disini disuruh Ibu buat jaga kamu " Kata Alexi datar.


" Jaga aku ?" Tanya Salsa kaget.


" Hm " jawab Alexi cuek.


" Buat apa ?" Tanya Salsa.


" Gak tau " Jawab Alexi tak mau panjang lebar.


" Lex,aku lagi serius ini " Kata Salsa duduk disebelah lelaki itu.


" Aku juga,kamu gak lihat ?" tanya Alexi gemas menunjuk baju2 nya dalam koper.


" Haistt percuma ngomong sama kamu " Kata Salsa kembali bangun


" Gak mau bantuin ?" tanya Alexi.

__ADS_1


" Gak " Jawab Salsa ketus.


Alexi mengulum senyum,gadis itu pun berjalan menghentak kaki masuk kamar.


Alexi menggeleng pelan dan kembali menatap baju2ny yang merengek minta disleding.


Seharian Alexi dan Salsa tak banyak bicara,Alexi pun sedikit2 tidur.


Pria itu masih merasa belum fit untuk memulai harinya diluar negeri apalagi Alexi sempat jetleg yang membuat perutnya selalu mual.


Kebesokan paginya,Salsa mulai beraktifitas gadis cantik itu akan berangkat kuliah untuk mengumpulkan tugas yang sempat tertinggal.


" Kamu gak mandi ?" tanya Alexi kepada Salsa yang sudah berpakaian rapi dan bibir merah.


" Gak " Jawab Salsa santai.


" Ihhh jorok banget " Cibir Alexi merinding.


" Biarin " jawab Salsa cuek.


" Ck,bedak setebel buku wangi semerbak eh ternyata gak mandi " Kata Alexi menggeleng pelan.


" Bisa diem gak ?" Ucap Salsa menodong lelaki itu dengan sisir panjangnya.


" Mandi dulu lah minimal,gadis2 kok jorok " Hujat Alexi lagi.


" Sibuk banget sih sama urusan orang,kaca tuh muka mu gimana,belek masih dimata udah hina2 orang " Cibir Salsa balik.


" Ha masa ?" tanya Alexi meraba matanya.


" Iuhhh " Salsa mengkual melihat lelaki itu cengengesan.


" Dah sana,aku bakal pulang malam kamu masak sendiri aja ntar sore,makan siang dilemari " Ucap Salsa mengambil tas bahunya dan berjalan keluar.


" Emang kamu kuliah sampe malam ?" tanya Alexi mengernyit.


" Hm " Jawab Salsa cuek.


" Kuliah apaan dari pagi sampe malam ?" tanya Alexi kesal.


" Ck,aku kerja Lex astaga " jawab Salsa gemas.


" Kerja apa ?" tanya Alexi bersedekap dada.


" Paruh waktu " Jawab Salsa.


" Open Bo ?" tanya Alexi.


" Ehhh " pekik Salsa melotot tajam.


Alexi terkekeh geli melihat respon gadis itu.


" Kamu nih mulutnya !" Kata Salsa ingin menjitak kepala lelaki itu.


" Habisnya ngomong setengah2,aku mana tau lah kamu kerja apa " gerutu Alexi.


" Kamu gak cari info tentang aku ?" tanya Salsa serius.


Deg..


Alexi terdiam mendengar pertanyaan menjebak gadis itu.


" Gak " Jawab Alexi ketus.


Salsa mengangguk paham dan berjalan keluar.


" Hati2" Ucap Alexi membesarkan suaranya.


Salsa berhenti dan menoleh kebelakang,pria itu terlihat mengalihkan pandangan dengan menggaruk kepala.


Salsa menghela nafas dan berjalan cepat meninggalkan rumah..


Alexi melihat dari kejauhan menatap gadis itu nanar,ntah mengapa kadang ia merasa malu kepada Salsa tapi sikapnya seolah menunjukkan tak ada rasa canggung lagi.


" Aku harus jadi cowok cuek " Gumam Alexi yakin.


Pria itu pun mengambil sapu dan mulai membersihkan rumah peninggalan Hena tersebut.


❤❤❤❤


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.

__ADS_1


__ADS_2