Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
531


__ADS_3

Sesampainya disana suasana sudah ramai,para keluarga berkumpul diruang tengah dengan dekor khas acara lamaran.


" Wahh mewah banget " Gumam Byanca takjub.


Masih hangat diingatan Byanca rumah besar itu begitu keren dipandang mata,bahkan sekarang makin keren dilengkapi cotage dipinggir sungai buatan yang dulunya hanya kolam ikan yang tak terlalu besar,tapi kini kolam ikan itu berubah menjadi kolam raksasa dilengkapi perahu dayung 2 biji.


" Ayo masuk " Ajak Serkan merangkul bahu adiknya.


" aku malu Kak,aku pake seragam " Balas Byanca minder.


" Gak papa,kan pulang sekolah juga " Jawab Serkan tersenyum.


" Papaaaa " Pekik Sutar yang sudah sampai didepan pintu.


" Ayo cepetan nanti Sutar ngamuk " Kata Serkan berjalan cepat.


Byanca mengangguk paham,mereka pun masuk kedalam dan kembali disambut kemewahan..


" Gila keluarga ini sempurna banget " Gumam Byanca kembali takjub.


Dulu saat ia kecil,Byanca tak terlalu merasakan kemewahan bos besar Ayahnya karna bocah itu datang ksana bermain dan bermain,tapi kini berbeda,umurnya sekarang sudah bisa menilai mana yang bagus dan tidak.


Beberapa orang duduk disofa bermain ponsel bahkan ada yang bermain laptop.


" kamu kesana ya gabung sama mereka " Ucap Serkan menunjuk sofa.


" Aku malu Kak " Balas Byanca merengek.


" Gak papa,kan mereka kenal kamu " Kata Serkan lembut.


Byanca diam hingga kepalanya mengangguk setuju.


Serkan berjalan menjauh menaiki anak tangga.


" Permisi " Ucap Byanca kepada seorang gadis yang terlihat serius.


Gadis itu mendongak dan mengernyit melihat gadis remaja menegurnya.


" ia silahkan " Jawab gadis itu tenang.


Byanca duduk disofa dengan wajah tertunduk.


" Kamu siapa ?" Tanya Angel tak mengenali.


" Aku Byanca Kak " jawab Byanca terus menunduk.


" Byanca ?? siapa ?" tanya Angel berusaha mengingat.


" Heloooo " Sapa seseorang turun dari anak tangga.


Byanca dan Angel menoleh,keduanya terdiam melihat pria besar tinggi mendekat dengan baju kemeja keren berwarna navi.


" Loh ini Byanca ?" Tanya pria itu kaget.


" iya Kak " Jawab Byanca malu.


" kamu kenal ?" tanya Angel.


" Ya iyalah,ini kan anaknya kakek Romi " jawab Pria itu.


" Hah ini anaknya Kakek Romi ?" tanya Angel terbelalak.


" Iya Kak " Jawab Byanca takut.


" Astagaaa,maaf Dek Kakak gak ngenalin kamu,soalnya udah berubah banget dulu masih mungil " Balas Angel kelabakan.


" Haha iya,dulu gendut ya sekarang udah langsing sing set kayak gini " Celetuk lelaki itu terkekeh.


" Hehe kakak bisa aja " kata Byanca malu.

__ADS_1


" Oh iya Byan,Jack nya belum pulang sekolah " kata lelaki itu duduk bersama Byanca.


" Oh kamu cariin Jack ?" tanya Angel polos.


" Ehh gak Kak,aku bukan cari Jack tapi aku...


" Siapa yang cari Jack ?" tanya seseorang dari belakang.


Mereka semua menoleh dan mendapati Ana berjalan mendekat.


" Bakal panjang nih " Batin Byanca ngeri.


" Ehh ini kan Byanca ya " kata Ana terkejut melihat gadis asing dirumahnya.


" Iya Bibi " Jawab Arshad tersenyum.


" Byan cari Jack ya ? tapi Jacknya belum pulang masih extrakulikuler" jawab Ana lesu.


" Aku gak cari Jack Bi aku cum....


" Kamu gak cari anak Bibi ?" Tanya Ana mengkrucut.


" Aduhhhhh gimana nihhh " Batin Byanca bingung sendiri.


" Iya Bi aku cari Jack " Jawab Byanca pasrah.


" Nah gitu dong,jujur dikit gak papa,Jack masih jomblo kok " Kata Arshad menggoda.


" Heh,jangan mau Dek,Jack nakal banyak simpanannya " Sahut Angel malas.


" Enak aja,Jack anak baik2 lah,cuma tampilannya aja kek buaya tapi hatinya hello kitty kok " Balas Ana membela sang putra.


" Iye lah tuuu,bela terus tuh anak kebanggaan " Cibir Angel.


Ana mengusap kepala Byanca dengan lembut,membuat Byanca salah tingkah.


" Tapi kalo mau pacaran nanti dulu ya,Jack belum bisa cari duit,dia sekarang modal rayu aja gak bakal bikin kenyeng " Kata Ana terkekeh.


" Iya temenan dulu,kalo Jack ajak kamu pacaran jangan mau ya Nak " kata Ana mengerti.


Byanca mengangguk dengan cepat,gadis itu memang tidak mau berpacaran apalagi dengan Jack yang sudah masuk daftar blacklist dari hati Byanca sejak kecil.


Tak lama suara beberapa pria terdengar dari luar,Byanca menoleh kebelakang dan terkejut melihat Ayahnya ada disana sedang mengobrol.


" Duhh Ayah " Gumam Byanca menelan ludah kasar.


Romi yang sedang menjelaskan kepada Reno menoleh kearah para perempuan dan sama kagetnya dengan sang Anak.


" Byanca " Ucap Romi mengernyit.


Reno menoleh dan tersentak dengan gadis berseragam itu.


" Maaf Pak,saya kesana dulu " kata Romi sopan kepada Reno.


" Iya aku naik dulu " Balas Reno mengangguk.


Romi mendekati putrinya dengan wajah tenang,Byanca yang terciduk pun mulai merasa takut sang Ayah akan marah.


" Kenapa kamu ada disini ?" tanya Romi tenang.


" Ak aku aku tadi em..." Jawab Byanca gugup.


" Dia datang sama Serkan Om " Jawab Ana tersenyum.


" Ada Serkan juga ?" tanya Romi kaget.


" Iya,Sutar juga lagi ngajak gelud anaknya Lulu " Jawab Ana terkekeh.


Romi melotot kaget,pria itu kembali melihat putrinya dan tersenyum kecil.

__ADS_1


" Maaf Ayah,Byan gak langsung pulang " Kata Byanca menunduk.


" iya gak papa,Ibu udah tau ?" tanya Romi lembut.


Byanca menggeleng pelan.


" Ya udah,Ayah telfon dulu " Balas Romi paham dan mengeluarkan ponselnya.


Ana menatap Byanca dengan tatapan yang sulit di mengerti,wanita itu merasa Byanca begitu patuh kepada Romi yang memang terlihat tegas dan kasar walau kenyataannya tak seperti itu.


" Mau ikut Kakak gak ?" tanya Arshad menepuk paha Byanca.


" Kemana Kak ?" tanya Byanca menoleh.


" Hm ambil barang dirumah tmennya Kakak " Jawab Arshad.


" Tapi aku pake seragam " Balas Byanca menunjuk bajunya.


" Kek boleh gak ? nanti sekalian antar Byanca pulang " kata Arshad kepada Romi.


" Jauh gak ?" tanya Romi.


" Gak kok,searah juga " balas Arshad.


" Ya udah,tapi hati2 ya jangan ngebut " Kata Romi setuju.


Arshad tersenyum cerah,lelaki itu pun bangkit mengambil tangan Byanca.


" Ayo " Ajak Arshad semangat.


Byanca mengangguk tersenyum dan berpamitan kepada mereka yang ada disana.


" Saya keatas dulu " kata Romi pamit kepada Ana.


" Hati2 Om " Jawab Ana terkekeh.


Romi ikut terkekeh,bisa2nya Ana melawak disaat genting.


Pria dewasa itu pun melangkah cepat menyusul bosnya.


Diluar rumah,Byanca terkejut melihat Arshad mengeluarkan moge milik Papanya.


" Ayo Byan " Kata Arshad membuka helm.


" Astaga ini motor ?" tanya Byanca terbelalak.


" Iya,pinjem punya Papa mumpung orangnya belum pulang " Jawab Arshad.


" Baanggg,hati2 pake motor itu astgaaa nanti dimarahin Papa kamu " Pekik seorang wanita keluar rumah mendekati mereka.


" Tenang aja Ma aku dah punya sim " Balas Arshad gemas.


" Aduhh kenapa gak pake mobil aja sih Bangg,cuaca panas loh kasihañ cewek kamu loh " Kata Lulu heran.


" Hah " Pekik Byanca dan Arshad bersamaan.


" Cewe apaan ini tuh anaknya Kake..." ucap Arshad tak jadi saat sebuah mobil mewah berhenti tepat didepan mereka.


Pintu mobil terbuka dan nampaklah seorang pria switer hitam keluar dengan wajah datar.


Lelaki itu diam melihat ketiga manusia tadi menatap dirinya.


Tanpa bicara lelaki itu masuk masih dengan wajah yang sama.


" Kenapa lagi tuh bocah pulang2 muka kek adonan martabak " Gumam Lulu heran.


Glek...


Byanca menelan ludah kasar,dirinya begitu terkejut dengan expresi yang belum pernah ia lihat sebelumnya.

__ADS_1


❤❤❤❤


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2