
Hari ini Alexi sangat bahagia,pria itu tak menyangka dirinya bisa melihat lagi.
Serkan langsung membawa adiknya kerumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut,mereka tak bisa langsung merayakan hari baik itu tanpa kepastian lebih,Serkan juga tak bisa mendeteksi adiknya tanpa alat bantu.
" Kak,habis ini anterin aku kerumah Winda ya " Pinta Alexi tak sabaran.
" Ngapain ?" tanya Serkan menoleh.
" Hm mau ketemu Winda " Jawab Alexi.
" Nanti,mata kamu gak boleh kena debu " Ucap Serkan.
" Kan aku minta anterin Kakak bukan jalan sendiri " kata Alexi mengkrucut.
" Jangan dulu,hari ini banyak yang harus kamu lakukan " Tolak Serkan.
Alexi mengkrucut dengan penolakan pria itu padahal dirinya sangat ingin bertemu sang sahabat.
Alexi membuka hapenya terlihat disana banyak pesan masuk dari Ayu yang selama ini tak pernah ia buka.
" Cih " Decih Alexi menaruh lagi hapenya dikantong baju.
" Kenapa ?" tanya Serkan menoleh.
" Ayu udah punya pacar " jawab Alexi malas.
" Hah siapa ? bukannya dia pacaran sama kamu ?" tanya Serkan kaget.
" Ya tadinya kita balikan tapi sejak aku buta hubungan kami jadi renggang " Jawab Alexi.
" Kenapa begitu ? dia hindarin kamu ?" tanya Serkan kepo.
" Gak juga sih,aku males aja pas aku nelfon dia ngak angkat,pas dia nelfon aku yang lagi sibuk " Jawab Alexi.
Serkan terkekeh pelan,percintaan adiknya ternyata lebih sulit daripada dirinya.
" Ya namanya juga LDr " kata Serkan positif thingking.
" Udah males aku pacaran Kak,pengen perbaiki hidup dulu " Balas Alexi.
" Ya kamu masih muda,emang itu yang harus kamu lakukan kejar karir kalo ada yang pas langsung lamar " Kata Serkan menasehati.
" Seperti Kakak ?" Goda Alexi.
" Jangan kayak Kakak juga,mulanya gak enak " Jawab Serkan terkekeh.
" Emang Kakak beneran ngerebut Histi dari pacarnya ?" tanya Alexi penasaran.
Pletakkk....
Kepala lelaki itu langsung mendapat tabokan pelan dari Serkan.
" Sembarangan aja kalo ngomong,emang Kakak punya tampang pembinor " Kata Serkan kesal.
" Hehe ada sih " Jawab Alexi terkekeh.
" Haistt nih bocah,aku bikin buta lagi nih !" Ancam Serkan.
" eh ehh jangan dong,masa baru lihat dunia udah mau dibikin gelap lagi " kata Alexi mengkrucut.
Serkan tersenyum geli melihat adiknya menciut.
Lelaki itu menambah kecepatan kendaraan agar segera sampai dirumah sakit.
__ADS_1
Pemeriksaan Alexi hari ini cukup panjang,Serkan harus benar2 memastikan bahwa adiknya sudah sembuh total atau tidak.
Sore harinya,Serkan mendapat telfon dari Histi,gadis itu menyruh dirinya datang,tapi Alexi memberitahu Serkan bahwa mereka sedang di pingit alias Serkan dan Histi tak boleh bertemu dulu.
" Jangan Kak,melawan perintah Ibu itu dosa " Kata Alexi memperingati.
" Tapi Histi minta ketemu ini " Jawab Serkan pelan.
" Huhu cepetann aku kangen " rengek Histi di seberang.
" Gak boleh Kak,itu godaan setan Kakak gak boleh terjerumus " Kata Alexi serius.
" Eehh siapa yang ngatain aku Setan !" Pekik Histi kedengeran.
" Uppssss " Alexi menutup mulutnya dengan cepat.
Serkan terlihat bimbang ingin pergi atau tidak,memang sejak pertemuan keluarga keduanya sudah dilarang untuk bertemu bahkan sembunyi2.
Serkan juga mendapat larangan keras dari Yuni dan Camelia agar lelaki itu patuh terhadap perintah.
" Besok aja ya " Bujuk Serkan berbicara kepada Histi.
" Gak mau,mau nya sekarang ! besok aku udah beda status !" Pekik Histi.
" Ck lebay banget sih " gerutu Alexi pelan.
" Gak boleh Histi,kamu harus nurut sama orang tua " Kata Serkan mulai gemas.
" Ck bentar doang,aku juga udah dandan ini " Balas Histi.
" Serah kamu aja,aku gak mau ketemu kamu!" Kata Serkan tegas.
Tut.
" Sabar2 namanya perempuan emang gitu,semaunya " Kata Alexi menepuk pundak Serkan.
" Iya,kadang dia keras kepala banget " Curhat Serkan.
" Hihi perempuan mana mau ngalah Kak " Sahut Alexi.
" tapi dulu Kakak lihat Salsa ngalah terus sama kamu " Balas Serkan.
Deg...
Alexi yang sedang tertawa langsung terdiam saat nama gadis itu terucap.
" Kenapa jadi kesana ?" tanya Alexi datar.
" Ya Kakak belajar dari pengalaman kamu aja,ternyata kita sebagai pria harus banyak ngalahnya daripada istri,ibarat kata cinta kita harus lebih banyak dari mereka kalo mau hubungan itu langgeng,kayak Ayah dan Ibu " Jawab Serkan santai.
Alexi terdiam,dirinya merasa tertampar bolak balik dengan ungkapan Serkan barusan.
" Jangan marah,Kakak cuma bicara apa adanya " Kata Serkan tersenyum.
" Ya aku tau aku salah " kata Alexi merasa menyesal.
" Makanya sejak kamu pisah sama Salsa kakak mempelajari kalian berdua,bagaimana sikap dan tindakan yang harus Kakak lakukan nanti kalo punya istri,kamu lebih mending Salsa gak banyak bicara dan tingkah,sedangkan pasangan Kakak nanti kamu tau sendiri gimana berisiknya " Kata Serkan terkekeh.
" Ya sih,Salsa lebih banyak diam sedangkan Histi banyak gerak " Balas Alexi menunduk.
Serkan tersenyum mengangguk.
" Tapi dia berhasil bikin Kakak kelepk2 dengan tingkahnya hahaha" Kata Serkan tertawa.
__ADS_1
" Yaa dia berhasil mencairkan hati Kakak yang kek batu nisan " Sahut Alexi ikut tertawa.
Serkan mengusel kepala Alexi gemas,keduanya tertawa renyah memikirkan nasib percintaan mereka.
meski Alexi lebih muda dari Serkan,tapi soal pengalaman Alexi lebih unggul.
Kebesokan paginya rumah Yuni dibuat heboh saat keluarga sahabatnya datang.
Winda meloncat kegirangan melihat Alexi membukakan pintu rumah dan menyambut mereka.
" Ini beneran kamu ?" tanya Winda tak percaya.
" Kamu pikir aku siapa ?" tanya Alexi gemas.
" Lex,kamu udah bisa melihat ?" tanya Winda meraba manik Alexi.
" Hmm,aku tau warna lipstik mu " Jawab Alexi.
" Warna apa hayo ?"
" Merah muda dan terlihat sexy " Bisik Alexi.
Blusshhhhh...
Wajah Winda bersemu merah,gadis itu menampar lengan Alexi malu.
" Hahaha tapi kurang cerah,sini aku lipstikin " Kata Alexi mendekat.
" Eehhee mau ngapain !" Kata Yuni menarik telinga pria itu.
" Bantuin Winda Bu " Jawab Alexi meringis.
" Kagak ada,jangan dekat2 Win dia modus " Kata Yuni ngeri.
" Masa sih Bu ?" tanya Winda polos.
Yuni menepuk wajahnya kelu dan menarik tangan gadis itu menjauh.
Alexi tertawa ngakak melihat Winda kebingungan .
" Selamat ya Lex,akhirnya kamu bisa melihat lagi " Ucap Sindi mengusap kepala Alexi.
" Makasih Bi,ini semua doa kalian " Balas Alexi tersenyum.
Sindi mengangguk,mereka pun bersiap2 untuk mengantar Serkan kerumah calon istrinya.
*
Disebuah ruangan,seorang gadis terdiam saat lelaki disampingnya mengutaran isi hatinya.
Yap...
hari ini Salsa mendapat kejutan dari Jackson yang datang ke kelasnya dan meminta gadis itu menjadi kekasih hati.
Salsa yang tidak tau apapun dibuat kaget bukan main,memang beberapa hari ini kelakuan Jackson sedikit aneh.
Pria itu lebih perhatian dan selalu ingin dekat dengan Salsa,bahkan Jackson menjadi ojek Salsa meski pria itu terkadang sibuk bekerja dan sekolah.
" Accept me dan be my lover (Terima aku dan jadilah pacarku )" Ucap Jackson memegang tangan Salsa sambil menyodorkan bucket bunga mawar merah
Salsa terdiam dengan menutup mulutnya yang menganga lebar.
❤❤❤
__ADS_1
Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.