
Alexi baru selesai mandi,pria itu masih tak habis pikir kenapa ia bisa memimpikan mengajak Salsa rujuk lagi padahal ia tak menghanyal kesana.
" Lexxx makan " Teriak Salsa dari arah dapur.
" Iya " Jawab Alexi mengusap rambutnya dengan handuk sambil berjalan mendekati gadis itu.
Alexi hanya mengenakan kolor tanpa baju karna merasa panas.
Terlihat didapur Salsa sedang menyiapkan alat makan pria itu.
" Cepet makan ini udah larut " kata Salsa duduk di kursi.
" Kamu belum makan ?" tanya Alexi heran.
" Udah sih,tapi laper lagi " Jawab Salsa.
Alexi mengangguk paham,mereka pun mulai menimba nasi dan lauk.
" Untung aja masih banyak sisa makanannya,kalo gak mau aku kasih makan apa anak ini " Batin Salsa.
Alexi makan dengan lahap,bekerja seharian membuat lelaki itu sangat kelaparan.
" Pelan2 " kata Salsa memberi air.
" Hm,enak Sa " Balas Alexi tersenyum.
Deg...
Salsa terdiam dipuji lelaki itu untuk pertama kalinya.
" Masa sih ?" tanya Salsa sedikit malu.
" Ya,mirip masakan ibu " Jawab Alexi.
Salsa tersenyum hangat.
" Emang ibu kamu yang kasih resep Lex hihi " Batin Salsa cekikikan.
Selama Salsa bersama lelaki itu,Salsa sangat pusing mau masak apa untuk Alexi karna saat menikah dulu Salsa tak pernah masak untuk lelaki itu,tapi otak cerdas Salsa terus berputar hingga wajah hangat Yuni tercetak diotaknya.
Jadilah selama disamping Alexi,Salsa punya jadwal masakan apa yang harus ia beri untuk memuaskan perut lelaki manja itu.
Beruntung Yuni pun menyambut dengan suka rela mantan menantunya,hingga keduanya bisa saling nyambung.
Yuni dan Romi juga sangat berterima kasih kepada Salsa,gadis itu benar2 mengurus Alexi dengan baik.
" Ya udah kalo gitu besok aku masak ini lagi ya " Kata Salsa ingin menjahili Alexi.
" Apa uhuk uhuk..." Alexi langsung terkejut mendengar ucapan gadis itu.
" Kan kata kamu enak " Balas Salsa santai.
" ya gak gitu juga dong Saa,masa iya aku dikasih makan itu mulu " Kata Alexi melas.
" Hahahaah " Salsa tertawa ngakak melihat wajah Alexi.
" Iya2 becanda sayang " kata Salsa mengusap kepala Alexi lembut.
Alexi tersenyum mengangguk,lelaki itu pun kembali makan.
Hari semakin larut,perut keduanya sudah sama2 kenyang.
Alexi berbaring dipaha Salsa sambil menonton tv.
Awalnya Salsa menolak dengan mondorong tubuh pria itu hingga terguling kebawah tapi melihat Alexi memasang wajah sedih jadilah Salsa tak sampai hati dan membiarkan Alexi berbaring dipahanya.
" Sa,diusap dong " Rngek Alexi mendongak.
" Apa sih Lex aku mau nonton " Kata Salsa risih.
__ADS_1
" Bentar doang,mau tidur nih " Rengek Alexi.
" Ntar digerebek loh " Kata Salsa ngeles.
" Biarin,jadi kita sekalian honeymoon iya gak ?" Kata Alexi memainkan alisnya.
Pletakk...
Wajah lelaki itu langsung mendapat cap 5 jari dari Salsa.
Alexi meringis seraya tertawa melihat wajah kesal gadis itu.
" Ya udah bener2 " kata Salsa geram
Alexi mengangguk.
Pria itu pun berbaring dengan tenang,Salsa mulai mengusap lembut wajah Alexi.
Alexi mengambil tangan Salsa yang nganggur dan menaruh di dadanya.
" Denger ngak Sa ?" tanya Alexi.
" Apa ?" tanya Salsa.
" Jantung aku detaknya tenang banget " kata Alexi tersenyum.
" Iya " Jawab Salsa pelan.
" Kalo dulu kita lanjutin pernikahan mungkin sekarang kita udah punya anak ya 1 " kata Alexi terkekeh.
" Hm " jWab Salsa cuek.
" Mau gak punya anak bareng aku,kamu jadi ibunya,,aku jadi Papanya " Kata Alexi menggoda.
Salsa bersemu merah,gadis itu terlihat sangat malu tak bisa membayangkan ia punya keluarga kecil bersama lelaki itu lagi.
" Apaan sih Lex,nganyal aja " Kata Salsa jutek.
" ihh aneh " Kata Salsa membuang muka.
Alexi mengulum senyum melihat Salsa malu2 mau.
Salsa langsung diam tak banyak bunyi,Alexi terus menatap gadis itu dalam.
Salsa yang tau ditatap langsung mengambil snack yang didibeli Bryan siang tadi dan memakannya.
Alexi menoleh kearah tv takut serbuk kue gadis itu menusuk mata.
Lama terdiam akhirnya,Alexi tertidur juga.
Salsa menunduk melihat Alexi meringkuk memeluk tangan yang masih digenggam lelaki itu.
" Kamu tau gak Lex,aku dulu begitu berharap bisa punya keluarga kecil bareng kamu,tapi sekarang aku sudah tidak tau lagi kemana perasaan itu " Ucap Salsa lirih.
" Aku masih sayang kamu Lex,meski kita hanya berapa bulan menikah tapi aku begitu mengambil tanggung jawab sebagai istri,aku mulai menyayangi kamu seperti menyayangi aku sendiri,tapi kamu mengecewakan aku Lex,aku begitu sakit dengan penghianatan kamu,aku sudah berusaha menjadi yang terbaik,tapi apa yang kamu balas Lex,dengan lantang kamu mengucap talak tanpa memikirkan perasaan aku yang begitu hancur,aku belum bisa kembali Lex,aku harus membahagiakan diri ku sendiri dan jika nanti memang kita kembali berjodoh aku harap,perasaan aku dan kamu sama,tak ada lagi cinta sepihak diantara kita " Ucap Salsa mengungkapkan isi hatinya kepada Alexi,seraya mengusap lembut rambut lelaki itu.
Tak terasa air mata Salsa tumpah mengingat rasa sakit tentang masa lalunya seolah dipermalukan lelaki yang sedang berbaring dipahanya saat ini.
Beberapa menit terdiam,Alexi bergerak gelisah.
" Sa " Panggil Alexi serak.
" Ya ehm " Kata Salsa berdehem menghilangkan suara seraknya.
" tidur yuk,ngantuk " kata Alexi menaikkan kepala nya mencium perut gadis itu.
" Iya,ayo bangun " kata Salsa berusaha tenang.
" Kamu nangis ?" tanya Alexi melihat hidung Salsa merah.
__ADS_1
" hah gak kok,cuma ngantuk aja " Jawab Salsa ngeles.
Alexi mengangguk,pria itu pun bangun disusul Salsa.
" Sakit ya ?" tanya Alexi melihat Salsa mengurut kaki.
" Hm keram dikit " jawab Salsa jujur.
" Ya sini aku gendong " kata Alexi berjongkok.
" Gak usah Lex,kamar deket kok disitu " kta Salsa terkekeh.
Alexi mendekat dan langsung mengendong gadis itu layaknya putri raja..
Salsa sangat terkejut,gadis itu dengan cepat mengalungkan tangannya di leher Alexi.
" Turun Lex,aku berat " kata Salsa sangat malu.
" Gak kok,kurus ini " Jawab Alexi santai sambil melangkah.
" Aduhhh,mana nih bocah gak pake baju lagi kan ternoda mata aku lihat dadanya " Batin Salsa gemas.
Mereka tiba diranjang,Alexi menaruh tubuh gadis itu dengan hati2..
Salsa masih memegang leher Alexi meski bokongnya sudah mendarat di kasur.
Wajah mereka sangat dekat,Alexi menatap gadis itu nanar,wajah tanpa polesan tapi masih terlihat cantik.
" Sa " Panggil Alexi lirih.
Salsa tak menjawab,gadis itu sibuk melihat manik Alexi yang menatapnya nanar.
Alexi makin mendekat dan mengangkat sedikit punggung gadis itu.
" Lex " panggil Salsa deg degan.
Alexi merapikan anak rambut Salsa dan naik keranjang menindih tubuh gadis itu,menopang tubuhnya dengan lengan.
Salsa melepaskan tangannya dari leher Alexi.
Wajah Alexi semakin turun dan mendarat di kening Salsa.
Deg...
Salsa tersentak kaget dengan perlakuan lelaki itu.
Alexi mengecup lembut beberapa detik lalu turun kebawah.
Cup...
Lelaki itu kembali mengecup manik Salsa hingga gadis terpejam dengan sendirinya.
" Lex " Panggil Salsa makin tak karuan.
" Shuutttt " Ucap Alexi menaruh jarinya dimulut Salsa.
Salsa menggigit bibir bawahnya tapi naas Alexi kembali menurunkan wajahnya hingga mendarat dibibir gadis itu.
" Hmmpt Lex " Ucap Salsa mendorong Alexi pelan.
Alexi memejamkan matanya menikmati yang ia lakukan sekarang.
Atas bawah lelaki itu mengecap dengan sempurna.
Tangan Alexi mulai bergerak menyingkap baju tidur gadis itu membuat Salsa memekik didalam ciuman.
" Ehmmmpp Lexi" Lenguh Salsa bergerak gelisah.
Alexi meremas bukit kembar itu dengan lembut seolah meminta Salsa terus memanggil namanya.
__ADS_1
❤❤❤❤
Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.