Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
435


__ADS_3

Malam hari,Samuel menganjak Winda dinner dikamar.


Suasana malam ini sedikit berbeda,ditemani lilin merah dan bunga mawar dimeja menambah kesan romantis.


" Kita boleh makan daging ?" tanya Winda mengernyit.


" Ya " jawab Samuel memotong daging menjadi beberapa bagian.


" Kenapa kau berbeda ?" tanya Winda serius.


" Kau tidak suka ?" tanya Samuel balik.


" Bukan begitu,aku hanya merasa ada yang aneh " Jawab Winda.


" Ya kau memakai daster butut mu " Cibir Samuel.


Winda melihat tampilannya dan tersenyum kecil.


Tadi ia pikir mereka akan makan biasa saja makanya Winda enggan berdandan.


" Ini makan lah " ucap Samuel menyerahkan piring.


Winda menerimanya dan menatap lelaki itu dengan senyum mengembang.


" Kau suka ?" tanya Samuel ikut melihat.


" Aku rasa ini salah satu alasan kenapa Naya tetap bertahan untuk mu " Jawab Winda.


" Tak usah membawa orang lain " Balas Samuel tenang.


" Aku hanya merasa iri kepadanya " Ucap Winda tersenyum.


Samuel menatap gadis itu tenang,Winda masih dengan senyum hangat.


" Kau akan mendapat lebih " Kata Samuel menghela nafas.


" Aku ingin anak " Pinta Winda.


" Kita makan dulu isi tenaga "Balas Samuel masih tenang.


" Ya aku akan makan banyak " Kata Winda semangat.


Samuel terkekeh geli,gadis itu tak ada pembahasan lain selain masalah anak.


Winda begitu ngotot ingin segera hamil tapi Samuel seperti enggan mengabulkan.


" Bisakah aku minta 1 permintaan ?" Tanya Winda sambil mengunyah.


" Apa ?" tanya Samuel memakan dagingnya.


" Aku mau selama honey moon kita seperti orang pacaran " pinta Winda semangat.


" Pacaran ?" Ulang Samuel.


" Ya aku belum pernah berpacaran,jadi bisakah kau mengabulkannya untuk ku " Pinta Winda berharap.


Samuel terdiam melihat wajah berbinar gadis itu,Winda terlihat sangat serius mengungkapkan keinginannya.


" Kau belum pernah pacaran ?" Tanya Samuel.


" Belum Sam,aku tidak diizinkan Papa buat pacaran dulu " Jawab Winda.


" Masa sih ?" tanya Samuel tak percaya.


" Kau pertama untuk ku Sam " Jawab Winda malu2.


Samuel memutar mata malas,lelaki itu tak percaya gadis secantik Winda tidak pernah berhubungan dengan lelaki.


" Sam please,mumpung aku masih hidup " Kata Winda serius.


" Kau bicara apa hah " Kata Samuel tak suka.


" Em mumpung kita masih punya status Sam,setelah semua kebohongan ku terbongkar mungkin nanti aku tidak bisa melihat wajah mu lagi " kata Winda menggaruk kepala.


" Siapa yang menyuruh mu berbohong hah " Kata Samuel kesal.


" aku tidak punya pilihan Sam,aku mohon sekali lagi em tiga hari selama disini " Kata Winda memelas.


" Apa saja yang kau mau ?" tanya Samuel.

__ADS_1


" Aku ingin jalan2,makan bersama nonton bioskop dan em apa lagi ya ?" Jawab Winda begitu semangat.


Samuel bertopang dagu melihat kegirangan gadis polos itu.


" Baiklah,kita mulai dari sini " Kata Samuel memutuskan.


" Baiklah,itu ide yang baik sekarang suapi aku makan sampai habis " pinta Winda tersenyum.


" Baiklah,mendekat " Kata Samuel pasrah.


Winda menarik kursinya dan duduk dekat Samuel.


Lelaki itu mulai menyuapi potongan daging,Winda makan dengan semangat dan wajah gembira.


" Mau minum " Rengek Winda manja.


" hm " Jawab Samuel cuek lalu mengambil air digelas.


" Suapin " Rengek Winda lagi.


" Kan punya tangan " kata Samuel heran.


Winda menggeleng dengan bibir mengkrucut.


Samuel menarik nafas dan membantu gadis itu minum.


Winda tersenyum malu,gadis polos itu tak pernah merasakan manisnya berpacaran,tapi kini Winda akan melakukannya bersama sang suami.


Selesai makan,mereka bersantai di balkon kamar.


Angin terasa kencang,Winda memeluk tubuhnya merasa kedinginan.


" Kau dingin ?" Tanya Samuel.


" Hm,apakah akan turun salju ?" tanya Winda menoleh.


" Aku rasa tidak,kita diatas gedung tinggi makanya angin kencang " Jawab Samuel.


Winda mengangguk paham,gadis itu mengambil tangan Samuel dan menggenggamnya..


Samuel tak menolak,lelaki itu menyatukan tangan mereka dan tersenyum kecil.


" Ya aku ingin selalu dimanja " Jawab Winda tanpa malu.


" Itu terlihat jelas "


" Sam " Panggil Winda.


" Hm " Jawab Samuel.


" Jika aku meminta mu untuk meninggalkan Naya apa kau bersedia ?" tanya Winda hati2.


" Kenapa kau meminta itu ?" tanya Samuel


" Jika Papa Mama tau mungkin mereka akan sakit hati " Jawab Winda.


" Ya " Balas Samuel.


" Aku tidak tau pernikahan seperti apa yang kita jalani sekarang,kau terang terangan menunjukkan selingkuhan mu kepada ku,kau juga tau kebohongan ku,tapi kenapa kau mau tetap menikah ?" Tanya Winda penasaran.


" Aku tak punya alasan " jawab Samuel.


" Semua punya alasan Sam,apa kau menyukaiku ?" Tanya Winda tanpa malu.


Samuel menoleh dan terkekeh pelan.


" Kau begitu percaya diri " Jawab Samuel.


" Ya,begitulah " Balas Winda memerah.


" Kita jalani saja,jika nanti Mama tau kau berbohong maka tanggung akibatnya " Ujar Samuel.


" Aku rasa jika itu terjadi maka kita akan berpisah " Lanjut Winda menunduk.


" Ya "


" Apa kau akan mempertahankan aku ?" Tanya Winda.


" Menurut mu ?" tanya Samuel.

__ADS_1


" Aku pikir tidak " Jawab Winda lesu.


Samuel tak membalas,lelaki itu kembali diam.


Keduanya menatap langit malam,Samuel menganjak gadis itu masuk karna udara dingin terasa menusuk ke badan.


Keduanya berbaring di ranjang salìng berhadapan.


" Tidurlah " Ucap Samuel memejamkan mata.


" Hm " Jawab Winda menarik selimut.


Keduanya terlihat canggung,Winda merasa tak percaya diri dengan jawaban Samuel tadi.


Saat akan berbalik badan tiba2 tangan Samuel menahan pinggang Winda.


Gadis itu tersentak kaget dan berbalik menghadap Samuel lagi.


" Ada apa ?" tanya Winda tenang.


" Tidurlah disini " Jawab Samuel menepuk lengannya.


" Kepala ku berat " Balas Winda


Pria itu menarik tubuh Winda mendekat mulai memeluk gadis tersebut.


Winda terdiam dengan sikap aneh Samuel.


Samuel merengkuh Winda erat membuat Winda merasa sesak.


" Sam kau kenapa ?" Tanya Winda heran


Samuel menatap wajah gadis itu lalu mendekatkan wajahnya.


" Sam " Panggil Winda lirih.


Samuel bertopang siku menindih tubuh Winda.


Tanpa bicara lelaki itu tiba2 langsung mencium bibir Winda yang sedikit menganga.


" Sam..pptt " Pekik Winda terbelalak.


Winda mendorong dada Samuel tapi lelaki itu semakin merengkuhnya.


" Sammm lpasss " Pinta Winda terus mendorong Samuel.


" Diammm " Desis Samuel mengangkat tangan Winda keatas kepala.


Keduanya saling melihat,manik Samuel terlihat begitu berbeda.


Bulu kuduk Winda seketika bediri tak sanggup menatap wajah pria tampan itu.


" Kau malu ?" tanya Samuel memegang dagu Winda.


" Ya,apa yang kau lakukan ?" tanya Winda bingung.


" Mengajari mu cara berpacaran " Jawab Samuel.


" Hah jadi orang pacaran seperti ini ?" tanya Winda melotot.


Samuel kembali menurunkan kepalanya ******* bibir gadis itu.


" Sammm " Rengek Winda mendorong wajah Samuel.


" Ya aku melakukannya " Jawab Samuel


" Dengan Naya juga ?" tanya Winda melotot.


Pria itu meraba paha Winda yang terbuka membuat gadis itu melonjak kaget.


" Jangan bergerak" Bisik Samuel lirih.


" Kau membuat ku gerah Sammppt " Lenguh Winda tak karuan.


" Aku seperti ini hanya kepada mu " Bisik Samuel sensual dan mulai melakukan sesuatu membuat Winda memekik.


❤❤❤❤


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya

__ADS_1


__ADS_2