
Setelah acara sedihan2 selesai,Alexi menganjak Salsa keluar menikmati suasana kota dimalam hari.
Salsa sangat bersemangat karna dirinya memang sedang butuh hiburan.
" Pegangan " Kata Alexi sudah siap mengendara.
Lelaki itu terlihat sangat tampan,Alexi mengenakan celana jeans longgar sepatu sket,kaos oblong dan juga topi.
Sedangkan Salsa mengenakan Celana jeans dan kemeja digulung 2 jari.
Perempuan itu sudah berdandan cantik untuk memaksimal kan penampilannya.
" Ayo jalan " Kata Salsa sudah siap dengan helm dikepala.
Alexi mengangguk,motor tinggi lelaki itu pun membawa keduanya keliling kota.
Salsa sangat gembira,hatinya terasa berbunga bunga apalagi Alexi tak membuatnya naik darah untuk sesaat.
" Kita mau kemana ?" Tanya Salsa mendekati Alexi.
" Kamu mau kemana ?" tanya Alexi balik.
" Gak tau " Jawab Salsa santai.
" Kok gak tau ?" tanya Alexi.
" Ya mana aku tau Lex,aku kan baru sekarang kesini " Jawab Salsa gemas.
Alexi tersenyum mengangguk.
" Ya udah pegangan " Kata Alexi menarik tangan Salsa memegang pinggangnya.
" Kamu minta dipeluk ya ?" Goda Salsa.
" Pegangan doang " jawab Alexi..
" Bilang aja mau minta peluk " Cibir Salsa.
" Kalo mau jatuh ya udah " Kesal Alexi menambah laju motornya.
" Eehh iyya " Pekik Salsa kaget dan langsung memeluk pinggang lelaki itu.
Alexi tertawa renyah melihat gadis itu malah ketakutan.
Disepanjang jalan Alexi menunjuk beberapa tempat yang sering ia kunjungi bersama teman2nya.
Salsa mangut2 mengerti.
" Nah itu club,mau kesana gak ?" Tanya Alexi menunjuk sebuah tempat dengan plang berwarna disebrang jalan.
" Ngapain ?" tanya Salsa.
" Dugem " Jawab Alexi.
" Kamu sering kesana?" Tanya Salsa melotot.
" Pernah sama temen " jawab Alexi santai.
" Temen mana ? kamu mabuk2an ya aku bilangin ibu loh " Kata Salsa langsung nyerocos.
" Temen kerja " Jawab Alexi mendengus.
" iistt,ngapain kesana mending karoeke aja dirumah " Kata Salsa heran.
" Gak ada sensasinya " Jawab Alexi ingin menjahili gadis itu.
" Ohhh beneran nih mau aku laporin sama Ibu biar kamu dimarahin " Ancam Salsa.
" Hahahahahahaha " Alexi tertawa ngakak membuat motor lelaki itu ikut bergerak.
" Lex pelan2 " Teriak Salsa kesal.
" Iya iya " Jawab Alexi berusaha tenang.
Salsa kembali memegang pinggang lelaki itu menaruh dagunya di pundak Alexi.
Sekilas keduanya terlihat seperti pasangan yang sedang dimabuk asmara.
__ADS_1
" Kamu pacaran sama siapa ?" Tanya Alexi tenang.
" Hm,gak siapa2 " Jawab Salsa jujur.
" Kenapa gak pacaran ?" Tanya Alexi.
" Belum ada yang cocok " jawab Salsa.
" Emang kriteria yang kamu cari seperti apa ?" tanya Alexi penasaran.
Deg...
Salsa tersentak dengan pertanyaan lelaki itu.
" Kenapa kamu bertanya ?" Tanya Salsa pelan.
" Emang gak boleh bertanya ?" Jawab Alexi.
" Ya boleh tapi gak usah bahas itu " Ucap Salsa.
" Kenapa ? gak move on dari aku ?" tanya Alexi terkekeh.
Salsa diam membuat lelaki itu ikut diam..
" Siapa bilang,aku cuma lagi males aja " Ucap Salsa menemukan kata untuk mengeles.
" Kemarin kamu beneran serius nikah sama aku ?" tanya Alexi hati2.
" Kenapa kamu ungkit itu lagi ?" Tanya Salsa kaget.
" Ya aku cuma penasaran aja,apa isi hati kamu " Jawab Alexi.
" Jika kamu diposisi aku mungkin kamu akan membenci aku saat ini Lex " Batin Salsa nanar.
" Kenapa diam ?" Tanya Alexi menunggu jawaban.
" Biasa aja karna memang itu kesalahan " Jawab Salsa berusaha tenang.
Kini giliran Alexi yang diam,mereka kembali mengendara tanpa berucap.
Tak lama kemudian,mereka pun sampai,Alexi membawa Salsa kesebuah cafe.
" Ngapain kesini ?" Tanya Salsa bingung.
" Kan kita belum makan " Jawab Alexi tenang.
" Ya kan bisa makan diwarung " Balas Salsa.
" Gak,kita makan disini aja didalam sana ada temen aku " Kata Alexi tersenyum.
Salsa mengangguk paham,keduanya pun masuk kedalam cafe.
" Lex " Teriak seorang pria melambaikan tangan.
" Heii " Jawab Alexi.
" Ayo disana " Kata Alexi tanpa sadar menggengam tangan Salsa mendekati teman2nya.
" Hei bro,siapa nih ? pacar ya ?" Tanya lelaki bernama Irlan menunjuk Salsa.
" Temen " Jawab Alexi menoleh ke Salsa.
Terlihat gadis itu menunduk malu.
" Hai gue Irlan temen Alexi " Ucap lelaki berkemeja hitam itu menyodorkan tangan.
" Salsa " Jawab Salsa membalas sapaan.
" Wah nama yang cantik " Puji Irlan.
Salsa tersenyum canggung melirik Alexi yang memasang wajah tenang.
Gadis itu pun berkenalan dengan semua teman Alexi yang ada disana termasuk para cewek2 yang menjadi pacar teman lelaki itu.
" Pesen gih,makan nasi ya " kata Alexi pelan kepada Salsa.
" Aku mau ngemil aja " Jawab Salsa.
__ADS_1
" Ngemilnya pake nasi " Balas Alexi tegas.
" Mana bisa gitu Lex " kata Salsa kesal.
" Ck,pesen aja napa kamu belum makan nasi nanti sakit siapa yang repot " Kata Alexi gemas.
" Kan tadi udah makan banyak,aku kenyang " Jawab Salsa.
Alexi melototkan matanya membuat Salsa menunduk takut.
Teman2 Alexi yang melihat keduanya pun merasa terhibur dengan perdebatan sengit pasangan itu.
Alexi memasang wajah tenang meski melirik Salsa yang ogah2an melihat menu.
Alexi dan teman2ny kembali mengobrol,Salsa mencubit pinggang Alexi pelan membuat lelaki itu kaget.
" Apa ?" tanya Alexi menoleh.
" Kamu mau pesen apa ?" tanya Salsa.
" Terserah " jawab Alexi.
" Mana ada menu terserah,ini pilihannya banyak " Kata Salsa menahan emosi.
" Apa yang kamu pesan aku makan " Jawab Alexi.
" Punya uang gak ?" tanya Salsa ngeri.
Alexi menghela nafas dan mengambil dompetnya lalu menyerahkan ke Salsa.
Gadis itu diam2 membuka dompet Alexi dan terbelalak melihat isinya dan beberapa kartu Bank terkenal.
" Wihhh udah makmur nih anak " Gumam Salsa takjub.
" Nih udah " kata Salsa memberi dompet itu kepada pemiliknya.
" Pegang aja " jawab Alexi sambil melihat teman nya cerita.
Salsa mengangguk,gadis itu pun menaruh dompet Alexi didalam tas yang ia bawa.
Asik2 mengobrol tiba2 seorang pria datang dengan style tak kalah keren.
Lelaki itu duduk tepat didepan Salsa yang sedang menikmati menunya.
" Kemana aja lo lama ngilang ?" tanya Alexi kepada lelaki asing itu.
" Gue urus perusahaan bokap " Jawab lelaki itu santai.
" Enak ya jadi anak sultan " Ucap Irlan terkekeh.
" Hm +- lah " Jwab lelaki itu tersenyum.
Salsa yang mendengar pembicaraan pria dengan suara serak basah itu mendongak dan terkejut melihat ciptaan Tuhan dengan kesempurnaan.
" Astaga ganteng banget nih cowok " Batin Salsa menelan dengan susah payah nasi dalam mulutnya.
" Ini siapa ?" Tanya lelaki itu menunjuk Salsa.
" Teman Alexi " Jawab Irlan tersenyum.
" Beneran Lex ?" tanya Lelaki bernama Samudra tersebut.
Alexi melirik Salsa,keduanya saling melihat.
" Iya " Jawab Salsa tersenyum canggung.
" Wahhh boleh nih Lex " Goda Samudra mengedipkan matanya ke Alexi.
" Apanya ?" Tanya Salsa bingung.
" Bukan apa2,makan lagi " Jawab Samudra mengusap kepala Salsa.
Gadis itu menurut dan kembali makan.
Alexi melihat keduanya dengan tatapan yang sulit dimengerti.
❤❤❤❤
__ADS_1
Hay guys jangan lupa Vote,Like Coment ya.