Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
510


__ADS_3

Disebuah rumah seorang bocah berpangku dagu duduk sendirian ditaman rumahnya.


Sudah 20 menit bocah itu termenung disana tanpa melakukan apapun.


" Sutarrrrrrr " Panggil seorang wanita dari dalam rumah.


Bocah itu melirik sebentar dan kembali membuang muka.


" Sutarrr kamu dimanaaa ?" Pekik wanita itu lagi.


Bocah tersebut masih diam dengan wajah lesu.


" Eh ngapain sendirian disana ?" tanya Histi berkacak pinggang berdiri diambang pintu.


Sutar menoleh dan menatap datar ibunya.


" Ada apa ? apa yang kamu pikirin ?" tanya Histi heran.


" Males " jawab Sutar singkat.


" Males kenapa ? kan kamu gak ngapa2in " Balas Histi.


" Uh libulan napa Ma,capek tau dilumah telus " Kata Sutar kesal.


" Hah liburan ?" tanya Histi kaget.


" Iya,itu ci Beno libulan cama kelualganya,maca ia aku kalah caing " Jawab Sutar kesal.


" Beno liburan ? mereka gak liburan,Papanya tugas keluar kota " Kata Histi menjelaskan.


" Cama aja Ma,dia naik pecawat telbang !" Kata Sutar ketus.


Histi menggaruk kepala gatal,ia bingung harus menjelaskan bagaimana kepada anaknya yang masih sangat polos.


" Terus kamu sekarang mau apa ?" tanya Histi bersedekap dada.


" Mau libulan lah,naik pecawat " Jawab Sutar malas.


" Gak takut jatuh?" tanya Histi mulai jahil.


" Emang pecawat bica jatuh ?" tanya Sutar mengernyit.


" ya bisa dong,kalo sayapnya patah jadi gak seimbang " Jawab Histi.


" Tan di lem dulu " Balas Sutar.


" Mana bisa di lem " Kata Histi terkekeh.


" Ck,libet pokoknya aku mau libulan,kalo Mama dak mau bial aku cama Papa aja " Kata Sutar merajuk.


" Lah yang bikin kita gak bisa liburan itu bapak kamu Sutarrrr " kata Histi gemas.


" Dia yang sibuk kerja,makanya kita terkurung disini " lanjut Histi.


" Papa kelja ?" tanya Sutar bingung.


" Iya kalo gak kerja kamu mau makan apa hm !" kata Histi mencubit pipi bocah itu.


" Tan banyak makanan dilemali ajaib Mama " Balas Sutar lugu.


Histi tertawa ngakak,bocah itu selalu menyebut kulkas seperti lemari ajaib karna saat dibuka maka berbagai makanan akan tersaji didalamnya.


" Ya udah masuk dulu yuk,Mama belum masak bentar lagi Papa kamu pulang " Ajak Histi berdiri.


" Ck makanya jangan main hape telus,nanti Sutal aduin cama Papa !" Kata Sutar tajam.


" Eh kecil2 gak boleh ngadu " kata Histi tajam.

__ADS_1


" Bialin,Mama juga biaca aduin Sutal cama Papa !" Kata Sutar kesal.


" Ya itu karna kamu nakal "


" Mama juga nakal,makanya mau Sutal aduin " Balas Sutar sengit.


Histi berdecak kesal,mulut anaknya sangat lah judes.


Bukan hanya sekali bocah itu mengadu kepada Serkan apa yang dilakukan Histi setiap hari,bahkan dulu pernah membuat Serkan memarahi wanita itu karna Sutar merasa terabaikan oleh ibunya.


Ibu dan anak itu pun masuk kedalam rumah dengan perdebatan kecil yang tak kunjung selesai.


Ditempat lain,seorang pria terlihat serius mendengarkan penjelasan yang diberikan oleh Ayahnya sendiri.


Alexi dan Serkan duduk tenang dengan pena dan kertas didepannya.


Mereka sedang meeting serius untuk urusan kantor.


" Aku belum bisa Yah " ucap Alexi lelah.


" Kamu pasti bisa Lex,Ayah gak mau kamu letoy kayak gini " Balas Romi tegas.


" Bukan letoy Yah,otak aku belum mampu sampe sana,ini udah kerjaan direktur loh " Kata Alexi memelas.


" Ayah gak mau tau,pokoknya kamu harus bisa kerjakan apa yang Ayah perintah,dan Serkan..." Kata Romi beralih ke putra pertamanya.


" Iya Yah " Jawab Serkan sopan.


" Kamu juga harus bisa,Ayah gak nyuruh kamu berhenti jadi dokter tapi,permintaan mertua dan Kakek Histi gak bisa ditolak juga " Kata Romi tenang.


" Yah,aku masih mau jadi Dokter Yah,aku udah nyaman sama itu " kata Serkan menghela nafas.


" Ayah tau Nak,tapi kamu gak bisa tolak Bara dan pak Reno,mereka mengandalkan kamu "


" Ya Kak,kan Kakak mewakili Histi " Kata Alexi terkekeh.


" Emang gitu Kak kalo nikah sama anak konglemerat,untung aku nikah sama cewek biasa,gak ada yang nuntut " Kata Alexi terkekeh.


" Udah rezekinya masing2 " Sahut Romi.


Alexi mengangguk setuju dan kembali serius.


Serkan memberitahu semua unek2nya yang ada dikepala,sungguh lelaki itu bimbang harus memilih yang mana.


Tak tanggung2 Bara menyerahkan 1 anak perusahaannya kepada Serkan yang berstatus sebagai menantu pertama keluarganya.


Bukan hanya Bara saja tapi Reno juga melibatkan Serkan dan Alexi untuk proyek terbaru mereka.


Kini Alexi benar2 paham lelahnya mencari rupiah demi anak istrinya dirumah.


Dirumah Romi,seorang gadis sedang duduk menikmati snack sehatnya.


Bocah itu terlihat tak punya beban sama sekali,ia menonton tv dengan kaki mengangkat satu.


" Wah2 santainya " Tegur Salsa yang sedang mengepel lantai.


" hehe iya " Jawab Suci tersenyum malu.


" Mainan udah di rapiin ?" tanya Salsa menyindir.


" Udah,tadi aku taluh dikelanjang " jawah Suci memasang wajah polos.


" Beneran ? tapi kok masih berantakan ? beruang masih nongkrong di teras " Kata Salsa datar.


" Maca cih ? hm kayaknya dia butuh kopi " Kata Suci berpikir.


Salsa terkekeh geli,saat ini hanya ada ia dan anaknya dirumah karna Yuni sedang berkunjung kerumah Mamanya dan Byanca pergi sekolah.

__ADS_1


" Ma " panggil Suci.


" Hm " jawab Salsa sambil mengepel.


" Gimana kalo kita temuin Papa dikantol " Ajak Suci semangat.


" Ngapaian ?" tanya Salsa kaget.


" Hm ketemu Papa lah,kayak difilm2 gitu " jawab Suci polos.


" Hah " Kata Salsa syok.


" Kayak di film yang ditonton Acu itu loh Ma " Kata Suci menjelaskan.


" Yang mana ?" Tanya Salsa bingung.


Suci terlihat berpikir keras mengingat film mana yang ia tonton bersama Byanca.


" ck anak aku belum apa2 udah drama aja,aku emaknya aja gak kepikiran mau temuin Alexi kerja " Gumam Salsa menggeleng pelan.


" Gak jadi ah,males " kata Suci berubah pikiran.


" Loh kenapa ?" tanya Salsa kaget.


" Dak apa2,kayaknya aku mau lebahan aja dilumah " Jawab Suci.


" Hah " pekik Salsa melotot.


" Hehe dah Mama kelja lagi cana bial aku bica nonton tenang " Usir Salsa santai.


" Woi sentoloyo,ini emak kamu Suci bukan pembantu !" pekik Salsa berkacak pinggang.


Suci cengengesan dan kembali mencomot snacknya.


" Haistt nih anak,kalo gak ada cctv dirumah udah aku jambak dari tadi " Gerutu Salsa kesal.


Salsa tak bisa memarahi anaknya keterlaluan karna rumah Romi dikelilingi cctv yang memantau keadaan sekitar,ia tak mau ribut dengan Alexi apalagi Romi juga pernah menegurnya karna mendidik Suci terlalu keras.


" Huh mending aku bersih2 aja sebelum Ibu pulang " lanjut Salsa mengalah.


Wanita itu pun berlalu seraya membawa tongkat pelnya menjauh.


Suci cengengesan sendiri dan terus menonton dengan tawa sesekali terdengar.


Saat asik2 menonton,tiba2 suara telfon terdengar nyaring.


Suci yang merasa terganggung berdecak kesal dan pergi mendekati telefon.


" Halo " sapa Suci malas.


" Hay cantik " sapa seseorang diseberang.


" Ciapa ini ?" tanya Suci mengernyit.


" Kamu udah lupa suara Abang ?" tanya lelaki itu menggoda.


" Hah ciapa,Uci gak punya abang " Jawab Suci polos.


" What ?? bukan abang itu maksudnya " kata lelaki itu kaget.


" Kamu ciapa cih ? kalo gak penting gak ucah telfon,belicik !" Kata Suci kesal.


Tut.


Panggilan terputus sepihak,gadis itu melepas gangang telfon dan kembali duduk ditempatnya semula.


❤❤❤❤❤

__ADS_1


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2