Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
296


__ADS_3

" Saya terima nikah dan kawinnya Histi Putri Salders binti Bara Putra Salders dengan mas kawin tersebut dibayar Tunai !" Ucap Serkan lantang menghentak tangan Bara.


" Gimana saksi sah ?" tanya penghulu.


" Saaahhhhh "


" Sahh "


" Saahh "


Pekik hadirin yang menjadi saksi.


" Alhamdulillah " Ucap Penghulu tersenyum.


" Alhamdulillah " ucap Serkan menutup wajahnya dengan tangan.


" Selamat Nak,kamu sekarang resmi menjadi suami Histi " Ucap Bara mengusap bahu Serkan.


" Terima kasih Pa " Balas Serkan terharu.


" Ma " panggil Serkan menoleh ke Camelia.


Wanita itu menggigit bibir dengan manik berkaca kaca.


" Selamat Serkan " ucap Camelia terharu.


" Makasih Ma " Jawab Serkan memeluk Mamanya.


Camelia membalas pelukan anaknya dengan sayang,sungguh ia tak percaya anaknya ia telantari dulu kini telah menikah dan berhasil menjadi orang yang berguna.


Serkan mengusap air matanya yang sempat jatuh,disamping Serkan ada seorang wanita yang sudah menangis melihat anak yang dulu ia sempat benci kini membahagiakan dirinya dan juga keluarganya.


" Ibu " Panggil Serkan mengusap air mata Yuni.


" Iya " Jawab Yuni menunduk.


" Jangan nangis " Kata Serkan lembut.


" Hehe ibu gak nangis kok " Jawab Yuni malu.


" Makasih banyak untuk pengorbanan ibu dan Mama selama ini " Ucap Serkan mengambil tangan Camelian dan Yuni bersamaan.


Yuni melihat Camelia,keduanya bertatapan sejenak dengan mata berkaca kaca.


" Sama2 " Jawab keduanya serempak.


" Aku mungkin gak akan ada dititik ini kalo gak ada kalian " Ucap Serkan menangis.


" Iya Nak " Jawab Yuni mengusap air mata Serkan.


" Jangan nangis,malu diliat istri baru kamu " Kata Camelia terkekeh.


Serkan melihat Camelia,wanita itu membalikkan tubuh putranya kebelakang.


Deg..


Serkan tersentak saat melihat seorang perempuan dengan riasan cantik berjalan kearahnya dengan ditemani 2 wanita yang tak kalah cantik.


Ketiga perempuan itu sontak menjadi pusat perhatian.


Semua orang menoleh kearah belakang dengan wajah takjub.


Gadis yang berada ditengah tersenyum malu, kebulan asap2 asmara memenuhi iringan langkah kaki mereka.


Seorang pria menoleh kearah lain tak sanggup melihat penampilan putri pertamanya yang begitu menakjubkan.

__ADS_1


" Abang jangan nangis,ayo lihat putri kita menyambut kebahagiaannya " Ucap Zaiva mengusap bahu Bara.


" anak ku sudah dewasa Zaiva " Ucap Bara bergetar.


" Ya,kecebong mu dulu udah punya suami " Jawab Zaiva mencoba melawak.


Bara kaget dan menampar gemas lengan istrinya.


Zaiva terkikik geli dan memutar pinggang suaminya menghadap depan.


" wahhj Kak Histi cakep banget " Gumam Salim tak percaya.


" Iya,kok bisa cakep gitu ya,padahal biasanya burik " Sahut Salma.


" Ehh " Kata Juna kaget dengan celetukan adik perempuannya.


" Hehe " Salma cengengesan kepada pria itu.


Juna menggeleng pelan dan melihat lagi Kakaknya berjalan mendekati sang ipar.


Serkan berdiri mematung menunggu Histi datang,Camelia dan Yuni sudah lebih dulu menyingkir memberi celah untuk keduanya bertemu.


Ana dan Lulu mengangkat tangan Histi untuk diserahkan kepada Serkan.


Serkan menerimanya dengan wajah malu2.


" Jaga baik2 ya " ucap Ana menahan tangis.


" Iya Kak " jawab Serkan patuh.


Keduanya mundur dan kembali kepada anak suami mereka.


" Cup cup sayang,jangan nangis dong " Kata Prito menangkap tubuh Ana yang langsung memeluknya.


" Jangan sedih dong Ma " Kata Angel ikut berkaca kaca.


" Iya Ma,nanti kalo aku dan Kak Angel nikah baru sedih,karna gak ada lagi yang bikin Mama spot jantung " Kata Jack memeluk pinggang Ana.


Ana yang tadinya ingin menangis malah melotot kesal dengan celetukan anak bontotnya.


" Haistt nih anak,bikin emosi aja !" Kata Ana kembali garang.


" Heheh kidding " Kata Jack bersembunyi di bokong Prito.


Angel tertawa geli melihat mood Ana kembali layaknya emak bar2..


Prito menghela nafas panjang melihat anak dan istrinya.


Semua orang fokus melihat moment romantis Serkan dan Histi.


Keduanya terlihat sangat malu2,bahkan Histi yang biasanya B aja dekat lelaki itu kini jantung gadis itu tak bisa diajak berdamai.


Histi takut pingsan,dirinya merasa tak kuat lagi menahan nebaran didada.


Camelia memberi cincin kepada Serkan untuk diberikan lagi kepada sang istri.


" Kamu cantik " Ucap Serkan tersenyum.


Histi menunduk malu,Serkan mengambil tangan kanan Histi lalu menyematkan cincin pernikahan di jari manis gadis itu.


" Jadilah istri dan anak2 ku nanti " Ucap Serkan mengecup punggung tangan wanita itu.


" Cieeeeeeee " Ucap hadirin menggoda Histi.


Gadis itu menunduk dalam dengan wajah memerah.

__ADS_1


" Ciiccwiiit balas dong cantikk,ditawarin si Mas nya tuh " Goda Angel.


" Iyaa,jawab dong Yank " Sahut Azura tak ingin ketinggalan.


Histi terlihat sangat malu,para hadirin tertawa renyah melihat pasangan tsb.


" Iya aku mau " Jawab Histi malu2 beruk.


Serkan tertawa pelan dan menarik pinggang Histi pelan.


" Duh jantung please deh kali ini nabat sama aku,jangan jedag jedug mulu " Batin Histi gemas.


Cup...


Serkan mengecup lama kening Histi dan langsung diserbu jepretan fotografer.


Histi memejamkan mata marasai kecupan lama pria itu,kali ini sangat berbeda,Histi merasa Serkan seperti menyerahkan jiwa kepadanya.


" Udah " ucap Histi pelan.


Serkan tersentak dan melepaskan gadis itu.


" Lanjutin nanti lagi ya Bang,tahan dulu " Ucap Fotografer membuat semua orang tertawa.


Reno dan Nisa ikut tertawa,mereka juga ikut gemas melihat Serkan mencium lama kening cucunya.


Acara foto2 pun dimulai,pasangan itu dengan bangga membagikan moment bahagia mereka hari ini.


Keduanya langsung dihadiahi tarian semangat lagi dan diikuti live musik yang begitu menyahdukan.


Serkan menyalami orang tuanya penuh tangis haru,bahkan Alexi dan Winda ikut menangis disana saat Serkan memeluk mereka.


" Selamat ya Kak,aku doain yang terbaik untuk Kakak " Ucap Winda tersenyum.


" Makasih sayang,janji ya sama Kakak kamu juga harus bahagia " balas Serkan mengusap kepala gadis itu.


Winda mengangguk.


Histi menyalami Sifa yang masih berada disana,walaupun sebelumnya Histi benci kepada gadis itu tapi kini ia merasa sudah lega karna Serkan tak menghianati cinta mereka.


" Selamat ya,semoga samawa " Ucap Sifa tersenyum.


" hm,kamu juga ya,semoga ketemu yang lebih baik " Balas Histi ramah.


Sifa mengangguk tersenyum.


Histi mendekati Helen dan menghambur memeluk wanita itu.


" Selamat ya adik ku tersayang,Kakak turut bahagia sama kamu " Ucap Helen penuh syukur.


" Makasih Kak,habis ini Kakak juga ya sama si ehm " Kata Histi menggoda Jacob yang berada disebelah Helen.


" Hehe iya " kata Helen malu.


Jacob ikut tersenyum malu,tak lama lagi pernikahan mereka juga akan digelar.


Setelah bersalaman,pengantin baru itu diarak keluar untuk menyalami para tamu yang tak kebagian didalam.


Ucapan selamat Histi dan Serkan peroleh dengan hikmat,bahkan karangan bunga sebesar gaban pun mereka dapatkan dari para petinggi perusahaan dan kolega bisnis mereka tak lupa hadiah utama dari sang Kakek yaitu setifikat rumah beserta isinya.


Ditempat lain,seorang gadis menangis pilu meratapi nasibnya yang begitu malang.


❤❤❤❤❤


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya

__ADS_1


__ADS_2