Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
301


__ADS_3

Kebesokan paginya,seorang pria terbangun dengan bertelanjang dada.


Serkan membuka mata dan tersenyum kecil melihat perempuan yang melayani dirinya semalam tertidur dengan tangan terbuka dan sedikit menganga.


" Kenapa dia tidur seperti ini ?" Gumam Serkan terkekeh.


Pria itu menarik tubuh Histi yang hampir jatuh dari ranjang mendekati dirinya.


Serkan merengkuh tubuh mungil Histi dengan sayang seraya mencium wajah perempuan itu.


Lebel gadis sudah Serkan dapatkan dengan sangat puas,meski mendapat banyak cakaran tapi lelaki itu terlihat bahagia.


" Hmmm " Lenguh Histi dalam pelukan.


" Hei bangun " Ucap Serkan berbisik.


" hmm " Lenguh Histi bergerak.


Tangan Serkan mulai merayap,pria itu membuka selimut dan tersenyum mendapati istrinya hanya mengenakan kaos tanpa bra.


" Ahh dia membuat ku candu " Gumam Serkan bahagia.


Histi yang tadinya tertidur kini mulai terganggu dengan kenakalan suami dewasanya.


" Kakak ngapain ?" tanya Histi serak.


Serkan mendongak dan tersenyum kecil.


" Hmmpp..." Lenguh Histi membusungkan dada.


" Kakak ihh,aku cape " Kata Histi menabok kepala Serkan yang kini malah bersembunyi didalam bajunya.


" Aduhh " Ringis Serkan keluar lagi.


" Kamu mah kdrt " kata Serkan mengkrucut.


" Kakak sih nakal " kata Histi gemas.


" Nakal sama istri kan halal " balas Serkan.


Histi terdiam,gadis itu mulai merasa terancam dengan gerak gerik suaminya.


" Cape ya ?" tanya Serkan berbaring dengan benar.


" Hm " Jawab Histi.


" Tapi suka kan ?" Goda Serkan.


" Kakak bohongin aku ya !" Kata Histi kesal.


" Hah bohong kenapa ?" Tanya Serkan.


" Semalam bilangnya cuma sekali,tapi nyatanya aku dibolak balik kek adonan kue !" Kata Histi geram.


" Lah kamu pas mau dilepas malah ngerengek,ya aku mana tega lah " Kata Serkan membela diri.


" Mana ada aku gitu,Kakak tuh yang modus " Tuduh Histi.


" Eleh,aku mau udahan kamu malah naik lagi " kata Serkan gemas.


Histi terdiam,otak kecilnya mulai berpikir tentang kejadian semalam.


Memang saat Serkan masuk dan ingin menerobos Histi sedikit takut yang membuat Serkan tak tega jika membuat gadis itu menangis tapi hal tak terduga ia lakukan,Histi malah menahan pinggang Serkan dan meminta dilanjutkan.


" Udah inget ?" Tanya Serkan melihat gadis itu menyembunyikan wajahnya dibawah selimut.


" Hehe " Histi cengengesan dengan anggukan kecil.


" Huh nuduh aku terus yang salah !" Kata Serkan merajuk.


" Ya perempuan mana bisa salah " Jawab Histi santai.

__ADS_1


" Haissst " Kata Serkan membuka selimut.


" Mau kemana ?" tanya Histi menarik kolor lelaki itu.


" Kamar mandi,mau ikut ?" tanya Serkan sambil melihat kolornya.


" Hehe gak,ntar aku diunboxing lagi disana " Jawab Histi ngeri..


" Gak papa kalo kamu mau " Balas Serkan santai.


Histi langsung bersembunyi membuat lelaki itu mendengus.


Serkan berjalan menjauh sedikit hati2,ntah mengapa kakinya terasa lemas dan pinggangnya terasa sedikit ngilu maklum semalam lelaki itu sangat bersemangat membuat Histi mabuk kepayang.


Histi mengintip sedikit dan tertawa melihat suaminya masuk kamar mandi.


" Lah yang perawan aku apa dia sih,kenapa jalannya gitu ?" gumam Histi tertawa ngakak.


" Oh iya,dia kan perjaka bujang tua " jawab Histi kembali tertawa.


Gadis itu berbaring menatap langit2 kamar,meski tubuhnya terasa sakit dan ngilu tapi Histi bahagia bisa menyerahkan dirinya kepada lelaki yang ia cintai itu.


Bahkan mengingat perlakuan Serkan membuat rahim gadis itu kembali bergetar.


" Ahh aku rasanya mau lagi " Gumam Histi terkekeh geli.


" Apa aku ajak Serkan bulan madu aja,tapi kan dia mau berangkat,masa iya bulan madunya dikampung " Gumam Histi mengkrucut.


Tak lama Serkan keluar lagi,kini lelaki itu sudah terlihat fresh dengan rambut basah.


" Kamu gak mandi ?" Tanya Serkan mengusap kepalanya.


" Kenapa mandi gak bilang2 ?" tanya Histi melongo.


" Sekalian tadi " jawab Serkan santai.


" Ck jadi aku mandi sendiri nih ?" Tanya Histi kesal.


" ya berdua lah,kan kita pengantin baru,dimana2 tuh ya kalo habis malam pertama mandinya harus barengan " Jawab Histi gemas.


" Masa sih ?" tanya Serkan polos.


" Haistt kamu mah gak romantis " Jawab Histi merajuk.


Serkan diam,lelaki itu memang tidak tau tata cara berhubungan setelah pernikahan,yang Serkan tau ia hanya wajib memberikan hak Histi saja.


" Terus gimana ? aku mandi lagi ?" tanya Serkan.


" Hah ya gak lah,yang ada malah kamu sakit nanti " Jawab Histi gemas.


" Ya udah,besok kita ulang lagi " Kata Serkan terkekeh.


Histi ikut terkekeh,pria itu benar2 polos membuat Histi tak habis pikir.


Serkan menggaruk kepalanya dan berjalan kearah lemari dengan otak yang terus berpikir.


" Gini nih kalo punya laki dingin dan cuek,apa2 harus diajarin dulu " Gumam Histi menggeleng pelan.


Gadis itu pun bangun dan mulai melangkah.


" Aduhh " Ringis Histi kaget dan langsung terjatuh.


" Histi !" Pekik Serkan langsung berlari.


" Sayang kamu kenapa ?" tanya Serkan panik.


" Kaki aku gemeter " jawab Histi.


" Hah kenapa ?" tanya Serkan membantu gadis itu bangun.


" Gak tau,lemes,paha aku sakit " Jawab Histi meringis.

__ADS_1


Tanpa babibu Serkan mendudukan Histi diranjang dan membuka kaki gadis itu.


" Eeeh kamu mau ngapain ?" tanya Histi kaget.


" Mau lihat lukanya ?" tanya Serkan terduduk dilantai dengan dorongan Histi barusan.


" Gak ada " Jawab Histi merapatkan kakinya lagi.


Keduanya saling bertatapan,otak dewasa Serkan mulai bekerja.


" Oh mungkin efek semalam." ucap Serkan menebak.


" Kayaknya gitu " Jawab Histi malu.


" Gak papa,nanti sembuh kok " kata Serkan yakin.


Histi diam menatap wajah suaminya.


" Atau mau periksa ke dokter ?" Tanya Serkan.


" Eeeh gak " jawab Histi melotot.


Serkan terkekeh geli dan kembali bangun.


" Ayo sini aku bantu jalan " Ajak Serkan mengulurkan tangan.


Histi mengangguk dan menyambut tangan suamimya.


" Jalan pelan2 aja " kata Serkan lembut.


" Hm " Jawab Histi tersenyum bahagia.


Keduanya melangkah masuk kedalam,Serkan menyiapkan air hangat dibathup untuk meringankan rasa lelah sang istri.


Histi yang duduk diwastafel merasa sangat terharu dengan sikap romantis suaminya.


" Aroma ini mau ?" tanya Serkan menunjukkan aroma terapi.


" Yang kamu suka aja " Jawab Histi tersenyum.


Serkan mengangguk dan meneteskan beberapa kedalam bak..


" Sini bajunya aku buka " Ucap Serkan mendekati Histi lagi.


Gadis itu manut dan mengangkat tangan.


Serkan membuka dengan hati2,tapi detik berikutnya pria itu melotot dengan menelan ludah.


" Mau ?" tanya Histi bersemu.


" Boleh ?" tanya Serkan malu.


Histi mengangguk pelan.


Serkan tersenyum bahagia dan mulai menjalankan aksinya.


Histi mengusap lembut kepala Serkan,ntah mengapa perempuan itu begitu mencintai Serkan bahkan rela melakukan apapun untuk suaminya.


" Ahh emmp " Lenguh Histi mulai panas.


Serkan menyesap sambil maniknya menatap wajah sang istri,setelah puas lelaki itu menggendong Histi masuk bak.


" Kalo udah,panggil aku aja " Ucap Serkan tenang.


" Hm " Jawab Histi mengangguk.


Lelaki itu pun berjalan keluar dengan wajah ceria,Histi menghela nafas panjang dan mulai berbaring untuk merilekskan tubuh.


❤❤❤


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.

__ADS_1


__ADS_2