
Disebuah rumah seorang gadis termenung didepan kamar orang tuanya.
Keadaan kamar terlihat sunyi dengan sinaran matahari yg mulai masuk melalui celah jendela.
" Euggghhhhhhhh " Lenguh seseorang dibawah selimut.
Suci masih diam menatap keduanya dengan wajah yg sulit dimengerti.
" Akhh sudah pagi " Ucap perempuan dibalik selimut.
Wanita itu menoleh dan mendapati suaminya masih terlelap.
" Lex bangun " Ucap Salsa menggoyang lengan Alexi.
" Ehmmm masih ngantuk " Ucap Alexi serak.
" Bangun ih kamu gak kerja ?" Tanya Salsa gemas.
" Nanti Yankk " Rengek Alexi memeluk manja.
Salsa terkekeh geli,wanita itu menyingkap selimut dan turun.
" Ehhh " pekik Salsa terbelakak..
" Kenapa ?" tanya Alexi terkejut.
Salsa memoyongkan bibirnya menghadap depan.
Alexi yg masih mengantuk pun menoleh dan seketika membulatkan mata.
" Astagfirullah " Ucap Alexi sontak bangun.
" Kenapa kamu ada dsini ?" Tanya Salsa kesal.
" Ini rumah Nenek " Jawab Suci mengernyit.
" iya emang tapi ini em..
Suci mendekat,Alexi melihat dirinya dan panik sendiri.
" Jangan kesini !!!" Pekik Alexi melotot.
Suci berhenti melangkah mendengar pekikan sang Papa.
" Astaga Lex kamu belu.." Ucap Salsa teringat.
Alexi mengacak rambutnya dan mengeratkan selimut kebadan.
Tanpa pikir panjang lelaki itu pun bangun membawa selimut tebal itu turun.
" Eeehh brugghhh..." Alexi terjatuh kelantai.
Salsa melihat kakinya dan terkejut dirinya yg membuat sang suami bisa terjungkal.
" Maaf Lex aku gak sengaja " Kata Salsa panik.
" Haissttt kenapa selimutnya kamu injak sih " Gerutu Alexi seraya merapikan lagi selimut dibadannya.
" Ihhh bokong Ayah keliatan " Kata Suci geli.
Salsa dan Alexi melotot,keduanya pun bergegas menutup lagi aurat yg terlihat.
" Aduhh sana kamu keluar dulu " Usir Salsa kepada putrinya.
" Ihh aku mau minta duit Jajan !" Kata Suci kesal.
" Buat apa ?"
" Ihh Mama jangan pura2 lupa deh,hari ini aku tanding futsal !" Jawab Suci gemas.
" Apa Futsal ?" Ulang Alexi keluar dari kamar mandi dengan telanjang dada.
Suci mengangguk kecil.
__ADS_1
" Yank kamu izinin dia main futsal ?" Tanya Alexi kepada istrinya.
" Ya dia nya mau itu " jawab Salsa menelan ludah kasar.
" Suci,kamu itu perempuan,bukan cowok " Kata Alexi tak habis pikir.
" Gak seru Paaa,aku males main karet atau lari2an gak jelas,mending main futsal ngejer bola sampe gawang " Jawab Suci.
Alexi melongo melihat putrinya yg kian hari kian bar2.
" Pkoknya Papa gak setuju,kamu gak boleh main futsal !" kata Alexi tegas.
" Issst telat Pa,aku udah tanding hari ini " kata Suci memutar mata.
" Ya gak usah tanding,gila aja anak aku cewek hobynya Bola " Kata Alexi ngeri.
" Ihh Papa gak seru,cepetan Ma kasih duit aku mau berangkat sama Kakek " kata Suci jengah.
" Gak usah sekolah " Kata Alexi tegas.
" Papa apaan sih " Balas Suci geram
" Kamu harus nurut sama Papa Suci !" Ucap Alexi meninggikan suaranya.
Suci terdiam,detik berikutnya gadis kecil itu berlari keluar.
" Akhhh sialan !" Umpat Alexi menyugar rambutnya.
Salsa masih diam ditempat,wanita itu cukup terkejut dengan adu urat antara sang suami dan buah hati.
" Mmmm aku emm..
" Kenapa kamu kasih sih " Potong Alexi geram.
" Ya gimana Lex,dia gak tertarik sama olahraga cewek2 " Kata Salsa takut.
" Ya seenggaknya jangan futsal dong Sa,Suci itu masih kecil kalo temennya salah tendang gimana ?" Kata Alexi gemas.
" Aku gak tau Lex,Ibu sama Ayah ada dipihak dia,aku mana menang berkeras sendiri " Kata Salsa menunduk.
" Ya udah biar aku yg ngomong " Kata Alexi berjalan keluar.
Salsa tersenyum kecil,wanita itu pun mengintili suaminya keluar kamar.
Diruang makan,suasana cukup ramai.
Disana ada keluarga kecil Serkan yg juga menginap semalam.
" Baru bangun Lex " Tegur Serkan seraya mengunyah makananya.
" Iya Bang " Jawab Alexi menarik kursi.
" Baju kamu habis dilemari ?" Tanya Yuni gemas.
Alexi melihat dirinya dan tersentak saat perut sixpacknya terlihat.
" Mau adu otot sama Ayah dan Serkan ?" tanya Romi datar.
" Yankkk " Panggil Alexi kepada Salsa.
" Siap " Jawab Salsa langsung berlari lagi kekamar.
Histi terkekeh geli,adik iparnya mencoba melawak dipagi buta.
" Om,Suci mana ?" Tanya Sutar tak melihat saudarinya.
" Gak ada disini ?" tanya Alexi baru tersadar.
Sutar menggeleng pelan.
" Tadi dia bilangnya mau minta uang jajan sama kalian " Ucap Histi mengingat.
Alexi bangun dan mengambil cepat baju yg dibawa Salsa.
__ADS_1
" Eh mau kemana ?" tanya Salsa terkejut.
Alexi tidak menjawab,pria itu langsung berlalu dari meja makan mencari sang anak.
" Alexi kenapa Dek ?" tanya Serkan heran.
" Biasalah Bang,tadi adu mulut sama Suci " Jawab Salsa menarik kursi.
" Karna apa ?" tanya Romi.
" Hm futsal " Jawab Salsa hati2.
Byyurrrrr....
Serkan langsung menyembur kaget,Histi dengan sigap mengambil tisu untuk pria tersebut.
" Hati2 Pa " Kata Sutar yg terkena cipratan.
" Maaf sayang,Papa gak sengaja " Kata Serkan cengengesan.
Sutar mengangguk kecil dan kembali makan.
" Dia beneran tanding hari ini ?" Tanya Histi semangat.
" Iya tapi Alexi gak kasih " Jawab Salsa lesu.
" Kenapa ?" Tanya Romi,Yuni dan Histi bersamaan.
" Kalian udah tau semua ?" Tanya Serkan melongo.
Ketiganya mengangguk serempak.
" Astagaaaa " Kata Serkan menggeleng tak percaya
" Keren kan Yank,gak nyangka deh Suci bisa sehebat itu " Kata Histi takjub.
" Kerennya dimana ?" tanya Serkan heran.
" Emang gak keren ya ?" tanya Histi balik.
" Itu bahaya Histi,Suci itu perempuan bukan cowok " Kata Serkan gemas.
" Lah Sutar cowok aja milihnya main bulu tangkis " kata Histi menyindir.
Sutar yg merasa disinggung melirik ibunya tajam.
" Ya Mending bulu tangkis lah,setidaknya terkena cidera itu sedikit kemungkinan " Kata Serkan tegas.
" Iya lah,bikin tinggi juga kan Pa karna lompat2 " Sahut Sutar membanggakan dirinya.
" Iya " Jawab Serkan tersenyum kecil.
" Ayah sama Ibu setuju aja mereka maunya ikut apa,kita jangan terlalu mengekang kehendak mereka apalagi masih dalam pembelajaran " Kata Romi tenang.
" Iya,biarin aja mereka mau pilih olahraga apa,jika mereka nyaman ya apa salahnya " Sahut Yuni.
" Tapi aku jadi Alexi juga gak setuju Bu,Suci itu perempuan,harusnya dia bisa pilih olahraga yg kalem gitu,kayak balet atau nari atau apalah yg sering dilakuin Cewek " Ucap Serkan.
" Suci disuruh balet ? yg ada ngabisin duit iya gak Bu " Kata Salsa mengingat.
" Iya,dulu pernah Ibu masukin les balet eh malah dia ngeluh kakinya retak kena sepatu balet nya " Kata Yuni terkekeh.
" Iya,aku ingat Bu ahaha " Sahut Histi tertawa.
Serkan diam,keponakannya satu itu memang makin berbeda,dulu Suci sangat ke gadis2an tapi kini jiwa bar2 bocah itu merubahnya menjadi reog.
Mereka pun mengobrol seraya menggibahi Suci yg kini sedang merajuk dipinggir kolam ikan seraya menuangkan banyak makanan disana.
" Sudah jangan dikasih lagi,nanti ikannya overdosis" Tegur Alexi mendekat.
Suci menoleh kaget tapi detik berikutnya langsung membuang muka..
" Uhhh ya Tuhan kuatkan hamba mu ini " Batin Alexi sebelum membujuk anaknya.
__ADS_1
❤❤❤❤
Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.