
Kebesokan paginya,Serkan kembali bertemu dengan sang adik ipar didapur.
Terlihat Salsa sedang sarapan bersama orang tua serta adiknya Byanca.
" Pagi semua " Sapa Serkan tersenyum ramah.
" Pagi " Jawab mereka serempak.
Serkan menarik kursi duduk berhadapan dengan Salsa,terlihat gadis itu menunduk seraya melirik takut2 lelaki didepannya.
" Hari ini mau kemana Sa ?" tanya Serkan mengambil centong nasi.
" Gak kemana2 Kak,mau packing " Jawab Salsa canggung.
" Loh udah mau balik ?" tanya Serkan kaget.
Salsa mengangguk lemah.
" Yaahhhh,nanti dong Kak,kan aku gak punya temen kalo Kakak balik " Kata Byanca mengkrucut.
" Gak bisa Sayang,Kakak musti sekolah sambil kerja " Jawab Salsa sedih.
" gak papa Byan,nanti kalo uang bonus Ayah keluar kita temuin Kak Salsa " Kata Yuni tersenyum.
" Apa uhuk uhuk...." Romi seketika kaget dengan ucapan asal istrinya.
" Kenapa ?" tanya Yuni mengernyit.
" Ini Yah minum dulu " Kata Salsa memberi air digelas untuk lelaki itu.
" Hah em gak papa " jawab Romi menelan ludah kasar.
" Ada kan uang bonusnya ?" tanya Yuni menyelisik.
" Aaa emm ya " jawab Romi deg degan.
Semua orang menatap lelaki itu dalam seolah mencari kebenaran dimanik hitam lelaki itu.
" Yeeeeeee bisa keluar negeri dong Bu " kata Byanca girang.
" Ya dong,makanya kamu harus belajar yang giat biar nanti bisa kesana juga " kata Yuni mengusap kepala anaknya.
" Iya Bu,aku akan terus belajar !" kata Byanca serius.
Yuni mengangguk men tos tangan putrinya.
Serkan mengulum senyum melihat wajah Romi seketika pucat.
" Duh bisa gak dapat jatah aku kalo bonusnya gak keluar " Batin Romi mulai ketakutan.
Setelah acara sarapan selesai,Salsa masuk kamar tapi gadis itu dipanggil Serkan yang siap2 berangkat bekerja.
" Kenapa Kak ?" tanya Salsa berbalik badan.
" Alexi ada telefon kamu ?" tanya Serkan memasang jam tangannya.
" Gak ada " jawab Salsa mengernyit.
" Dia nanyain kamu semalam " Ucap Serkan tenang.
" Hah " Pekik Salsa syok.
Serkan mengernyit dengan expresi terkejut gadis itu.
" Kenapa ? bukannya kalian udah dekat lagi ?" Tanya Serkan duduk memasang kaos kakinya.
" Gak " Jawab Salsa menggeleng cepat.
__ADS_1
" Masa sih ?" tanya Serkan tak percaya.
" Byan bilang kemarin badan kamu merah2 pas balik kesini dan ya Abang tau itu apa " Ujar Serkan terkekeh.
Deg....
Salsa terbelalak kaget.
Seketika Salsa menutup lehernya takut2 bekas lelaki itu masih menempel.
" Hati2 Sa jangan sampe kebablasan ntar dikawin paksa lagi hehe " kata Serkan tertawa pelan.
" Abang ihh diem " kata Salsa menaruh telunjuknya di mulut.
" Kalian bener2 ya,bilangnya gak ada hubungan tapi mainnya udah jauh " Cibir Serkan.
Salsa sudah memerah menahan malu yang luar biasa.
" Dah ah,kalo mau balikan bilang aja,Ayah sama Ibu masih membuka pintu lebar buat kamu " Kata Serkan sudah siap akan berangkat.
Salsa diam menatap lelaki itu nanar.
" Kalo mau kemana2 bilang Abang,nanti aku anterin kalo gak sibuk " Kata Serkan berlalu.
" Iya Bang,hati2 dijalan " Balas Salsa mengangguk.
Serkan masuk mobilnya dan perlahan mundur dari garasi rumah.
Salsa langsung masuk kamar dan bercermin melihat sekitaran lehernya.
" Uh untung udah hilang,tuh anak bener2 dah,ngak ngadu sama emaknya ehhh ngadu sama Kakaknya,apes banget aku !" kata Salsa kesal sendiri.
" Mana Bang Serkan santai banget lagi aaahhhhh malu bangeettttt " Kata Salsa menjal2.
Perasaan Salsa campur aduk,tercidyuk dengan iparnya adalah hal terkonyol yang pernah terjadi pikir Salsa.
Ditempat lain,seorang gadis sedang memasak didapur.
Semalam Alexi begadang karna mengobrol lama dengan Abangnya ditelepon.
Ayu hari ini mendapat pekerjaan disebuah kantor kejaksaan walaupun hanya sebagai tukang antar berkas.
Ayu tak pilih2 pekerjaan karna dirinya memang sedang butuh uang untuk bertahan hidup.
Hampir 1 jam berkutat didapur akhirnya beberapa menu pun tersaji didepan meja makan.
" Uhh slesai,tinggal mandi deh " Gumam Ayu menyeka keringatnya.
Ayu mendekati Alexi,terlihat lelaki itu meringkuk disofa dengan selimut sepinggang.
" Lex " Panggil Ayu menggoyang lengan Alexi.
" Lex bangun,ayo sarapan " Ajak Ayu lembut.
" Bentar Sa " Balas Alexi berbalik badan.
" Sa ?" Ulang Ayu kaget.
" Siapa Sa ?" Gumam Ayu mengernyit.
Alexi yang mendengar suara gadis itu langsung terbangun.
" Ayu " Kata Alexi melotot.
" Hm " Jawab Ayu ikut kaget.
" Sorry aku em telat " Kata Alexi mengusap matanya.
__ADS_1
" Gak papa Lex,ayo makan aku udah masak bentar lagi aku mau berangkat " Balas Ayu tersenyum.
Alexi mengangguk paham.
Ayu berjalan duluan dengan jantung tak karuan.
" Siapa Sa ? apa tadi Alexi mimpi ?" Tanya Ayu bingung..
Alexi masih terduduk disofa menatap nanar pintu jendela yang terbuka.
" Kenapa aku mikirin Salsa terus ya,ahhh pasti gara2 aku nelfon Kak Serkan semalam " Gumam Alexi menyugar rambutnya kasar.
Sudah 2 hari ini Alexi uring2an mengingat Salsa padahal ada Ayu yang sekarang menggantikan gadis itu.
Tapi anehnya Alexi bersikap biasa,bahkan tak ada lagi rasa seperti mereka saat berpacaran dulu.
" Haisst aku kenapa sih ?" Gumam Alexi geram.
" Lex " Teriak Ayu dari arah dapur.
" Iya Sa eh Yu bentar " Sahut Alexi kembali salah ucap.
Pria itu langsung berlari menuju dapur.
" Sini makan " Ajak Ayu semangat.
" Wahh kamu masak banyak ya ?" tanya Alexi menatap satu persatu menu.
" Gak juga,buat hari pertama kerja " Jawab Ayu malu.
" oh iya,jam 9 ya masuknya ?" tanya Alexi.
" Iya " Jawab Ayu mengangguk.
" Ya udah,makan langsung yuk biar gak telat " Ajak Alexi semangat.
" Hm " Jawab Ayu tersenyum cerah.
Mereka berdua pun menarik kursi dan mulai menyendokkan makanan.
Kali ini Ayu berperan aktif mengambil makanan,Alexi diam seraya menunjuk mana saja yang ia mau.
" Ini dimakan Lex " Ucap Ayu memberi piring full nasi.
" Siap " Jawab Alexi malu.
Lelaki itu langsung makan dengan lahap,Ayu diam2 memperhatikan gerak gerik Alexi yang terlihat biasa saja.
Lelaki itu masih saja tampan meski baru bangun tidur dengan wajah sembabnya.
" Berharap banget Lex,bisa balik lagi sama kamu " Batin Ayu menghela nafas.
Gadis itu merasa menyesal dulu pernah menyianyikan Alexi,padahal tujuan Alexi ingin mandiri dan maju,tapi karna keegoisannya yang tak ingin berjauhan membuat hubungan mereka merenggang.
" Lex maaf ya dulu aku kecewain kamu " Ucap Ayu membuka suara.
" Hah gak papa,namanya juga masa lalu " Jawab Alexi santai.
" Maaf juga aku merendahkan orang tua mu,aku gak bermaksud begitu " Ucap Ayu menunduk.
" Iya Yu gak papa,nih makan yang banyak kamu harus sehat " Balas Alexi menaruh sayur dipiring gadis itu.
" Iya Lex,makasih " Ujar Ayu berkaca kaca.
Alexi tersenyum seraya melanjutkan makanannya.
" Aku gak benci sama kamu Yu,hanya saja sekarang keadaannya tidak seperti dulu lagi " Batin Alexi seraya mengunyah makanannya didepan Ayu.
__ADS_1
❤❤❤❤
Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.