Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
300


__ADS_3

Malam semakin larut,angin semakin kencang tertiup.


Sepasang suami istri terlihat masih betah berbaring diayunan menatap langit malam yang indah.


Bintang2 berbaris dengan acak menunjukkan pesona kecantikan mereka.


Histi berbaring bertumpu lengan suaminya,gadis itu terlihat sangat nyaman.


" Kenapa dingin ?" tanya Serkan menoleh.


" Hm,tapi anget ada kamu " Jawab Histi tersenyum.


Serkan ikut tersenyum dan mengeratkan tangannya mendekap gadis itu.


Tak ada siapapun yang melarang mereka meski keduanya tidur disana,Histi benar2 merasa bebas.


Gadis itu sangat bahagia melihat perjuangannya tak sia2,menaklukkan lelaki dingin seperti Serkan memang menguras tenaga tapi gadis itu bahagia akan hasil akhir yang ia dapatkan.


" Kapan kita pergi ?" tanya Histi meraba dada Serkan.


" Minggu depan " jawab Serkan tenang.


" Apakah nanti kita akan hidup sederhana ?" tanya Histi.


" Kenapa ? kau takut ?" tanya Serkan.


" Tidak,aku tidak takut hanya saja aku akan membayangkannya sejenak bagaimana keluarga kita nanti " Jawab Histi.


" Disana sudah disiapkan 1 rumah untuk para dokter,tapi berhubung mereka juga sudah punya keluarga jadi rumah itu diserahkan kepada ku untuk hidup bersama kamu " Ucap Serkan.


" Kenapa begitu ?" tanya Histi mengernyit.


" Mereka bilang itu kado pernikahan " Jawab Serkan terkekeh.


" Ahhh mereka licik,bukankah rumah itu sudah disiapkan orang kampung ?" Tanya Histi mengkrucut.


" Ya itu benar,tapi mereka menyumbang untuk membelikan alat dapurnya " Jawab Serkan terkekeh.


" Kan kita udah punya rumah disini dikasih Kakek " Protes Histi.


" Kan kita tinggalnya disana bukan di kota " jawab Serkan.


Histi diam,dirinya sedikit tak terima dengan akal bulus para teman dokter sang suami.


" Sudah lah,untuk apa mengharapkan orang lain,kita harus memulainya dari Nol " Kata Serkan menasehati.


" Ya sih,tapi kan setidaknya kita ahh ya sudah lah " Kata Histi tak ingin berdebat.


Serkan tersenyum mengusap pipi gadis itu.


" Kau bisa masak ?" tanya Serkan.


" Bisa " jawab Histi.


" Masak air hahaha " Lanjut gadis itu tertawa.


" Hahaha ya,setidaknya kau bisa menghidupkan kompor " Balas Serkan ikut tertawa.


Deg...


Histi terdiam melihat lelaki itu malah tertawa seolah lucu.


" Kamu gak marah ?" tanys Histi heran.


" Marah kenapa ?" tanya Serkan.


" Ya aku gak bisa masak " Jawab Histi serius.


Serkan mengusap wajah gadis itu lembut lalu mengecup nya perlahan.


" Aku cari istri bukan cari pembantu,kalo kamu gak bisa masak kan bisa belajar " Kata Serkan tenang.


" ya tapi ak..


" Gak papa,dulu Ibu juga gak bisa masak,tapi sejak menikah dengan ayah,dia belajar setiap hari walaupun Ayah bilang masakan pertama ibu hancur banget " Kata Serkan terkekeh.


" Aku bisa sih dikit2,numis atau goreng gitu soalnya sering bantuin Mama didapur " kata Histi mulai merasa bangga dengan diriny.


" Hm itu udah lumayan kan daripada gak bisa apapun,ntar kalo aku dah mulai bakal jarang dirumah,soalnya dari pagi sampe sore,kalo malam ada yang butuh bantuan mau gak mau turun lagi " Kata Serkan menerangkan.


" Terus aku gimana ?" tanya Histi mulai deg degan.

__ADS_1


Serkan tersenyum menatap wajah bingung gadis itu.


" Makanya kita harus gercep " bisik Serkan lirih.


" Gercep ngapain ?" tanya Histi mengernyit.


" Punya Baby " Jawab Serkan tersenyum.


" hah " Pekik Histi kaget.


Serkan tertawa dan memeluk perut gadis itu.


Histi menelan ludah kasar,kode keras lelaki itu membuat rahimnya bergetar.


" Masuk yuk " Ajak Serkan.


" Nga ngapain ?" tanya Histi gugup.


" Menjalankan misi " jawab Serkan.


Glek...


Histi menelan ludah kasar,tiba2 nyali gadis itu menciut dengan ajakan mantap2 sang suami.


" Kenapa kamu takut ?" Tanya Serkan meraba bahu Histi.


" Gak siapa bilang " Jawab Histi cepat.


" Ya udah aayok " Ajak Serkan lagi.


Histi diam,gadis itu berusaha mencari alasan yang pas.


" Demi Alex aku takut banget sekarang " Batin Histi gemeteran.


" Btw sakit gak ?" tanya Histi menunduk


" Apanya ?" tanya Serkan.


" Pas itu nya " jawab Histi menabrakkan 2 jari telunjuk.


" Kalo sakit kenapa banyak pasangan diluar sana selingkuh ?" Tanya Serkan balik.


" Ya itu,ayo cepetan " Ajak Serkan lagi.


" eehh " pekik Histi melotot.


Serkan tertawa,pria itu merasa lucu dengan ketakutan Histi padahal selama ini gadis itu terbilang sangat agresif.


" Gak mau ?" tanya Serkan.


" Mau tapi sekali aja ya hehe " Jawab Histi cengengesan.


" Iya " Jawab Serkan tersenyum.


" Beneran ? awas kalo boong !" Kata Histi tajam.


Serkan mengangguk serius.


Gadis itu pun turun dari ayunan dan berjalan masuk bersama sang suami.


Serkan mengulum senyum dengan wajah liciknya.


" Sekali ? oh tidak bisa " Batin Serkan tertawa ngakak.


Mereka masuk kedalam kamar,Serkan meminta gadis itu untuk bersih2 terlebih dahulu karna mereka belum mandi dari sore.


" Gak papa Histi,cuma sekali doang " Ucap Histi meyakinkan diri.


Gadis itu mandi dengan bersih dan keluar.


Terlihat Serkan bertelanjang dada sambil bermain ponsel.


" Sayang " Panggil Histi.


Serkan menoleh,lelaki itu terdiam melihat Histi mengenakan baju handuk sepaha menampilkan kulit putih mulusnya.


" Inget ya sekali !" Kata Histi memperingati.


Serkan mengangguk,pria itu melepas hapenya dan berjalan kekamar mandi.


Histi duduk diranjang melihat hape lelaki itu.

__ADS_1


" Astaga apa ini ?" tanya Histi terbelalak melihat tulisan dilayar.


" Bukannya sekali doang,kenapa dia cari gaya bercinta ?" Gumam Histi mulai panik.


Gadis itu terus melihat kebawah,manik Histi hampir melompat melihat pose2 yang menggetarkan jiwanya.


" Apa dia beneran pengen punya anak cepet ??" Gumam Histi nanar.


Gadis itu bangkit dan mengambil baju dilemari.


Pikiran Histi melayang lebar saat menatap 1 baju dinas yang belum tersentuh melambai menggoda dirinya.


" Ini aku disuruh jadi istri apa jadi pelac*r ?" Gumam Histi menyelisik baju kurang bahan itu.


Histi tak menyangka kedua Ontynya menyiapkan baju jahan*m itu malam ini.


" Mending aku sembunyiin sebelum Serkan tau " Gumam Histi yakin.


Dengan cepat gadis itu membuka gantungan dan akan menyesapkan kebaju lain tapi naas saat akan menjalankan aksi tiba2 tangan Histi ditahan dari belakang.


Deg...


Gadis itu seketika mematung melihat tangan kekar tersebut ditambah bau sabun yang begitu ia kenal.


" Habislah aku malam ini " Batin Histi pasrah.


" Mau dibawa kemana ?" tanya Serkan serak.


Glek..


Histi menelan ludah kasar,bau mentol terasa dingin dilehernya.


" Ka ak " Panggil Histi gugup.


" Aku beliin buat kamu " Ucap Serkan memegang pipi Histi dari belakang.


" Hah ka kamu yang beliin ?" tanya Histi syok.


" Hm,kamu suka ?" tanya Serkan melingkarkan tangannya di pinggang Histi.


" Ng eem iya " jawab Histi mulai tak fokus.


" Astaga pantesan norak,ternyata dia yang beliin,ini mah mending gak usah pake baju " Batin Histi gemas.


" Pakein dong " Pinta Serkan manja.


" Hah !" Pekik Histi melotot.


" Aku pengen lihat kamu pake gini " Ucap Serkan serak.


Deg


Jantung Histi berdebar kencang,melihat tali2 baju itu saja sudah membuat tubuhnya terlilit.


raut wajah Serkan seketika berubah,pria itu terlihat sudah tak sabar lagi khas pria dewasa.


Perlahan Serkan membuka ikatan baju handuk istrinya,Histi menggigit bibir menahan malu yang luar biasa tapi gadis itu tak berani menolak Serkan karna lelaki itu punya wewenang atas dirinya.


Manik Serkan tak lepas menatap setiap lengkuk tubuh sang istri bahkan tangan pria itu tak bisa diam meraba apa saja yang ia lewati.


" Nanti " Ucap Histi menahan tangan Serkan yang mulai nakal.


" Kamu sexy sayang " Ucap Serkan nanar.


Setelah puas membuat Histi jantungan kini gadis itu seperti gadis menggoda yang siap melayani tamunya.


Serkan menarik tangan Histi keranjang dan mendorong gadis itu kesana.


" Ampun Om,saya masih perawan " Ucap Histi memelas.


Serkan yang tadinya sudah dilevel tertinggi seketika tertawa dengan celetukan gadis itu.


" Sama saya juga masih perjaka Neng " Jawab Serkan.


" Wahahahahahahaha " Keduanya langsung tertawa ngakak.


Malam pertama pasangan itu pun dimulai dengan candaan receh.


❤❤❤❤


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.

__ADS_1


__ADS_2