
Jackson mengantar Salsa pulang saat gadis itu sudah memberikan jawaban atas perasaannya.
Salsa terlihat sangat canggung meski ia sudah berusaha sebiasa mungkin.
" Mau es krim ?" tanya Jackson menegur.
" Hm ya " Jawab Salsa asal.
Jackson tersenyum,mereka pun melaju tenang dijalan raya.
Kali ini Jackson mengenakan motor canggih Papanya,pria itu benar2 terlihat sangat tampan dan macho.
Jackson menepikan moge itu di sebuah kedai es krim terkenal.
Keduanya berjalan masuk.
" Sa " Panggil Jackson menahan tangan Salsa yang ingin mendorong pintu.
" Iya " Jawab Salsa berbalik badan.
Jackson mendekat dan menaruh tangannya dikepala gadis itu.
" Ke kenapa ?" tanya Salsa kaget.
" Rambut kamu berantakan " Jawab Jackson tersenyum.
" Hah em ya aku em " kata Salsa kelabakan.
Gadis itu merapikan rambutnya dengan cepat menghindari kontak mata dengan Jackson tapi naas seberapa hebat pun Salsa tak bisa mengalihkan pandangannya kepada lelaki itu.
" Kamu gugup ya ?" tanya Jackson terkekeh.
" Hm gak " Jawab Salsa gugup.
Jackson tersenyum,pria itu pun menarik tangan Salsa masuk kedalam.
Salsa menunduk malu dan mengikuti langkah Jackson.
Pria itu langsung memesankan es krim yang Salsa inginkan.
Meski sangat muda tapi Jackson punya banyak uang,Salsa tidak tau apakah pria itu minta kepada orang tuanya atau uang sendiri hasil bekerja.
Yang Salsa tau Jackson bekerja diperusahaan milik keluarganya dibagian otomotif jadi tak heran lelaki itu suka gonta ganti mobil mewah dan unik.
" Kamu kenapa Sa kok diem aja ? gak suka ya jalan sama aku ?" Tanya Jackson melihat Salsa banyak diam.
" hah gak kok,aku cuma menikmati es krimnya aja " jawab Salsa.
" Mana es krimnya ?" tanya Jackson bersedekap dada.
" Nih,eh " Kata Salsa kaget sendiri tak ada es krim ditangannya.
" Ini pesanan anda " Ucap pelayan memberi es krim pesanan Jackson.
" Hehe belum ya ?" tanya Salsa malu.
" Ngelamun apa sih ?" tanya Jackson gemas.
" Gak kok,aku pikir tadi udah ditangan " jawab Salsa malu.
Jackson menggeleng pelan,mereka pun mencari tempat duduk untuk menikmati es krim dengan cup jumbo.
Salsa berusaha sedikit rileks,otaknya sedang memikirkan hal2 yang aneh saat ini.
" Oh iya,Mama kamu apa kabar ?" tanya Salsa mulai bersuara.
" Baik " Jawab Jackson.
" Hm syukur lah,kamu tau Kak Helen mau nikah sama Kak Jacob ?" tanya Salsa lagi.
" Tau,Kak Jacob udah datang kerumah buat ngasih kabar " Jawab Jackson seraya menjilati es krimnya.
__ADS_1
" Kamu sama Kak Jacob sepupuan dari mana ?" tanya Salsa kepo.
" Dari Kakek buyut " jawab Jackson.
" Saudaraan ?" tanya Salsa.
" Iya,Papa aku sama Mamanya Kak Jacob itu sepupuan,tapi dulu gak deket pas Papa nikah sama Mama,tapi lama kelamaan bisa membaur " Jawab Jackson.
Salsa ber Oh ria,awalnya gadis itu juga sangat terkejut Jacob punya sepupu orang indo yang bicaranya pun sangat pasih.
" Aku dengar kamu pernah menikah ya ?" tanya Jackson tenang.
" Hah uhuk uhuk..." Salsa langsung terbatuk batuk mendengar pertanyaan lelaki itu.
" Aduhh maaf " Kata Jackson menepuk punggung Salsa.
" Kamu tau dari mana ?" tanya Salsa berusaha tenang.
Jackson tersenyum dan menyenderkan tubuhnya di sofa.
" Dari Kak Helen ya ?" tebak Salsa.
" Hm " Jawab Jackson.
Salsa mengangguk paham,siapa lagi kalau bukan Helen karna hanya wanita itu yang tau akan sttus dirinya.
" Kamu gak papa ?" tanya Jackson.
" Aku baik2 aja " Jawab Salsa tersenyum.
" Jangan galau lagi,aku bakal ada buat kamu " Ucap Jackson tersenyum.
" Makasih " Jawab Salsa ikut tersenyum.
Keduanya pun kembali menikmati es krim.
Pagi ini dirumah Romi semua orang sudah siap untuk berangkat.
" Waw,mau kemana Neng ?" Tanya Romi tak jadi minum air putih melihat istrinya masuk kedapur.
" Kondangan Om " Jawab Yuni mengambil gelas.
" Kok Om sih,panggil Abang dong " Protes Romi.
Yuni terkekeh dan ikut minum bersama suaminya.
" Ayo cepetan,semua orang udah siap " Ucap Yuni.
" Iya " Jawab Romi.
Selesai minum keduanya berjalan keluar,terlihat sanak keluarga sudah siap dengan seragam yang hampir sama.
Winda selalu didekat Alexi,terlihat keduanya sangat akrab mereka bersenda gurau bersama Byanca juga.
" Mana Serkan ?" tanya Romi.
" Udah di mobil " Jawab Alexi terkekeh.
" Wah2 tuh anak udah gak sabar lagi pengen nikah " Kata Romi tertawa.
Alexi ikut tertawa.
Tin tin...
Suara klakson mobil terdengar semua orang menoleh dan langsung tertawa melihat Serkan sudah memasang wajah datar.
" Ayo2 cepetan,pengantinnya bakal ngamuk " Kata Tito mengarahkan.
Semua orang langsung berjalan kearah mobil.
" Lama banget sih,aku udah ditelfon Histi " Kata Serkan bersedekap dada.
__ADS_1
" Ck sabar,ini masih pagi loh " Kata Yuni gemas.
" Gak tau,Histi minta cepet2 " Kata Serkan masih mode kesal.
Yuni menggeleng pelan,bukan hanya Serkan yang ingin cepat ternyata calon istri lelaki itu lebih tak sabaran.
3 mobil langsung berangkat menuju rumah sang mempelai wanita.
Dilokasi,semua orang terlihat sibuk sana sini.
Pernikahan kali ini hanya akan mengadakan akad nikah dan syukuran kecil saja karna waktu yang diminta oleh Serkan tidak pas untuk mengadakan acara besar.
" Jackkk pake celana duluuuuuu " Pekik Ana mengejar putranya yang lari2an.
" Gak mau pake yang itu " Teriak Jack terus berlari.
" Ehh Bang bang tangkap Jack " Teriak Ana melihat Aktam masuk kedalam rumah.
" Hayo mau kemana ?" Hadang Aktam didepan Jack.
" Minggir Om,gak usah campur " Jawab Jack ketus.
" Pake celana dulu Jack,kamu gak malu burung kamu sliweran " Kata Aktam gemas.
" Aku belum sunat Om " Balas Jack.
" Masa sih ?" tanya Aktam kaget.
Jack tersenyum jahil dan langsung melesat kabur.
" Ehhhh Jackk sini kamu " Teriak Aktam.
" Haist tuh anak,susah banget disuruh pake celana " Gerutu Ana kesal melihat anaknya sudah hilang dari pandangan.
" Kamu sih marahin Jack mulu " Kata Aktam memarahi Ana.
" Kalo gak gitu dia seenaknya sama aku " Balas Ana kesal.
" ya harusnya yang lembut dong,lihat tuh si Lulu,gak pernah marahin anak2 depan orang rame " Kata Aktam menunjuk istrinya yang adem ayem duduk menyuapi Archi dan Arshad yang sedang main game.
" Haistt kamu mah enak,anaknya gak banyak tingkah,lah coba kalo anak kamu modelan Jack,Lulu juga bakal emosian sama kayak aku " Kata Ana sengit.
" Ya udah,daripada kamu ngomel2 mending kamu tangkap Jack bentar lagi Serkan datang " Kata Aktam mengalah.
Ana mengangguk dan meneriaki anaknya lagi.
" Nenek tolonghh " Pekik Jack bersembunyi dibelakang Nisa.
" Kamu kenapa Jack ?" tanya Nisa yang sedang duduk santai bersama mertuanya.
" Mama paksa aku pake celana " Adu Jack kesal.
" Lah emang kamu gak mau pake celana ?" tanya Nisa gemas.
" Mau Nek tapi gak mau pake celana sarung gitu,aku masih muda bukan aki2 " Jawab Jack kesal.
" Uhuk uhuk " Reno dan Antoni yang melihat bocah itu langsung terbatuk merasa tersindir dengan ucapan Aki2 keluar dari mulut sang cucu.
Reno melihat celananya,begitu pun Antoni,kedua lelaki itu seketika ikut malu.
" Tuh lihat,Kakek sama Buyut cocok pake begituan,aku kan nggak !" Kata Jack menunjuk Reno.
" Haisttt berubah juga ntar nih gue jadi muda lagi " Gumam Reno kesal.
" Ayah ikut Ren " kata Antoni memelas.
Nisa terkekeh geli melihat kedua lelaki beruban itu tak terima menjadi tua.
❤❤❤
Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.
__ADS_1