Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
130


__ADS_3

Siang harinya Salsa pun berangkat meninggalkan rumah Alexi,mereka tak sempat bertemu karna Alexi sudah pergi bekerja.


Lelaki itu tak bisa mengambil izin karna pekerjaannya saat ini tak bisa ditinggal,pria itu mati2an bersama tim mempertahankan data perusahaan yang ingin di curi makanya Alexi sampai lembur tengah malam demi nama baik perusahaan itu.


Salsa ditemani Bryan,keduanya pulang bersama dengan pesawat first class berhubung Bryan punya uang banyak.


Sesampainya dibandara gadis itu celingak celinguk mencari orang yang bilang mau menjemputnya.


" Kakak mana ya ?" Gumam Salsa melihat kiri kanan.


" Cari siapa Sa ?" Tanya Bryan heran.


" Kakak ipar aku bilang mau jemput tapi dia nya gak kelihatan nih " jawab Salsa.


" ipar kamu yang jemput ?" tanya Bryan.


" Iya,kamu dan aku kan beda arah " Jawab Salsa.


" hm iya sih,aku juga mau cepet kerumah Nenek soalnya Bibi aku mau lahiran,suaminya tugas negara " kata Bryan bimbang.


" Ya,kamu pergi aja kasihan Bibi kamu gak ada temennya " Balas Salsa ramah.


" Tapi kamu ?"


" Udah kamu pergi aja aku gak bakal kesesat kok " Jawab Salsa tersenyum.


" Maaf Tuan Bryan,Nyonya Sinta meminta anda segera pergi " Ucap seorang pria berpakaian supir pribadi.


" Iya Mang,tunggu bentar " kata Bryan paham.


" Sa,maaf ya aku harus buru2 " kata Bryan memegang bahu Salsa.


" Iya Kakak hati2,semoga selamat ya Kak " Balas Salsa tersenyum.


Bryan mengangguk dan langsung mengikuti langkah supir yang membawa kopernya ke mobil.


Mobil mahal CRV putih itu pun melesat pergi dari hadapan Salsa,gadis itu menghela nafas melihat dirinya seorang diri sekarang.


Saat Salsa ingin menarik koper mencari taxi,tiba2 sebuah klakson terdengar dari sebuah mobil hitam.


Salsa terdiam melihat siapa yang menegur dirinya.


Seorang gadis pun keluar dengan wajah tersenyum cerah.


Salsa mengernyit melihat gadis itu mendekati dirinya.


" Kamu Salsa ?" tanya gadis itu ramah.


" Iya " Jawab Salsa mengangguk.


" Aku Histi,pacarnya Dokter Serkan " Ucap gadis cantik berkuncir 1 itu mengulurkan tangan.


" Pacar Kak Serkan ?" tanya Salsa terkejut.


" Ya,hehe sepertinya kau lebih tua dari ku " Jawab Histi malu2.


Salsa diam menyelisik gadis itu dari ujung kaki hingga kepala.


Penampilan Histi terkesan sangat biasa,gadis itu mengenakan celana longgar kaos oblong dan sandal jepit.

__ADS_1


" Apa ini pacarnya Kak Serkan ? oh my God dia masih sangat muda " Batin Salsa.


" Hei kenapa diam ?" Tanya Histi menegur.


" Hah iya,em Kak Serkan mana,dia bilang mau menjemput ku ?" tanya Salsa melihat kiri kanan.


" Dia belum bisa keluar,jadi aku yang menjemput kamu " Jawab Histi ramah.


Salsa ber Oh ria,Histi pun menganjak Salsa naik kemobil mewah milik orang tuanya.


Flashback On..


Pulang kuliah tadi Histi langsung berkunjung kerumah sakit untuk makan siang bersama dengan kekasihnya.


Gadis itu kini lebih leluasa untuk menemui Serkan karna 1 rumah sakit sudah tau kabar kedekatan mereka.


Serkan maupun Histi tau bahwa mereka menjadi bahan gibahan karyawan tapi keduanya memilih tutup telinga,apalagi Histi yang bersikap masa bodoh sedangkan Serkan memasang tampang cuek karna gadisnya sudah maju duluan.


Mereka makan siomay bersama yang dibeli Histi dipinggir jalan.


Pria itu kini menjadi patner makan yang cocok menurut Histi karna Serkan mau makan apa saja asal kenyang bedahal dengan Bryan kemarin yang selalu ingin makan ditempat higenis dan sulit diajak berburu makanan murah.


" Astaga,aku lupa " Ucap Serkan bangkit dari tempat duduknya.


" Kenapa ?" Tanya Histi terkejut dan menelan bulat2 somaynya.


" Adik ipar aku pulang,semalam Ayah minta aku buat jemput " Jawab Serkan.


" Ipar ?" tanya Histi terkejut.


" Ya,mantan Alexi " Jawab Bryan.


" Hah,adik cowok kamu itu udah nikah ?" tanya Histi terbelalak.


" Astagaaaaa " Kata Salsa menggeleng tak percaya.


Gadis itu tak menyangka lelaki yang ia temui saat berpapasan dengan Romi disekolah adiknya dulu ternyata sudah pernah menikah diusia muda.


" Jadi adik kamu duda dong ?" tanya Histi terkekeh.


" Hm " Jawab Serkan.


" Ppffttt,Alexi yang baru seumur jagung udah duda lah abangnya seumur batu masih membujang" Ejek Histi.


" Biarin " Jawab Serkan mendengus.


" hahahahaahha " Histi tertawa ngakak melihat wajah merajuk pria itu.


" Aku gak bisa jemput nih,bentar lagi mau kerumah sakit sebelah,kamu bisa jemput gak ?" Tanya Serkan terlihat khawatir.


" Emang dia ngak bisa naik taxi ?" tanya Histi heran.


" Bisa sih,tapi Ayah gak mau Salsa naik taxi,dia mau aku yang antar kerumah,Ayah lagi kerja gak bisa jemput " Jelas Serkan.


" Wahh enak banget jadi dia " Kata Histi takjub.


" Hm,Ibu udah sayang banget sama Salsa " Balas Serkan.


" Aku juga mau ntar kalo jadi menantu ibu kamu dispesialin gitu " Kata Histi tersenyum malu.

__ADS_1


Serkan menahan tawa melihat gadis itu penuh harap.


" hm,kamu harus bersikap baik sama aku kalo mau di sayang ibu " Kata Serkan bersedekap dada.


" Ck tenang aja,aku kalo dah Falling in love,bengek " Balas Histi santai.


Serkan memutar mata malas dengan gombalan gadis itu.


Tak lama,hape pria itu pun berdering panggilan dari adik iparnya..


Histi pun langsung pergi setelah mendapat kecupan dipipi sebagai upah dari lelaki itu.


" Dasar modus !" Cibir Serkan melihat Histi keluar dari ruangannya.


Flashback Off


Sesampainya dirumah Romi,Salsa pun turun dengan semangat.


Gadis itu sudah tak sabaran lagi ingin bertemu dengan ibu mertuanya.


" Kamu gak turun ?" Tanya Salsa kepada Histi yang diam.


" Nanti aja,aku harus pulang adik aku minta beli makanan " Jawab Histi.


" Hm ya udah,,makasih ya udah anterin " Balas Salsa tulus.


" Iya salam buat Ibu " Kata Histi malu.


Salsa mengangguk tersenyum.


Salsa pun langsung masuk kepekarangan rumah mantan mertuanya.


Histi menghela nafas panjang,gadis itu merasa iri kepada Salsa,terlihat sekali wajah ceria Salsa ingin bertemu orang tua pacarnya.


" Sayang banget mereka cere,padahal kan Salsa gadis yang baik,sampe pacar aku respect " Gumam Histi menggeleng pelan.


" Pasti si cowok sekolah SD itu yang cari gara2 " Tuduh Histi mengingat Alexi..


Histi pun memutuskan untuk pulang sebelum kedua adiknya mengamuk.


Didepan rumah,Salsa terlihat gugup.


Gadis itu malu sudah lama tak bertemu Yuni dan Romi.


" Huh gak papa,aku bisa " Ucap Salsa menguatkan hatinya.


Gadis itu pun mulai mengetuk pintu rumah.


Saat pintu terbuka,nampak seorang wanita cantik dihadapan Salsa.


Seketika Salsa melotot mengenali wanita itu.


" Ta nte " Ucap Salsa terbata.


" Hay,selamat datang " Jawab wanita itu tersenyum.


Glek...


" Apa aku salah rumah ? apa ibu dan Ayah.....astaga jangan sampai itu terjadi " Batin Salsa mulai gemeteran.

__ADS_1


❤❤❤❤


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2