
Dirumah besar sudah 3 hari ini seorang pria terdiam tak banyak bicara membuat 1 rumah kebingungan,bagaimana tidak biasanya pria itu yang sangat berisik tapi kini tidak sama sekali mulutnya seolah terkunci rapat dengan wajah datar.
" Ma " Panggil seorang gadis kepada ibunya yang sedang lewat bawa cucian kotor.
" Napa ?" Tanya sang Mama tenang.
" Itu sih anak kebanggan Mama kenapa bisu sekarang ?" tanya Angel penasaran.
" Eh adik kamu gak bisu Angel !" kata Ana tak terima.
" Terus kenapa dia diem terus,biasanya teriak2 " Kata Angel heran.
" Mama juga gak tau kenapa Jack diam,dia juga gak ngobrol sama Papa kamu " Kata Ana bingung.
" Hm apa dia banyak masalah ya ?" Gumam Angel menebak.
" Masalah apa ? uang jajannya lancar kok,keperluan sekolahnya juga,sama ps nya juga gak masalah " Kata Ana mengingat.
" Ya bisa aja faktor lain Ma,misalnya hati " Kata Angel terkekeh geli.
" Hah Hati ?" Pekik Ana terbelalak.
" Iya,bisa aja Jack lagi patah hati Ma makanya dia diam " Jawab Angel serius.
" Gila kamu,mana ada Jack patah hati wong dia masih kecil kok " kata Ana mengibas tangannya.
" Jack itu udah gede Ma,udah bisa mikirin cewek itu mah " Kta Angel yakin.
" Kagak ada,Jack masih bocah,dia juga masih minum susu kok masa iya udah mikir cinta2an " Kata Ana tak percaya.
" Ih Mama dibilangin gak percaya " Kata Angel memutar mata.
Ana menggeleng pelan.
" Mungkin dia lagi gak enak badan aja " kata Ana positif thingking.
" Hm ya bisa aja,tapi kan biasanya dia manja banget kalo lagi sakit " kata Angel masih heran.
" Udah ah,kamu bikin Mama pusing aja,mana baju kotor kamu cepetan ambil Mama mau nyuci " Kata Ana memutuskan obrolan.
" Udah diambil bibi tadi " kata Angel mengambil hapenya.
" Haisttt,dianter kebelakang jangan minta Bibi terus yang ngambilin !" Kata Ana menoyor kepala putrinya.
" Tadi Bibi lewat sini,ya udah sekalian " Kata Angel mengusap kepalanya.
Ana bangun dan berjalan keluar,saat membuka pintu alangkah kagetnya wanita itu melihat sang putra berdiri didepan pintu dengan wajah tak kalah terkejut.
" Haist kamu ini Jack bikin Mama jantungan " Kata Ana mengusap dadanya.
" Maaf " Ucap Jack menunduk.
Deg...
Ana melotot kaget dengan ucapan bersalah anaknya.
" Maaf ?" Ulang Ana tak percaya.
Jack mengangguk pelan.
" Apa kakak ada didalam ?" tanya Jack mengalihkan.
" Hm,kenapa ?" tanya Ana kepo.
__ADS_1
" Mau balikin hape nya yang dulu sempat aku rusakin " jawab Jack menunduk.
" What ??" Pekik Ana kembali melotot.
Jack masuk kedalam kamar tanpa menghiraukan manik ibunya yang hampir keluar.
" Ya Tuhan,apa ini mimpi ? apa barusan itu benar anak ku Jack ?" Gumam Ana melihat pintu kamar tertutup rapat.
" Anak ku kenapa berubah ? apa yang salah dengan dirinya ?" Gumam Ana makin panik.
" Huh aku harus tanya Bunda dan teman2 Jack " kata Ana yakin.
Dengan mengepit sebongkah baju keluarga kecilnya wanita itu turun kebawah mencari si pemilik keturunan.
Didalam kamar,sepasang kakak beradik saling melihat.
" Kenapa ?" tanya Angel sambil berbaring memain hape.
" Aku mau ganti rugi " Jawab Jack tenang
" Ganti rugi apa ?" tanya Angel mengernyit.
" Hape yang aku lempar minggu lalu " Jawab Jack hati2.
Brbrrkrkdk...
Angel langsung bangun dengan cepat mendengar perkataan adiknya.
" Aku udah beli baru,gak sebagus yang kemarin tapi ini yang bisa aku ganti " Kata Jack menyodorkan paperbag ditangannya.
Angel merebut paperbag tersebut dan membuka isi.
" Waw ini beneran ?" tanya Angel syok.
" Hm,Kakak bisa taruh memori lama disana " Jawab Jack.
" Uang tabungan aku " Jawab Jack jujur.
" Dek " Panggil Angel mendekati adiknya.
" Kamu kenapa ? ada masalah berat ya ? ayo cerita sama Kakak " Kata Angel memegang tangan Jack.
Jack menggeleng pelan dengan senyum kecil.
" Kamu jangan gini dong Jack,Kakak takut kamu banyak diam " kata Angel memelas.
" Aku gak papa,semua aman " Balas Jack santai.
" Ah kamu gak seru lagi deh kalo diem2an gini " kata Angel lesu.
" Aku ada Pr,apa Kakak mau bantu aku isi ?" Tanya Jack tak mau membahas perilakunya.
" Kamu mau jadi anak baik ya ?" Tanya Angel belum puas.
" Harusnya seperti itu kan ?'" Tanya Jack balik.
" Tapi itu gak cocok buat kamu Jack " Jawab Angel terkekeh.
Jack mengkrucut,bocah itu sudah berusaha menahan dirinya tapi ucapan sang Kakak begitu monohok membuat sakit hati.
" Ya udah deh kalo kamu gak mau cerita juga gak papa,gih sana ambil buku " kata Angel tak ingin memaksa.
Jack mengangguk lalu berjalan keluar menuju kamarnya yang tepat disebelah Angel.
__ADS_1
Dibawah sana,seorang gadis bersiap akan pergi bersama kekasihnya.
Yap Azura sudah terlihat cantik menggukan setelan trandy ala masa kini,tapi masih muslimah menutupi aurat terlarang.
" Papa " Panggil Azura melihat Aktam lewat.
" Iya sayang kenapa ?" tanya Aktam berhenti.
" Hm aku mau jalan Pa " Jawab Azura hati2.
" Sama Romeo ?" Tanya Aktam.
" Hehe " Azura cengengesan dengan wajah malu.
" Jangan terlalu dekat dulu kalian belum sah " Kata Aktam tegas.
" Gak kok Pa,kita cuma pergi lihat undangan " Kata Azura takut.
" Papa gak mau ya nanti kamu jadi bahan gibahan orang,kalian memang udah Tunangan tapi bukan berarti kalian bebas melakukan apapun apalagi yang satu itu " Kata Aktam tajam.
" Melakukan apa Pa ?" tanya Azura polos.
" Ck gak usah mikir kejauhan deh Bang,Azura bisa jaga diri " Sahut sang istri yang ternyata ada dibelakangnya.
" Aku khawatir aja Yank,Romeo itu udah dewasa banget loh " Kata Aktam serius.
" Ya bagus dong kalo Romeo dewasa jadi dia bisa lindungin Azura " kata Lulu heran.
" Ck bukan itunya Yank,kalo mereka sering berdua yang ada nanti ketiganya setan,mana Azura polos banget lagi,kalo diapai2n Romeo dia gak bakal bisa lawan " Kata Aktam ngeri.
Azura melotot kaget begitu pun ibunya yang langsung mencubit pinggang sang suami.
" Romeo bukan kayak kamu yg otaknya ngeres terus kalo berduaan " Cibir Lulu.
" Lah aku ngeres udah sah sama kamu,lah mereka ijab aja belum " Kata Aktam membela diri.
" Jadi Papa sama Mama kalo berduaan kerjaannya...." Ucap Azura membayangkan.
" eeehhhhh " Pekik Lulu terbelalak
" Gak2,kita gak gitu Zura,Papa kamu asal bicara " Kata Lulu panik.
Wajah Azura memerah,pantas saja Aktam berpikir negative tentang Romeo,lantaran keduanya sama2 pria dewasa yang butuh pencerahan.
" Dah sana pergi gak usah dengerin Papa " Usir Lulu kepada Azura.
" Papa ngomong serius ya,kamu harus jaga diri " kata Aktam melotot.
" Iya Pa,lagian aku juga lagi Mens " Jawab Azura polos.
" Tuh Yank,kamu dengar sendiri kan apa aku bilang" Kata Aktam syok.
" Upssss,kaburrrrrrr " Pekik Azura langsung berlari menjauh..
Lulu menggaruk kepala melihat suaminya yang mulai edan,kadang sifat posesif Aktam membuat dirinya bingung tapi Lulu tau Aktam melakukan itu semua karna ia sayang.
" Dah ah,aku udah bersih jom kita tamasya " Kata Lulu mencolek dagu pria itu.
" Ehh udah bersih nih ? serius ?" tanya Aktam tersenyum girang.
Lulu mengangguk dan berlari menaiki anak tangga.
" Yes yes jatah2 " Gumam Aktam mengipasi wajahnya yang merah merona.
__ADS_1
❤❤❤
Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.