
Disebuah rumah seorang pria terbaring lemas dipangkuan istrinya,Alexi tergolek tak berdaya dengan hidung disumbat minyak angin ditambah koyo dikening..
Sang istri hanya bisa menarik nafas dalam dengan keadaan lelaki itu.
Sudah hampir 1 minggu Alexi sakit,ia pun harus izin dari perusahaan tempatnya bekerja.
" Yank dingin " Ucap Alexi menatap nanar Salsa.
Salsa menunduk dan menatap iba pria itu,wajah Alexi memucat,mereka baru saja pulang dari rumah sakit untuk mengecek kondisi Alexi yang masih naik turun.
Hari ini tak ada siapapun dirumah karna Yuni dan Byanca pergi keluar kota menemani Romi bekerja selama 1 minggu..
Byanca pun harus izin sekolah karna tak mau ditinggal orang tuanya..
" Yank laper " Rengek Alexi manja.
" Mau makan ?" tanya Salsa meraba rambut lelaki itu.
" iya tapi disuapin " Jawab Alexi melas.
" Ya udah hayok " Balas Salsa setuju.
Keduanya bangun,Alexi mengaduh sakit kepala efek demam tinggi yang ia derita.
" Mau makan apa ?" tanya Salsa setelah berada didapur.
" Makan kamu boleh ?" tanya Alexi cengengesan.
" Mau aku goreng apa rebus ?" Tanya Salsa menantang.
" Hehe becanda sayang " Jawab Alexi ngeri.
Salsa mendengus dan membuka lemari.
Wanita itu mengambil 2 bungkus indomie yang selalu distok oleh sang mertua.
" Makan mie ?" tanya Alexi mengernyit.
" Iya " jawab Salsa mengambil panci.
" Kan aku yang lapar,kok kamu yang pengen makan ?" Tanya Alexi heran.
" terus aku dan anak kamu cuma liatin kamu doang ?" tanya Salsa menyentil perutnya.
" Dedek mau juga ya ?" tanya Alexi polos.
" Ya iyalah " Balas Salsa gemas.
" Hm ya udah,masak aja tapi pake sayur ya biar ada vitaminnya " jawab Alexi hati2.
" Hm " jawab Salsa tenang.
Alexi menarik kursi,pria itu tak mau ikut campur masalah dapur karna akan membuat istrinya mengamuk nanti apalagi Salsa dalam masa sensitif.
Sejak hamil,Salsa sering menampilkan wajah jutek,ia tak tau kenapa bisa seperti itu padahal ia sudah bersikap sangat biasa tapi apa daya penglihatan orang lain dengan dirinya berbeda.
Beberapa menit berkutat akhirnya 2 mangkok indomie telur dan sayur tersaji dengan apik.
Cacing Alexi yang tak sengaja mencium bau harum langsung berontak mengajak Alexi bergerak cepat.
__ADS_1
" Makan pelan2 Lex " Tegur Salsa melihat Alexi tak sabaran.
" aku laper banget Yank,kemarin lidah pahit " Kata Alexi mengaduk mienya dengan gerakan cepat.
Salsa mengangguk paham,beberapa hari Alexi sakit memang membuat kondisi lelaki itu melemah,ia tak bernafsu makan apalagi diajak jalan.
Salsa sebagai istri harus siap siaga meski dirinya juga kini merasa cepat lelah ditambah ia harus menjaga bayinya agar tetap aman didalam perut.
" Kenapa liatin aku ?" tanya Alexi melihat Salsa malah melamun.
" Aku seperti melihat calon bayi kita nanti " Jawab Salsa nanar.
" Hah masa sih ?" tanya Alexi kaget.
Salsa mengangguk polos,batinnya mengatakan nanti jika bayi itu lahir maka keturunannya akan menuruni Alexi.
" Bagus lah kalo kamu mikirnya gitu,seenggaknya dia punya wajah yang ganteng kayak aku " Kata Alexi pd.
" Heleh,ganteng dari mana modelan keripik pare gitu,yang ada pahit " Cibir Salsa.
" Kan aku bapaknya,gen ketampanan atau kecantikan itu nurunin bapaknya kalo soal akademik baru nurun emaknya " Jelas Alexi.
" Aku juga pinter,buktinya bisa lulus universitas " Balas Salsa.
" Nyogok " Cibir Alexi.
" Eh enak aja,aku banting tulang tau !" Kata Salsa tak terima..
Alexi tak membalas lagi,pria itu sibuk memakan sisa istrinya yang terlihat tak di hiraukan.
Sore menjelang,Salsa menganjak Alexi jalan2.
Hidup tak ada orang tua terasa begitu sepi,Salsa yang sudah biasa ada Yuni dirumah merasa kehilangan.
" Hm " Jawab Alexi tenang.
" Boleh tanya gak ?" tanya Salsa hati2.
" Tanya apa ?" tanya Alexi mengrrnyit.
" Hm tentang Winda " jawab Salsa.
Alexi terdiam,jika menyangkut nama sahabatnya perubahan Alexi begitu nyata.
" Ya " Jawab Alexi.
" Hm dulu kamu sama dia emang sempat suka ya ?" Tanya Salsa deg degan.
" Kenapa tanya gitu ?" tanya Alexi merasa aneh.
" Gak papa,soalnya kalian dekettt banget,aku kadang suka khawatir " Jawab Salsa jujur.
Alexi terkekeh dan mengusap kepala istrinya.
" Dulu saat aku masih remaja dan belum kenal kamu,aku memang pernah suka sama dia " jawab Alexi tenang.
" Beneran ?" tanya Salsa syok.
" Iya tapi Winda sukanya Kak Serkan " Jawab Alexi.
__ADS_1
" kak Serkan ?" Ulang Salsa terbelalak.
" Hm,tapi Kak Serkan anggap dia adik sama kayak aku,Kak Serkan dulu kan cuek banget sampe dia ketemu Histi dan nikah punya anak " Jawab Alexi.
" Kamu gak sakit hati ?" tanya Salsa nanar.
" Sakit hati ? hm gak tau ya namanya juga anak2 jadi aku biasa aja ditolak karna emang kita temenan dari orok " Jawab Alexi tersenyum geli.
" Makanya sampe sekarang aku sama dia itu ikatannya kenceng banget,Ibu sama Mama dia temenan dari mereka muda sebelum kenal Ayah " Jawab Alexi.
" Kamu tau cerita Ayah sama Ibu bisa nikah gak ?" Tanya Salsa kepo.
Alexi terdiam mendengar pertanyaan istrinya.
" Kenapa ?" tanya Salsa memegang lengan lelaki itu.
" Hm aku kurang tau,tapi dulu Ayah nolak Ibu " jawab Alexi menunduk.
" Apa " Pekik Salsa melotot.
" Udah jangan bahas itu lagi,aku jadi keinget masa lalu " Balas Alexi menyudahi.
" Aku pengen tau Lex " Pinta Salsa manja.
" Itu kisah orang tua kita,biarlah jadi pelajaran " Balas Alexi.
" Keadaannya sama kayak aku dengan kamu ya ?" Tanya Salsa nanar.
" Hm kurang lebih gitu,dulu pernikahan Ayah sama Ibu berantakan banget "
" Kamu tau dari mana Lex ?" tanya Salsa serius.
Alexi tersenyum,jika mengingat masa lalu orang tuanya membuat lelaki itu begitu menyesal,bagaimana tidak ia seolah menjadi duplikat Romi menyakiti seorang gadis tak berdosa yang kini menjadi istrinya.
" Semua cerita ibu simpan dalam catatan hariannya " Jawab Alexi jujur.
" Ibu nulis tiap hari dibuku ?" tanya Salsa mengernyit.
" Ya,yang aku baca begitu setiap hari ibu sellau menulis bagaimana harinya berlangsung,bagaimana Ibu ngurusin Kak Serkan dari kecil hingga lahirin aku,semua lengkap " Jawab Alexi.
" Tapi ibu hebat ya bisa urus Kak Serkan dengan suka rela " Balas Salsa salut.
" Ya,Kak Serkan gak bersalah,Ibu mana tega sama anak kecil kayak gitu meskipun bukan darah dagingnya " Balas Alexi terkekeh.
Salsa tersenyum dan mendekap lelaki itu hangat.
" Aku harap ini hanya menjadi sebuah cerita fiksi belaka Lex,jangan pernah mengulang lagi kesalahan yang sama " Ucap Salsa lembut.
" Jadi bikin kesalahan baru boleh gak ?" tanya Alexi menggoda.
plak...
Lelaki itu mendapat tamparan keras di bahunya membuat Alexi meringis.
" Awas aja kamu berani gitu !" Ancam Salsa tajam.
" Hehe dulu berani,tapi sekarang kayaknya gak lagi deh,kan udah mau launching Alexi junior " balas Alexi mengusap perut datar Salsa.
Salsa bersemu malu dengan gombalan mau lelaki tersebut.
__ADS_1
❤❤❤❤❤
Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.