Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
551


__ADS_3

Hari H semakin dekat,kartu undangan pun tersebar luas dibeberapa kalangan ternama dan orang biasa yg dekat dengan tuan rumah.


" Akhirnya Zaki bisa meninggal dengan tenang " Ucap Reno melihat kartu undangan.


" Bapak kalo ngomong gak main saring " Cibir Romi yg ikut membaca undangan mewah tersebut.


" Aku ngomong bener Rom,kalo sampe Samuel gak pake nikah dan Zaki udah out duluan,kamu pikir dirinya bakal tenang setelah bikin cucunya trauma ?" Tanya Reno.


" Iya juga sih Pak,tapi ya jangan ngomong kematian lah " Jawab Romi ngeri.


" Kenapa ?" Tanya Reno mengernyit.


" Jangan bilang kamu takut ?" Tanya Reno menebak.


" Ck,aku sih gak takut mati,cuma ya Byanca masih kecil " Jawab Romi teringat akan anak gadis nya.


" Haha mikirin Byanca siapa yg ngawinin ?" tanya Reno terkekeh.


" Bukan itu aja,dia masih polos buat ngadepin dunia yg begitu keras ini " Jawab Romi lesu.


" Kamu tenang aja,anak cucu ku banyak yg cowok,kalo mau ntar kawinin aja sama salah satu dari mereka " Balas Reno santai.


" Bapak pikir anak saya barang lelang !" kata Romi tak suka.


" Ya bukan gitu,aku kasih kemudahan aja buat kamu Rom,kalo ntar kamu mati duluan,ada cucu aku yg jagain Byan,tenang aja semuanya udah aku ajarin tanggung jawab " Kata Reno mengulum senyum.


" Gak termasuk Jack " Cibir Romi.


" Heii jangan salah,sekarang Jack yg lebih dewasa dari semua orang dirumah itu " Balas Reno.


" Bukannya Jack nakal banget ?" Tanya Romi tak percaya.


" Itu dulu sekarang tidak,Jack bilang dia udah tobat,solatnya aja tungkat tungkit 5 x belum lagi tahajud sama sunahnya,Ana aja sampe bawa dia kepsikiaker " Jawab Reno mengingat.


" Beneran ?" tanya Romi syok.


" Iya,kamu gak tau aja Emaknya nangis 3 hari 3 malm,Dukun bilang Jack kerasukan jin baik " Jawab Reno.


Romi menganga lebar mendengar ucapan bosnya yg diluar nalar.


" Gak ada yg tau hidup Rom,buktinya Jack yg dulunya bikin ulah sekarang bikin rumah sunyi " Ujar Reno.


" Jadi jangan takut kalo nanti Jack kawin sama Anak kamu,dijamin Byan pake mukena tiap hari hahaha " Kata Reno tertawa ngakak.


Romi melototkan matanya dengan gelengan cepat.


" Ogah ah ntar Byan salah aliran lagi " Kata Romi ngeri.


" Eh anak aja,Jack masih ikutin aturan yg benar,aku selalu pantau dia " Balas Reno tak terima.


Romi terkekeh geli,maski pekerjaan kedua lelaki itu menimpuk hingga keubun2 tapi keduanya masih sempat mengobrol bahkan melawak dijam sibuk.


Romi pun sebenarnya sudah pensiun kerja,tapi dirinya masih ditarik Reno ikut dengannya sampai akhir hayat,lelaki itu seolah dikontrak mati oleh sang Bos besar.


Ceklek...


Pintu ruangan terbuka,kedua lelaki itu menoleh kesamping dan mendapati seorang gadis berjalan dengan wajah mengkrucut.


" Kakek !" Pekik gadis itu kesal.


" Iya,kamu kenapa kesini ?" tanya Reno mengernyit.


" Ck,minta duit Kek " Jawab gadis itu merengut.

__ADS_1


" Hah duit ?" Ulang Reno kaget.


" Iya,uang jajan aku gak dikasih Mama dan Papa "


" Kenapa ?" Tanya Reno bingung.


" Pasti ketahuan pacaran " Tebak Romi pelan.


" Ihhh Kakek Romi kok tau sih !" Kata Salma kesal.


" Udah kebaca " Jawab Romi gemas.


" Kek cepetan,aku haus " Rengek Salma manja.


" Kenapa kamu pacaran hah,kan udah dibilangin kalo masih pendidikan gak usah pacaran " Kata Reno ingin mencubit gadis itu.


" Ya namanya juga cinta Kek " Jawab Salma mencebik.


" Astaga " kata Reno dan Romi sakit kepala.


" Papa juga aneh2 deh,masa iya diumur aku yg sekarang gak dibolehin Pacaran " Kata Salma heran.


" Ya karna Papa kamu udah kecolongan " Jawab Reno cepat.


Deg...


Romi melotot kaget dan menoleh ke Reno.


" Hm maksudnya..." Kata Reno menelan ludah kasar.


Ucapan Reno barusan sangat menyindir masa lalu Serkan dan Histi.


" Ck,aku gak gitu lah Kek " kata Salma merasa tak enak juga.


" Hm saya permisi dulu " Kata Romi tenang.


Lelaki itu langsung bangun membawa laptopnya keluar.


" Hayoo lah Kakek Romi tersinggung " Kata Salsa menjahili Reno.


" Kamu sih mancing2 " Kata Reni kesal.


" Kan aku gak bahas kesana,Kakek aja yg buka2 " Cibir Salma.


" Dah,sana pulang Kakek gak ada duit " Usir Reno.


" Ihhh masa gak ada duit sih Kek,malu2in deh punya perusahaan gede gak ada duitnya " Kata Salsa menohok.


Reno menggelutukkan gigi,omongan gadis cantik itu begitu menyayat hati jika ada orang lain yg mendengar.


" Ya udah mau berapa ?" Tanya Reno kesal seraya mengambil dompetnya.


" Hehe gitu dong,masa sama Cucu perhitungan sih " Jawab Salma terkekeh.


" Cepetan Salma Kakek mau meeting " Kata Reno sok sibuk.


" Heleh,orang meetingnya udah selesai kok " Kata Salma kembali mencibir.


Reno memasang wajah datar,pria itu mencoba menahan malu yg tak terkira lagi.


Dengan gerakan cepat Reno memberi 2 lebar uang merah dan meminta gadis itu keluar.


" Nah gitu dong,ini baru Kakeknya Salma Putri Salders " Kata Salma bangga.

__ADS_1


" Heleh,ada maunya aja ngomong gitu " Cibir Romi.


" Dah Kek,panjang umur ya muaaachhh " Kata Salma mencium pipi Reno dan berlari.


Brakkkkk...


Pintu tertutup rapat,Reno menghela nafas melihat uang didompetnya berkurang.


Baru saja mau duduk,tiba2 pintu ruangan terbuka lagi dan nampaklah seorang laki2 dengan jaket hitam,masker hitam dan helm hitam.


" Kamu siapa ?" Tanya Reno kaget.


" Kek,bagi duit dong " Jawab pria itu menadahkan tangan.


" Hah,kamu siapa saya gak kenal " Kata Romi mengambil senjatanya disaku jas.


" We we wee tenang Kek,ini cucu kebanggaan mu " Kata lelaki itu kelabakan.


Reno masih memasang aba2,pria serba hitam itu membuka masker dan helmnya dengan asal.


" Arshad !" Pekik Reno terbelalak.


" Iya ini aku,jangan ditembak dong " kata Arshad ngeri.


Romi menaruh lagi pistolnya disaku jas dan duduk dengan tenang.


" Kenapa kamu setelan ******* gitu sih ?" tanya Reno gemas.


" Kan aku memang suka pake hitam Kek " Jawab Arshad kesal.


" Kenapa Helmnya dibawa2 masuk,emang gak dimarahin satpam ?" tanya Reno heran.


" Hehe sempet ditahan sih,tapi siapa yg mau usir kan aku cucu pemilik perusahaan " Jawab Arshad bangga.


" Idih sombong " Cibir Reno.


Arshad tertawa renyah dan duduk didepan Kakeknya.


" Mau apa ?" tanya Reno malas.


" Aku mau touring Kek tapi...." Jawab Arshad menggantung.


" Gak ada duit ?" Tebak Reno


" Hehe ada sih,tapi isinya receh semua " Jawab Arshad menggaruk kepala.


" Kenapa harus kesini ?" Tanya Reno.


" Ck kan ini pusatnya,minta sama Nenek lama harus denger khutbah jum'at dulu " Jawab Arshad gemas.


Reno mengulum senyum,ia sangat tau apa maksud sang cucu jika berhubungan dengan Nisa.


" Emang Emak bapak mu gak ada duit ?" tanya Reno tenang.


" Ck,minta sama Papa jam sgini yg ada aku tinggal nama,terus minta sama Mama sama aja aku gak jadi pergi dan beralih profesi jadi tukang asuh bayi " Jawab Arshad mengingat.


" Hahahahahahahahahaha " Reno tertawa ngakak dengan curhatan cucunya yg begitu kere.


" Makanya kerja kalo mau duit !" Kata Reno melempar Arshad dengan pulpen.


Arshad semakin kesal,bukannya menerima uang malah mendapat cibiran panas.


❤❤❤

__ADS_1


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya


__ADS_2