Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
478


__ADS_3

" Aaaaaaaa " Pekik seorang gadis saat kursi yang ia pijaki tergoncang dengan keras.


" Turun gak !" Teriak Azura menampar kaki Angel.


" Iy iya jangan digoyangin " Pekik Angel ketakutan.


Azura berkacak pinggang,Angel pun segera turun sebelum dirinya terjatuh kelantai.


" Kamu gila apa hah !" bentak Azura kesal.


" Apa sih Zura " Balas Angel merapikan rambutnya.


" Ngapain kamu disini ? kalo ketahuan orang rumah gimana ?" bentak Azura berapi2.


" Aku lagi healing " balas Angel cengengesan.


" Healing pala mu !" Bentak Azura geram.


Angel mengkrucut kesal,gadis itu memang menelfon Azura berniat menganjak gadis tersebut colaborasi bersama.


Angel lupa bahwa Azura tidak pernah segila dirinya.


" Ayo pulang " Ajak Azura menyeret tangan gadis itu.


" Hah nanti,musiknya aja baru nyala " Balas Angel menolak.


" Kamu mau sampe jam berapa disini,ini tuh dah malam !" kata Azura kembali murka.


" Ck siapa bilang ini siang " Cibir Angel.


" Haistt cepetan ih banyak orang jahat disini " Kata Azura tak tahan.


" Gak ada Zura,disini orangnya baik2,lihat tuh si abang bartender dia baik sama aku gak kasih aku minum alkohol " Kata Angel menunjuk pria yang ia rusuhi dari tadi.


Azura melihat lelaki itu penuh selidik,bertender yang merasa ada pujian dibalik cibiran menundukan wajah tak berani menatap Azura yang memplototi dirinya.


" Huh aku gak perduli,pokoknya kita harus pulang sekarang titik !" kata Azura tegas.


" Nanti Zura " Kata Angel duduk manis mengambil minumannya.


" Eh itu apa ?" Kata Azura merebut dengan cepat.


" Itu air soda " Jawab Angel tenang.


" kamu yakin ? nanti ada alkoholnya " Balas Azura ngeri.


" ck kamu kayak Mama aja rewel banget kek burung prukutut " Hujat Angel.


" apa !" pekik Azura menjitak kepada gadis itu.


Angel mendengus kesal,ia pikir menganjak Azura menemui dirinya akan menyenangkan tapi yang ada malah membuat kepalanya sakit.


" Dah kamu duduk disini aja dulu,,aku mau curhat " kata Angel menarik tangan saudaranya duduk dikursi.


" tapi ini bukan tempat yang bagus " Kata Azura ngeri.


" Bagus kok,,lihat tuh lampu2nya hampir mirip sama Cafe yang sering kita datangi " balas Angel santai.


Azura melihat sekeliling,memang banyak sekali lampu kerlap kerlip disana tapi bukan itu yang ia permasalahkan melainkan para gadis yang berpakaian tidak sopan menurut gadis tersebut.


" Bang soda lagi 1 " Ucap Angel kepada bartender.

__ADS_1


" Gak usah ngada2 deh Dek,kasihan temen kamu jadi ternoda " Kata Bartender miris.


" Ck kita gak mabuk Bang,cuma minum doang aku juga bawa pentol buat penawar " Balas Angel.


" Mana bisa pentol jadi penawar " Cibir lelaki itu gemas.


" Bang cepetan,kemarau nih " Kata Angel memasang wajah datar.


" Ck iya iya " Balas Bartender gemas.


Angel tersenyum manis membuat lelaki muda itu kembali emosi.


Azura melihat sekeliling,baru kali ini ia memasuki arena terlarang.


" Gimana seru kan bisa sekalian joget kalo di cafe biasa kan gak bisa " kata Angel memainkan matanya.


" Ini udah larut loh Njel ntar dicariin sama Papa " Kata Azura ngeri.


" Tenang aja besokkan minggu,kamu jalan sama Bang Romeo aja gak dimarahin " Balas Angel menyindir.


" itu kan beda " Balas Azura kesal.


" Dah ah aku pengen healing,kamu gak udah berisik suara mu cempreng " Kata Angel mengibas rambutnya.


" Nih anak istttt !" Balas Azura kesal.


Tak ada yang mencolok dari Angel,gadis itu masih menggunakan pakaian sopan karna itu sudah peraturan mutlak dirumah besar.


" Aku pesanin hotel,kita nginep disana " Kata Angel mulai beraksi.


" Pulang aja lah Ngel " Kata Azura tak setuju.


" Ck,gak seru ah sesekali bebas boleh lah,masa iya dikurung terus tiap hari " Balas Angel menolak.


" Cemen banget sih,yang berani dong kayak aku,dimarahin itu urusan belakang " Racun Angel terkekeh.


Azura berdecak,hati gadis itu merasa tak tenang,ia masih takut2 berada ditempat terlarang tersebut.


Soda sudah berjeret rapi,Angel kembali menyesap minumannya sambil geleng2 kepala.


" Moga aja Papa gak tau " Gumam Azura khawatir.


" Huuuuuuu musikkkkk " Pekik Angel heboh saat dj kembali memainkan piring mereka.


" Ayo kesana " ajak Angel semangat.


" Gak ah gila apa " Kata Azura menggeleng cepat.


" Bentar doang Zura " Balas Angel merengek.


" gak mau aku gak bisa joget " Kata Azura kekeh.


" lemah " cibir Angel berjalan duluan.


Azura menghela nafas,saudaranya memang lemah mental dalam hal musik apalagi musik ngebeat bahkan Angel pernah ikut lomba berjoget disekolah dulu dan mendapat hukuman potong uang saku dari Papanya.


Tapi kata jera tak pernah terlintas dikepala gadis itu,ia kembali mengulangi hal yang sama dibelakang Prito dan Ana.


Tak heran jika Jack juga sedikit banyak menuruni sifat Kakaknya yang absurd.


" Neng habis pengajian ya ?" tanya Bartender melihat Azura.

__ADS_1


" hah em nggak Bang " jawab Azura menunduk.


" Itu kostum nya ?" tanya lelaki itu terkekeh.


" Hm ini ya ini " Kata Azura teringat ia memakai gamis.


Lelaki itu terlihat maklum apalagi ia menjadi saksi perdebatan 2 gadis tersebut.


Ditengah lapangan Angel menari ria,gadis itu benar2 ingin menghilangkan beban dikepalanya,ia sudah lelah menunggu Jackson yang tidak memberi kabar apapun.


Diluar ruangan beberapa orang lelaki dewasa masuk setelah menunjukan identitas mereka.


Ketiganya berjalan santai sambil melihat gadis2 yang berbondong datang dengan beraneka ragam varian.


" waw yang itu enak tuh digoyang " Ucap seorang pria menepuk bahu temannya.


" Hm gede bro " Balas lelaki disbelahnya berbinar.


Lelaki satunya lagi hanya diam memperhatikan gadis yang dimaksud berjalan lenggak lenggok didepan mereka.


Musik sudah berdentum dengan keras,para pencari nikmat dunia mulai berkumpul teratur diaula.


" Gue ke wc dulu " Ucap Romeo pamit.


" Wah2 belum ngapai2n udah bocor aja lo Bro " Jahil temannya bernama Sandi.


" Bocor gigi lo !" Balas Romeo malas.


" Hahahah " Kedua teman Romeo langsung tertawa ngakak melihat wajah kesal sahabat mereka.


Romeo berjalan menjauh,pria itu terlihat sangat tenang dan datar berhadapan dengan gadis2 yang sedang bersiap2.


Saat akan berbelok,manik pria itu tak sengaja melihat seorang gadis duduk seorang diri didepan bartender.


Romeo mengernyit merasa mengenali gadis tersebut.


" Ah gak mungkin " Ucap Romeo menggeleng cepat.


Lelaki itu pun masuk kekamar mandi membuang hajatnya.


Setelah selesai,Romeo berjalan keluar dan tak sengaja menabrak seorang gadis.


" Ups sorry " Ucap Romeo sopan.


" Aduhhh " Ringis gadis itu memegang bahunya.


" Kamu gak papa ?" tanya Romeo menunduk.


Gadis itu mendongak dan menatap Romeo dalam.


" Lain kali hati2 " Ucap Romeo malas.


Lelaki itu pun berjalan menjauh.


" Hei tunggu " Ucap gadis itu kaget dengan kecuekan Romeo.


" **** !" Ucap gadis itu geram.


Romeo tak menghirau,pria itu terus berjalan tanpa berbalik badan.


" Dia kemana ?" gumam Romeo melihat lagi kearah meja bartender.

__ADS_1


❤❤❤❤


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2