Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
325


__ADS_3

Kebesokan paginya,Alexi terbangun lebih dulu dan merasakan kepalanya sangat pusing.


Pria itu berlari kekamar mandi dan langsung muntah2,perut Alexi berkontraksi mengeluarkan semua minuman haram yang ia tenggak malam tadi.


Mendengar suara muntuhan yang begitu kuat,Salsa terbangun dan sama merasa mual.


Gadis itu duduk meraba kepalanya sakit.


" Aku kenapa ?" Gumam Salsa lupa ingatan sejenak.


Hingga gadis itu melihat pahanya terlihat dibalik selimut.


Salsa mengintip dan


" Aaaaaaaaaaaaaaa " Pekik Salsa seketika histeris.


Alexi berlari keluar dan terdiam melihat Salsa berdiri diranjang hanya mengenakan baju luaran saja.


Glek...


Pria itu menelan ludah kasar apalagi paha Salsa yang mulus membuat otaknya kembali traveling.


" Lex " Panggil Salsa menatap Alexi menyelidik.


Alexi mendekat dan menatap Salsa takut2.


" Maafkan aku Sa,aku akan bertanggung jawab " Ucap Alexi nanar.


" Apa kau....?" Tanya Salsa menggantung.


" Ya kita melakukannya,aku tak bisa membiarkan kamu menggeliat sepanjang malam dan aku tidak punya obat penenang untuk menolong mu dari minuman beracun yang kau minum semalam " Jawab Alexi menunduk.


Brukkk....


Salsa seketika jatuh ke ranjang menatap Alexi dengan derain air mata.


Alexi duduk dan mengambil tangan Salsa.


" Aku bakal tanggung jawab Sa,aku janji,ini juga pertama untuk ku " Ucap Alexi lembut.


Salsa diam dan terus menangis.


" Aku mohon Sa,kamu harus percaya sama aku " Pinta Alexi memelas.


" Aku harus bagaimana Lex " Ucap Salsa mendongak.


" Tidak perlu lakukan apapun lagi,aku akan memberitahu Ayah untuk menikahi mu " Kata Alexi serius.


Deg...


Salsa melototkan matanya mendengar ucapan lelaki itu.


" Kali ini aku tidak akan main2 lagi,aku mohon Sa terima aku "


" Tapi...


Alexi diam menatap manik gadis itu dalam,Salsa hanya diam hingga bibir Alexi kembali menyentuh bibirnya lembut.


Salsa tak menolak,kecupan demi kecupan Alexi berikan kepada Salsa hingga tanpa sadar Salsa mengalungkan tangannya ke leher Alexi.


Keduanya kembali berciuman,Alexi membaringkan Salsa diranjang dan terus mengobrak abrik bibir mungil Salsa.


" Lex " Ucap Salsa menahan tangan Alexi yang mulai merayap masuk.


Alexi tak menjawab,lelaki itu terus meraba tubuh Salsa.


" Hmpppttt " pekik Salsa berontak dikala pria itu meremas dadanya.


Alexi langsung melepaskan Salsa dan memeluk gadis itu erat.


" Sudahi kuliah mu dan kita pulang " Bisik Alexi pelan.


Nafas Salsa ter engah2,pikiran Salsa pun mulai berkecamuk.

__ADS_1


" Semua ini gara2 kamu Lex !" Kata Salsa menampar dada Alexi.


" Kau selalu membuat aku dalam kondisi sulit " Kata Salsa terus menampar Alexi.


" Ya aku tau " Jawab Alexi menerima tabokan Salsa.


" Aku hampir diperkosa oleh lain gara2 kamu,dan aku pun berakhir di kamu !" bentak Salsa mulai mengingat kejadian.


Alexi menunduk dengan anggukan kecil.


" Kenapa kau tak pernah melepaskan aku Lex,kenapa kau selalu mengacaukan hidup aku hiks hiks " Salsa menampar wajah Alexi dan langsung menangis pilu.


Alexi hanya diam,pria itu tak bisa melawan kata2 Salsa karna memang itu kenyataannya.


" Kenapa kau selalu menyakiti aku Lex,apa salah aku huhuhu " Gadis malang itu menangis mencurahkan semua isi hatinya.


Alexi menarik Salsa dan langsung mendekap dengan erat.


" Maafkan aku Sa,aku tau aku telah banyak berbuat salah,aku menzolimi kamu dan sebagainya,maafkan aku Sa,beri kesempatan aku untuk menebus segalanya " Ucap Alexi.


" Hati aku sakit Lex dengan semua perlakuan kamu " Balas Salsa.


Alexi merengkuh Salsa erat membiarkan gadis itu meluapkan segala kegundahan hatinya selama ini.


Hampir satu jam berpelukan,akhirnya Salsa bisa tenang.


Gadis itu kembali tertidur di pelukan Alexi.


Dengan hati2 Alexi membaringkan Salsa diranjang dan menarik selimut.


" Kali ini aku serius Sa,aku tidak akan mempermainkan kamu lagi " Ucap Alexi mengusap sisa air mata Salsa.


Setelah kejadian semalam banyak yang Alexi sesalkan termasuk kegadisan gadis itu.


Alexi pikir Salsa sudah pernah melakukannya dengan orang lain dan salah satu hal itu lah yang dulu membuatnya ragu kepada mantan istrinya.


apalagi dulu Salsa sering mengenakan baju terbuka tapi kini Alexi menyesali perpektif nya sendiri mengetahui bahwa Salsa begitu melindungi dirinya dan Alexi sangat menyesal ternyata Salsa memperdulikan dirinya hingga berani menyusul ke Club dan mengalami plecehan yang hampir membuat Salsa kehilangan hidupnya.


Alexi memejamkan mata hingga tak terasa lelaki itu menangis mengenang semua kejahatannya selama ini kepada gadis polos itu.


Alexi merapikan anak rambut dan mengecup lama kening Salsa.


Alexi masih belum tau dengan perasaannya tapi lelaki itu berjanji akan memperlakukan Salsa dengan baik mulai saat ini.


Pria itu bangun dan berjalan kedapur,Alexi berencana membuatkan menu sarapan karna perutnya sudah lapar dan Salsa juga harus makan.


Siang harinya Salsa terbangun dan mendapati adanya bercak di seprei.


Perempuan itu menghela nafas dan menggulung seprei membuka keluar.


" Mau kemana ?" tanya Alexi melihat Salsa masuk kedapur.


" Cuci " Jawab Salsa menunduk.


" Kenapa ?" tanya Alexi mengernyit.


Salsa menunjuk sesuatu yang ia tutupi membuat Alexi terdiam.


" Taruh disana saja biar aku yang cuci " Ucap Alexi tenang.


" Aku bisa melakukannya " kata Salsa malu.


" Tidak usah,kau harus istirahat ayo sini kita makan dulu " Ajak Alexi.


" Tapi...


" Tidak usah tapi2,jangan malu kepada ku " Potong Alexi menarik tangan Salsa.


Salsa mengangguk dan duduk dihadapan lelaki itu..


Alexi dengan telaten mengambilkan nasi goreng yang ia buat untuk Salsa.


" Ini minum lah,agar kepala mu tak pusing lagi " Kata Alexi menyodorkan teh hangat untuk Salsa.

__ADS_1


" Terima kasih " Balas Salsa malu.


Alexi mengangguk dan mulai makan.


Salsa menyendokkan makanannya dengan wajah tertunduk.


Perlakuan lembut Alexi saat ini membuat gadis itu bersemu,baru kali ini Alexi bersikap romantis kepadanya.


Pria itu makan dengan cepat dan kembali cuek,terlihat sekali Alexi sangat lapar.


Tak terasa nasi goreng dalam piring itu ludes sudah masuk kedalam perut Alexi.


Pria itu bersendawa membuat Salsa kaget.


" Hehe alhamdulillah " kata Alexi cengengesan.


Salsa menelan ludah kasar tersenyum canggung.


" Kenapa kamu gak makan ? gak enak ya ?" Tanya Alexi melihat nasi dipiring Salsa masih utuh.


" Hah em aku kenyang " jawab Salsa melihat nasinya masih seperti tadi.


" Kenyang makan apa ? habis begituan masa kenyang ?" Tanya Alexi bingung.


" ehh " kata Salsa melotot.


" Upss sorry kebablasan " kata Alexi menutup mulutnya segera.


Salsa kembali menunduk dengan wajah sangat malu.


Ia ingin marah dan menghajar Alexi tadi,tapi melihat Alexi mengucapkan kata tanggung jawab membuat mental Salsa kembali lemah.


" Sini aku suapin " Kata Alexi mengambil alih piring.


" Gak usah Lex aku bisa " Kata Salsa menahan piringnya.


" Kamu mungkin masih lemah,gak papa biar aku aja,kamu tinggal mangap " Kata Alexi tenang.


Salsa bersemu malu takut2 berani melihat Alexi.


Pria itu dengan santai mulai menyendokkan nasi menyuapkannya ke Salsa.


" Ayo buka mulut " Pinta Alexi sudah siap.


Salsa menggigit bibir bawahnya menatap Alexi nanar.


Detik berikutnya Salsa pun membuka mulut.


" Aemmm pinterrr " Kata Alexi berhasil memberi satu suapan.


Blushhhh...


Wajah Salsa seketika memerah,gadis itu sangat malu dan salah tingkah dengan perlakuan Alexi.


" Ayo lagi,anak Ayah harus pinter makan biar semangat bikin cucunya " Goda Alexi.


Byurrrr....


Salsa seketika menyembur membuat Alexi yang tadinya tersenyum langsung berubah datar.


" Astaga " Kata Salsa menutup rapat mulutnya yang sudah lancang membuat wajah Alexi penuh nasi.


" Ma af Lex " kata Salsa kelabakan mengusap wajah Alexi.


" Gak papa " Balas Alexi tersenyum.


Pria itu terlihat pasrah mau Salsa perlakuan seperti apapun.


Setelah wajah Alexi kinclong,pria itu kembali menyuapi Salsa hingga nasi dikualinya habis.


Ternyata kata kenyang yang terlontar dari mulut gadis itu hanyalah Hoax semata,nyatanya Salsa begitu kelaparan.


❤❤❤

__ADS_1


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2