Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
543


__ADS_3

Sore harinya Serkan pamit kepada istri dan anaknya,lelaki itu sengaja pergi sore karna sebenarnya Serkan tak rela melepas buah cintanya tersebut tapi mau tak mau ia harus pergi mengurus pekerjaannya yg tak bisa ditunda.


" Kamu hati2 dirumah ya " kata Serkan memegang wajah Histi.


" Aku kerumah Mama aja boleh ? rasanya sepi gak ada kamu,mana Sutar juga mau jalan " Kata Histi mengkrucut.


" Iya boleh,tapi kalo keluar ketempat lain harus kasih tau aku ya " Balas Serkan lemnut.


" Iya sayang " Jawab Histi manja.


" Sutar " Panggil Serkan melihat putranya yg hanya diam disamping Histi.


" Iya Pa " Jawab Sutar sopan.


" Jangan nakal ya,jaga Mama " Ucap Serkan tegas.


" Emang Papa gak balik lagi ?" tanya Sutar polos.


" Ehhhhhh " Pekik Histi melotot.


Serkan juga terkejut tapi pria itu malah terkekeh geli melihat wajah syok istrinya.


" Ngawur kamu,Papa bakal balik lah kerumah ini !" Ucap Histi tegas.


Sutar menggaruk kepala dengan wajah lugunya membuat Histi kesal.


" Balikkan Yank " tanya Histi tajam.


" Iya balik sayang,doain ya " Jawab Serkan tersenyum.


" Harus balik gak boleh nggak !" Kata Histi melotot.


Serkan tersenyum dan kembali mengusap pipi wanita itu.


Histi memeluk Serkan dengan erat,walau bukan kali ini Serkan keluar kota tanpa mereka tapi saat perpisahan Histi merasa hatinya tak tenang.


Ia tak bisa hidup tanpa Serkan yg sudah memberinya petuah dan kebaikan yg belum pernah ia rasakan sebelumnya.


" Ya udah aku berangkat ya " Kata Serkan mengecup kening Histi lembut.


Histi mengangguk dan mencium tanggan lelaki itu.


" Pa jangan lupa oleh2 ya " kata Sutar malu.


" Berangkat aja belum dah minta oleh2 " Cibir Histi gemas.


" Iya sayang " Jawab Serkan terkekeh geli.


Putranya memang sangat ajaib,kadang bocah itu membuatnya kesal tapi kadang juga membuat semua pekerjaan Serkan menjadi mudah,dan karna bocah itu juga perekonomian keluarga itu membaik dri sebelumnya.


Lelaki itu pun pergi membawa kopernya mendekati mobil.


Kini masih tertinggal ibu dan anak yg melambaikan tangan kepada kepala rumah tangga tersebut.


" Ma " Panggil Sutar menarik baju Histi.


" Hm " jawab Histi menoleh.


" Aku juga mau pergi " Ucap Sutar hati2.


" Ck,nanti napa sedih ditinggal Papa kamu aja belum hilang " kata Histi kesal.


" Kenapa halus Sedih Ma ? kan Papa kelja bukan libulan kayak Sutal " Balas Sutar heran.


" Haisttt nih anak protes aja " Gerutu Histi gemas.

__ADS_1


" Dah ah,aku mau pelgi bental lagi pasti Kakek datang " Kata Sutar semangat.


Bocah itu berlari masuk sambil membayangkan liburan singkatnya.


" Huhhh mereka suka banget sih ninggalin aku sendirian,kan aku sepi " Gumam Histi mengkrucut.


Wanita itu pun menyusul putranya dan mempersiapkan stategi agar dirinya tak bosan.


Tak lama suara mobil terdengar,Sutar berteriak kegirangan menduga itu mobil Kakeknya.


" Maaaaa " Teriak Sutar mencari Histi.


Heningg...


Tak ada jawaban,Sutar mengernyit seraya membawa tas di punggungnya.


" Ceklek...


Pintu rumah terbuka disusul ucapan salam seorang gadis.


" Sutalll " panggil Gadis itu kencang.


" Jangan teriak2,ayo masuk aja " Tegur Romi.


Suci mengangguk dan berjalan duluan mencari suadaranya.


" Histiiii " Panggil Romi.


" Kakekkk " Pekik Sutar dari arah lain.


Romi dan Suci berbalik badan mendapati Sutar tersenyum semangat.


" Mama kamu mana ?" tanya Romi mendekat.


" Di kamal Kek " Jawab Sutar mengambil tasnya yg sempat ia lepas.


" Kelual lumah " Jawab Sutar menunduk.


" Keluar rumah ? kemana ? Papa dan Mama kamu berantem ?" Tanya Romi mengernyit.


" Hah belantem ?" Tanya Sutar balik.


" Itu bibi " Kata Suci melihat Histi dari kejauhan.


Romi menoleh dan diam memperhatikan menantunya yg juga terlihat lesu.


" Kamu sama Serkan berantem ?" tanya Romi to the point.


" Hah berantem ?" Tanya Histi kaget.


" Ck Ayah bertanya kepada kalian,kenapa malah nanya balik !" Decak Romi heran.


Sutar dan Histi saling melihat,keduanya terlihat bingung dengan ucapan lelaki tua tersebut.


" Sutal bilang Om Celkan pelgi dali lumah Bibi " Kata Suci meluruskan.


" Pergi !" Ulang Histi syok.


" Sebenarnya ada apa Histi ? kenapa Serkan bisa pergi dari rumah ?" tanya Romi gemas.


Histi menggaruk kepala dan menoleh kearah anaknya yg menganga bingung.


" Kamu ngomong apa sama Kakek ?" Tanya Histi tajam.


" Dak ngomong apa2 Ma " jawab Sutar terkejut.

__ADS_1


" Terus kenapa Kakek bilang Papa pergi dari rumah ?" tanya Histi bersedekap dada.


" Ya tadi Kakek tanya Sutal,kan halus Sutal jawab " Kata Sutar polos.


" Kamu dipukul Serkan ?" tanya Romi menyelisik wajah Histi.


" Hah gak Yah,Bang Serkan gak pernah kasarin aku " jawab Histi menggeleng cepat.


" Terus Serkan kemana ?" tanya Romi belum menemukan jawaban.


" Kayaknya nih bocah ngasih jawaban ngawur deh " Batin Histi melirik Sutar yg memasang tampang lugu.


" Histi jawab Ayah,apa kamu yg ngusir Serkan dari rumah ?" Tanya Romi negativ thingking.


" Hah gak Yah,suer aku gak ngusir dia,Bang Serkan emang keluar rumah tapi dia mau keluar kota buat kerja " Jawab Histi belebet..


" Keluar kota ?" Ulang Romi kaget.


" Iya,barusan tadi pergi " Jawab Histi mengangguk cepat.


" Ohhhh jadi Serkan udah berangkat nyusul Papa kamu ?" Tanya Romi mulai paham.


" Iya Yah " jawab Histi melas.


Romi terkekeh geli,ia pikir anak menantunya sedang tak akur apalagi wajah lesu Histi dan jawaban ambigu cucunya yg membuat sebagian orang salah paham.


" Nah maksud nya itu Kek,Papa kelual lumah buat kelja cali duit buat Sutal " Kata Sutar bangga.


" Enak aja buat kamu,buat Mama juga dong " Sahut Histi tak terima.


Sutar memutar mata malas,wanita itu selalu tak mau kalah saing pikir Sutar gemas.


" Hahaha kalian berdua ini ada2 aja,bikin Ayah mikir aneh tau gak " kata Romi tertawa pelan.


Sutar dan Histi cengengesan dengan menggaruk kepala malu.


" Yah udah kalo gitu ayo kita belangkat " kata Suci sudah tak sabar.


" let gooo " pekik Sutar semangat.


" Kamu mau dirumah atau kerumah Ayah ?" Tanya Romi.


" Hm nanti aja Yah,Azura sama Angel mau kerumah juga soalnya " Jawab Histi hati2.


" Oh ya udah,kalo gitu Ayah bawa anak kamu ya " Izin Romi tersenyum.


" Iya Yah,kalo nakal nanti di sawerin aja " Balas Histi terkekeh.


" Ihhhh Mamaaaaaa " Pekik Sutar tak terima.


Romi dan Histi tertawa ngakak bedahal dengan Suci yg terdiam melihat wajah jahat bibinya..


" Untung aku lahir anak Mama dilumah,coba kalo anak bibi uhhh bisa jadi duit aku kalo nakal " Batin Suci menelan ludah kasar.


" Kamu mau juga disawer ?" tanya Histi melihat Suci yg menatapnya ngeri.


" Hah mau ehh maksudnya Ndak Bii " jawab Suci kelabakan.


Histi kembali tertawa ngakak,ia sangat suka menjahili Suci yg sering berprasangka buruk kepadanya.


Mereka pun berpamitan pergi,Histi melambaikan tangan setelah memberi banyak petuah yg harus Sutar telan habis2.


" Yeyyyy aku bebasssssss " pekik Histi meloncat girang saat mobil mertuanya menjauh..


" Uhhhh akhirnya aku bisa selingkuh online ama Ayank Babe sehariann " Lanjut Histi semangat.

__ADS_1


❤❤❤


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2