
Seharian Salsa dan Alexi berada dikampung,pasangan itu masih penasaran dengan kisah hidup Winda yang berubah drastis,Alexi kerap kali melamun saat melihat Winda tersenyum manis.
Sudah lama sekali rasanya mereka berpisah hingga pertemuan kali ini menjadi moment yang luar biasa dimana keadaan dua2 nya berbeda.
Kini Alexi mulai menanam modal diperusahaan Reno berkat bantuan Ayahnya,Romi juga tak lama lagi pensiun jadi Alexi harus bergerak cepat agar ekonomi mereka tetap berjala.
Sebenarnya Alexi ingin Romi resign karna tak tega melihat Ayahnya pulang larut hampir setiap hari,tapi Romi belum mau dengan alasan lelah jika tak bergerak.
Sebenarnya bukan hanya itu saja,tanggungan Romi masih berat,ia masih punya Byanca yang harus dipenuhi semua kebutuhannya,mulai dari sekolah dan lain2.
Romi tak mau menyusahkan Serkan dan Alexi yang mencari nafkah,selama ia kuat maka lelaki itu yang akan terus menghidupi keluarganya.
Jam menunjukkan pukul 7 malam,mereka harus menjemput Doni dipuskesmas karna besok akan dibawa kerumah sakit untuk di cek.
Alexi tak bisa membiarkan anak bibinya menderita begitu saja apalagi melihat kondisi puskesmas dan pelayanan yang kurang membuat Alexi risih,maklum ia tinggal dikota dengan pelayanan yang memukau.
Sesampainya disana,Malvin dan Sindi begitu syok kedatangan lelaki itu bahkan Sindi sampai menangis memeluk Alexi.
" Bibi gimana kabarnya ?" tanya Alexi sopan.
" bibi baik,semuanya berjalan lancar Lex,orang tua kamu gimana ?" tanya Sindi.
" Baik Bi,Ayah dan ibu sehat gitupun Byan " jawab Alexi tersenyum.
" Syukurlah,Bibi kadang kangen banget sama kalian " Kata Sindi sedih.
" Nanti aku ajak Ayah sama ibu main kesini " Jawab Alexi terkekeh.
Sindi mengangguk tersenyum,mereka pun sgera pulang kerumah.
Malvin tak banyak bicara,lelaki itu sibuk menggendong Doni yang terlihat lemas dan tertidur.
Dirumah,Winda dan Salsa masak banyak,keduanya sibuk di dapur berkutat dengan kompor.
Anak2 mereka diasuh oleh Restu yang kebetulan suka dengan anak kecil.
Kedua gadis itu terlihat asik bermain meski terkadang rebutan main dan akhirnya menangis tak ada yang mau mengalah.
Seperti saat ini,putri Alexi bernama Suci merebut mainan yang di **** oleh Nur anaknya Winda.
Bocah itu melarang Nur memakan mainannya tapi bocah kecil itu bukannya menurut malah menggigit yang lain.
" Idak oleh ini anyak uman " Ucap Suci kesal.
Nur melihat Suci sinis dan merebut lagi mainannya.
" Idak oleh " kata Suci membuang mainan tersebut.
" Uaaaaaaaaa " Nur langsung menangis melihat mainannya masuk kesela kursi.
" jangan sayang,Kakak Suci bener mainan itu kotor gak boleh dimakan " Kata Restu gemas.
" tuh benel kan " kata Suci bersedekap dada.
__ADS_1
Restu terkekeh geli,anak Alexi begitu judes dengan anaknya,Nur pun dikasih tau bukannya menurut malah membangkang.
" Ini masak ayam goreng " kata Restu memberi mainan paha ayam kepada Suci.
" Om au ?" tanya Suci nanar.
" Ya yang enak ya " Jawab Restu tersenyum.
" Ote Om " Jawab Suci semangat.
Restu mengusap kepala gadis itu lembut dan menoleh keanaknya.
" Loh Nur mana ?" pekik Restu kaget tak mendapati anaknya lagi.
Pria itu menoleh kebelakang dan terbalalak melihat Nur merangkak kebawah meja mengambil mainannya tadi.
" Astaga jangannn " pekik Restu panik.
Greb...
Bocah itu tertangkap,Nur langsung menangis kencang karna tak berhasil mencapai tujuan.
" Tengeng " Cibir Suci judes.
" Siapa yang tengeng ?" tanya seseorang disampingnya.
Gadis itu menoleh dan tersentak kaget.
" Heheh aduhh cantik bangettt " Kata Sindi mencubit pipi tembam Suci.
" Hayo cari siapa ?" tanya Sindi terkekeh.
" Mama " jawab Suci polos.
" Uhhhh pinternya " Kata Sindi girang sendiri.
Suci bangun dan mendekap ayam gorengnya yang takut dicuri.
" Hahaha Mama lagi masak,jangan takut " Kata Sindi tertawa.
" Papa ana ?" tanya Suci mencari Alexi.
" Papa cari Mama baru " Jawab Sindi jahil.
" Hah " kata Suci kaget.
Sindi kembali tertawa dan menggendong cucu sahabatnya tersebut.
" Kamu ciapa ?" tanya Suci memeluk leher Sindi.
" Aku ? hm aku siapa ya ?" tanya Sindi balik
" Papaaaa ada yang au ulik Uci Paaaa " Teriak Suci histeris.
__ADS_1
" Ehhh " Pekik Sindi kaget.
Suci berontak ingin turun membuat keseimbangan mereka ambyar.
Setelah merasa bebas bocah kecil itu langsung berlari kedapur mencari ibunya.
Sindi tertawa ngakak,ia merasa begitu terhibur dengan tingkah Anak Alexi.
Sindi masuk kedapur dan mendapati 2 orang perempuan sedang berkutat,Suci pun sudah tenang dengan sepotong buah apel ditangannya.
" Mama udah pulang ?" tanya Winda kaget
" Iya,Alexi yang jemput " jawab Sindi.
" Ini udah selesai ?" tanya Sindi lagi.
" Bentar lagi Bi " jawab Salsa sibuk.
Sindi mengangguk paham dan berjalan keluar menganjak Suci berkeliling.
Bocah itu menuŕut dengan iming2 coklat besar.
Mereka semua makan bersama,malam ini Alexi dan keluarganya akan menginap disana,besok pulang ke kota.
Keceriaan kembali terjadi lagi,Alexi dan Restu mulai bisa berteman.
Alexi banyak bertanya bagaimana ia bisa bertemu Winda dan menjatuhkan pilihan disana,setiap gerak gerik Restu juga diawasi oleh Alexi.
" Kita gak bisa menghukum masa lalu seseorang,semua berjalan dengan sendirinya,jika aku hanya melihat kekurangan maka tak ada kesempurnaan dalam diri Winda,jadi aku memutuskan untuk menerima dia apa adanya " Ujar Restu tenang seraya menyesap kopi panas didepan teras.
" Ya itu benar,tapi apakah kau tau bagaimana hubungan Winda dan mantan suaminya dulu ?" Tanya Alexi hati2.
" Sedikit,aku pernah mendengar cerita Winda saat masih menjadi istri pria kaya itu " Jawab Restu.
" Apa kau tidak takut ?" tanya Alexi.
" Takut kenapa ?" tanya Restu mengernyit.
" Mantan suaminya sekarang merupakan salahsatu pimilik perusahaan otomotif terbesar didunia,dan sepertinya dia masih mengharapkan Winda kembali " Kata Alexi jujur.
" Kenapa kau memberitahu ini kepada ku ?" Tanya Restu heran.
" Aku hanya ingin berjaga2,dia bukan pria sembarangan dan jujur saja Winda masih dalam boronannya " Jawab Alexi.
Restu terdiam,ia memang tau mantan suami Winda orang kaya tapi tak menyangka akan punya perusahaan yang begitu besar,melihat Alexi saja Restu sudah minder apalagi Samuel.
" Hm aku tidak tau apa yang akan terjadi dimasa depan,jika Winda memilih ku ya alhamdulillah jika cinta dia berubah dan memilih kembali kemantannya itu pilihan dia " balas Restu tenang.
Alexi menghela nafas panjang,ia kembali merasa khawatir dengan rumah tangga Winda karna ia tau sejak menikah Sam masih diam2 mencari keberadaan Winda bahkan sempat menjatuhkan usaha Kakek Winda dan karir neneknya.
Samuel sudah menjadi monster menakutkan bagi orang2 yang mengenali lelaki itu,bahkan Alexi pernah disenggol tapi Samuel tak sampai hati karna Alexi punya anak gadis yang harus dibesarkan.
❤❤❤❤❤
__ADS_1
Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.