Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
637


__ADS_3

Leni dan Sam pulang kerumah,Nur sudah pulang duluan lantaran dirinya dijemput Rafael tadi.


Keduanya saling diam,Leni tak banyak bicara sudah berapa hari ini ia memang canggung kepada sang suami.


" Kau masak ?" tanya Samuel tiba2 bersuara.


" Hah ?" Kata Leni terkejut.


" Kau masak ?" Ulang Samuel lagi.


" Em tidak,em maksudku aku tidak memasak karna kau...


" Apa ?" Tanya Samuel mengernyit mendengar ucapan Leni yg tak sampai..


" Kau tidak pulang " Jawab Leni malu.


Samuel diam sejenak melihat raut tertunduk istrinya.


Pria itu melangkah kedapur,Leni mendongak melihat punggung sang suami yg makin menjauh.


" Sam " panggil Leni mengejar.


Samuel berbalik badan dan brughhhhh....


Wanita itu menabrak dada suaminya yg tak memberi aba2.


" Ma maaf Sam aku tidak sengaja " Ucap Leni langsung mundur.


" eeh " pekik Sam menahan tubuh Leni yg terhuyung kebelakang.


Brughh...


Tangan pria itu berhasil merangkul pinggang istrinya membuat pasangan itu sangat dekat.


" Sa sam " Ucap Leni menelan ludah kasar.


Keduanya saling bertatapan,Leni mulai gemetar merasa dadanya hampir meledak berada dalam rangkulan pria dingin tersebut.


" Sam " Panggil Leni pelan.


Samuel masih diam,perlahan kepala lelaki itu mulai mendekat.


Leni yg melihat gelagat aneh,mengernyit bingung ia tidak tau apa yg harus ia lakukan.


Leni mencoba lepas tapi lelaki itu malah mengangkat tubuhnya semakin dekat.


" Sa sam " Ucap Leni makin tak karuan.


Jarak keduanya semakin dekat dan dekat sekali,Samuel melirik leher jenjang istrinya dan seketika menelan ludah kasar.


Bagaikan seorang vampir,lelaki itu siap menghisap darah leher mangsanya tersebut.


Leni semakin deg degan,wanita itu mulai sadar kemana otak suaminya bekerja saat ini.


Dengan cepat Leni menutup mata seolah menerima apapun yg akan terjadi kepada dirinya.


" Astaga " Ucap Samuel tiba2 tersadar.


Pria itu menggelengkan kepalanya dan langsung melepas Leni begitu saja.


" Aaa brughhhh " Leni terjatuh ke lantai tak sempan menahan diri..


" Leni..." Pekik Samuel kaget.


" Aduhh " Ringis Leni meraba bokongymnya yg terasa sakit.


" kamu gak papa ?" Tanya Samuel membantu wanita itu bangun.


" Aku baik Sam " jawab Leni menerima uluran tangan suaminya..


Leni tersenyum malu melihat Samuel yg perduli.


Pria itu kembali melangkah mendekati dapur lagi.


" Duhh Sam,tadi itu kamu mau ngapain sih ?? bikin otak aku oleng aja " Gumam Leni bersemu.

__ADS_1


Sungguh kepalanya sudah terbang jauh,Leni pikir akan ada adegan berbahaya yg akan terjadi kepadanya mengingat Samuel pernah melakukan hal gila.


Wanita itu mengejar kedapur dan mendekati sang suami membuka kulkas.


" Kau mau makan apa ?" Tanya Samuel tenang.


" Hah kau mau masak ?" Tanya Leni kaget.


" Hm " Jawab Samuel tenang.


" Hmm aku menurut saja " Balas Leni malu.


Samuel mengangguk,tanpa bicara lelaki itu langsung bekerja.


Samuel masih memakai kemeja kerjanya membuat lelaki itu sangat mempesona.


Bagaimana tidak,lelaki dengan tinggi hampir 180 itu sangat lihai memainkan pisau dapur dan beberapa bahan sayuran.


" Kau mau apel ?" Tanya Samuel berbalik badan.


" Hm " Jawab Leni mengangguk.


Winggggg.....


Si apel pun langsung terbang melesak,Leni yg tak siap melototkan matanya terkejut.


" Happpp...." Apel mendarat dengan sempurna meski wanita itu hampir terjengkang kebalakang.


" tangkapan yg bagus " Ucap Samuel tersenyum kecil.


" Terima kasih " Jawab Leni malu.


Pria itu kembali sibuk,Leni mulai menggit apelnya seraya memperhatikan punggung lebar lelaki itu.


" Andai dia bersikap seperti ini setiap hari mungkin aku akan menjadi wanita paling bahagia didunia ini " Gumam Leni terkekeh.


Leni tak pernah lagi merasakan hangatnya perlakuan manis seorang pria sejak dirinya dulu memutuskan untuk bersama dengan wanita,tapi kini Leni merasa dia lebih baik apalagi sang suami akan memasak pertama kali untuk dirinya.


Beberapa menit menunggu akhirnya tersajilah menu special spageti bolognes dengan saus keju yg meleleh diatasnya.


" Makan lah ini tidak pedas " Ucap Samuel tenang.


" Hm sebelum itu aku akan memfotonya dulu " Ucap Leni semangat.


" Untuk apa ?" tanya Samuel mengernyit.


" Untuk dokumentasi aja " Jawab Leni tersenyum cerah.


Samuel diam,detik berikutnya sang istri berlari keluar dari dapur.


Samuel menggeleng pelan dan mulai memakan masakannya sendiri.


" Hhmm lumayan " Ucap Lelaki itu pelan.


Tak lama Leni kembali lagi dengan hapenya ditangan.


Cekrek cekrek cekrek...


Beberapa foto pun diambil dengan penuh gaya,Leni terlihat sangat puas dengan hasil jepretannya.


" Sam " Panggil Leni pelan.


" Hm " Jawab Samuel masih sibuk makan.


" Hadap sini " Pinta Leni.


" Hah.."


Cekrekkk....


Foto lelaki itu pun masuk kedalam galeri,Leni tersenyum manis mendapat hasil yg luar biasa.


" astaga bahkan saat gabur pun wajahnya tetap ganteng " Gumam Leni heran.


Samuel menghela nafas,dirinya kadang heran dengan sikap narsis Leni yg tak ada habisnya.

__ADS_1


" Makanlah " Ucap Samuel tenang.


" Hehe foto sekali lagi jadi gak ?" Tanya Leni memasang wajah melas.


Samuel mengganti tatapan,Leni langsung menggeleng pelan menaruh hapenya di meja.


" Hehe iya aku makan " Kata Leni cepat.


Jika Samuel sudah memasang wajah seperti itu,Leni sudah tau bahwa lelaki itu kurang menyukai ucapannya apalagi Samuel terkenal perfectionist.


Keduanya makan dengan tenang.


" Nanti bulan depan aku akan terbang ke LA " Ucap Samuel tenang.


" Mau ngapain ?" Tanya Leni disela makannya.


" Menemui Mama " Jawab Samuel.


" Sendirian ?" tanya Leni lagi.


Samuel mengangguk,Leni melepas sendok garpunya dengan mulut belepotan.


" Sendiri ?" Ulang Leni kesal.


" Hm " jawab Samuel mengangguk.


" Sam,kau tak menganggap aku ada ?" tanya Leni geram.


" Tiketnya mahal " jawab Samuel asal.


" Hei ayolah Sam,kau bukan pria kekurangan uang !" Kata Leni emosi.


Samuel tersenyum miring,ia tau istrinya akan marah jika membahas tentang pendapatan.


" aku akan ikut " Kata Leni tegas.


" Untuk apa ?" tanya Samuel mengernyit


" Ya menemani mu lah " Jawab Leni.


Samuel diam sejenak melihat wajah serius perempuan itu.


" Terserah kau saja " Kata Samuel mengalah.


" Yesss " Pekik Leni menang.


Wanita itu kembali mengambil sendoknya dan makan dengan tenang.


Ditempat lain,sepasang suami istri berada disebuah cafe yg cukup ramai pengunjung.


Hari ini Restu menganjak Winda dan Afdhal pergi keluar.


Tak disangka ternyata lelaki itu mempertemukan keluarga kecil nya dengañ seorang gadis cantik berparas ayu duduk seorang diri.


" Itu dia " Ucap Restu membidik.


Winda diam tak menjawab,wanita itu terlihat begitu tenang seperti tak punya beban..


" Ayo sayang sama Papa " Kata Restu mengambil alih putranya..


Afdhal menurut,bocah itu berpindah gendoñgan.


Restu berjalan duluan dan menyapa gadis manis tersebut.


Winda mengekori dari belakang dengan menenteng tas kecil khusus peralatan sang anak.


" Hay " Sapa Restu hangat.


Gadis yg sedang bermain ponsel di game tersebut mendongak dan terkejut melihat pria yg ia rindukan berada didepannya.


" Kakak " Ucap gadis itu bangun dan langsung memeluk Restu.


Afdhal yg juga mendapat pelukan terlihat kebingungan dan Winda yg tepat dibelakang lelaki itu seketika melotot.


❤❤❤❤

__ADS_1


Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya


__ADS_2