
Disebuah rumah seorang pria baru terbangun dari tidurnya,lelaki itu merentangkan tangan kakinya..
" Ehmm " Lenguh seseorang terdengar.
Perlahan Samuel membuka mata dan mengernyit melihat silaunya cahaya..
" Sudah pagi " Gumam Samuel pelan.
Lelaki itu mencoba bangkit tapi sulit karna ada sesuatu yg menahan kakinya.
Samuel pun menoleh kesamping dan kaget melihat Leni mengunci kaki dan tangannya dengan erat.
Perlahan Samuel melepas kaki Leni,tapi belum juga terlepas wanita itu sudah membelit lagi.
" Len " Panggil Samuel menggoyangkan tangan wanita itu.
Leni diam tak menjawab masih dengan mata terpejam.
" Bangun hei " kata Samuel mencoba lagi.
" Mmhhhh " Lenguh Leni memepet tubuhnya.
Samuel menghela nafas dirinya makin tercekik oleh tingkah manja sang istri.
Samuel diam sejenak dan mencari hapenya.
Dengan berusaha keras Samuel pun berhasil mendapat hapenya dinakas.
Leni terbangun,wanita itu pura2 tidur saat Samuel kembali berbaring seraya membuka ponsel.
" Sudah jam 9 " Gumam Samuel menggeleng pelan.
Ia bangun terlambat,memang semalam ia baru pulang jam 2 pagi lantaran menghadiri pesta ulang tahun temannya yg diakhiri dengan acara minum2.
Leni yg tidak ingin rugi pun mengambil kesempatan untuk tidur bersama sang suami setelah beberapa hari kemarin Samuel membatasi geraknya.
" Len " Panggil Samuel menoleh lagi.
Leni yg memang sudah bangun membuka sedikit matanya.
" Bangunlah " kata Samuel datar mendapati sang istri yg ingin mengakali dirinya.
" Nanti Sam,aku masih ngantuk " Kata Leni manja dan merapatkan lagi tubuhnya.
" Aku mau kekantor " Kata Samuel menarik tangannya yg masih disandra..
" Buat apa ? udah telat juga kan " Kata Leni gemas.
" Aku harus bekerja " Kata Samuel malas.
" Kau masih pusing kan,malam tadi kau mabuk berat " kata Leni merentangkan tubuhnya.
Samuel diam sejenak,mencoba mengumpulkan puing2 semalam.
" Apa aku melakukan sesuatu ?" Tanya Samuel.
Leni tersenyum smirk,otak liciknya mulai berpikir keras..
" Kau sangat brutal membuat kaki ku lemas " Kata Leni mengkrucut.
" Hah benarkah ?" tanya Samuel kaget.
" Ya,aku belum siap tapi kau langsung membuat ku tak berdaya " Jawab Leni semakin menggila.
Samuel menganga dengan wajah bingungnya.
" Aku tidak ingat apapun " Kata Samuel lugu.
__ADS_1
Leni tersenyum geli dan merapatkan lagi tubuhnya.
" Lihatlah tangan mu ini,sangat brutal " Kata Leni mengangkat telapak tangan Samuel.
Glek...
Pria itu menelan ludah kasar,Samuel begitu polos membuat Leni ingin tertawa ngakak.
" Kau membohongi ku ?" Tanya Samuel tajam.
" Tidak,bagaimana aku bisa berbohong dengan kenikmatan yg kau berikan " Jawab Leni mengepalkan tangannya menahan diri.
Samuel kembali diam,detik berikutnya pria itu bangun dan berdiri tegak.
" Astaga " Ucap Samuel kaget.
Pria itu hanya mengenakan bokser putih yg begitu pendek menunjukkan lekuk tubuhnya.
" Masih tak percaya ?" Tanya Leni bangun sambil menyelimuti dirinya.
Samuel kembali menelan ludah,Leni terlihat tak memakai baju membuat Samuel penasaran apakah ia benar melakukannya atau tidak.
" Kau harus tanggung jawab Sam !" kata Leni tajam.
Samuel tak menjawab,lelaki itu langsung pergi begitu saja keluar dari kamar.
Leni diam sejenak,detik berikutnya wanita nakal itu tertawa ngakak melihat expresi membingungkan sang suami.
" Hahaha dia kenapa begitu lucu sihhh " Kata Leni menggeleng heran.
Sungguh wanita itu merasa sangat senang menjahili Sam habis2an.
" Uhh ini moment yg sangat langka,sepertinya aku harus membuat dia mabuk lebih parah lagi untuk mendapatkan dia seutuhnya " Kata Leni terkekeh.
Flashback On.
Leni yg sedang memakai skincare pun dibuat kaget dengan tingkah sang suami,apalagi Samuel jarang mabuk2an.
Pria dengan tubuh tinggi itu menjatuhkan diri keranjang,Leni pun awalnya cuek saja hingga Samuel memuntahkan apa yg ada dalam perutnya.
" Astaga Saaammm !" Pekik Leni tertahan.
" Ueekkk ueekkk ueekkk " Samuel terus muntah membuat baju pria itu kotor.
Leni menghela nafas berusaha sabar dan mengakhiri medipedinya.
Dengan wajah meringis gadis itu pun membuka baju Samuel dan meninggalkan bokser cantik pria tersebut.
Karna tak pernah melihat barang sang suami,membuat Leni gemeteran apalagi milik Sam membuat kerongkongannya kering.
" Haissttt kenapa dia begitu Sexy " Gumam Leni menggeleng kepala.
Selama ini Leni tak tertarik dengan pria lagi,tapi sejak ia memutuskan untuk memilih Samuel Leni mulai tergoda.
Pria itu benar2 bisa membuat dirinya berubah dengan cepat.
Karna Samuel mulai merasa gerah,Leni bergegas membantu Samuel membasuh badan agar suaminya tidur nyaman.
Dengan keringat dingin Leni berhasil memindahkan Samuel ketengah ranjang agar tidak jatuh.
" Kapan aku bisa memiliki mu seutuhnya Sam ?" gumam Leni mengusap wajah polos sang suami.
" Aku menyesal Sam baru bertemu dengan mu sekarang,coba kau dulu pertama kali membuat aku jatuh cinta mungkin aku tidak akan sejauh ini melangkah keluar dari jalur " kata Leni menghela nafas.
Tak banyak orang ketahui bahwa Leni memiliki trauma yg begitu dahsyat sampai membuatnya berbelok,bahkan Samuel pun belum tau alasan Leni yg sebenarnya,benar kta orang kesehatan mental itu sangat penting dan dengan adanya Samuel yg satu rumah dengan Leni mampu membuat gadis itu berpikir waras.
Lama diam akhirnya Leni mengambil posisi tidur didada suaminya yg begitu hangat dan menenangkan.
__ADS_1
Flashback Off.
Dengan gerakan cepat Samuel memakai pakaian kerjanya.
Leni sudah bangun dengan baju tidur yg cukup sexy dan meresahkan.
Sesekali pria itu memperhatikan gerak istrinya,bahkan Samuel juga tak luput melihat sekitaran leher Leni mencoba mencari bekas dirinya disana.
" Kau menatap ku ?" tanya Leni merasa diperhatikan.
" Apa tidak " jawab Samuel kembali memasang dasi.
Leni bersedekap dada melihat suaminya sibuk sendiri.
" Mau sarapan apa ?" tanya Leni tenang.
" Roti " Jawab Samuel tenang.
" Roti saja ? tidak mau yg lain ?" Tanya Leni mulai jahil.
" Tidak " Jawab Samuel.
" Oh iya aku lupa,kau sudah kenyang minum susu semalam " Balas Leni terkekeh.
Deg...
Samuel melototkan matanya mendengar celetukan sang istri.
Leni mengulum bibir melihat expresi kaget sang suami.
" Aku tidak melakukannya " Kata Samuel kesal.
" Kau mana tau,aku yg merasakan " Balas Leni berusaha tenang..
Samuel menghela nafas dan berjalan cepat keluar dari ruang sempit tersebut.
Lelaki itu merasa sesak dengan kata2 Leni yg membuatnya tersudut.
" Hihihi " Leni tertawa menutup mulut agar tak kendengaran Samuel.
Jiwa usilnya meronta2 melihat Samuel begitu malu.
Leni berlari keluar menyusul Samuel menuju dapur.
Lelaki itu terlihat menghindar tapi Leni makin gesit memepet dirinya.
Samuel pergi kekantor,pria itu merasa tidak percaya diri memikirkan ucapan Leni yg menggiang2 dikepalanya.
" Sam " Panggil seseorang dari arah belakang.
Samuel menoleh dan terdiam melihat seorang pria berjalan cepat kearahnya.
" Papa mu akan pulang besok " Ucap pria itu sedikit ngos2an.
" Kau tau dari mana ?" tanya Samuel kaget.
" Kau anaknya tidak tau Papa mu akan pulang ?" Tanya Alexi kaget.
Samuel diam,pria itu kembali berjalan sedikit menjauh.
Alexi menganga ditempat melihat sikap Samuel.
" Apa mereka juga memutuskan kontrak antar anak dan orang tua ?" gumam Alexi menggaruk kepala bingung.
❤❤❤❤
Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.
__ADS_1