Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
560


__ADS_3

" Kau gila !" Bentak Samuel menggelegar.


Leni terkejut dan langsung mundur mendengar suara keras Samuel.


" Mak maksud mu ?" Tanya Leni gemetar.


" Kau menyuruh ku menyentuh mu disaat kau..." Jawab Samuel menggantung.


" Ya ak aku akan mencoba " Balas Leni ketakutan.


" Cih,kau pikir aku tertarik ?" Tanya Samuel tajam.


" Memangnya kau tidak tertarik ?" Tanya Leni balik.


" Astaga yg benar saja " Kata Samuel menyugar rambutnya.


" Sammmmm " Rengek Leni manja.


" Jauh2 jangan mendekati ku " Kata Samuel mengibas tangannya.


" Aku tidak tau harus bagaimana Sam,Mama mu minta cucu " Kata Leni frustasi.


" Tidak usah diambil pikir,mereka hanya meminta bukan memaksa " Ucap Samuel berusaha tenang.


" Ya emang tapi lama kelamaan mereka bakal maksa juga Sam " Kata Leni kesal.


Samuel tak menjawab,lelaki itu melongos pergi masuk kamar mandi.


" Huh aku harus bagaimana ini ? masa iya aku dan Samuel harus kikuk kikuk sih,kan akunya gak bisa " Ucap Leni menggaruk kepala.


Dikamar mandi,Samuel membasuh wajahnya.


Otak Samuel mulai bercampur aduk,sejak menikah dengan Leni dan tau kondisi istrinya membuat Samuel tak berkepikiran untuk punya anak.


Lelaki itu bahkan sudah memasangkan sesuatu ditubuhnya membuat dirinya tertahan untuk bisa membuahi sel telur.


Tak ada siapa pun yg tau karna Samuel menyimpannya dengan sangat rapat,bahkan Leni sekali pun tak tau akan hal itu.


" Sam " Panggil Leni menggedor pintu.


" Iya sebentar " Jawab Samuel tersadar.


Lelaki itu membasuh wajahnya dan keluar dari kamar mandi.


" Kau baik2 saja ?" tanya Leni menyelisik.


" Ya aku baik " Jawab Samuel tenang.


" Ayo tidur,aku harus banyak istirahat " Ajak Leni semangat.


" Tidurlah duluan,aku mau kerja " Balas Samuel


" Lembur lagi ?" tanya Leni mengkrucut.


" Ya " jawab Samuel mengangguk.


" Kau harus tetap sehat Sam,aku tidak mau menjadi janda " kata Leni kesal.


" Kau sudah janda dari dulu " Cibir Samuel


" Heiiiii " pekik Leni melotot.


Samuel tak menjawab,lelaki itu langsung berlalu tanpa menjawab lagi.


" Dasar pria edan " Gerutu Leni gemas.


Kadang Samuel membuatnya kesal kadang juga pria itu terlihat lucu apalagi jika Samuel sudah menyindir.


" akhhh rasanya aku bisa gila kalo berduaan terus bersama pria itu " Gumam Leni terkekeh sendiri.


Ditempat lain seorang pria terlihat baru pulang dari luar kota.


Hampir 1minggu berada dikota orang kini,Alexi dan Serkan baru sampai rumah.


Keduanya pulang kerumah sang Ibu lantaran semua keluarganya berada disana.

__ADS_1


" Papa " Pekik Suci heboh melihat Alexi menyeret tubuhnya masuk.


" Hay " Sapa Alexi lesu.


" Waaaahh Papa bawa uang ya " Kata Suci girang.


" Uang apaan,baju kotor semua ini " Kata Alexi malas.


" Yaaahhhh gak jadi kaya dong " Ucap Suci lesu.


" Tuh denger gak jadi kaya kata anak mu " Olok Serkan terkekeh.


" Ck,kamu gak tau aja tulang punggung Papa mau remuk semuanya " Gerutu Alexi kesal.


Suci melongos masuk dengan wajah kecewa.


" Woiii bocaaahhhh nih bawainnnn " Pekik Alexi menganga melihat tingkah putrinya.


Suci bukannya berbalik badan malah makin berlari.


" Sialan " Umpat Alexi gemas.


" Hahahahaha " Serkan tertawa ngakak.


Baru juga pulang 2 pria itu sudah disambut dengan keusilan satu anggota rumah.


" Loh kok pulang Yank ?" Sambut Histi tiba2 nongol.


" Terus aku gak boleh pulang gitu ?" Tanya Serkan balik.


" Kan belum jadi bang Toyib " Jawab Histi mengulum senyum


" Hahahahahwq " Kini giliran Alexi yg tertawa ngakak dengan iparnya.


" Ck kamu ini suami bukannya disambut baik2 malah disuruh jadi bang Toyib " Cibir Serkan menjitak kepala wanita itu.


" Ntar aku sambut kamu bilangnya lebay " Kata Histi malas.


" Ya nyambutnya biasa aja gak usah banyak drama "Kata Serkan gemas.


" Dah ah,gak usah ada sambutan aja,serba salah " Kata Serkan pusing.


Histi mengulum senyum geli seraya mencubit prut suaminya.


" Salsa mana ?" Tanya Alexi kepada Histi.


" Kamu gak tau Salsa udah pergi dari rumah ?" Tanya Histi balik.


" Hah pergi kemana ?" Tanya Alexi melotot.


" Salsa pergi kenapa Yank ?" Tanya Serkan ikut terkejut.


" Beli gandum " Jawab Histi terkekeh.


" Histtiiiiiiiiiiiiiii " pekik Alexi menggelegar.


Wanita itu langsung berlari menyelamatkan diri.


" sabar Lex " ucap Serkan mengusap bahu adiknya.


" Kak,istri kamu tuh diajarin napa " kata Alexi kesal.


" Ya mau ngajarin gimana Lex,udah dari sononya gitu " Kata Serkan terkekeh.


" Ck,aku cape loh Kak,masa dia masih sempet2nya jahilin aku " Rengek Alexi.


" Kamu baru kali ini dijahilin,apa kabar aku yg seatap sama dia tiap hari ?" Balas Serkan menghela nafas.


" Huh bisa darah tinggi aku lama2 " Kata Alexi gemas.


Serkan tertawa,kadang tingkah istrinya memang mengesalkan,tapi apa boleh buat cinta membutakan segalanya membuat Serkan begitu tergila gila dengan sosok wanità tersebut.


" Udah mending kita cari anak aja " Ajak Serkan.


Alexi mengangguk setuju,keduanya pun masuk lebih dalam dan terdiam melihat Ayah mereka duduk diam dikarpet.

__ADS_1


" Apa ini ?" Tanya Alexi menganga lebar.


Romi membuka pejaman matanya dan melotot melihat sang anak yg sudah memasang wajah terkejut.


" A a ayah " ucap Serkan gemetar.


" Aduhhhh " Gumam Romi menunduk.


" Kakek belum,nanti lemnya lepas " Ucap Suci mengangkat wajah Romi.


" Apa yg kalian lakukan ?" Tanya Serkan menelan ludah kasar.


" Kita lagi main make up Pa " Jawab Sutar semangat.


" Make up ?" Ulang Serkan dan Alexi bersamaan


Suci dan Sutar mengangguk cepat.


" Udah ya Cu,Kakek cape " kata Romi memelas.


" belum Kek,pipinya aja balu melah sebelah " Kata Suci menggeleng cepat.


" Iya Kek,lambutnya aja belum Sutal ikat semua " Celetuk Sutar.


" Ta tapi..." Ucap Romi tak bisa berkata katà.


" Pfffttttt " Serkan ingin tertawa tapi langsung dibekap Alexi.


" Jangan sskarang " Ucap Alexi melotot.


Serkan mengangguk dan membekap mulutnya sendiri.


" Ck kenapa kalian pulang sekarang sih !" Gerutu Romi kesal.


" Ya udah waktunya pulang Pa " Jawab Serkan berusaha tenang.


" Ck jadi ketahuan kan " Gerutu Romi dengan wajah memerah.


" Sini Uci tambahin bedaknya dulu " Kata Suci menolehkan wajah Romi kearahnya.


" Nenek kalian mana ?" Tanya Alexi.


" Nenek kelumahnya Tante Winda Pa,bental lagi juga sampe " Jawab Suci tersenyum.


" Apa !" Pekik Romi terbelalak.


" Nenek Nul juga mau datang loh Pa,uhh aku seneng deh " Kata Suci bahagia.


" Ya ampun " Ucap Serkan menggigit bibir bawahnya.


" Jangan salahin aku ya,aku gak ikut2an soal ini,aku aja dari tadi deg2an lihat mereka dandanin Ayah " Bisik Histi ngeri.


" Kenapa gak kamu tahan ?" Tanya Serkan.


" Ya gimana cara tahannya,Ayah juga mau aja jadi boneka mereka " Jawab Histi polos.


" Sekalang udah selesai,Sutal mana bajunya " Kata Suci mengibas tangannya.


" Baju ? hmm mana ya ?" Tanya Sutar melihat kiri kanan.


Kedua bocah itu mencari sesuatu hingga maniknya melihat sebuah kain tipis teronggok dibawah meja dapur.


" Nah itu " Kata Sutar berlari mengambilnya.


" Astaga jangaaannnn " Pekik Serkan,Histi,Alexi dan Romi bersamaan.


" Wawwwwww ini baju apa ya ?" Ucap Sutar menyelisik baju setengah telanjang tersebut.


" Assalamualaikum..." Sapa beberapa orang dalam bersamaan.


" Noooooo " pekik Romi kelabakan dan langsung berlari.


" Kakekkkkkkkk " Pekik Suci dan Sutar heboh.


❤❤❤

__ADS_1


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2