Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
157


__ADS_3

Alexi langsung berlari keluar tanpa menjawab pertanyaan Ayah dan Ibunya,lelaki itu langsung berkendara dengan kencang.


" Alexi " Teriak Yuni memanggil anaknya.


Romi berdiri dan mendekati sang istri yang berlari keluar.


" Yah,ada apa ini ? kemana Salsa ?" Tanya Yuni panik.


" Aku gak tau Yank " Jawab Romi pelan.


" Ya Tuhan semoga Salsa baik2 aja,ada apa dengan mereka " kata Yuni menggigit kukunya takut.


" Ibu ini " Ucap Byanca memberi hape.


Yuni mengambilnya dengan cepat dan langsung menelfon sang menantu.


Romi hanya diam berpikir apa yang sedang terjadi dengan anak dan menantunya.


" Ayah,Kak Salsa pulang kan ?" Tanya Byanca memeluk kaki Romi.


" Iya sayang,nanti Kakak kamu pulang " jawab Romi menenangkan.


" Aku sayang Kak Salsa Ayah " Ucap Byanca sedih.


Romi mengendong anaknya dan membawa Byanca masuk kerumah.


Dijalan,Alexi berkendara cukup kencang bahkan lelaki itu tak mematuhi lalu lintas sama sekali.


Pikiran Alexi kacau,bayang2 Salsa menelfon nya berpuluh2 kali membuat lelaki itu merasa sangat bersalah.


Tak lama kemudian,Alexi sampai disebuah rumah sederhana dengan lampu depan yang mati.


Lelaki itu mengetuk pintu dan menunggu.


" Salsa " Panggil Alexi menggedor2 pintu.


Hening tak ada sahutan siapapun.


Karna sangat khawatir,lelaki itu pun masuk kedalam rumah tanpa permisi.


" Salsa !" Teriak Alexi mencari gadis itu.


Tak ada jawaban..


Alexi melihat kamar yang ia datangi dulu menyala,pria itu yakin Salsa ada didalam rumah.


" Sal..." Ucap Alexi menggantung tak ada siapapun dikamar.


" Kemana dia ?" Gumam Alexi bingung.


Terlihat tas yang sering Salsa gunakan tersangkut di paku kecil.


Alexi berkeliling dan masuk kedapur.


Pria itu langsung berhenti saat maniknya menatap seorang gadis dengan baju tidur doraemon sedang mengicau sesuatu diwajan sambil bernyanyi ria.


" Oh..Cinta kuuu ku mau tetap kamu....


Yang jadi kekasih ku,jangan pernah berubah...


Selamanya kan ku jaga dirimu,seperti kertas putih dihati ku,tak kan ku buat Nodaaa...


Senandung gadis itu terdengar sangat merdu dan bermakna sangat dalam..


Terlihat Salsa menghirup nafas dalam saat melanjutnya nyanyiannya.


Gadis itu tidak sadar bahwa sang suami melihat dirinya dari pintu masuk.


" Akhirnya selesai " Kata Salsa tersenyum cerah melihat nasi gorengnya sudah jadi.


Meski hanya dengan irisan bawang dan cabai seadaanya tapi perempuan itu terlihat sangat bahagia.


Salsa tidak bisa membeli makanan keluar,selain tak ada kendaraan,kaki gadis itu juga lecet dan bengkak karna berjalan jauh menggunakan sepatu berhak.


Saat ingin berbalik alangkah kagetnya Salsa melihat suaminya mematung didepan matanya.

__ADS_1


" Alexi " Gumam Salsa menguatkan tangannya pada pegangan wajan.


" Auuu " pekik gadis itu terkejut karna tangannya terlepas dari wajan dan nasi pun berhamburan di lantai.


" Salsa " Pekik Alexi terkejut dan langsung mendekati gadis itu.


Salsa terduduk dengan hati yang terasa begitu perih.


" Jangan " Ucap Alexi manahan Salsa yang mau menyentuh nasi panas tersebut.


Salsa menarik tangannya dan langsung berdiri mengambil piring dan sendok seraya mengusap air matanya yang menetes sendiri.


" Sa jangan itu kotor " kata Alexi terkejut dengan tindakan Salsa.


" Ngak papa ini masih bisa dimakan " jawab Salsa bergetar.


Gadis itu memungut yang bersih dengan cepat lalu menaruhnya diatas meja.


Bukan tanpa sebab Salsa mau memungut makanan itu karna tak ada lagi yang bisa ia makan jika itu dibuang.


Alexi terdiam melihat gadis itu sibuk sendiri.


Salsa mengambil sapu lalu membersihkan nasi sisa tersebut.


Jantung gadis itu berdetak sangat kencang,bahkan Salsa tak berani menatap wajah pria itu takut dirinya tak bisa menahan diri.


Salsa terus bergerak mencoba menenangkan dirinya,Alexi hanya diam menatap istrinya dalam.


Salsa duduk dimeja makan dengan segelas air putih.


" Kamu udah makan ?" tanya Salsa pura2 tak terjadi apapun.


Alexi mengangguk lemah.


Salsa tersenyum dengan hati terenyuh,bahkan Alexi sudah dengan perut kenyang mendatangi dirinya sedangkan Salsa sendiri hampir mati kelaparan karna tak makan dari siang dan baru mau makan sekarang.


Dan yang lebih mirisnya,uang yang dikasih Salsa sebenarnya adalah uang pegangannya untuk membeli lauk siang tadi,tapi karna Alexi butuh jadi wanita itu mendahulukan suami daripada dirinya sendiri.


" Mau makan bareng ?" tawar Salsa tersenyum.


" Hah iya maaf,tak ada lauk juga jika kamu mau makan hehe " Balas Salsa dengan kekehan kecilnya menatap nasi goreng yang kurang bumbu itu.


Gadis itu berusaha sebisa mungkin menjauhkan egonya dari pria itu.


Salsa mulai makan,sebelah tangannya meremas baju tidur menahan hatinya yang terus bergejolak.


" Kenapa tidak pulang kerumah ?" tanya Alexi tenang.


" Hm aku sekalian lewat sini jadi mau tidur disini aja " jawab Salsa berbohong.


" Ayah dan Ibu udah tau kok,aku dah izin " Ucap Salsa lagi.


Alexi mengangguk.


" Apa dia tidak ingin bertanya bagaimana caranya aku bisa pulang ?" Batin Salsa kembali merasa kecewa.


Salsa kembali makan,meski ia merasa sudah kenyang dan ingin segera pergi.


" Apa kau sudah diterima kerja ?" tanya Salsa memecahkan keheningan.


" Belum tau " Jawab Alexi dingin.


" Tadi kau kemana ?" tanya Salsa memberanikan diri.


Deg...


Alexi terdiam dan melihat gadis itu.


Salsa terlihat menunggu jawaban,tapi bukan jawaban yang ia dapat malah Alexi membuang muka enggan menatapnya.


Salsa mengingit bibir dengan anggukan kecil.


" Maaf jika aku terlalu mengurusi urusan mu " Kata Salsa tak enak.


" Hm " Jawab Alexi cuek.

__ADS_1


Keduanya kembali diam,Salsa makan dengan cepat menghabiskan makanan seadanya untuk menghilangkan rasa lapar.


Setelah semuanya selesai,Salsa masuk kekamar,Alexi pun ikut masuk dan menatap kamar kecil itu menyelisik.


" Kau akan bermalam disini ?" tanya Alexi duduk diranjang.


" Ya " Jawab Salsa.


" Aku tidak mau " Celetuk Alexi tegas.


" Kenapa ?" tanya Salsa mengernyit.


" Kamarnya sempit dan ranjangnya juga kecil aku tidak mau tidur berdempetan tak ada sofa disini " Ucap Alexi panjang lebar.


" Kau bisa tidur diranjang,aku akan menaruh selimut dibawah " Kata Salsa tersenyum.


Alexi menatap gadis itu kaget,Salsa hanya tersenyum kecil.


" Jika kau tidak mau,kau bisa pulang kerumah " Kata Salsa tenang.


" Kau menyuruh ku diusir dari rumah !" Kata Alexi kesal.


" Tidak maksud ku...


" Kau tau kan Ayahku orang yang keras,dia akan menghukum ku jika tak membawa mu ikut serta !" Bentak Alexi.


Deg...


Salsa menunduk takut,meski Alexi lebih muda darinya tapi wanita itu harus mematuhi pria itu karna Alexi suami sahnya.


" Tapi aku ingin tidur disini Lex " Bujuk Salsa pelan.


" Terserah !" Kata Alexi kesal.


Pria itu langsung keluar dari kamar,saat akan keruang tamu Alexi dikagetkan dengan kedatangan orang tuanya.


" Mana Salsa " Kata Yuni buru2 masuk.


Glek...


Alexi menelan ludah kasar,melirik Ayahnya yang sudah terlihat garang.


" Kamu apain Salsa Lex ?" tanya Romi dingin.


" Ngak Yah,aku ngak ngapai2n " Jawab Alexi degdegan..


" Salsa sayang " kata Yuni mendekap menantunya.


" Ibu ? kok ada dsini ?" tanya Salsa terkejut.


" Kamu gak papa kan ?" tanya Yuni khawatir.


" Ngak papa kok Bu kenapa ?" tanya Salsa bingung.


" Kamu udah makan ?" tanya Yuni lembut.


" Udah Bu,sama Alexi tadi " Jawab Salsa tersenyum cerah.


" Benarkah ?" tanya Yuni kaget.


" Iya hehe " jawab Salsa hangat.


Alexi melihat Salsa dengan wajah bingung,karna menyadari tatapan Ayahnya penuh selidik pria itu pun mengangguk dengan senyum canggung.


" Kita makan nasi goreng Bu " Jawab Alexi berbohong.


" Oh syukurlah " Kata Yuni tersenyum mengusap kepala menantunya.


Salsa tersenyum getir dan memeluk Yuni dengan erat seraya menahan tangis.


" Maafin Salsa Bu,Salsa terpaksa bohongin Ibu dan Ayah agar Alexi ngak kena imbasnya " Batin Salsa begitu sedih.


❤❤❤


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.

__ADS_1


__ADS_2