
" Tidak usah mengusir secara kasar,kami akan membawa Winda pulang " Ucap Serkan tenang menghadapi keluarga Samuel yang masih tersulut emosi.
" Jangan " Kata Samuel menggeleng.
" Bawa saja gadis tak tau diri itu " kata Pony geram.
Winda menunduk dengan sisa isakannya,Samuel menatap istrinya nanar.
Perasaan lelaki itu campur aduk,ia tak mau Winda pergi dari hidupnya.
Baru saja mereka memulai kehidupan pernikahan yang Winda inginkan tapi sekarang semua hancur berantakan.
Serkan mengangguk,lelaki itu terlihat begitu tenang bedahal dengan Alexi yang kembali geram dengan mertua sahabatnya.
" Ayo pergi " Ajak Romi tak tahan lagi.
" Ayo " Ajak Serkan merangkul Winda yang masih dalam pelukannya.
Wanita itu mendongak tatapan Samuel tetap mengarah kepadanya.
" lepaskan aku Ma " kata Samuel kembali berontak.
" Jangan Sam,dia tidak pantas untuk mu " Kata Lutfia tegas.
" Ma,aku yang mau mendonorkan ginjal untuk Winda,aku yang sudah membuat kesepakatan " Kata Samuel kesal.
" Kau pikir dengan melakukan itu kami akan bangga hah ? kau tidak memikirkan hidup mu sendiri ?" tanya Lutfia geram.
" Kau akan terus hidup ketergantungan obat selamanya Sam !" Bentak Lutfia emosi.
" Ma please jangan lakukan ini Ma,aku sama Winda sudah menikah " kata Samuel memegang tangan ibunya.
" Hah menikah ? ya Mama sudah melupakannya,pernikahan penuh kebohongan dia mengaku hamil anak mu,hahaha kau yakin ?" Tanya Lutfia tertawa.
Samuel terdiam,semua nya pun ikut diam.
" Jika benar dia hamil mungkin saja itu anak pria ini bukan anak mu " kata Lutfia menunjuk Alexi.
Deg...
Alexi melotot kaget begitupun Samuel.
" Maksud Mama ?" Tanya Samuel bingung.
" Mereka bahkan berniat melakukan bayi tabung untuk menutupi kebohongan,dan kau tau benih siapa yang akan dipakai ?" tanya Lutfia meremeh.
Samuel menatap Winda,perempuan itu kembali menunduk.
" Kami belum melakukannya !" kata Romi sudah panas.
" Lihat ? mereka mengakui nya Sam " Kata Lutfia menggeleng tak percaya.
" Kau melakukannya ?" Tanya Samuel kepada Winda.
Perempuan itu menggeleng pelan.
" Tutup mulut mu ! jika tak tau apapun tak usah bersuara !" Bentak Alexi geram.
" Lex " Tegur Serkan dengan gelengan pelan.
" Mereka sudah gila Kak !" kata Alexi tak terima.
Serkan menghela nafas,ia juga terkejut mendengar fakta baru tapi lelaki itu berusaha tenang karna ia tau orang tuanya pasti mencari jalan keluar terbaik.
" Kenapa kau lakukan itu Winda ?" Tanya Samuel nanar.
__ADS_1
" Aku tidak melakukannya Sam hiks hiks " Jawab Winda sambil menangis.
Samuel berkaca kaca sungguh hancur hati pria itu jika Winda benar melakukannya.
" Dia begitu bersemangat ingin punya anak untuk menutupi kebohongannya,kau pria bodoh yang tak tau tingkah menjijikan perempuan ini " Hujat Lutfia mengeluarkan sifat aslinya.
" Ma beri aku waktu,aku ingin bicara dengan istri ku " Kata Samuel masih tak percaya.
" Untuk apa lagi Sam ? kau hanya akan masuk perangkap mereka,jika orang Kakek mu berhenti mencari bukti dulu mungkin sekarang kita semua masih dibodohi oleh mereka " Kata Lutfia geram.
" Jadi orang2 Zaki masih beraksi ?" Batin Romi terkejut.
Kedua lelaki dewasa itu masih bersitegang,kini Romi tak takut lagi menghadapi Zaki yang sudah memasang bendera perang dengannya.
" Pergi dari rumah anak ku " Ucap Pony jengah.
" Jangan pernah menampakkan wajah mu dirumah ini,kau dan Samuel sudah selesai " Lanjut Lutfia tegas.
" Maa !" Bentak Samuel terbelalak.
" Hiks hiks Kakak " Ucap Winda kembali menangis.
Serkan mengeratkan pelukannya,lelaki itu tau apa yang Winda rasakan saat ini.
Ia juga merasa begitu sedih dengan kehidupan gadis malang itu,kini Winda benar2 sendiri.
" Aku punya hak untuk menentukan hidup ku Ma " Kata Samuel berontak.
" Mama yang akan mengurus semuanya,dia bukan perempuan baik2 " Kata Lutfia berdecih.
" Sudah2,terserah kalian mau bicara apa tentang Winda,kami akan membawanya pulang dan jangan harap Samuel atau siapapun bisa menyakiti dia lagi !" Kata Alexi sudah meledak2.
" Lex,dia istri ku " Bentak Samuel geram.
" Istri ? hahaha kau sebut Winda istri ? lalu siapa Naya ?" Tanya Alexi tertawa miring.
Deg...
" Kau secara terang2an menunjukkan selingkuhan mu kepada istri sah ? dan sekarang kau anggap Winda milik mu ?" Tanya Alexi meremeh.
" Kau masih berhubungan dengan Naya ?" tanya Rafael terkejut.
" Jangan hanya menyalahkan satu pihak disini,Winda memang bersalah telah membohongi kalian tentang kehamilannya,tapi anak kalian lebih menjijikan berhubungan dengan perempuan lain " Kata Alexi tak menyianyiakan kesempatan.
" hei Bung,jangan menyindir dirimu sendiri " Kata Zaki terkekeh.
" Ya aku dulu juga melakukannya tapi kau tau bagaimana rasanya menyesal ?" Ucap Alexi mengakui.
" Aku masih beruntung karna mantan istri ku masih memilih ku ? dan kau Sam jangan harap itu akan mudah " Kata Alexi tersenyum miring.
" Kau !" Kata Zaki geram melihat anak Romi.
Serkan dan Ayahnya hanya diam melihat keberanian Alexi yang persis seperti Yuni sekarang.
" Ayo Yah " Ajak Alexi berjalan duluan.
Romi mengangguk dan melihat Serkan.
Lelaki itu juga mengangguk membawa Winda melangkah.
" Tunggu " Tahan Samuel.
Lelaki itu mengibas tangannya dan berlari mendekati Winda.
" Sam !" Bentak Lutfia geram.
__ADS_1
" Winda " panggil Samuel memegang tangan istrinya.
Winda menunduk sedih dengan air mata yang tak kenal henti.
" Aku akan menyelesaikan semuanya Win,tunggu aku " kata Samuel serius.
" Maafkan aku Sam " Ucap Winda menarik pelan tangannya.
" Aku memang bukan wanita baik2,hidup ku penuh dengan kebohongan,aku merasa lega kini semuanya sudah tau,aku tidak perlu merasa was2 lagi " Ucap Winda tersenyum getir melihat lelaki itu.
" Winda,please jangan pergi Win " Pinta Samuel menjatuhkan air matanya.
" Aku akan menemui orang tua ku,aku juga harus ikut mereka hiks hiks " Kata Winda kembali menangis.
Grebbbb....
Samuel memeluk wanita itu dengan erat,keduanya sama2 menangis tak sanggup saling melepaskan.
" Jangan sentuh sahabatku !" Kata Alexi mendorong Samuel.
Lelaki itu jatuh kelantai membuat semua keluarga terkejut dengan perlakuan kasar Alexi.
" Sam huhuhu " Winda terus menangis.
" Jangan lihat dia lagi Winda " Kata Alexi geram
" Dia suami ku Lex " ucap Winda lirih.
" Akan menjadi mantan setelah ini " Balas Alexi tegas.
" Aku mencintainya Lex " Ucap Winda menatap Samuel.
Alexi memejamkan mata berusaha tenang,jantung lelaki itu seakan meledak2 saat ini,ia begitu mati2an menahan emosi,jika tak ada Serkan mungkin Samuel sudah mati ditangannya,karna Romi juga tak ada kata larangan.
" Kita pulang dulu " Tegur Serkan melihat Alexi sudah memanas.
Tanpa tunggu lama,Alexi menyeret gadis itu pergi sontak Samuel langsung mengejar.
" Lepas Sam " Teriak Lutfia emosi.
" Ma dia istri ku Ma " Kata Samuel berontak.
" Samuel !" Bentak Zaki keras.
Brugh....
Lutfia langsung jatuh pingsan tak sanggup lagi menahan dentaman dihatinya melihat sang anak.
" Yankk " Pekik Rafael terkejut.
" Lutfia bangun Nak " Kata Pony panik.
Samuel terdiam diambang pintu,lelaki itu mulai bimbang memilih Winda yang terus diseret pulang atau sang Mama yang tergeletak dilantai..
" Sam " Panggil Winda lirih melihat lelaki itu tak mengejar lagi..
" Maafkan aku Winda " Ucap Samuel nanar.
" Masuk " Kata Alexi tegas.
Winda menunduk dan masuk kedalam mobil.
Romi langsung melajukan kendaraannya dengan cepat meninggalkan rumah mantan suami anak angkatnya.
❤❤❤❤
__ADS_1
Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.