
Suara hujan terdengar sangat nyaring,seorang pria berdiri didepan pintu dengan baju basah kuyup.
Samuel terpaksa memutar arah saat ia mengetahui sang istri tak pulang kerumah.
Ia harus kebasahan terkena air hujan karna lokasi rumah Winda sangat jauh dan ia kehabisan bensin saat dijalan..
Samuel terpaksa memesan ojek online yang melintas saat mobilnya mati mendadak.
Ceklek...
Pintu rumah terbuka,nampaklah seorang pria membuka pintu untuk lelaki itu.
" Sam " Ucap Malvin kaget.
" Pa " Ucap Samuel ikut terkejut.
" Kenapa ada disini ?" tanya Malvin bingung.
" Pa apa Winda pulang kesini ?" tanya Malvin.
" Winda ?" Ulang Malvin mengernyit.
" Iya dia kemari kan Pa ?" tanya Samuel ragu.
" Iya dia ada dirumah,kamu dari mana ?" tanya Malvin aneh.
" Siapa Pa ?" tanya Sindi dari dalam.
" Ada Samuel Ma " Jawab Malvin.
Sindi keluar dan menunjukkan wajah kaget kepada lelaki itu.
" Loh Sam kenapa basah kuyup ?" tanya Sindi melotot.
" Masuk2 " Kata Malvin menarik tangan menantunya.
" Winda ada dirumah Ma ?" Tanya Samuel lagi.
" Iya dia tadi pulang diantar Alexi " Jawab Sindi.
" Alexi ?" Ulang Samuel terkejut.
" Iya,kamu gak tau istri mu jalan sama Alexi dan Salsa ?" tanya Sindi aneh.
Samuel terdiam pria itu terlihat berpikir keras darimana Winda bisa bertemu Alexi.
" Tadi Winda bilang dia udah izin sama kamu " Kata Sindi terkekeh.
" Hah oh em ya " Kata Samuel pura2 lupa.
" Kau ini,gak inget apa sekarang udah nikah " Kata Sindi tersenyum kecil.
" Ya aku sedikit lupa " Balas Samuel.
" Sam " Panggil seseorang.
Samuel mendongak dan terdiam melihat Winda berdiri diambang pintu kamar.
Gadis itu mendekat dan memberikan handuk.
" Kenapa Mama biarin Sam kebasahan ? nanti dia sakit " Kata Winda mengusap lengan Samuel yang terkena air.
" Oh iya astaga Mama lupa " Kata Sindi kelabakan.
" Ya udah,kamu urus suami mu sana kasih dia minuman hangat " Kata Malvin tersenyum.
" Iya Pa " jawab Winda patuh.
Samuel kembali diam,lelaki itu sedikit merasa aneh dengan respon Winda yang biasa saja.
" Ayo Sam " Ajak Winda tersenyum.
Samuel mengangguk,keduanya pun berjalan kearah kamar.
" Lihat tuh Pa,Sam perduli sama Winda " Bisik Sindi bahagia.
" Iya Ma,semoga pernikahan mereka langgeng " Kata Malvin tersenyum hangat.
" Iya aku berharap banget Sam bisa baik sama anak kita " Kata Sindi manja.
Malvin mengusap pipi wanita itu lalu merangkul Sindi masuk kekamar.
" Kenapa kau pulang duluan ?" Tanya Samuel saat keduanya sudah sampai.
__ADS_1
" Ganti baju dulu " Jawab Winda tenang.
Samuel membuka baju kaosnya hingga menampilkan bekas luka yang sama dengan sang istri.
" Hari ini apa dia menyakiti mu ?" Tanya Winda menyentuh perut Samuel.
" Tidak " Jawab Samuel tenang.
" Syukur lah,obat mu sudah diminum ?" tanya Winda lagi.
" Aku tidak meminumnya lagi " Jawab Samuel terus memperhatikan gadis itu.
" Kenapa ?
" Aku tidak mau bergantung pada obat "
" Itu berbahaya " Kata Winda serius.
" Kenapa kau pulang duluan ?" Tanya Samuel mengalihkan.
" untuk apa aku terus disana ?" Tanya Winda tenang.
" Kau pulang bersama Alexi " Kata Samuel kesal.
" Kami tidak berdua,ada Salsa disana " Balas Winda.
" Kau menyindir ku ?" tanya Samuel.
" Kau merasa ?" tanya Winda terkekeh.
Samuel terdiam.
Lelaki itu masuk kamar mandi mengganti bajunya dengan baju tidur yang Winda siapkan.
" Huufttt aku harus tenang meladeni lelaki ini " Gumam Winda menenangkan diri.
Samuel membasuh badannya,kepala lelaki itu sedikit pusing di cucuri air hujan tadi.
Setelah selesai,lelaki itu keluar dan mendapati Winda sudah akan mematikan lampu kamar.
" Kau akan tidur ?" Tanya Samuel.
Winda tak menjawab,gadis itu menaiki ranjang dan menyelimuti dirinya.
" Apa ?" tanya Winda tenang.
" Kau tidak sakit hati ?" tanya Samuel.
" Karna apa ? Naya ?" tanya Winda terkekeh.
" Aku pikir kau seperti gadis lainnya " Jawab Samuel.
" Ya aku memang seperti mereka "
" Lalu ?"
" Aku harus bagaimana ? jika aku marah2 yang ada malah aku mempermalukan diri mu " Jawab Winda.
Samuel kembali diam melihat manik wanita tersebut.
" Sudahlah Sam,aku ingin hubungan kita tetap baik2 saja,jika kau masih tetap dengan Naya itu hak mu,aku tidak akan melarang karna ini memang pilihan ku " Ujar Winda tersenyum.
" Aku masih mencintainya " Balas Samuel.
Nyesssss...
Hati Winda tersentak dengan kata cinta yang diucapkan Samuel barusan.
" Jangan membuat ku iri Sam " Balas Winda datar.
Winda menarik selimut dan mematikan semua lampu.
Seketika ruangan menjadi redup,Samuel menaruh tangannya di atas tubuh gadis itu dan mengusap pelan..
" Maaf jika ini menyakiti mu " Kata Samuel tenang.
" Tidur lah,aku mengantuk " balas Winda.
" Bolehkah aku memeluk mu ?" tanya Samuel.
" Kau punya hak untuk itu " Jawab Winda.
Samuel tersenyum,pria itu pun mulai berbaring dan memeluk Winda dari belakang.
__ADS_1
" Haruskah aku berbalik badan ?" Tanya Winda.
" Hm jika kau mau " Jawab Samuel lembut.
Winda berbalik badan dan menatap wajah suaminya.
Samuel terlihat tampan dan wangi sabun menyeruak mengharumkan tubuh lelaki itu.
" Tidurlah " Ucap Samuel menepuk bahu Winda pelan.
" Hm " Jawab Winda memeluk selimut.
Samuel terus menepuk bahu Winda dengan tatapan tak lepas dari wajah gadis itu.
Rasa nyaman kembali ia rasakan,ia tak menolak jika Winda bersama dirinya seharian.
Winda memejamkan mata,hati gadis itu terenyuh,baru kali ini ia merasakan pelukan hangat dari pria yang menghalalinya kemarin.
" Besok aku akan mulai bekerja " Ucap Samuel pelan.
" Dimana ?" tanya Winda membuka mata.
" Ditempat dulu bersama Papa " Jawab Samuel.
" Apa itu akan berbahaya ?"
" Tidak juga aku akan hati2 " balas Samuel.
Winda mengangguk tersenyum.
" Bisakah kau tidur diatas ku ?" Tanya Samuel lagi.
" Aku berat " jawab Winda malu.
" Naiklah " kata Samuel menepuk dadanya.
Winda menggit bibir ragu,ia tak tau kenapa Samuel sedikit berbeda malam ini.
" Ayo " Kata Samuel menunggu.
Winda mengangguk dan menaruk kepalanya didada lelaki itu.
" Rambutmu bau " Cibir Samuel.
" Iya aku tidak sempat keramas tadi " balas Winda.
" Bolehkah aku juga bekerja ?" tanya Winda mendongak.
" Kerja apa ?" tanya Samuel mengusap rambut gadis itu.
" Konter,tadi aku udah bilang ke Alexi "
" Kenapa bilang dia ?" tanya Samuel mengernyit.
" Dia yang memberi modal " Jawab Winda terkekeh.
" Aku suami mu,harusnya kau memberitahu aku bukan dia "
" Kau terlalu sibuk dengan selingkuhan mu hingga lupa istri sendiri " Sindir Winda.
" Aaaa sakit Sam " Kata Winda kaget pria itu menarik rambutnya.
" Tutup mulutmu " kata Samuel kesal.
" Kau tak terima ? haha " Kata Winda tertawa lucu.
" Aku sedang galau " Kata Sam mendengus.
" Ini akan seru jika aku juga punya selingkuhan " Kata Winda tersenyum manis.
" Ya kita akan sama2 selingkuh dan hidup rukun " Kata Samuel terkekeh.
" Ya dan aku akan punya anak setelah itu,lalu pergi dari hidup mu haha " Kata Winda tertawa ngakak.
Samuel yang tadinya tersenyum seketika terkejut dengan kata akhir Winda.
" Pergi ?" Ulang Samuel nanar.
" Ya itu akan menjadi akhir yang indah bukan,kau bahagia begitu pun aku " Jawab Winda menatap wajah Samuel dengan mata berlinang.
❤❤❤❤
Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.
__ADS_1