Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
166


__ADS_3

Hujan semakin lebat,Serkan menerima panggilan saat Histi menelfon balik.


Lelaki itu berbaring diranjang seraya menatap Histi dari layar ponsel.


" Maaf tadi aku main game " Kata Histi mengkrucut.


" Iya " Jawab Serkan tersenyum.


" Kamu marah ?" tanya Histi.


" Gak,biasa aja " Jawab Serkan.


" Kenapa kamu matiin ?" tanya Histi cepat.


" Tadi Hapenya gerak2 gak jelas " Jawab Serkan.


" Tapi kamu beneran gak marah kan ?" tanya Histi.


" Gak sayang " Jawab Serkan.


" Udah selesai mainnya ?" tanya Serkan tersenyum.


" Udah,giliran sama kamu belum " Jawab Histi terkekeh.


" Ehh main apaan ?" tanya Serkan kaget


" Ya main game " Jawab Histi mengulum senyum.


Serkan diam menatap nyelisik gadis itu.


" Ihh pasti otaknya udah traveling ya ?" Tebak Histi.


" Gak,otak aku masih disini " Jawab Serkan menunjuk keningnya.


" Hahaha iya " Jawab Histi tertawa.


" Jangan mancing deh,musim hujan ini " Kata Serkan memberi peringatan.


" Haha iya sayang bercanda " Kata Histi tersenyum.


" Oh iya kamu lagi dimana ?" tanya Histi.


" Dirumah Mama " Jawab Serkan.


" Tumben ?"


" Iya,Mama lagi sakit beruntung ada Si...


" Astaga " Batin Serkan hampir kecoplosan.


" Ada siapa ?" tanya Histi mendengar.


" hm ada obat hehe " Jawab Serkan cengengesan.


" Obat ?" Ulang Histi mengernyit.


" Ya kalo gak ada obat,kan harus beli diapotik,mana lagi hujan,kamu jaga kesehatan ya " Kata Serkan mengalihkan.


" Iya sayang,kamu jaga hati juga ya " Balas Histi terkekeh.


Serkan mengangguk pelan.


" ahhhh capeknya " gumam Histi menguap lebar.


Serkan menatap gadis itu nanar,meski Histi tak ada kalem2 nya tapi Serkan menyayangi gadis itu.


Histi bagaikan pelengkap baginya,Serkan akui dirinya sangat kaku bedahal dengan Histi yang hamble dan ramai.


" Kenapa liatin aku gitu ? terpesona ya ?" Goda Histi melihat Serkan diam.


" Hah haha mana ada terpesona liat cewek nguap,lebar lagi " kata Serkan terkekeh.


" Ya siapa tau kamu suka " Kata Histi tersenyum.


" Dah sana tidur,besok ada jadwal kuliah kan ?" tanya Serkan.


" Hm,tunggu bentar lagi ya sayang,aku lagi usaha keras ini buat cepetan lulus " Jawab Histi.


" Iya,belajar yang bener jangan main2 lagi " Balas Serkan.

__ADS_1


" Hm,sejak sama kamu aku pengen cepetan lulus dan bisa kerja biar nanti bisa jadi Nyonya Serkan seorang " Kata Histi malu.


Serkan mengangguk dengan senyum kecilnya.


" Ya udah sekarang tidur sana " Titah Serkan.


" Pengen bareng kamu " Rengek Histi manja.


Serkan mengembangkan hidung malas membuat Histi tertawa renyah.


" Ya udah,kamu juga tidur ya " Kata Histi kembali menguap.


" Iya " jawab Serkan patuh.


" Mana ucapan sayangnya ?" tanya Histi.


" Ngucapnya gimana ?" tanya Serkan..


" Ya kayak orang pacaran lainnya,Good Night Babe gitu " Kata Histi terkekeh.


" Good Night Too " Jawab Serkan ikut terkekeh.


" Ehhh " Pekik Histi melotot.


" Ihh kamu curang deh " Kata Histi mengkrucut.


" Curang apanya ? kan kamu yang ngomong duluan " Kata Serkan santai.


" Ya tapi gak gitu konsepnya Sayang " Kata Histi gemas.


Serkan tersenyum manis dibalas Histi dengan senyum tak kalah manis.


" Udah ah ntar aku diabetes lagi liat kamu " kata Histi bersiap2 tidur.


" Iya,tidur yang nyenyak ya " Kata Serkan ramah.


" Ya dong,kan besok mau jalan2 bareng bebeb " Kata Histi mengedipkan sebelah mata.


Serkan mengangguk kecil.


Panggilan pun terputus,Serkan menghela nafas panjang.


" Huh untung aja aku gak kecoplosan bilang lupa,kalo gak pasti udah diamukin sama Histi " Gumam Serkan ngeri.


Dikamar Histi,gadis itu memeluk gulingnya dengan senyum merekah.


" Ahhh Dokter Serkan mah bikin candu " kata Histi mencium guling itu manja.


" Kapan aku bisa lulus ? hmmm semoga besok dosennya datang,kan cape kalo harus kejar2an terus " Gumam Gadis itu lesu.


Seharian ini Histi mandi hujan,dia dan temannya setiap kuliah selalu mengejar para Dosen yang susah untuk ditemui.


Gadis itu begitu ngebet ingin cepat lulus agar bisa menikah dengan Serkan.


" Ahhh mending tidur aja,siapa tau besok dijemput hehe " kata Histi cengengesan sendiri.


Gadis itu pun memejamkan mata mencoba untuk tidur.


Kebesokan paginya dirumah Romi,kehebohan sedikit terjadi karna Winda dan Alexi.


Gadis itu dibuat kaget dengan aksi Alexi yang tiba2 masuk kamar saat dirinya berganti baju.


Yuni yang sedang mendandani suaminya pun langsung berlari masuk kamar Alexi dan mendapati Winda menutup tubuh sedangkan Alexi kalang kabut ingin keluar.


" Ada apa ini ?" tanya Yuni ngos2an.


" Bibi,Alexi nakal " Pekik Winda.


" Aku gak sengaja " Jawab Alexi.


" ihh kan kamu tau aku tadi bilang mau mandi " Kata Winda kesal.


Yuni melihat keduanya,wanita itu terkekeh geli.


" Jadi karna Alexi masuk kamar kamu jadi marah ?" tanya Yuni duduk diranjang.


" Iya Bi,aku belum pake baju dia nyelonong aja " kata Winda masih kesal.


Yuni menghela nafas panjang dan mendekati Winda yang berdiri tak jauh darinya.

__ADS_1


" Coba kamu lihat Alexi " Pinta Yuni.


Winda pun langsung melihat Alexi yang berdiri didepan mereka.


" Apa dia menutup mata ?" Tanya Yuni.


Deg....


Winda langsung tersadar.


" Oh iya,Alexi kan gak bisa lihat " Ucap Winda pelan.


Yuni mengangguk..


Alexi pun ikut tersadar dan terkekeh.


" Kenapa kamu harus marah2 kan aku gak bisa lihat kamu !" kata Alexi menyemprot Winda.


" Hehe iya Lex,aku baru ingat " kata Winda terkekeh.


" Ishhh bikin heboh aja sih " Cibir Alexi.


" Iya2 maaf,tadi aku syok aja kamu datang " kata Winda menggaruk kepala.


" Huh " Alexi mendengus dan berbalik badan.


" Lex tembok " Pekik Winda berlari menahan tangan Alexi.


" Huh huh untung gak nabrak " kata Winda berhasil menahan Alexi.


" Huh untung gak benjol Win " Kata Alexi menghela nafas lega.


" Hati2 dong Lex " Kesal Winda.


" Iya aku kan gak lihat " kata Alexi terkekeh.


Winda menarik tangan Alexi dan mendudukan pria itu diranjang.


" Dah kamu diem disini aja !" Kata Winda tegas.


" Lihatin kamu ganti baju ?" tanya Alexi terkekeh.


" Iyaa dalam hayalan " kata Winda gemas.


Alexi tertawa,Yuni pun ikut tertawa dengan gelengan pelan wanita itu pun keluar meninggalkan keduanya bercengkrama.


Meski mereka sering berkelahi tapi keduanya saling menyayangi.


Yuni begitu bersyukur Winda bisa menerima kekurangan Alexi dan mau berteman baik dengan sang putra.


" Win,buka usaha yuk " Ajak Alexi.


" Usaha apa ?" tanya Winda seraya menyisir rambut.


" Hm kamu mau nya apa ?" tanya Alexi.


" Banyak,tapi gak punya modal " Jawab Winda jujur.


" Gak punya pegangan ?" tanya Alexi.


" Punya tapi dikit buat jajan doang,Papa juga lagi sulit sekarang banyak pengeluaran " Jawab Winda jujur.


" Hmm gimana kalo kita bikin usaha,aku keluarin modal dan kamu ngerjainnya,tapi nanti aku bantuin juga " Usul Alexi.


" Emang mau bikin apa ?" tanya Winda.


" Gimana kalo conter pulsa ?" Tanya Alexi.


" Emang kamu punya modal ?"


" Ada sih tapi gak banyak,maksud aku buat usaha sendiri gitu gak minta sama Ayah " Kata Alexi malu2.


" Hm boleh juga,mumpung aku nganggur hehe " Kata Winda ikut malu.


" Hm oke,nanti aku tanya ibu sama ayah dulu,kalo mereka izin baru kita mulai " kata Alexi tegas.


Winda mengangguk setuju.


Keduanya pun berjalan keluar saat Winda sudah selesai dan cantik seperti semula.

__ADS_1


❤❤❤❤


hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2