
Alexi langsung bangun dan mencari Salsa,pria itu yakin Salsa ada di club bersamanya karna Alexi benar2 merasa suara gadis itu begitu nyata.
Alexi berjalan sempoyongan seraya menggelengkan kepalanya menyebrangi lautan orang2 yang sudah dihipnotis oleh musik dj yang memekak kan telinga.
" Salsa kamu dimana Sa ?" Gumam Alexi terus berjalan.
Alexi melihat kiri kanan dan menarik beberapa perempuan yang sekilas mirip dengan tubuh Salsa.
Disebuah ruangan,Salsa dicekoki minuman beralkohol.
Gadis itu terbatuk2 menolak minuman laknat tersebut tapi pria asing tadi terus memaksanya.
" Lepaskan aku !" Teriak Salsa berontak.
" Banyak bacot !" Ucap bule itu kesal.
Dengan cepat pria itu pun membuka celananya dan memaksa Salsa menunduk.
Salsa yang tau keinginan lelaki itu seketika semakin melawan sebagai penolakan.
" Cepat !" Teriak lelaki itu emosi.
" Gak " Bentak Salsa kesal.
Kepala Salsa sudah sangat pusing,dirinya hampir kehilangan kesadaran tapi Salsa terus berusaha agar tidak terpengaruh.
Lelaki itu menarik leher Salsa mencengkram dengan erat.
Wajah Salsa berubah merah dengan urat2 yang menimbul.
" Le pas " Ucap Salsa susah payah.
Gadis itu didorong hingga Salsa terjatuh dilantai.
Salsa yang melihat kesempatan langsung bangun dan berusaha kabur tapi lelaki itu menarik kakinya.
Kini Salsa menyadari ucapan ketiga gadis tadi bahwa sangat berbahaya bagi dirinya yang masih polos berada ditempat rawan seperti sekarang.
Suasana sepi,hanya mereka berdua di ruangan yang dekat kamar mandi tersebut.
Terlihat banyak sekali bekas percintaan disana membuat Salsa mual.
Perlawanan terus Salsa lakukan hingga gadis itu berhasil membuka pintu dan keluar.
Brakkk
Salsa kembali menabrak seseorang lagi,gadis itu terjatuh kelantai dan ingin kembali lari.
" Salsa " Pekik Alexi terbelalak dan langsung menahan tangan Salsa.
" Lepas !" Teriak Salsa berontak.
" Salsa ini aku Alexi " kata Alexi menahan tubuh Salsa.
Salsa mendongak dan melototkan matanya.
" Alexi,tolong aku Lex" Ucap Salsa panik.
" Kenapa kamu ada disini ?" tanya Alexi bingung.
Salsa terus menoleh kebelakang hingga pria asing tadi keluar seraya memegang senjatanya yang mendapat tendangan cantik si madun.
" Shittt " Umpat bule itu kesal melihat Salsa.
Salsa bersembunyi dibelakang Alexi dengan wajah ketakutan.
Alexi mengernyit bingung apa yang sebenarnya terjadi.
" Dia mau perkosa aku Lex " Ucap Salsa hampir menangis.
" Apa !" Pekik Alexi terbelalak.
__ADS_1
Alexi melihat bule itu dengan mata elangnya,si bule tersenyum miring kepada anak manusia tersebut apalagi melihat tubuh Alexi tak sebesar dirinya.
" Brengsek !" Umpat Alexi mengepalkan kedua tangan.
" Tolong aku Lex hiks hiks " Salsa terlihat sangat ketakutan bahkan tangannya pun sampai bergetar memegang bahu Alexi.
" Lex,akhhh panas " Kata Salsa seketika panik.
" Panas kenapa ?" tanya Alexi.
" Obatnya sudah bereaksi,ayo sayang kita tuntaskan " Ucap si bule itu tanpa ragu.
" Jangan bilang kalo...
" Dia maksa aku minum Lex " kata Salsa menangis.
Alexi membelalakkan matanya terkejut.
" Lex,panas gatal " Kata Salsa bergerak gelisah.
Alexi menelan ludah kasar hingga maniknya melihat sebuah batako disana.
" Kamu menjauh " Ucap Alexi tegas.
" Aku takut Lex " Kata Salsa menggeleng.
" Percaya sama aku " kata Alexi memegang bahu Salsa.
Gadis itu mengangguk dan mundur.
Alexi menggulung jaketnya dan menatap bule itu dengan nyalang.
" Hei bocil mending pulang saja,nanti ibumu mencari " Ejek bule itu setengah sadar.
" Kau yang pulang sialan,dan potong burung kurang ajar mu itu sekalian " Balas Alexi sengit.
" Heiii dia bisa membuat gadis itu menjadi seorang ibu " Sahut pria itu santai.
Alexi pun mengambil batu dan melempar kepada si pria.
Dengan gesit lelaki itu mengelak dan kembali mengejek Alexi.
Alexi yang sudah kebakaran jenggot pun langsung menyerang bule tersebut.
Terjadi lah aksi tonjok menonjok,Alexi mengeluarkan jurus silat yang selama ini terpendam dari dirinya.
Beruntung dulu ia sempat di leskan oleh Romi sekolah bela diri jadi Alexi tak kaku lagi menghajar orang.
Bughhhh...
Alexi mendapat bogeman diwajahnya saat si pria melawan.
Salsa berteriak minta tolong tapi naas musik dj mengalahkan segalanya dan malah mensuport adu jontos kedua lelaki itu.
Karna merasa Salsa dalam bahaya,Alexi langsung berlari menarik tangan Salsa keluar saat bule sialan tadi jatuh kelantai.
Keduanya berlari membelah jalan,banyak warga yang mengumpat kepada dua anak manusia itu tapi Alexi tak perduli dan Salsa terus berlari karna tak sanggup lagi.
Keduanya menyetop taxi yang kebetulan lewat didepan club.
" Uh uh uh " Nafas Alexi ngosan2 lelah berlari.
Salsa semakin tak karuan,gadis itu duduk dipojokan dengan wajah memerah.
" Sa kamu kenapa ?" tanya Alexi kembali panik.
" Hmmmm " Lenguh Salsa memegang tangan Alexi.
Deg..
Alexi menelan ludah kasar melihat wajah gadis itu seperti memberikan sinyal.
__ADS_1
" Lex aku gak kuat " Ucap Salsa menggigit bibir bawahnya.
" Apa perlu kehotel tuan ?" tanya Supir melihat keduanya dari spion.
" Hm " Jawab Salsa mengangguk.
" Hah ngak,kerumah aja " Kata Alexi kaget.
Salsa diam berusaha tetap sadar meski jantung sudah berdebar kencang.
" Dia akan mati menahan hasrat jika tak disalurkan " ucap supir paham dengan kondisi Salsa saat ini.
Deg...
Alexi terbelalak,ia baru tau apa yang terjadi kepada Salsa.
" Pak cepetan " Ucap Alexi kepada supir.
Pria itu mengangguk dan menambah laju kendaraan.
Beberapa menit kemudian mereka pun sampai.
Salsa sudah berjalan seperti orang mabuk,Alexi dengan susah payah membantu gadis itu masuk kedalam rumah.
Brug...
Salsa terbaring diranjang,gadis itu masih menggeliat seperti cacing kepanasan.
" Sa hei sadar " Ucap Alexi menepuk pipi Salsa.
Kepala Alexi semakin pusing efek minuman yang ia minum ditambah kondisi Salsa yang semakin tak menentu.
Alexi bangkit untuk mengambil air tapi Salsa menahan tangannya.
Gadis itu dengan berani mencium tangan Alexi,awalnya Alexi diam berusaha berpikir jernih tapi Salsa semakin brutal menarik pria itu hingga Alexi jatuh keranjang.
" Sa " Panggil Alexi serak.
" hmmmpttt " Salsa melenguh membusungkan dadanya.
Glek...
Alexi menelan ludah kasar,malaikat baik dan buruk mulai berada disebelah kiri dan kanan lelaki itu membisiki banyak hal.
" Gak2,aku gak mungkin lakuin itu sama Salsa " Gumam Alexi menggeleng tegas.
Alexi kembali bangun tapi Salsa ikut bangun dan memeluk dirinya.
Gadis itu benar2 sudah berubah,Salsa menatap sayu wajah Alexi dan Alexi tau Salsa sudah kehilangan kendali.
" Saa,aku akan tanggung jawab " Ucap Alexi memegang bahu Salsa.
Salsa tak menjawab,gadis itu memeluk Alexi erat dan terjatuh ke lantai.
Alexi membaringkan Salsa diranjang,melihat Salsa saat ini sungguh membuat otak warasnya terganggu.
" Lex " Panggil Salsa serak meraba wajah Alexi.
Alexi menatap Salsa dalam hingga lelaki itu membuka bajunya.
" Hmpptt " Lenguh Salsa saat bibir lelaki itu mulai merayap kewajah cantiknya.
Alexi terus berperang dengan otak dan hatinya hingga lelaki itu tanpa sadar terus melakukan aksi dan membuat Salsa berteriak untuk pertama kalinya.
" Akhhhhh " Pekik Alexi merasa milik gadis itu menjapit sangat kuat.
Salsa bergerak membuat Alexi memejamkan mata merasa menggila.
❤❤❤❤
Hay guys jangan lupa Vote,like,coment ya.
__ADS_1