Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
183


__ADS_3

Beberapa hari ini Alexi kembali tenang,hubungannya dengan Ayu pun sedikit membaik meski sudah tak seperti dulu lagi.


Kini lelaki itu menyibukkan diri dengan kuliah dan bekerja,hanya sesekali Alexi mendatangi Ayu untuk sekedar jalan berdua.


Keluarga Yuni pun mulai membaik,hubungan Salsa dengan keluarga itu juga membaik meski Yuni sempat melarang Salsa menghubunginya selama 3 hari.


" Sayang kamu gak makan dulu ?" tanya Yuni melihat Alexi tergesa gesa.


" Gak Bu,bentar lagi masuk kerja " jawab Alexi berlari sambil memakai bajunya.


" Astaga,pelan2 Alexi " Kata Yuni heran.


Lelaki itu hampir menabrak Byanca yang baru keluar dari kamar.


" Ma af Dek " Kata Alexi mengusap dada.


" Ihh Kakak,jalan liat2 dong " Kata Byanca kesal.


Alexi cengengesan lalu melesat masuk kamarnya.


Yuni menggeleng kepala melihat tingkah putranya .


Byanca mendekati Yuni yang sedang memegang wortel.


" Bu,mau makan " Ucap Byanca cengengesan.


" Iya tunggu bentar ya,Ibu baru mau mulai " Jawab Yuni malu.


" Yahh terus Byan makan apa ?" Tanya gadis itu lesu.


" Makan roti dulu " Jawab Yuni terkekeh.


Byanca mengangguk lemah,gadis itu pun menarik kursi makan dan mengambil roti yang terletak dimeja makan.


Gadis kecil itu mulai mengolesi selai yang ia ingini.


Tak lama Alexi kembali keluar dari kamar dengan pakaian lengkap ala kantoran sangat berbeda saat pria itu pulang kuliah tadi.


" Bu aku berangkat " Teriak Alexi seraya membawa sepatu kerjanya keluar.


" Iya hati2 " Jawab Yuni ikut teriak dari dapur.


Pria itu pun melesat mendekati motornya yang terparkir sembarang.


Waktu Alexi sudah mepet,pria itu harus terlambat pulang karna tadi Ayu menganjaknya mengobrol terlalu lama yang ujung2 gadis itu meminta uang untuk membeli paket hape.


Alexi tak perhitungan selama pria itu ada,maka ia akan mengasih,itu lah mengapa Ayu tidak ingin melepaskan lelaki polos itu karna Alexi sangat berguna untuknya meski begitu Ayu masih setia,hanya lelaki itu yang ada dihatinya.


Sesampainya digedung yang menjulang tinggi,Alexi berpapasan dengan ayahnya yang sedang berjalan keluar bersama seorang klain penting.


Lelaki dewasa itu melihat anaknya dengan wajah tenang,Alexi menunduk sopan dan langsung berlari masuk ke lift yang mau menutup.

__ADS_1


" Benar2 tuh anak " batin Romi kesal.


Pria dewasa itu pun kembali melangkah mengikuti klainnya.


Saat sampai diruangan kerjanya,pria itu langsung duduk dengn nafas ngos ngosan.


" Lo telat Lex " Kata seorang teman yang sudah bersantai di kursinya


" Iya nih,cape banget " Jawab Alexi mengusap wajahnya.


" Makanya abis kuliah langsung pulang jangan pacaran terus " Cibir teman yang lain.


" Cuma bentar doang " Kata Alexi tenang.


Kedua teman lelaki itu terkekeh,mereka pun mulai bekerja.


Beberapa bulan setelahnya lelaki itu mendapat promosi berkat kerja keras yang Alexi lakukan.


Pria itu dipindahkan ke cabang luar kota yang mengharuskan Alexi harus menetap disana.


Yuni yang mendengar kabar tersebut dari suaminya sangat terkejut dan mencoba protes tapi Romi tak bisa membantu karna lelaki itu tidak pilih kasih dalam pekerjaan.


Sebenarnya Romi juga kurang setuju karna tau sang Istri tidak akan terima tapi perintah tetap perintah,Romi tidak bisa berada dipihak istrinya jika sudah urusan kerja.


Seperti malam ini,surat mendarat di tangan Yuni.


Perempuan itu tak percaya dengan apa yang ia lihat tapi Romi mencoba meyakinkan perempuan itu bahwa anak mereka akan baik2 saja.


" Dia sama siapa disana Yah,Alexi itu masih labil " kata Yuni khawatir.


" Tapi gimana dengan kuliah Alexi,dia belum lulus " kata Yuni khawatir.


" Karna Alexi akan lama disana,jadi anak itu terpaksa aku pindahkan " Kata Romi tenang.


" Astaga " Kata Yuni terkejut.


" Kamu harus ikhlas,ini untuk masa depan Alexi,biarkan dia hidup sendiri anak itu akan mandiri tanpa kita " kata Romi menenangkan.


" Tapi aku takut Yah,Alexi belum pernah jauh dari kita " Kata Yuni ingin menangis.


Romi diam,dirinya juga khawatir tapi dari situ lah Romi ingin Alexi tidak manja lagi dan menentukan hidupnya sendiri.


" Semua akan baik2 saja " Kata Romi memeluk wanita itu lembut.


Yuni menghela nafas panjang seraya mengangguk pasrah karna tau keputusan suamimya pasti sudah lelaki itu pikir matang2.


Ditempat lain seorang perempuan menangis saat kekasih hatinya memberitahu bahwa pria itu harus pindah kota dengan waktu yang lama.


" Aku gak mau pisah hiks hiks " Ucap Ayu menangis tersedu sedu.


" Aku juga gak mau,tapi mau gimana lagi,aku harus kerja " kata Alexi lesu.

__ADS_1


" Kamu cari kerja tempat lain aja,ngapain kerja jauh2 " Kata Ayu kesal.


" Ngak mudah Yu bisa masuk perusahaan itu " Kata Alexi gemas.


" Daripada kamu dipindahin jauh kayak gitu,gimana kita mau ketemu coba " Jawab Ayu.


" Ya terpaksa kita LDR " Jelas Alexi terkekeh.


" ihh gak mau,ntar kamu ada cewek lain lagi " kata Ayu tajam.


" Ya gak lah,itu memang perintah dari perusahaan " Jelas Alexi.


" Ishhh,Ayah kamu kan orang penting disana masa dia gak bisa belaain kamu sih,orang tua macam apa itu " Kata Ayu geram.


Deg....


Alexi tersentak saat nama orangtuanya disebut.


" Ayah memang bekerja disana,tapi bukan berarti dia bisa seenaknya,kami ini kerja sama orang bukan punya perusahaan sendiri !" Kata Alexi kesal.


" Kok kamu marah2 sama aku sih !" Kata Ayu emosi.


" Aku ngak suka kamu ngomongin ayah aku,dia udah berusaha buat bantu aku selama ini !" Jelas Alexi.


" ya gak usah marah2 dong,kan itu memang faktanya,harusnya Ayah kamu bisa nahan kamu disana,dia punya jabatan tinggi seorang asisten Bos ternama,masa iya ngak bisa ngasih anaknya yang enak2 aja !" Kata Ayu terbawa emosi.


Alexi terdiam menatap gadis itu dalam.


" Ya udah kalo kamu gak mau juga gak papa " Kata Alexi tenang.


" Maksudnya ?" tanya Ayu.


" Ya udah,kita sampe disini aja,aku gak bisa nolak perintah ayah aku,apa yang dia lakukan sekarang demi kebaikan masa depan aku,kalo kamu gak bisa menerima prosesnya gak papa,kamu bisa cari pria lain " kata Alexi tenang.


" Lex " Ucap Ayu terbelalak.


" Maaf Yu,aku sayang sama kamu,tapi jika kamu merendahkan orang tua ku sedangkan kamu tak tau apa2,aku mundur !" Kata Alexi nanar.


" Lex aku cuma...


" Gak papa,aku memang bukan pria kaya yang harus stay 24 jam sama kamu,aku harus kerja,aku harus belajar dengan giat agar nanti bisa membuat orang tua ku tersenyum " Jelas Alexi.


" Lo munafik banget sih Lex " Kata Ayu terkekeh.


" Ya,itu gue " kata Alexi tenang.


Ayu terlihat kesal,dengan cepat gadis itu mengambil tasnya dan berlalu meninggalkan lelaki itu.


Alexi diam melihat gadis itu menyetop taxi dan meninggalkan dirinya sendiri di cafe.


" Huhhhh sial bener sih !" kata Alexi menyugar rambutnya kasar.

__ADS_1


❤❤❤


Hay guys jangan lupa Vote,like,Coment ya


__ADS_2