Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
374


__ADS_3

Dirumah besar Reno,seorang gadis terdiam menatap kedua orang tuanya yang sedang asik menonton tv,keduanya terlihat mesra.


Kepala sang Mama berbaring dipangkual Papanya sedangkan mulut mamanya selalu disuapi kacang rebus yang sudah dikupas.


Angel menghela nafas panjang dengan otak yang tak berhenti berpikir.


" Memang apa salah Mama dan Papa ? apa dulu Mama pelakor ya ?" Gumam Angel menerka.


" Kak " Panggil Prito melihat anaknya berdiri dibelakang mereka.


" Eh iya Pa " Jawab Angel mendekat.


Ana mendongak dan mengernyit.


" Kok udah pulang ?" Tanya Ana bingung.


" Ya terus mau ngapain lama2 ?" tanya Angel balik.


" Kan perginya baru,film Mama aja belum habis " Jawab Ana heran.


" Memang kamu dari mana ?" tanya Prito kepada sang putri.


" Ngedate Yank " Jawab Ana terkekeh.


" Hah ngedate ? sama siapa ?" tanya Prito melotot.


" Ih gak kok,cuma makan malam doang itu pun gak habis !" Gerutu Angel kesal.


" Sama siapa ?" tanya Prito lagi.


" Sama anaknya Jasmin Yank " Jawab Ana.


" Jasmin ?" Gumam Prito mencoba mengingat.


" Iya Jasmin mantan kamu dulu " Jawab Ana.


" ohh si Jasmin " kata Prito teringat.


" Papa sama Mama kenal sama Mamanya Kak Jackson ?" tanya Angel.


" Ya,dulu kami temenan " jawab Prito tersenyum.


" Temenan ?" Ulang Angel pelan.


" Iya,dulu Papa kamu mantannya Mama Jackson " Jawab Ana tenang.


" Apa ! jadi itu benar !" kata Angel melotot.


" Apanya yang benar ?" tanya Prito mengernyit.


Angel masih membuka lebar mata dengan wajah syok akut.


" Jadi Mama memang seorang pelakor ?" Tanya Angel polos.


" Haah uhuk uhuk uhuk " Ana langsung tersedak kacang yang sedang ia makan.


Sontak Prito panik mencari air untuk wanita itu.


Plakkkkkk....


kepala Angel di geplak oleh Ana.


" Pelakor pala mu !" kata Ana murka.


" aduhhh " Ringis Angel mengusap kepalanya.


Prito masih mencari air dan mendapati susu kotak anak bungsunya yang sedang main game.


" mau dibawa kemana ?" Pekik Jack histeris.


" Mama mu sekarat !" jawab Prito melesat membawa susu itu pergi.

__ADS_1


" Hah sekarat ? Mama mau mati dong ?" Guman Jack melotot sempurna.


" Maaaaa Jack minta ampun Ma " teriak Jack langsung melepas ipad nya dan menghambur memeluk Ana yang masih memarahi Angel..


" Ini Yank minum dulu " Kata Prito memberi apa yang ia bawa


" Bukannya ini susu Jack ?" tanya Ana..


" Iya Ma,gak papa minum aja aku ikhlas tapi jangan mati ya Ma " Ucap Jack haru.


byuurrrrrrrrr....


Ana langsung menyemburkan apa yang ada dalam mulutnya.


Sontak Jack dan Angel mundur ngeri mendapat semburan cantik sang ibu.


" Kenapa dibuang ?" tanya Prito heran.


" Jack nyumpahin aku Yank !" Jawab Ana kesal.


" Lah siapa yang nyumpahin,kan aku cuma kasih semangat " Kata Jack tak terima.


" Semangat apa ? semangat matinya ?" tanya Ana kesal..


Prito melotot kaget dan mencubit gemas lengan sang anak.


" Ihh Mama drama deh " Cibir Jack kesal.


" Kamu tuh,kalo gak ada Mama gak lahir kamu Jack !" Kata Ana gemas.


" iya2 Mama pahlawan ku " Kata Jack memutar mata malas.


" Nah itu,gitu baru anak Mama " Kata Ana bangga.


Jack berdecih dan kembali menaiki sofa.


Prito menghela nafas dengan gelengan kecil.


" Ma kasus kita belum selesai !" Kata Angel bersedekap dada.


" Apalagi lah nih anak kepo banget " Cibir Ana heran.


" Ck ini demi masa depan nusa dan bangsa Ma !" Balas Angel.


" Kalo kamu suka sama Jackson ya suka aja,Mama gak melarang kok apalagi sekarang Jackson udah kerja mapan,mana ganteng lagi duh idaman bingit " Kata Ana menghayal.


" Gak usah aneh2 deh kamu dah tua "Cibir Prito.


" Kamu cemburu ya ?" tanya Ana menggoda.


" Idih ngapain,masih bocah ingusan jauh dibawah aku " Jawab Prito mendengus.


" Cihhh sombong sekali anda tuan " Hujat Ana.


" Biarin "Balas Prito santai.


Angel kembali bertanya,Ana yang malas mendengar rengekan anak pertamanya pun menceritakan awal mula hubungan keluarganya dengan Jasmin,tak lupa masa lalu Prito juga diungkit.


Angel yang tak tau apapun merasa sangat terkejut,bahkan gadis polos itu menutup mulut tak percaya.


" Jadi tadi aku salah paham ?" gumam Angel merangkum cerita ibunya.


" Salah paham kenapa ?" tanya Ana kepo.


" Ya tadi Kak Samuel bilang mau balas dendam sama aku atas kelakuan Mama " jawab Angel jujur.


" Apa !" Pekik Ana terbelakak.


" Maksudnya bukan balas dendam sayang " Kata Prito menggeleng pelan.


" Tapi dia bilangnya balas dendam Pa,jadi ya udah aku tinggalin dia disana " kata Angel mengkrucut.

__ADS_1


" Ya ampuunnnnn,pasti kamu gak denger penjelasan dia sampe akhir " Tebak Prito.


" Iya " Jawab Angel dengan anggukan kecil.


Prito menggaruk kepalanya gemas melihat wajah tanpa dosa anak kesayangannya itu.


Prito maupun Ana tak pernah melarang Angel untuk berteman dengan siapa saja,sekilas dilihat sifat Angel yang sekarang sangat mirip dengan Ana pas masih remaja.


Walaupun anaknya sering membuat masalah,tapi Prito begitu menyayangi gadis itu dengan separuh jiwanya.


Keluarga kecil itu kembali mengobrol,Prito menjelaskan semua kepada putrinya agar wanita itu tak salah paham lagi nanti.


Diruangan atas seorang gadis berdiam diri didepan meja belajar.


Pikiran Azura masih melayang,gadis itu kepikiran dengan pria yang membuat hatinya beberapa minggu ini tak karuan.


" Aku gak mungkin suka sama Bang Romeo,dia adik Kak Zaiva dan Kak Zaiva itu bibi aku,ahh aku gak boleh " Gumam Azura menjambak rambutnya sendiri.


Yap dalam beberapa minggu ini,Azura mempunyai rasa kepada Romeo saat ia menghadiri acara ulang tahun adik pria itu tempo lalu.


Azura merasa perasaannya sedikit berubah,ia tak menganggap Romeo sebagai sepupu melainkan sebagai seorang pria dewasa yang memikat hati.


Gadis itu mencoba membuang rasanya jauh2 tapi tetap saja saat melihat lelaki itu,maka tubuh Azura akan merespon dengan cepat.


" Akhhh ada apa ini,sadar Azura dia itu sepupu kamu " Ucap Azura menabok kepalanya sendiri.


Ceklek...


Pintu kamar terbuka,masuklah seorang wanita mendekati anaknya.


" Kenapa Kak ?" tanya Lulu mengernyit.


" Hah em gak papa Ma,,em ada apa ?" tanya Azura kelabakan.


" Papa kamu nelfon Mama,dia minta kamu anterin berkas kerumah Bibi Clara " Jawab Lulu.


" Apa !" Pekik Azura terbelakak.


" Kenapa ?" tanya Lulu kaget.


" Hah em anu Ma em " Jawab Azura panik sendiri.


" Papa minta anter sekarang soalnya tadi Romeo lupa bawa " Jawab Lulu.


" Papa disana ?" tanya Azura pucat.


" Iya,Papa kan mau buka fashion untuk cowok " Jawab Lulu.


Glek...


Azura menelan ludah kasar,tubuh gadis itu seketika gemeteran.


" Kenapa gak dikasih supir aja Ma ?" Tanya Azura mencari alasan.


" Itu berkas penting,kamu tau kan Papa mu gimana " Jawab Lulu tersenyum.


" Ya,Papa akan marah jika yang disuruh gak sesuai " jawab Azura gemas.


" Ajak Angel biar ada temennya " Ucap Lulu menaruh berkas penting itu dimeja sang anak.


" Angel lagi galau Ma " Balas Azura mengkrucut.


" Ya udah sendirian aja,nanti pulang sama Papa atau dianterin Romeo " Kata Lulu tersenyum lembut.


Azura mengangguk lemah dengan helaan nafas panjang.


" Minta dianterin Bang Romeo sama aja aku bunuh diri kejang2 " Gumam Azura ngeri.


❤❤❤


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya

__ADS_1


__ADS_2