
Dirumah besar,seorang gadis duduk diam menikmati makan malam bersama pria yang begitu tampan dan sempurna.
Keduanya terlihat begitu romantis dengan lilin merah ditengah2 mereka.
" Duh Kak Jackson ganteng banget " Batin gadis itu deg degan.
Jackson makan dengan tenang,pria itu terlihat sangat elegan dan tak banyak bicara.
" Kenapa diam ?" tanya Jackson mendongak.
" Hah em gak papa " Jawab gadis itu kaget.
Jackson tersenyum hingga lesung pipinya terlihat jelas.
" Ya ampunn siapapun tolong akuu,dia begitu sempurna " Batin gadis itu meleleh.
" Angel " Panggil Jackson pelan.
" I iya " Jawab Angel tersentak.
Jackson menatap gadis itu dalam dengan senyum kecilnya.
" Kenapa Kak ?" tanya Angel bersemu.
" Gak papa,kamu cantik " jawab Jackson tersenyum.
" Hah " kata Angel melotot.
" Mama suka sama kamu " Kata Jackson teringat.
" Hah yang bener ?" tanya Angel terbelalak.
" Iya,dia bilang kamu gadis ceria " jawab Jackson.
Blushhh...
Wajah Angel langsung memerah malu.
" Aku gak tau dulu Mama kamu sempat nolong Mama aku " Ucap Jackson menghela nafas.
" Nolong apa ?" tanya Angel mengernyit.
" Aku tidak tau,tapi Mama bilang Mama kamu banyak berjasa " jawab Jackson.
Angel terdiam,gadis itu mencoba berpikir keras kebaikan apa yang dilakukan Mama gesreknya kepada orang tua Jackson.
" Aku akan berusaha membalas kebaikan Mama mu Angel " Ucap Jackson tersenyum.
" Dengan cara apa ?" tanya Angel penasaran.
" Menikahi mu " jawab Jackson.
" Apa !" pekik Angel terbelalak.
" Ternyata dulu Mama ku pernah menyukai Papa mu,tapi Papa mu menyukai ibu mu " Ucap Jackson terkekeh.
" Maksud Kakak ?" tanya Angel makin bingung.
" Ahh jika ingat itu aku ingin tertawa " Jawab Jackson terkekeh.
Angel planga plongo masih tak mengerti kemana alur pembicaraan pria yang ia kagumi itu.
" Sepertinya aku harus mengintrosi Mama habis ini " Batin Angel yakin.
" Hm bisa Kakak jelaskan ?" Pinta Angel.
" Tak perlu,itu hanya masa lalu " jawab Jackson.
" Apa Mama ku pernah menyakiti mama mu ?" tanya Angel takut2.
" Iya " Jawab Jackson.
Deg..
Angel melototkan matanya..
" Aku rasa Mama dulu pernah sakit hati kepada orang tua mu " Lanjut Jackson.
__ADS_1
" Apa yang Mama perbuat ?" Gumam Angel menunduk.
Jackson mengambil tangan Angel dan menggenggamnya lembut.
Gadis itu tersentak dengan rasa hangat yang Jackson alirkan.
" Aku akan membalasnya Angel " Ucap Jackson serius.
Deg...
Angel kembali terkejut dan seketika menarik tangannya.
" Kau akan membalas perlakukan orang tua ku ?" Tanya Angel deg2an.
" Iya,mereka harus merasakan hal yang setimpal " Jawab Jackson.
Angel menelan ludah kasar,detik berikutnya gadis itu pun berlari cepat keluar dari restoran.
" Angel " Pekik Jackson kaget dengan reaksi gadis itu.
" Angel kenapa lari ?" Gumam Jackson bingung.
Diluar restoran,jantung Angel hampir meloncat keluar.
Gadis itu sudah menangis mendengar pengakuan Jackson yang akan balas dendam kepada orang tuanya.
" Ya Tuhan ternyata dia pria dendam " Gumam Angel tak menyangka.
Gadis cantik itu berdiri didepan jalan menunggu taxi lewat.
" Angel " Teriak Jackson mengejar.
" Taxiiiii " Pekik Angel melihat Taxi mendekat kearahnya.
Mobil biru pun berhenti,tanpa tunggu lama Angel langsung masuk kedalam mobil dan meminta supir ngebut.
" Angel tunggu !" Teriak Jackson.
Angel terus menangis merasa sakit hati dengan pengakuan Jackson yang diluar nalarnya.
" Kenapa Neng ? putus cinta ya ?" tanya supir kepo.
" Huaaaaaa " Angel semakin kencang menangis.
" Aduhh Neng,maaf Neng " Kata Supir kaget.
" Belum jadi pacar Paaak huhuhu " Jawab Angel menarik ingusnya.
" Ohh di ghosting ya Neng ?" Tanya bapak itu lagi.
" ghosting apaan Pak hiks ?" tanya Angel terisak.
" Yahhh si eneng,gak gaul banget "cibir lelaki itu.
" Belum pernah pacaran Pak,baru mau mulai tapi diaaa huaaaaaa " Balas Angel tak jadi cerita.
Supir tersenyum geli,Angel terlihat lucu apalagi dengan bibir mungil dan wajah simetris menurun sang Papa.
Tak lama gadis itu pun sampai dirumah besar sang Kakek,Angel langsung berlari setelah membayar ongkos tanpa meminta kembalian.
" Waduuh ternyata si neng anak orang kaya " Gumam Supir tak menyangka.
Angel terus berlari meninggalkan hils tinggi yang ia pakai.
Brughhh...
Saat asik berlari tiba2 seorang menabrak dirinya keluar dari rumah.
Sontak Angel terduduk dilantai menghantam dada kekar lelaki itu.
" Angel kamu gak papa ?" Tanya pria dewasa tersebut kaget..
Angel mendongak dan terdiam melihat lelaki tampan dengan style badboy tersebut.
" Ya Tuhan Angel " pekik seorang gadis baru saja sampai kerumah.
Angel dibantu berdiri oleh gadis itu..
__ADS_1
" Aku gak papa " Kata Angel kepada sepupunya.
" Lain kali jangan main lari2 " Ucap lelaki itu polos.
" Kamu main sama siapa ?" tanya Azura tak kalah polos.
" Aku bukan ah sudahlah " Jawab Angel ribet menjelaskan.
Pria itu mengernyit melihat Azura dan Angel yang sekilas terlihat mirip.
" Abang balik dulu ya " Ucap lelaki itu tersenyum.
Angel mengangguk dan masuk kedalam rumah,melanjutkan acara sedihnya.
Pria dengan kemeja tak dikancing itu menaiki mobilnya yang terparkir depan rumah.
Azura masih diam memperhatikan gerak gerik lelaki itu.
" Kenapa kamu belum masuk ?" tanya pria tersebut mengernyit.
" Hm ya em ini mau masuk " Jawab Azura kelabakan.
" Masuklah,udaranya dingin nanti kamu sakit " Balas lelaki itu lembut.
Azura mengangguk dan mulai berbalik badan dengan jantung berdetak.
Lelaki tampan itu pun pergi meninggalkan pekarangan rumah..
Azura berbalik badan dan menghela nafas panjang.
" Ya Tuhan,sampai kapan ini akan berlanjut,aku gak boleh suka sama dia " Gumam Azura menggelengkan kepalanya cepat.
Saat bertemu pria tadi membuat kondisi jantung Azura tak terkontrol,ia begitu takut tak bisa memendam perasaannya selama ini.
Dirumah lain keluarga kecil Sindi berkumpul didalam kontrakan.
Terlihat wajah Doni begitu cerah waktu Malvin kembali pulang dan bergabung bersama mereka.
Hubungan Malvin dan Sindi masih renggang,perempuan itu masih sangat diam tak terlalu menanggapi Malvin,Malvin yang tau Sindi masih marah kepadanya pun tak berani terlalu dekat.
Pria itu banyak menghabiskan waktu dengan Doni yang masih polos tak tau apa yang terjadi didalam keluarganya.
" Papa udah makan ?" Tanya Winda mendekat.
" Belum " Jawab Malvin tersenyum.
Winda duduk disebelah Malvin dan merasa aneh.
" Papa merokok ya ?" tanya Winda mendongak.
" iya sayang,gak banyak kok " Jawab Malvin mengelus rambut anaknya.
" Gak baik Pa,nanti Papa sakit " Balas Winda lembut.
" Iya sayang,Papa akan jaga diri,kamu sehat kan ?" Tanya Malvin lembut.
" Hm,aku kuat Pa " jawab Winda tersenyum.
Malvin ikut tersenyum dan memeluk Winda hangat.
" Anak Papa harus kuat ya,Papa janji akan selalu menemani kamu,kita akan bersama melewati masa sulit ini " Ucap Malvin memelas.
" Iya Pa,aku ingin sehat biar bisa liat Alexi nikah tahun depan " kata Winda terkekeh.
" Hm Alexi mau nikah ?" tanya Malvin kaget.
" Iya,dia minta aku janji buat hadir dipernikahannya nanti " Jawab Winda getir.
Deg...
Malvin merasa bergetar mendengar suara anaknya yang tak yakin.
Saat Winda asik cerita tentang Alexi yang kembali ia hubungi tiba2 pintu rumah diketuk dari luar.
❤❤❤
Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.
__ADS_1